
Apa keputusan ini sudah tepat?
ah tentu saja.
memang nya apa lagi.
langkah awal yang harus aku lakukan adalah mengamankan semua aset milik papa.
aku tidak mau lagi berbagi apa pun dengan nya.
tidak akan!
.
bahkan dia terlarang untuk datang ke sini.
begitu papa menikah papa akan tinggal di rumah nya yang baru
yaaaa aku harus beli rumah sebagai kado pernikahan mereka.
aaah aku merasa sangat jahat
tidak kau tidak jahat Gly
kau hanya sedang membentengi hati mu tinggi tinggi.
akan sangat memuakan kalau aku tinggal dengan sepasang penghianat di rumah ku sendiri.
menggelikan
Gly menyiapkan dokumen yang di butuhkan
yaaa hanya beberapa dokumen yang berhubungan dengan ke imigrasian
memang apa lagi
huft.....
di lirik nya fto yang tersusun rapi di atas meja
aaaaah aku harus menyingkir kan smua ini
membuang foto atau apa pun yang bisa mengingatkan tentang masalalu bersama mereka
ichhhh ke kanakan sekali aku ini
aaah terserahhh
kenapa kau mengenalkan laki laki itu pada ku dan mendukung ku untuk menerimanya sementara kau sendiri menyukai nya???
viooo,aku ingin kau bilang maaf pada ku,
tapi ucapan mu kemarin membuat ku lebih sakit
ah sudah lah
smua sudah selesai tidak perlu di bicarakan lagi.
smoga kau bahagia Vio,semoga kau bisa membuat Devan hanya bisa melihatmu.
tok tok tok
*nona?
"masuklah bu*,"
tanpa membukakan pintu
"*ini dari utusan tuan,nona"
"Oh yaa tolong letakan saja di meja rias,
aku butuh kardus juga jus
dan tolong panggilkan bu Rini kemari*"
Gly mengumpulkan smua nya jadi satu di kasur nya.foto baju aksesoris apa pun yang dia beli bersama dengan Vio ataupun pemberian vio.
tak heran kalau smua itu menjadi menggunung mengingat kurang lebih sembilan tahun mereka bersama.
aku pikir kita begitu dekat hingga seperti saudara,
tapi ternyata hanya aku yang berfikir demikian.
well lemari ku hampir kosong sekarang
ah tidak bahkan kamar ku
Tok,tok,tok
anda memanggil saya nona??
ya ampunn apa nona akan pergi??
Gly menoleh,tersenyum kecil
"aku haus bu,"
"ini jus mu,
apa kau akan pindah??"
tanya bu Rini penasaran
"aku akan ke london malam ini,
hanya beberapa hari.
ada urusan yang harus aku slesaikan disana.
dan smua ini,sambil menunjuk
" Smua ini aku sudah tak ingin menyimpannya
tanyakan pada orang orang di belakang
kalau ada yang mau mereka boleh mengambilny sisa nya buang saja."
ucap Gly setenang mungkin.
"apa kau yakin?"
tanya bu Rini hati hati
"ya tentu."
jawab Gly yakin.
tapi tekankan pada mereka untuk tidak memakai nya di hadapan ku.
"baiklah,"
apa kau ingin makan sesuatu??
"Kau bertambah kurus na."
aku tidak lapar aku ingin tidur
minta seseorang untuk bereskan tempat ini
aku akan tidur di kamar sebelah.
buatkan aku kue yang banyak
aku ingin memakan nya selama menunggu di bandara.
ditatap nya nona mudanya dengan pandangan prihatin
lingkaran hitam nampak di sekitar mata.
mata nya pun terlihat lebih sipit karna bengkak.
"baiklah nona,akan ku buatkan yang banyak untuk mu."
ungkap bu rini sambil tersenyum
nona muda nya memang slalu bisa membuat orang lain merasa berarti dan di butuhkan.
tak heran tidak pernah ada pegawai baru di rumah ini selama puluhan tahun mengabdi
Baiklah,aku akan pindah ke kamar sebelah
*******
Rey, merasa kesal tidak ada satu pun pesan yang terkirim.
bahkan satu satu nya yang terkirim pun tak mendapat balasan.
