
"Wah wah".
Ucap seseorang lelaki tua disebuah rumah melihat beberapa orang yang menuju kearah rumahnya.
"Yo Pak tua. Aku kembali".
Ucap medusa yang seenak jidatnya masuk kerumah orang dan langsung membaringkan tubuhnya tertawa pelan menatap tuan rumah yang hanya mendengus pelan.
"Mau sampai kapan kau menggunakan wujud kecil seperti itu. Dasar anak tidak sopan".
Sahut lelaki tua itu lalu kembali berjalan mengarah ke Lili.
"Wajahmu".
Gumam Lili pelan dengan mata yang melotot kaget melihat lelaki tua didepannya.
"ka-kek? "
Sambungnya pelan dengan air mata yang sudah mengalir karena melihat lelaki tua yang ada dihadapannya.
"Hei anak muda ini kenapa? "
Tanya lelaki tua itu menatap kearah medusa yang masih bersantai.
Tepat saat medusa melihat wajah lili dirinya langsung berlari panik mengapa lili bisa menangis tiba-tiba seperti ini.
"Hei Pak tua!. Kau melakukan hal cabul kepada nona ya!?? "
Teriak medusa marah menatap garang lelaki tua yang saat ini tengah kaget dengan perkataan medusa barusan.
"ah tidak medusa. Mataku kelilipan".
Ucap Lili tiba-tiba menghapus air matanya dan langsung berdiri tegak menatap lelaki tua dihadapannya dengan penuh tanya.
"siapa kau? "
Tanya lili dengan wajahnya yang bingung.
"Maaf belum memperkenalkan diri. Namaku arnold, mungkin bisa dibilang juga aku adalah mantan pasukan dewi kegelapan".
Jawabnya lalu menunduk sopan memberikan salam.
"Tunggu dulu. Hei medusa, kenapa wajah anak muda ini mirip dia? "
Tanya arnold bingung.
"Ah maaf belum menceritakannya. Karena memang aku ingin dirimu melihat dengan matamu sendiri. Dia adalah Nona Lili reinkarnasi dewi kegelapan yang berhasil menguasai kekuatan kegelapan".
Jawab medusa dengan cepat lalu kembali bersantai masuk kedalam rumah besar lelaki tua barusan.
"Bisa kau tunjukkan padaku? "
Tanya lelaki itu lagi menghadap kearah lili.
__ADS_1
Lili yang sangat mengetahui arti gerak gerik tubuh manusia hanya tersenyum dan mengangguk karena dirinya tau jika saat ini arnold tengah mencurigainya.
"Karena kau adalah mantan pasukan dewi kegelapan kurasa kau bisa menahan ini".
Ucap Lili lalu tersenyum membiarkan kekuatan kegelapannya mengurung tubuh arnold.
"Sial, perang besar benar-benar akan terjadi".
Ucap arnold saat dirinya benar-benar berada didalam kurungan kegelapan milik lili.
Sedetik kemudian kekuatan kegelapan yang dikeluarkan lili kini sudah menghilang menampakkan arnold yang terdiam dengan wajahnya yang tak bisa diartikan.
"Ramalan dewi kegelapan benar-benar terjadi".
Ucap arnold dengan wajahnya yang kini sudah berubah menjadi serius menatap Lili.
"ada apa sebenarnya?"
Tanya lili bingung.
"40 tahun yang lalu dewi kegelapan mendapat ingatan tentang masa depan yang dimana akan terjadi perang besar-besaran antara ras manusia dan iblis".
"Perang tersebut adalah perang kedua antara ras manusia dan iblis. Dewi kegelapan yang mendapatkan ingatan seperti itu tiba-tiba merasa resah dan khawatir bagaimana dirinya akan menyelesaikan perang tersebut. Dewi kegelapan wafat tepat disaat dirinya mengalahkan raja iblis disaat perang pertama. Dewi kegelapan mengatakan pada diriku bahwa nantinya ada seorang wanita yang mirip dengannya akan menaklukkan dunia. Reinkarnasi ke 48 Lilia Christiana. Namamu sudah kami tandai di gulungan yang diberikan dewi kegelapan".
Ucap arnold cepat dan jelas membuat lili yang mendengarkannya hanya terdiam kaget mendengar cerita tersebut.
"Bagaimana kalian tahu namaku? "
Tanya lili lagi.
"Apa maksudmu kau yang menjagaku? "
Tanya lili lagi dengan matanya yang melotot karena saat ini dirinya benar-benar kaget dengan apa didengarnya.
"Kau pasti kaget melihat wajahku kan? Apa kau lupa dengan kakekmu? "
Ucap arnold tersenyum ramah saat melihat Lili yang sudah berkaca-kaca saat mendengar perkataannya.
"Yang benar saja, kakek bisakah kau ceritakan lebih jelas? "
"jadi begini Lilia, Saat dewi kegelapan mendapatkan ingatan masa depan tiba-tiba itu dirinya langsung meminta ku melewati ruang dan waktu bersamanya agar mencari salah satu reinkarnasinya yang ada diperang tersebut. Tepat saat kami menemukanmu ras manusia dan iblis tiba-tiba saja berperang besar. Karena dewi kegelapan akan melaksanakan tugasnya membunuh iblis dirinya kembali kemasa lalu dan menyuruhku untuk menjagamu hingga dewasa".
