GIRL AGAINTS THE WORLD

GIRL AGAINTS THE WORLD
CHAPTER-61


__ADS_3

"iblis kurang ajar"


Ucap yuki geram menatap para iblis yang datang ke kerajaan dewinya untuk merusak kedamaian disini.


Iblis-iblis itu benar-benar merusaki kawasan sekitar kerajaan.


Yuki yang sudah tak bisa menahan emosi langsung melompat tinggi dan mendarat tepat ditengah-tengah kerumunan iblis.


"heh"


Ucap yuki menyunggingkan senyum meremehkannnya kearah para iblis yang mulai menatap dirinya.


Bisa dilihat iblis ini tidak sedikit kira-kira ada beberapa puluh,namun bagi yuki komplotan iblis ini hanya mirip seperti kotoran di kukunya.


"manusia ini, dia yuki pengikut setia dewi kegelapan. Hoo teman-teman kita mendapatkan buruan besar"


Yuki yang mendengarkan percakapan iblis ini kembali melompat ke tiang air mancur dan duduk dipaling ujung.


Semua iblis menatap kearahnya, yuki tau dirinya sangat cantik maka dari itu mereka melihatnya sampai segitunya.


Sedetik kemudian mata yuki yang berwarna hitam gelap itu berubah menjadi biru langit,retina matanya kini terlihat seperti mata naga serta giginya yang memanjang hingga berbentuk taring sempurna.


"Mahkluk rendahan"


Sindir Yuki lalu tertawa menampilkan 2 taringnya serta rupa yang kini berubah menjadi lebih mengerikan.


Tepat saat yuki melototkan matanya tubuh para iblis itu tersungkur kelantai.


Tubuh iblis itu tertekan kuat kebawah seperti ada sesuatu yang menahan mereka sama disaat lili bertemu medusa saat itu.


"Apa yang kalian lakukan disini?"


Tanya yuki tenang dengan sorot mata yang datar menatap satu-satu iblis dibawahnya.


"LILI! "


Setelah salah satu iblis mengucapkan nama lili tubuhnya tiba-tiba hancur tak berkeping.


"kami lebih baik mati daripada mengatakan hal itu padamu"


Semua iblis yang berada disana mengucapkan nama lili secara bersamaan dan saat itu juga tubuh mereka hancur tak bersisa.


"cih"


Yuki kembali ke rupanya seperti biasa dan pergi meninggalkan para iblis yang sudah terkapar di halaman utama ibukota kerajaan.


Sedangkan si nomor 1 dan 2 hanya membuntuti yuki seraya membawa wanita yang telah membocorkan rahasia kerajaan besar mereka.


***


Semua orang sudah berkumpul didalam ruangan kerajaan.


Misi yang diberikan Lili kepada anak muridnya dikerjakan dengan baik.


Yang lain juga sudah melakukan misi dengan sempurna, entah mengapa kini Lili merasa sedikit segar karena beban pikirannya pada misi mulai berkurang.

__ADS_1


"Tadi, pasukan iblis bergerombolan datang kemari"


Ucap yuki tiba-tiba lalu membawa masuk wanita yang tadi diselidikinya.


"bagaimana bisa?! Rahasia kerajaan tidak akan bisa tersebar ke orang luar seperti itu! "


Tanya medusa tak percaya mengapa para pasukan iblis itu dapat masuk kedalam kerajaan mereka.


Bahkan sampai menyelinap bergerombolan seperti itu, padahal pintu masuk kerajaan hanya diketahui oleh para penduduk.


Jika saja ada orang luar yang mengetahui jalan masuk kerajaan akan langsung dipenjara dan dihapus ingatannya seperti bayi yang baru lahir.


"wanita ini membeberkan semuanya"


Jawab yuki lalu membawa wanita tadi terduduk didepan Lili.


"Sepertinya para iblis yang dikirim kemari sudah diberi sihir dimana mereka tidak boleh mengatakan tujuannya. Jika mereka mengucapkannya mereka akan mati, tekhnik ini sudah lama menghilang. Aku tak tau bahwa orang didalam kerajaan iblis memiliki sihir seperti ini. Para iblis yang kulawan itu, mereka lebih memilih mati daripada mengucapkan apapun kepada diriku, dan sebuah kata yang membuat mereka mati adalah nama nona Lili"


Jelas yuki tenang lalu kembalu duduk di kursi petinggi istana menunggu perintah dari Lili.


