Govergly

Govergly
dua


__ADS_3

" Aku menyesal tidak langsung pulang,


aaaaaaah tidak klo aku tidak mampir ksana aku tidak akan tau kebusukan mereka."


huft......


" Nona! "


aku mengangguk sopan menanggapi sapaan wanita tua yang merawat ku sedari kecil


memeluknya erat,dan mulai menangis lagi


pelukannya sangat hangat dan nyaman membuatku dengan mudah nya menangis dalam diam.


ah betapa aku menyayangi ibu Rini dan suamj nya pa Samsul


mereka benar benar menghabiskan umurnya untuk mengabdi di keluarga kami


mereka tidak punya anak meski sudah puluhan tahun menikah.


mungkin itu salah satu alasan kenapa bu Rini sangat menyayangi ku


beliau bahkan merawat ku dari bayi.


"aaaaah aku jadi ingat mama"


mama meninggal saat aku masuk SMA


karna sakit.


" Apa papa di rumah ? "


ucap gly sambil melepas pelukan terhadap pengasuh nya.dan menghapus air mata dengan telapak tangan


" Tuan sedang sarapan nona,beliau pasti senang melihat nona pulang "


" apa nona baik baik saja? "


aaaaaah dia slalu tau perasaan ku dengan baik.


" *baiklah aku ingin menemui papa "


"Hello sweety* "


Govergly tersenyum,


papa begitu gagah dengan setelan formal nya


"*bagaimana kabar papa ? "


" papa sehat dan bahagia melihat mu pulang na,


kau menyelesaikan study mu dengan cepat*???


aku hanya mengangguk


" cepat lah bergabung dengan perusahaan,papa sudah terlalu tua untuk terus memimpin ".


Ayo lah paa aku ingin bersenang senang sebentar


"Hahahaha baiklah tuan putri,


apa pun yang kau mau.


oh yaa kebetulan sekali kamu pulang


ada yang ingin papa perkenalkan


bersiaplah untuk jamuan makan malam".


" Apa papa berniat menjodohkanku ? "


" hahaha kau ini


papa berangkat dulu istirahatlah,kau pasti lelah ".


Mengecup kening putri semata wayang nya sesaat lalu memasuki mobil


" tolong jaga papa ku dengan baik pa Samsul"


" tentu nona "


Govergly memilih menunggu hingga mobil itu keluar gerbang ,lalu berjalan menuju ke kamar nya


huftt aku butuh mandi


********


Setelah selesai mandi Govergly memilih untuk tidur,dia benar benar lelah.


lelah setelah perjalanan jauh lelah terlalu lama menangis pula slama di dalam kamar mandi


ahh mata ku sakittt


tak lama Govergly pun terlelap


Govergly terbangun karna mendengar suara bu Rini yang membangunkan nya


"*mmmmh aku masih ingin tidur."


"Nona belum makan,ini sudah waktu makan siang.


nona bisa tidur lagi setelah makan*."


" tolong bawakan ke kamar bu,aku lelah."


jawab Gly dengan mata tetap terpejam.


"sudah nona"


"mmmh baiklah nanti aku makan , istirahatlah bu aku akan memanggil ibu kalau membutuhkan sesuatu."


"tidak,kau harus makan sekarang nona,"


"yayaya baiklah,


bersyukurlah aku menyayangi mu bu,karna kalau tidak aku akan sangat marah karna ibu mengganggu tidur ku"


bu Rini hanya tersenyum,menatap gadis cantik yang ia rawat dari kecil.


dulu ia sangat kecil dan mungil tapi memberi kebahagian yang sangat besar di hidupnya


slama puluhan tahun berumah tangga


akhirnya dia memiliki kesempatan untuk mengasuh seorang anak dari majikannya yang ia sayangi layaknya putri sendiri


tak terasa waktu begitu cepat berlalu


bayi mungil itu menjelma menjadi gadis cantik yang menawan.