__ADS_1
selepas jam istirahat sampai berakhir nya jam kerja Tidak ada satu pun yang lepas dari omelan Rey.
membuat smua orang gemetar
Dan juga bingung.
baru beberapa jam yang lalu Rey bersikap ramah kepada smua pegawai bahkan ke OB pun melambaikan tangan.
kenapa selepas jam makan siang jadi marah marah berlebihan?
salah makan kah?
memang apa yang tadi pagi bos besaar nya makan sampai jadi ramah begitu?
"Sebaiknya kau pergi Rey,slesaikan masalah mu.kau membuat semua pegawai ketakutan."
ucap Hary jengah
"Hey kau mengusir ku hah!"
kan salah lagi😵tepok jidat
" Apa kau tak merindukan srigala mu itu?
Cuaca sangat cerah sangat pas untuk pergi berkencan."
semoga kali ini aku benar,😧
"Benarkah?
ucap Rey sambil memandang jendela waaah kau benar,
dilihat nya jam yang melingkar di tangan kiri nya pukul 15:20
"Kau tak apa aku tinggal sendiri?
tanya Rey
dih pertanyaan macam apa itu dia benar benar gila sekarang.batin Hary
" Aku senang kalau kau merasa senang tuan."
jawab Hary penuh penekanan di setiap kata
"Kau iri hah
makanya cari pasangan sana menyedihkan sekali."
olok Rey
cihhhhh sekarang bahkan dia bersikap menggelikan begitu.(hary)
"Aku cukup sibuk mengerjakan pekerjaan yang kau berikan pada ku".
jawab Hary jengah.
"Kalau begitu slesaikan dan ambilah cuty aku tidak mau kau terus iri pada ku.
oh yaaa menurut mu apa yang harus ku bawa?
aaah kau kan tidak punya pacar."
ungkap Rey panjang lebar
Menyebalkan
aku ingin menendang mu Rey sialann
(hary)
"Sebaik nya kau cepat pergi"
aku yakin srigala mu itu juga merindukanmu.
jawab Hary datar
padahal pengen nendang.
"Aaaaah kau benar,kau memang sahabat terbaikku.
aku pergi.
akhir nyaaaaaaaaaaa,
Hary hanya bisa geleng geleng kepala menghadapi kegilaan Bos nya
*******
karna Rey tidak tau Apa yang Gly suka
jadi yaaaa
Rey memutuskan untuk membeli smua nya .
Rey langsung menanyakan Gly kepada sesorang yang membukakan pintu.
"Apa Gly di rumah?
aku menghubungi ponselnya dari tadi tapi ga
aktif.
Nona sedang tidur tuan.
Aaaaah gadis itu benar benar.
oh ya ambil smua kue yang ada di bangku belakang.
simpan yang Gly suka sisa nya boleh kau makan dengan teman mu yang lain.
aku ingin ke kamar gly,Rey
Baik tuan Trimakasih.
"Iya sama sama,tapi tuan Hendra belum pulang kan?"
tanya Rey lagi
Belum tuan,
Rey langsung menaiki tangga menuju kamar Gly,
kosong
Rey menatap pintu yang masih ia pegang
Benar.
tapi kenapa seperti bukan kamar Gly
Dimana dia apa sudah bangun?
aaaah kenapa dia bangun,aku kan ingin menciumnya
Rey mengetuk pintu kamar mandi
heningg,
tidak ada jawaban
Rey menempelkan telinga nya di daun pintu berusaha mendengarkan
sepiiiii
Gly yang melihat Rey bertingkah konyol
berniat mengejutkan Rey
dengan mengendap ngendap
Gly menghampiri Rey
saat tepat di belakang Rey
Gly berseru
"Anda mencari ku tuan??"