"Aku beradaptasi dengan lingkungan sekitar, menjadi pembunuh bayaran sejak kau lahir dan saat diriku mempunyai kecukupan hidup yang lebih aku mulai mengadopsimu. Saat itu sangat sulit untuk beradaptasi dengan yang lain, aku juga saat itu tidak meninggal. Itu hanyalah kloning ku yang kubuat sama persis dan berakting meninggal dunia karena hari dimana kau akan pergi kemasa lalu sudah tiba".
Sambung arnold lalu kembali menatap lili dan melanjutkan penjelasannya.
"Disaat kau tiba disini kami semua sudah merasakan kehadiranmu. Han huawen adalah anak dari temanku yang rohnya terkurung didalam kalung. Ular medusa lah yang mengantarkan kalungnya kekamarmu karena menurut kami pasti kau bisa mempelajari kehidupan disini dengannya. Aku tau tujuanmu kesini untuk apa, tapi sebaiknya jika ingin ke masa depan kusarankan kau hanya membawa han dan satu anak muridmu. Karena jika kau membawa semuanya mungkin keadaan dimasa lalu akan kacau".
Ucap arnold lalu duduk dikursi halamannya.
"Baiklah,tapi Medusa. Jadi kau selama ini hanya berakting hah!!? "
Tanya lili marah karena akting medusa yang membuatnya harus capek-capek datang ke negri ular.
__ADS_1
"Hei, itu bukan salahku. Saat itu wajahmu benar-benar berbeda dengan yang diperlihatkan orang tua ini. Jadinya aku tidak mengenal dirimu, saat aku melihat roh dewi kegelapan ditubuhmu aku langsung mengetahuinya dan hanya iseng sedikit mengerjaimu. Karena memang dulu aku selalu gagal mengerjai dewi kegelapan".
Ucap medusa lancar dengan senyumnya yang merekah agar lili tidak marah padanya.
"Boleh kutanya satu hal lagi? "
Tanya lili mendunduk lalu terdiam mengeluarkan aura tak enaknya membuat arnold dan medusa menjadi merinding dan mengangguk mengiyakan pertanyaan lili.
"Han adalah utusan dari kalian kan? Hei, apakah dia berakting juga. Selama ini dia benar-benar mengetahui tentang diriku? "
Tanya lili lalu menatap tajam kearah medusa dan arnold mengharapkan jawaban yang benar.
"Ya, Han adalah utusan kami. Kami juga sudah merencanakan agar kau menjadi muridnya tapi-"
" Cukuplah, aku tak mau mendengarnya lagi. Saat ini kalian aku maafkan, jika rahasia seperti ini kalian tidak memberi tahuku jangan salahkan diriku. Kakek ikut kami tinggal diistana, Aku akan kembali ke masa depan besok".
Ucap Lili lalu pergi begitu saja dengan suasana hati yang berkecamuk.
Lili berpikir apakah perasaan han padanya juga hanyalah sandiwara? Apakah menikahi lili juga hanyalah akting yang sudah diatur oleh mereka? Lili sedang tidak ingin marah-marah disaat seperti ini. Daripada dirinya murka melihat wajah han lili lebih memilih pergi ke lembah api dimana hewan spiritnya tinggal.
Untung saja lili tadi mengajak axe pergi kerumah arnold yang ternyata adalah kakeknya. Jadi Lili bisa dengan cepat sampai di lembah api.
***
Siang pun berlalu dan kini hari menjadi malam hari. Suasana tenang dengan suara air terjun didanau itu membuat suasan menjadi nyaman.
"Hei Axe".
Panggil lili pelan lalu menatap bulan diatas langit.
"Apakah kau memang juga sudah mengenalku seperti mereka yang berakting itu? "
Tanya lili membuat mata axe yang tadinya tertutup kini terbuka lebar karena kaget bagaimana lili bisa mengetahui hal ini.
"Aku, cloud dan tan adalah peliharaan dewi kegelapan yang ditinggalkan dilembah api ini. Dewi kegelapan berkata padaku agar bisa menjaga reinkarnasinya nanti. Aku memang mengetahui dirimu adalah reinkarnasi dewi kegelapan dan tetap bungkam karena memang belum saatnya memberi tahumu tentang ini. Aku tau apa yang sedang kau permasalahkan saat ini. tetapi lili, menghindari seseorang hanya karena pikiranmu yang belum tentu benar itu adalah suatu kesalahan. Kau tak bisa menjauh dari han seharian seperti ini, han pasti sedang mengkhawatirkanmu".
Ucap Axe lalu menggesek-gesekkan kepalanya ditubuh lili.
"ingatlah lili, memang kami ini sudah dipersiapkan dewi kegelapan dari jauh hari, namun perasaan kami padamu itu bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah kau pikir sandiwara. Ayo pulang, han mencarimu".
Sambung axe lagi lalu berdiri melebarkan sayapnya menunggu lili.
"Kau benar axe. Aku tak seharusnya seperti ini, baiklah ayo kita pulang dulu dan bicarakan hal ini pada han".
Ucap Lili tersenyum lalu naik ketubuh axe kembali keistana dewi kegelapan.
*
*
*
*
__ADS_1
Bersambung
ig: penimelinda_