
" Aku menyesal tidak langsung pulang,
aaaaaaah tidak klo aku tidak mampir ksana aku tidak akan tau kebusukan mereka."
huft......
" Nona! "
aku mengangguk sopan menanggapi sapaan wanita tua yang merawat ku sedari kecil
memeluknya erat,dan mulai menangis lagi
pelukannya sangat hangat dan nyaman membuatku dengan mudah nya menangis dalam diam.
ah betapa aku menyayangi ibu Rini dan suamj nya pa Samsul
mereka benar benar menghabiskan umurnya untuk mengabdi di keluarga kami
mereka tidak punya anak meski sudah puluhan tahun menikah.
mungkin itu salah satu alasan kenapa bu Rini sangat menyayangi ku
beliau bahkan merawat ku dari bayi.
"aaaaah aku jadi ingat mama"
mama meninggal saat aku masuk SMA
karna sakit.
" Apa papa di rumah ? "
ucap gly sambil melepas pelukan terhadap pengasuh nya.dan menghapus air mata dengan telapak tangan
" Tuan sedang sarapan nona,beliau pasti senang melihat nona pulang "
" apa nona baik baik saja? "
aaaaaah dia slalu tau perasaan ku dengan baik.
" *baiklah aku ingin menemui papa "
"Hello sweety* "
Govergly tersenyum,
papa begitu gagah dengan setelan formal nya
"*bagaimana kabar papa ? "
" papa sehat dan bahagia melihat mu pulang na,
kau menyelesaikan study mu dengan cepat*???
aku hanya mengangguk
" cepat lah bergabung dengan perusahaan,papa sudah terlalu tua untuk terus memimpin ".
Ayo lah paa aku ingin bersenang senang sebentar
"Hahahaha baiklah tuan putri,
apa pun yang kau mau.
oh yaa kebetulan sekali kamu pulang
ada yang ingin papa perkenalkan
bersiaplah untuk jamuan makan malam".
" Apa papa berniat menjodohkanku ? "
" hahaha kau ini
papa berangkat dulu istirahatlah,kau pasti lelah ".
Mengecup kening putri semata wayang nya sesaat lalu memasuki mobil
" tolong jaga papa ku dengan baik pa Samsul"
" tentu nona "
Govergly memilih menunggu hingga mobil itu keluar gerbang ,lalu berjalan menuju ke kamar nya
huftt aku butuh mandi
********
Setelah selesai mandi Govergly memilih untuk tidur,dia benar benar lelah.
lelah setelah perjalanan jauh lelah terlalu lama menangis pula slama di dalam kamar mandi
ahh mata ku sakittt
tak lama Govergly pun terlelap
Govergly terbangun karna mendengar suara bu Rini yang membangunkan nya
"*mmmmh aku masih ingin tidur."
"Nona belum makan,ini sudah waktu makan siang.
nona bisa tidur lagi setelah makan*."
" tolong bawakan ke kamar bu,aku lelah."
jawab Gly dengan mata tetap terpejam.
"sudah nona"
"mmmh baiklah nanti aku makan , istirahatlah bu aku akan memanggil ibu kalau membutuhkan sesuatu."
"tidak,kau harus makan sekarang nona,"
"yayaya baiklah,
bersyukurlah aku menyayangi mu bu,karna kalau tidak aku akan sangat marah karna ibu mengganggu tidur ku"
bu Rini hanya tersenyum,menatap gadis cantik yang ia rawat dari kecil.
dulu ia sangat kecil dan mungil tapi memberi kebahagian yang sangat besar di hidupnya
slama puluhan tahun berumah tangga
akhirnya dia memiliki kesempatan untuk mengasuh seorang anak dari majikannya yang ia sayangi layaknya putri sendiri
tak terasa waktu begitu cepat berlalu
bayi mungil itu menjelma menjadi gadis cantik yang menawan.
" Apa yang terjadi,katakanlah na? "
aaaaaaa tidak ada satu pun yang bisa ku sembunyikan dari nya rupanya
__ADS_1
"kau hanya memainkan makananmu,"
" bicaralah saat kau merasa siap,jangan memendam apa pun sendirian, kau putriku
aku yang merawatmu aku mengenalmu dengan sangat baik,bila kau menyayangiku berbagilah beban dengan ibu ini nak ".
menangis,hanya itu yang bisa Govergly lakukan.
