
gly memakan sate yang Meigy bawa dengan tenang,bahkan sangat tenang suasana di kamar nya benar benar hening,
Egy terlihat sedang mengerjakan pekerjaan nya.
ya tentu saja dia tidak bekerja 2 hari ini
pasti dia yang mengurus smua nya.
" kemana penguntit gila itu apa dia benar benar takut dengan rumah sakit?
payah sekali."
" kapan kau selesai bekerja "
tanya Gly mulai bosan
" anda ingin sesuatu nona?"
" aku mau pulang,antar aku ke rumah utama."
jawab gly terdwngar sedikit ketus,
Egy langsung merapihkan barang barang nya.
" saya akan panggil suster untuk membantu anda mengganti baju,saya akan ke bagian administrasi dan minta izin dokter terlebih dulu."
" apa hanya kau uang ada di sini?!"
suruh yang lain nya mengerjakan semua kau tunggu aku di luar ."
apa apa an kau ini aku benar benar bosan dan kau masih saja membuat ku menunggu
dia benar benar harus dapat pelajaran dasar rupa nya.
egy keluar ruangan dan menunggu di ruang tunggu rumah sakit,sementara Gly menggantu baju.
begitu selesai Gly langsung berjalan ke luar,
pusing tapi lebih nyaman tidur di kamarnya dari pada tinggal di rumah sakit.
bahkan kamar Egy lebih enak untuk istirahat.
" rapikan barang barang ku,pastikan tidak ada yang tertinggal,"
ucap Gly datar sambil berjalan menyusuri lorong rumah sakit.
dwngan Egy yang mengekor di belakang nya.
" lain kali kau yang harus banyak bicara dan mengatur mereka.
untuk apa aku mempekerjakanmu kalau aku masih ngomel sana sini,
sekarang kau ku maafkan karna masih baru,
besok besok tidak lagi."
" saya mengerti nona,maaf."
dengan gerakan membungkuk,padahal gly juga ga lihat sikap nya itu karna nona muda nya berjalan di depannya.
*****
gly berbaring di kamar nya,dengan Egy yang tengah asik memangku laptop di sofa dekat pintu.
" ka...."
seketika Egy menoleh ke arah gadis yang tengah asik memandangi langit langit kamar nya.
" bawakan aku buah segar,"
sambil melirik ke arah jarum jam
hampir pukul 9 malam.
ngantuk tapi laper......
Egy langsung meletakan beda yang di pegang nya lalu berjalan ke luar.
terdengar handel pintu di tekan
cepet banget
" sayang.......!"
ah yaaaah penguntit gila itu datang juga rupa nya.
tanpa permisi Rey langsung masuk ke kamar mandi.
apa di rumah nya tidak ada kamar mandi!
gumam Gly dengan kening berkerut.
dengan senyum kecil Rey langsung merangkak ke tempat tidur.
" apa apa kau ini !"
triak Gly ketus.langsung beranjak duduk
lalu mendorong lengan pria di sebelahnya.dengan cepat.
Rey langsung membawa Gly ke pelukannya
memposisikan diri nya agar Gly bersender di dada nya sementara ke dua tangan nya melingkar di perut.
menghela nafas," kau ingin mati ya?!"
masih dengan nada ketus sambil bergerak berusaha melwpaskan diri.
"diamlah bukankah ini sangat nyaman hum.......?"
sambil mencium aroma sampo yang gly pakai.
kepalanya terus saja bergerak menciumi kepala gadis nya yang terus saja berusaha melepaskan diri.
dengan iseng Rey menggigit ujung daun telinga Gly sedikit.
" Rey ....!"
gly semakain kesal.
"mmmmmh.....kau brani menggoda ku rupa nya,"
bisik Rey sangat lirih dengan hembusan nafas yang sangat terasa di telinga Gly.
" apa...!
kapan aku menggoda mu b*doh,kau membuat ku geli."
rengek Gly sambil mendorong wajah Rey yang ada di samping kepala nya.
