GIRL AGAINTS THE WORLD

GIRL AGAINTS THE WORLD
CHAPTER-65


__ADS_3

Nana yang saat ini tengah bersiap-siap melakukan tekhnik barunya kembali membuat suasananya menjadi tenang karena penasaran.


Nana memang dikenal dengan penyihir muda terhebar di istana qi.


Maka dari itulah lili juga sudah menyiapkan tekhnik yang sangat pas dipakai untuk penyihir seperti nana.


Kekuatan utama nana adalah penyembuhan dan perlindungan. Karena memang nana tidak ahli dalam menyerang Lili membuat sesuatu yang lebih menarik.


"keluarkan semaumu nana".


Ucap Lili dengan senyum tipisnya melihat nana dari atas pohon.


Nana yang sudah memulai tekhniknya kini mulai melayang kelangit.


Kekuatannya mengalir ketubuh nana dengan cepat dan bertumpu dipunggungnya membentuk sayap yang besar sehingga membuat nana dapat terbang lebih tinggi.


"bagian spesialnya belum muncul lo".


Ucap lili kepada anak muridnya yang sudah berbinar saat melihat sayap indah milik nana.


"aku memanggilmu".


Ucap Nana dengan matanya yang sudah berubah menjadi seperti mata burung.


Tak lama mengucapkan itu tepat dibelakang tubuhnya terdapat 3 lingkaran besar yang sepertinya adalah lingkaran transportasi dimensi lain.


Setelah munculnya lingkaran itu anak murid lili dibuat kaget saat melihat 3 binatang spirit unik keluar dari lingkaran tersebut.


Setelah dilihat-lihat lagi nana ternyata bukan memanggil hewan spirit melainkan hewan suci yang hanya dapat dipanggil oleh penyihir terkuat.


Tak disangka nana dapat memanggil 3 hewan suci sekaligus.


"wahh itu hewan yang sangat disukai nana".


Ucap xia saat melihat kucing, beruang serta kelinci besar yang barusan keluar dari lingkaran itu.


"kak,memangnya hewan itu punya kekuatan?"


Tanya leo menatap bingung kearah lili.


"Tentu saja. Hewan ini akan berguna nantinya. Baiklah nana, sudah cukup".


Ucap Lili lalu kini menatap leo dan jun bersamaan mengangkat sebelah alisnya membuat jun menampilkan wajah bingungnya karena lili yang melihat mereka.


"kenapa kak? "


Tanya jun bingung dengan keningnya yang mengkerut.


"giliran kalian bodoh!".


Ucap Lili lalu melempar ranting pohon kearah mereka karena sedari tadi dirinya sudah kesal karena nana dan sekarang ditambah lagi dengan tingkah lakunya jun dan leo.


"Hahh? Aku? "


Jadii duta shampo lainn?


(maap gaes salah server)


"Hah hoh hah hoh. Kalian yang terakhir. Cepat lanjutkan".


Ucap Lili lagi dengan nada suara yang meninggi karena merasa emosi dengan anak muridnya.


"Siap".


Jawab leo dan jun bersamaan lalu berlari menuju tempat dimana tadi nana melakukan tekhniknya dengan tawa yang meledak karena terlalu suka mengerjai lili.

__ADS_1


"Heh jun".


Panggil leo dengan tatapan mata tajamnya.


"hoo~~? Tiba-tiba mukamu seperti sedang nahan buang air besar! ".


Jawab jun dengan hidungnya yang mengembang mengejek tatapan mata leo barusan.


"Lakukan yang benar,jangan mengejekku! "


Ucap Leo lalu kembali diam dan fokus melaksanakan tekhnik mereka.


"Dasar idiot".


Ejek xiao menggeleng-gelengkan kepalanya karena melihat jun dan leo yang tadinya masih sempat bercanda.


"hiyy, Kau itu juga idiot bodoh! "


Sahut xia karena memang tak setuju jika mendengar seorang idiot mengejek orang idiot lainnya.


"berani sekali kau bicara seperti itu? Aku ini kakakmu".


Jawab xiao dengan wajah marah buatannya.


"hahh!??? Apa hahhh?!!! Mau kupijaki kepalamu itu sialan!!? "


Teriak xia tak mau kalah dihadapan xiao dengan wajah murkanya sukses membuat saudara kembarnya ini terdiam bungkam.


Karena memang walaupun xiao adalah abangnya xia, dirinya tetap takut pada xia. Apalagi disaat xiao melihat xia menginjaki kepala iblis berkali-kali saat itu, tingkat ketakutannya pada xia melonjak tinggi.