Rey terlonjak kaget dengan sapaan seseorang di belakang nya
aaaaaaa kau ini!
mengagetkan ku saja.
ucap Rey kesal.
sengaja.hahahaaa
__ADS_1
Gly tertawa kencang tanpa berniat menahan
Rey manyun,kehilangan kesempatan mengecup putri tidur nya kali ini.
kenapa kau tidak menunggu saja di ruang tamu,
tanya Gly penuh selidik
salah satu pekerja di rumah ini bilang kau tidur
jadi aku berniat mencium mu agar kau terbangun.
ups keceplosan
Dasar tuan mesumm gila!
"heheeehe kau cantik,kalau kau sudah siap ayo kita berangkat."
ucap Rey senang karna melihat penampilan Gly yang sudah rapi
Gly sangat harumm
bau nya seperti bayi mungkin Gly memakai minyak bayi atau apa lah itu Rey tidak tau
Dari siapa kau tau aku akan pergi?
tanya Gly bingung.
Kau ini
untuk apa kau punya ponsel kalau aku tidak bisa menghubungi mu
bahkan pesan ku yang sudah terkirim pun tak kau balas.
ungkap Rey kesal
hahahaha maaf lowbatt dan aku sedang mengisi daya nya
tuuu ungkap Gly sambil menunjuk ponsel di atas meja
ah sudah la yang penting kau sudah siap
ayo kita berkencan
ajak Rey dwngan mata berbinar.
hahahaa kau lucu sekali Rey
jangan tunjukan tampang kucing mu itu lagi pada ku,menggelikan
hahahah
apa nya yang lucu,ucap Rey bingung.
aku akan ke london pesawat ku akan terbang pukul dua dini hari nanti
papa akan mengantarkan ku
sekalian makan malam diluar bersama.
kau akan pergi??
kenapa kau tak bilang pada ku Gly
Rey
"Aku kan bilang barusan."
Gly
"Ah kau membuat ku patah hati!"
ucap Rey dengan tampang sedih.
Hahahaa aku hanya akan menyelesaikan urusan ku di sana Rey,
karna aku memutuskan akan mengambil alih perusahaan papa
tapi sebelum itu aku harus menyelesaikan smua tanggung jawab ku di sana,
apa kau mau mengantar ku?
Rey mengangguk pelan,
Apa kau tidak mau menyuruh ku duduk Gly
kaki ku pegal.
Dan aku juga haus
Rengek Rey
"maaf kan aku ,ayo kita ke bawah pengasuh ku membuat kue kesukaan ku,
kau harus mencoba nya."
ucap Gly
"Aku juga membawa banyak kue saat kesini"
aku tidak tau mana yang kau suka jadi aku beli smua nya.
"kau baik sekali tuan",
kata Gly tulus.
"Apa kau sudah jatuh cinta padaku?"
tanya Rey semangat
" hati ku tidak setara dengan harga kue mu itu tuan.
menggelikan sekali."
Gly memutuskan mengajak Rey duduk di ruang makan,
kau ingin minum apa Rey?
tanya Gly
kopi tanpa gula,
jawab Rey singkat.
baiklah kau akan mendapatkan nya.
Gly membuatkan kopi yang Rey minta,
tanpa gula
tidak sulit hehehehe dengan begini Gly tidak akan merasa ragu membuatnya sendiri.
Ya ampun Rey kau beli kue sebanyak ini?
triak Gly tak percaya
Gly pikir hanya beberapa tapi di lihat dari berapa yang berjejer dan tersusun ke atas Gly yakin Rey membeli smua jenis yang ada.
aku kan sudah bilang tadi,
ucap Rey merasa tak bersalah
baiklah baiklah,aku menerima nya
tapi kau tau kan aku akan pergi malam ini
aku hanya akan membawanya satu kotak
kau tak apa kan kalau akau memberikannya pada yang bekerja di sini.
"tentu my dear,"
ucap rey sambil menggaruk hidung Gly dengan telunjuk
ih singkirkan tangan mu itu b*doh atau
aku akan mematahkan semua jari mu
aaaaah kau malu yaa bermesraan di depan mereka
ichhh menggelikan.
*******
minta like nya dong
biar aku makin semangat nulis,
__ADS_1
kritik dan saran juga di tunggu yaaa