" itu......suara mu sangat sexi saat merengek begitu."
sambil memiringkan tubuh Gly ,sekarang gly bersandar pada lengan nya agar dia bisa melihat wajah merona Gly dengan jelas.
saat dia menggoda nya.
Gly mengusap wajah Rey yang menatap nya lekat.
" menyebalkan "
__ADS_1
Rey langsung memegang tangan yang mengusap wajah nya menuntun tangan mungil itu agar membingkai pipi rahang nya.
menahan agar tangan mungil itu tetap di sana.
" kenapa kau pulang tak memberitahu ku?"
ucap Rey lirih.
sambil mengangkat tubuh Gly agar kembali bersandar di dada bidangnya.
" kenapa aku harus melapor pada mu?"
mendongak kan kepala melihat pria yang merengkuh nya.
reflek Rey mencium kening yang menempel di dagu ny.
"ich....memposisikan kepala nya agar normal kembali.
" hentikan gerakan badan mu itu."
kau membuat black traffle ku bangun gly......
" kenapa ?"
jawab Gly polos.
"aaaaah kau ini sudah diam,tidurlah."
ucap Rey terdengar Frustasi.
sementaravGly masih memutar mutar tubuh nya.
" ga mau diem aku cium neee...."
" aku g enak tidur kaya,dada kamu keras begitu ,lepasin ach sambil berusaha membuka rengkuhan lengan besar rey di atas perut nya.
mencubit di beberapa bagian agar Rey mau melepaskannya.
" ich ini anak ga ada romantis romantis nya,
bukankah posisi seperti ini tu sangat manis?"
sekarang posisi lengan nya memegang ke dua tangan Gly sambil tetap bertengger di atas perut nya.
Gly menghela nafas,karna memberontak pun percuma.
semakin bergerak Rey semakin mengeratkan pelukannya.
tok....tok...tok....
Rey dan Gly kompak menoleh ke arah pintu.
" buah anda nona" sambil menyerahkan buah ke tangan Rey yang terulur.
" pulanglah.....
biar aku sendiri yang menjaga Gly."ucap Rey datar.
udah semalam ini dia masih saja dekat dekat gadis ku.
" kau yang pulang sana.....
ucapan gly langsung terpotong dengan potongan melon yang masuk ke mulut nya.
dengan kesal Gly mengunyah cepat agar bisa secepat nya protes
" ga usah Cepet cepet gitu,aku ga kan minta."
" kamu pulang sana aku mau istirahat."
sambil memukul paha Rey yang mengapit tubuh nya.
apa kau tak tau kau titur sangat pulas tadi malam,bahkan saat aku pergi jam 9 pagi kau belum juga bangun."
" itu karna pengaruh obat,bukan karna kau ...
sambil mendorong dada Rey menggunakan telunjuk.
Egy mulai bosan melihat drama romantis di depan nya ,tapi mau bagaimana lagi.....
" hey.....kenapa masih di situ!"
triak rey kesal sambil menatap Egy.
" kau yang pergi sana.....
Gly balas berteriak namun lagi lagi potongan buah memasuki mulut nya.
" aku ga mau....
baru juga sampe kangen aku bahkan belum kamu obatin sedikit pun!"
sambil menoleh sebentar lalu kembali menatap Egy garang.
" kaka berikan obat serangga untuk mengobati orang ini,"
sambil menahan potongan buah yang belum selesai di kunyah di mulut nya.
" kau pikir aku kecowa !"
Gly mengambil piring yang rey pegang.
" kalian berdua pergilah,"
" aku akan pulang kalau dia sudah pulang."
jawab Rey tanpa melepas tatapan tajam pada egy.
ternyata penguntit gila ku sangat pencemburu.
" pulang lah ka, pukul 7 kau harus sudah ada disini."
Egy mengangguk,dengan langkah cepat dia berjalan ke luar.
" untuk apa dia kemari ?!
kan....mulai lagi.
"tentu saja menjemput ku dan mengantarkan ku bekerja."
" kenapa kau bekerja,kau kan masih sakit,biar aku saja yang mencari uang untuk mu,!.