"Heh diamlah atau kalian akan kutebas".


Ucap Lili geram dengan api yang sudah keluar dari punggungnya membuat semua anak muridnya bergidik ngeri dan kembali diam melihat jun dan leo.


Tepat saat anak muridnya kembali melihat jun dan leo mereka tercengang bukan main.


"Yang benar sajaaaa!!! "


Teriak mereka lalu berlari menghampiri jun dan leo dengan girang.


Karena memang jun dan leo adalah seorang siluman,lili memiliki cara yang lebih efektif untuk menggabungkan kekuatan naga dan tubuh asli mereka.


Jadi saat ini tubuh leo dan jun setengah berubah menjadi naga dengan kekuatan besar yang bersatu dengan tubuh mereka.


Bukan bergabung seperti menjadi naga namun, Naga abadi milik mereka berdua kini sudah masuk kedalam tubuh jun dan leo.


Kepala jun dan leo juga mengeluarkan tanduk. Taring dan matanya juga berubah terlihat seperti naga.


"Hei jun, Matamu kerennn! "


Ucap nana mendekat kearah jun dan leo bersama yang lainnya.


"Wahh, kalian terlihat berbeda! "


Sahut xia kagum memegang tanduk yang tumbuh dikepala jun dan leo.


"Kalian diam dulu, aku harus mencatat ini".


Ucap chen menulis tentang kekuatan jun dan leo di buku yang tiba-tiba saja ada ditangannya.


"Hoo~ yang menarik ini loh".


Ucap jun lalu mengeluarkan tongkatnya yang memiliki 3 cincin diujungnya.


Leo yang mengeluarkan tongkat itu bersamaan dengan jun kembali membuat teman-temannya heboh.

__ADS_1


"tongkat raja naga! "


Kagum chen membuat semua tatapan mata menuju kearahnya karena mendengar perkataan chen barusan.


"tongkat raja naga itu apa? "


Tanya yuto memiringkan kepalanya kesamping karena memang tidak tahu dengan apa yang dikatakan dengan chen.


"tongkat raja naga adalah sebuah tongkat legendaris yang hanya dimiliki oleh beberap orang didunia ini. Tongkat raja naga ini memiliki sebuah kutukan besar yang bahkan semua orang tidak mengetahui apa isi kutukan tersebut. Namun, tongkat ini dapat memanggil ratusan naga langit dari dunia lain yang tergantung kepada orang yang memegang tongkaynya".


Jelas chen dengan cepat.


"Keren bukann? Tapi asal kau tau saja chen. Aku hanya akan memanggil naga betina,karena memang diriku hanya mencintai seorang wanita".


Ucap leo dengan bangganya.


"kau ini stress ya? Dasar Mesum".


Sahut xia menghela nafasnya pelan karena memang sudah lelah mengurus leo yang mesum ini.


"Heii, Panggil naganya dongg!"


Ucap nana histeris tak sabar melihat ratusan naga akan turun dari langit.


"tentu sa--".


"Jangan melakukan hal bodoh! Kita berhenti sampai sini. Tekhnik yang kuajarkan sudah pantas kalian terima. Ingatlah perkataanku jangan menggunakan tekhniknya tanpa seizinku".


Ucap Lili memotong perkataan jun lalu turun dari pohon menghampiri anak muridnya.


"dengar tidak!? "


Sambungnya dengan nada yang semakin meninggi.


"DENGAR! "


Teriak anak muridnya tak mau kalah lalu kembali diam menunduk kaget saat Lili menatap tajam kearah mereka.


"Kuingatkan sekali lagi. Kalian tidak diperbolehkan menggunakan tekhniknya tanpa seizinku. Jika kalian sangat ingin melanggar apa yang aku katakan. Aku tak akan melepaskan kalian jika harus mengejar sampai keujung dunia sekalipun".


Ucap Lili dengan wajahnya yang menakutkan berusaha membuat anak muridnya takut.


Dan benar saja, cara itu masih ampuh pada anak muridnya.


"Badan saja besar. Nyali kalian dengan perkataanku masih ciut".


Batin Lili lalu membalikkan badannya dan pergi pulang bersama anak muridnya.


"Cepatlah, Aku harus menemui seseorang yang sangat penting".


Sambungnya Lalu pergi meninggalkan yang lain.


***


"Wah wah".


Ucap seseorang lelaki tua disebuah rumah melihat beberapa orang yang menuju kearah rumahnya.


*


*


*


*

__ADS_1


Bersambung.


Yakk, bagi kalian yang mau chat pribadi atau ingin informasi silahkan dm ig aku aja ya di : Penimelinda_


__ADS_2