" Apa yang terjadi,katakanlah na? "


aaaaaaa tidak ada satu pun yang bisa ku sembunyikan dari nya rupanya

__ADS_1


"kau hanya memainkan makananmu,"


" bicaralah saat kau merasa siap,jangan memendam apa pun sendirian, kau putriku


aku yang merawatmu aku mengenalmu dengan sangat baik,bila kau menyayangiku berbagilah beban dengan ibu ini nak ".


menangis,hanya itu yang bisa Govergly lakukan.


" aku seperti buku yang terbuka,tebakan mu tidak lernah salah aku akan crita tapi tidak sekarang,aku bahkan menganggap ini smua hanya mimpi dan aku akan terbangun dari mimpi buruk ini.perasaan ku sedang terluka


rasanya sangat menyesakan dada."


Ucap Govergly dengan berurai air mata


" Kau tau nak,sesuatu yang di takdirkan menjadi milik mu,akan slalu menjadi milikmu


dia tidak akan hilang atau tertukar karna yang menjadi hak mu akan slalu kembali pada mu ."


"trimakasih bu,


apa kau sedang mengingatkan ku untuk merelakan??"


bu Rini tersenyum simpul,sambil mengusap wajah nona muda nya dengan sayang


"anak pintar, baiklah nona sbaiknya kau istirahat,agar mata bengkak dan hidung merah mu itu hilang."


ucap bu Rini sambil beranjak keluar dari kamar.


*aaaaaaaah


merelakan,yahhh tentu saja memang nya apa lagi yang bisa ia lakukan??


bukankah seorang penghianat cocok dengan seorang pengjianat juga


tapi bagaimana bisa vio melakukan ini pada ku???


kita bersahabat baik sejak smp


ayo lahhh selama 9 tahunn lebihhh kita berteman dan apa yang dia lakukan di belakang ku


ya tuhan dasar ******!!!!


aku slalu menganggap nya soudara,aq slalu berbagi apa pun dengan nya


tapi bukan berarti aku mau berbagi pria ku!


pria, omong kosong dia bahkan tak pantas di sebut pria sialan.


aaaaaaah memikirkan mereka membuat dada ku semakin bergemuruh


rasa nya sangat tidak nyaman


marah sedih kecewa semua bercampur jadi satu


aku yang merencanakan kejutan dengan pulang lebih cepat


tapi kenapa aku yang terkejut


demi para gadis di permukaan bumiii


terkutuklah mereka berduaaaa


benar benar menyebalkan*!


*******


Tuan Hendrayan dan putri tunggalnya Govergly sedang menunggu tamu sambil berbincang ringan


Deggg


"Papa mengundang Vio?"


tanya Govergly gusar


kepada sang papa.


Vio nampak acuh dengan ucapan Gly barusan


berbeda dengan Devan yang terlihat


yaaaa begitulahhh sulit di artikan


bingung panik hanya tuhan yang tauuuu


" Papa mengundang keluarga calon mama mu na"


ucap pa Hendra lembut dengan senyum tipis


ya tuhannnnnnn apa ada yang lebih buruk dari inii........!!!!


rasa nya ingin tenggelam di dasar inti bumi.


"Bagaimana kabarmu Gly mami senang kau pulang lebih cepat jadi kita bisa berkumpul seperti sekarang ini,kau tidak keberatan kan mamy menikah dengan papa mu? , ucap mamy sonia lembut


bersahabat hampir 10 tahun dengan Vio membuat kedual keluarga menjadi dekat


sering vio mau pun gly menginap satu sama lain setiap akhir pekan


aku harus jawab apa!!!


aku ingin papa bahagia


tapi aku tidak sudiiiiiiiii bersoudara dengan sepasang ular itu


aku berharap aku pingsan


aku tidak mau matiii


aku ingin membalas pasangan mesum itu terlebih dulu


"kau baik baik saja nak"


pa Hendra menyentuh kening Gly lembut yang berkeringat dingin


" aku hanya lelah,


aku ingin istirahat,maaf tidak bisa menemani kalian makan malam.aku ingin ke kamar sekarang permisi".