" dan membiarkan ibu mu merendahkan ku begitu?!"
tidak mau !
" apa itu arti nya kau menerima ku?!
dengan nada yang melunak sekarang.
kenapa aku merasa slalu salah bicara kalau ngomong sama dia....
menghela nafas.
" pulang lah....kaka mungkin sudah sampai rumah.
" aku nginep yaa.....
lagi pula kasur nya cukup luas untuk kita berdua."
__ADS_1
" kamu pulang apa aku yang pergi ne "
" di sofa deh....qq
ya ya aku tidur di sofa ok.
masih melakukan tawar menawar.
dengan muka sok imut.
gly ingin tertawa melihat wajah Rey yang ga ada imut imut nya.
tapi sebisa mungkin dia menahan tawa nya sambil bangkit berdiri berjalan ke arah pintu
" ok ok aku pulang..."
sambil memeluk Gly erat,
" ich...... apa si seneng banget meluk meluk.
sembarangan."
" mana ada....
aku cuma meluk meluk kamu doang,"
sambil membenamkan wajah Gly ke dada nya di usap nya rambut gly pelan.
" kecil banget c kamu"
gly menggigit kuat kuat bagian tubuh Rey yang tepat ada di depan wajah nya
" sakit sayang,kau harus nya menghisap bukan menggigit nya,sini aku ajarain....
gly menginjak kaki Rey keras keras,tapi
Rey cuma terkikik
oh pantes dia masih pake sepatu......
palah kaki aku yang sakit🙄
" sakit ya...?
gly menggeleng cepat.
klo bilang iya ntar dia tambH lama di sini.
" baiklah.....aku pulang .
besok aku jemput kamu jam 7 kabari egy biar besok ga usah kesini aku yang akan anter kamu."
Gly lagi lagi mengangguk.
iya aja daaa biar cepet pergi
Rey melonggarkan pelukannya,
mencium kening Gly lembut dan cukup lama.
gly memejamkan mata nya,menikmati bibir Rey yang menempel di dahi nya.
aneh sekali.....
kenapa aku sangat suka dia mencium kening ku seperti ini
" aku pulang ya...." sesaat setelah mengakhiri kecupannya.
" iya....jawab Gly terdengar gugup.
"kau kenapa?"
" udah sana pergi lama banget si....!
jawab Gly ketus.
moga aja pipi gue biasa aja ga
" cium aku donggg buat ongkos jalan nya."
" ga mau " ucap Gly cepat.
" gimana aku bisa pulang kalo ga punya energi?"
"Rey aku ngantukkkk......"
ucap Gly frustasi
" ok aku akan bobo in kamu,"
ayo sambil mengangkat tubuh Gly dan membaringkan nya lagi di atas kasur.
" ngapain c pegang pegang piring"
sambil merebut piring yang dari tadi Gly pegang.
" pulang sana Rey......
kamu tu ga ngerti bahasa indonesia ya apa budek.
" kan kamu belom ngasi ongkos
ayo cium"
smbil mendekat kan wajah nya
menghela nafas,
gly bangun berdiri dwngan lutut bertumpu di kasur
" tutup mata mu"
Rey menarik ujung bibir nya sedikit.
menyebalkan.
" kenapa tutup mata?"
" aku malu laaaaaa"
sambil mengerucutkan bibir.
Rey tersenyum melihat wajah Gly yang terlihat menggemas kan saat tersipu.
" ok sayang ,tanpa melepas senyum nya Rey menutup mata nya.
buru buru Gly berlari ke luar kamar .
sontak Rey membuka mata,begitu mendengar pintu terbuka.
Rey langsung menyusul Gly
tapi Gly berhasil masuk ke kamar yang ada di sebelah kamar nya.
tak lupa ia mengunci nya.
Gly tertawa puas sambil bersender di daun pintu.merasa lega bisa lepas dari tingkah gila Rey.
sementara Rey manyun di balik pintu.
__ADS_1
" cerdik sekali srigala kecil ku ini....