" aku seperti buku yang terbuka,tebakan mu tidak lernah salah aku akan crita tapi tidak sekarang,aku bahkan menganggap ini smua hanya mimpi dan aku akan terbangun dari mimpi buruk ini.perasaan ku sedang terluka
rasanya sangat menyesakan dada."
Ucap Govergly dengan berurai air mata
" Kau tau nak,sesuatu yang di takdirkan menjadi milik mu,akan slalu menjadi milikmu
dia tidak akan hilang atau tertukar karna yang menjadi hak mu akan slalu kembali pada mu ."
"trimakasih bu,
apa kau sedang mengingatkan ku untuk merelakan??"
bu Rini tersenyum simpul,sambil mengusap wajah nona muda nya dengan sayang
"anak pintar, baiklah nona sbaiknya kau istirahat,agar mata bengkak dan hidung merah mu itu hilang."
ucap bu Rini sambil beranjak keluar dari kamar.
*aaaaaaaah
merelakan,yahhh tentu saja memang nya apa lagi yang bisa ia lakukan??
bukankah seorang penghianat cocok dengan seorang pengjianat juga
tapi bagaimana bisa vio melakukan ini pada ku???
kita bersahabat baik sejak smp
ayo lahhh selama 9 tahunn lebihhh kita berteman dan apa yang dia lakukan di belakang ku
ya tuhan dasar ******!!!!
aku slalu menganggap nya soudara,aq slalu berbagi apa pun dengan nya
tapi bukan berarti aku mau berbagi pria ku!
pria, omong kosong dia bahkan tak pantas di sebut pria sialan.
aaaaaaah memikirkan mereka membuat dada ku semakin bergemuruh
rasa nya sangat tidak nyaman
marah sedih kecewa semua bercampur jadi satu
aku yang merencanakan kejutan dengan pulang lebih cepat
tapi kenapa aku yang terkejut
demi para gadis di permukaan bumiii
terkutuklah mereka berduaaaa
benar benar menyebalkan*!
*******
Tuan Hendrayan dan putri tunggalnya Govergly sedang menunggu tamu sambil berbincang ringan
Deggg
"Papa mengundang Vio?"
tanya Govergly gusar
kepada sang papa.
Vio nampak acuh dengan ucapan Gly barusan
berbeda dengan Devan yang terlihat
yaaaa begitulahhh sulit di artikan
bingung panik hanya tuhan yang tauuuu
" Papa mengundang keluarga calon mama mu na"
ucap pa Hendra lembut dengan senyum tipis
ya tuhannnnnnn apa ada yang lebih buruk dari inii........!!!!
rasa nya ingin tenggelam di dasar inti bumi.
"Bagaimana kabarmu Gly mami senang kau pulang lebih cepat jadi kita bisa berkumpul seperti sekarang ini,kau tidak keberatan kan mamy menikah dengan papa mu? , ucap mamy sonia lembut
bersahabat hampir 10 tahun dengan Vio membuat kedual keluarga menjadi dekat
sering vio mau pun gly menginap satu sama lain setiap akhir pekan
aku harus jawab apa!!!
aku ingin papa bahagia
tapi aku tidak sudiiiiiiiii bersoudara dengan sepasang ular itu
aku berharap aku pingsan
aku tidak mau matiii
aku ingin membalas pasangan mesum itu terlebih dulu
"kau baik baik saja nak"
pa Hendra menyentuh kening Gly lembut yang berkeringat dingin
" aku hanya lelah,
aku ingin istirahat,maaf tidak bisa menemani kalian makan malam.aku ingin ke kamar sekarang permisi".