Govergly memilih ke kamar daripada harus berbagi nafas kehidupan yang sama dengan pasangan penghianat itu.


tak terjabarkan oleh kata apa yang di rasakan govergly saat ini


"Glyy....!


aku ikut dengan mu,kau tau kan aku tak suka makan malam itu membuat ku gemuk."


ucap vio sambil berlari mengikuti Govergly ke kamar nya


Devan apa kau ingin ikut dengan kami???


ayolah jangan ganggu para orang tua itu bermesraan


ucap viona menambahkan

__ADS_1


dengan ragu Devan mengikuti viona berharap bisa bicara baik baik dengan govergly


sementara papa Gly maupun mami vio hanya menggeleng kepala .


"mungkin para anak muda itu punya cara sendiri untuk bersenang senang."


ucap mami viona.


" kenapa aku bisa kenal dengan manusia tidak tau malu!!"


geram govergly dalam hati.


*******


sesampai di kamar govergly


Gly, dengarkan aku sebentar


apa pun yang kau fikirkan tentang kami


terserah.aku tidak peduli,


tapi kamu harus tau kami berdua saling mencintai


ucap viona tak tau malu


"hentikan vio!"


sembur devan begitu sampai


" ayolah bebb aku tidak berkata kasar pada gly mwmang harus sepwrti apa kita memberitaunya ha!!! sengit viona


"aku mengandung anak mu itu fakta,


dan makin lama perut ku smakin besar aku tidak mau anak ku lahir tanpa ayah


********!


apa kau fikir bisa mencampakan ku dan memikat gly kembaliiii huhhh lupakan tuannnnn aku tidak akan melepaskan mu!


tambah viona berapi api


omong kosong macam apa ini !!!!


sebaiknya aku pergi berlama lama dengan pasangan rabies membuat otak ku panas


dengan langkah cepat govergly memilih untuk keluar,dengan mengendarai mobil kesayangan ya yang jarang terpakai karna dia harus kuliah di luar negri menuju diskotik untuk menenangkan diri


ok baiklah itu bodoh


tapi hanya alkohol yg bisa melupakan sejenak mahluk tak tau malu itu kan!


jalanan cukup ramai mengingat sekarang baru pukul 7 malam


berbanding terbalik dengan suasana diskotik yang masih lenggang.


jujur saja gly peminum yang buruk


tali yaaaaaa


baiklahh aku tidak akan sampai mabuk mengingat dewi penolong q berubah jadi musang


ahhhh kenapa vio lagi si ! gumam gly frustasi


yah slama ini vio yang slalu mengamankan nya saat mabuk tapi sekarang dia lah alasan untuk mabuk.


menggelikan


aku menyesap sedikit cairan yg ku pesan entah apa aku asal tunjuk saja


aku pernah ke bar atau diskotik beberapa kali untuk menghadiri undangan teman teman ku


karna merasa tak enak


aku jadi ikut minum walau sedikit


"ya ampun mengapa mereka menatap ku ?"


aku memakai gaun berlengan sampai siku dan panjang di bawah lutut


aku tidak suka berpakaian mini membuat ku risihhh jadi smua gaun pendek q selalu di bawah lutut


lagi pulaa pakaian mini lebih mirip pakaian seorang ******!


merasa tak nyaman akhirnya Gly memutuskan untuk pergi,tp sebelum itu dia meneguk sampai habis minuman yang dia pesan setelah membayar


oh shittt ! tenggorokan ku sakit


mendadak kepala Gly terasa pusing


dengan susah payah Gly berusaha keluar menuju mobilnya


baru mencapai lintu kluar gly sudah tidak kuat lagi


kepala. nya sangat pusingg


dia bahkan tidak bisa melihat dengan baik


apa dia gadis bermata laser itu?


woww dia bermata sayu sekarang


"Nona apa kau baik baik saja?"


tanya rey selembut mungkin


"aku mual"


maaf kau bilang apa ucap rey sambil mendekat


dan tiba tiba Govergly hilang kesadaran


oh god


kau peminum yang buruk.


baiklahh aku akan mengantarmu pulang


hehehehee


lalu rey menggendong Gly ala bridal


menuju mobil nya


baru beberapa langkah


uweeeeeeek


kluarlah lendir cair menjijikan khas orang muntah


tepat di dada rey,


Aaaaaaahhhhh wtf!!!!!!!

__ADS_1


__ADS_2