"Hei heii"


Panggil Lili dengan suaranya yang datar dengan sorot mata dingin kearah wanita tadi.


Marcell sudah menemui dirinya, jika Lili terus berdiam diri disini mungkin akam lebih membahayakan rakyat. Lili tak mau jika para rakyatnya nanti malah celaka hanya karena dirinya.


"Apa kalian mengetahui sebuah barang yang bisa membawa kita ke masa depan atau masa lalu? "


Tanya Lili melihat satu-satu orang yang mulai terdiam didalam ruangan karena tak percaya dengan perkataan lili barusan.


"memangnya ada yang seperti itu? "


"Ada"


Jawab Gu nin yang terbangun dari tidurnya karena mendengar perkataan lili barusan.


"wanita ular itu memilikinya".


Ucap Gu nin santai lalu kembali tidur dipangkuan wei.


"ULAR??!! HEII SIAPA YANG KAU PANGGIL ULAR??!! "


Teriak medusa marah mendengar perkataan gu nin yang seakan-akan tengah mengatai dirinya sebutan wanita ular dengan makna lain.


"Anuu, kau kan memang ular"


Jawab xia linglung karena memang perkataannya benar jika medusa adalah ular bahkan dia juga seorang ratu ular.


"Astaga, kenapa orang-orang disekitarku tak bisa memahamiku walau sedikit sajaaa"


Keluh medusa bergaya seakan-akan dirinya tengah dibully oleh yang lain.


Yuki yang selalu geram dengan sikap dramatis medusa sudah tak dapat menahan tangannya dan.


Pletak

__ADS_1


"HENTIKAN DRAMA JELEK MU ITU BODOHHHH!! "


Teriak yuki sehabis memukul kepala medusa dengan kuat. Alhasil medusa yang biasanya selalu ditakuti itu kini pingsan dengan wajah bodohnya.


"kenapa aku selalu menemui orang-orang aneh".


Sahut lili menundukkan kepalanya karena juga merasa tak tahan dengan orang-orang yang bersikap terlalu bodoh.


"DAN JUGA YUKI MENGAPA KAU MEMBUATNYA PINGSANN HAHHH????!!!  BAGAIMANA AKU AKAN MENDAPATKAN INFORMASI MENGENAI BARANGNYAA!! "


teriak lili dengan suara yang melengking keatas menggelegar kuat di ruangan istana itu.


'aku tak kuat lagi, aku ingin istirahat'


Batin lili dengan napas yang sudah terengah-engah karena sangat lelah menghadapi orang ***** seperti mereka.


"aku ingin istirahat. Wei,ikut mama ayo tidur. Chen dan yang lain berpestalah seperti yang kalian inginkan. Aku ingin istirahat sebentar"


Ucap lili lalu berjalan meninggalkan ruangan tersebut.


Tepat didepan pintu besar itu lili menghentikan langkahnya dan melanjutkan ucapannya.


"yuki dan yang lain, introgasi wanita itu. Buat dia mengucapkan semuanya. Sembuhkan juga suaminya agar dapat pulih kembali. Jika mereka tak mau membuka mulut, kalian harus paksa membukanya sendiri".


Sambung lili lalu pergi dari ruangan diikuti wei, han, melly dan ye.


"Yuhu,Kalian ingin daging bakar? "


Tanya xiao yang langsung ditanggapi cepat oleh teman-temannya.


"DAGING BAKARRR!! "


Ucap mereka semua serentak dan membiarkan xiao dan xia maju paling depan karena didalam tim mereka dewa memasak bagi mereka hanyalah xiao dan xia.


"Daging bakarnya yang banyak yaaa!! "


Teriak nana kearah xia yang sedang menyiapkan bahan-bahan, lalu pergi menghampiri yuto yang sedang menyiapkan kayu bajar di halaman.


"dasar bocah".


Ucap yuki menggeleng-gelengkan kepalanya karena sangat pusing mendengar suara berisik dari mereka.


"1 dan 2, bawa wanita tadi beraama istrinya. Kita akan melanjutkannya di sel"


Sambungnya lalu pergi keluar ruangan berniat untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu.


Sedangkan medusa kini masih terkapar dilantai dengan ekspresi wajah seperti tengah tertidur.


"Pukulanmu tak mempan. Untung saja kau memukul ku. Aku ada alasan untuk tertidur"


Kekeh medusa lalu berjalan menuju kamarnya berniat melanjutkan tidurnya.


*


*

__ADS_1


*


Bersambung.


__ADS_2