Govergly memilih ke kamar daripada harus berbagi nafas kehidupan yang sama dengan pasangan penghianat itu.
tak terjabarkan oleh kata apa yang di rasakan govergly saat ini
"Glyy....!
aku ikut dengan mu,kau tau kan aku tak suka makan malam itu membuat ku gemuk."
ucap vio sambil berlari mengikuti Govergly ke kamar nya
Devan apa kau ingin ikut dengan kami???
ayolah jangan ganggu para orang tua itu bermesraan
ucap viona menambahkan
__ADS_1
dengan ragu Devan mengikuti viona berharap bisa bicara baik baik dengan govergly
sementara papa Gly maupun mami vio hanya menggeleng kepala .
"mungkin para anak muda itu punya cara sendiri untuk bersenang senang."
ucap mami viona.
" kenapa aku bisa kenal dengan manusia tidak tau malu!!"
geram govergly dalam hati.
*******
sesampai di kamar govergly
Gly, dengarkan aku sebentar
apa pun yang kau fikirkan tentang kami
terserah.aku tidak peduli,
tapi kamu harus tau kami berdua saling mencintai
ucap viona tak tau malu
"hentikan vio!"
sembur devan begitu sampai
" ayolah bebb aku tidak berkata kasar pada gly mwmang harus sepwrti apa kita memberitaunya ha!!! sengit viona
"aku mengandung anak mu itu fakta,
dan makin lama perut ku smakin besar aku tidak mau anak ku lahir tanpa ayah
********!
apa kau fikir bisa mencampakan ku dan memikat gly kembaliiii huhhh lupakan tuannnnn aku tidak akan melepaskan mu!
tambah viona berapi api
omong kosong macam apa ini !!!!
sebaiknya aku pergi berlama lama dengan pasangan rabies membuat otak ku panas
dengan langkah cepat govergly memilih untuk keluar,dengan mengendarai mobil kesayangan ya yang jarang terpakai karna dia harus kuliah di luar negri menuju diskotik untuk menenangkan diri
ok baiklah itu bodoh
tapi hanya alkohol yg bisa melupakan sejenak mahluk tak tau malu itu kan!
jalanan cukup ramai mengingat sekarang baru pukul 7 malam
berbanding terbalik dengan suasana diskotik yang masih lenggang.
jujur saja gly peminum yang buruk
tali yaaaaaa
baiklahh aku tidak akan sampai mabuk mengingat dewi penolong q berubah jadi musang
ahhhh kenapa vio lagi si ! gumam gly frustasi
yah slama ini vio yang slalu mengamankan nya saat mabuk tapi sekarang dia lah alasan untuk mabuk.
menggelikan
aku menyesap sedikit cairan yg ku pesan entah apa aku asal tunjuk saja
aku pernah ke bar atau diskotik beberapa kali untuk menghadiri undangan teman teman ku
karna merasa tak enak
aku jadi ikut minum walau sedikit
"ya ampun mengapa mereka menatap ku ?"
aku memakai gaun berlengan sampai siku dan panjang di bawah lutut
aku tidak suka berpakaian mini membuat ku risihhh jadi smua gaun pendek q selalu di bawah lutut
lagi pulaa pakaian mini lebih mirip pakaian seorang ******!
merasa tak nyaman akhirnya Gly memutuskan untuk pergi,tp sebelum itu dia meneguk sampai habis minuman yang dia pesan setelah membayar
oh shittt ! tenggorokan ku sakit
mendadak kepala Gly terasa pusing
dengan susah payah Gly berusaha keluar menuju mobilnya
baru mencapai lintu kluar gly sudah tidak kuat lagi
kepala. nya sangat pusingg
dia bahkan tidak bisa melihat dengan baik
apa dia gadis bermata laser itu?
woww dia bermata sayu sekarang
"Nona apa kau baik baik saja?"
tanya rey selembut mungkin
"aku mual"
maaf kau bilang apa ucap rey sambil mendekat
dan tiba tiba Govergly hilang kesadaran
oh god
kau peminum yang buruk.
baiklahh aku akan mengantarmu pulang
hehehehee
lalu rey menggendong Gly ala bridal
menuju mobil nya
baru beberapa langkah
uweeeeeeek
kluarlah lendir cair menjijikan khas orang muntah
tepat di dada rey,
Aaaaaaahhhhh wtf!!!!!!!
__ADS_1