Govergly

Govergly
Dua puluh tiga


__ADS_3

"Sharusnya kau tadi ikut pa sam Lee"


setelah lebih dari 1 jam di rumah sakit.


"Omong kosong apa yang ingin kau bicarakan"


jawab Leah pura pura marah.


sementara Gly tersenyum kecut.


Rey sudah di pindahkan ke ruang rawat.


Gly dan leah memilih tengkurap di kursi yang ada di depan kamar rawat Rey sambil menunggu hary


"pantat ku sangat tersiksa selama berjam jam Lee."gumam Gly lesu.


"iya kau benar aku bahkan yakin bisa membuat telur mata sapi di pantat ku karna saking panas nya.


"kau. berlebihan gadis gila!"


ucap Gly sambil tertawa.


"ahh kau tak percaya,


oh ya apa Dokter disini tampan tampan?"


" hentikan obrolan unfaedah mu itu."


drtt....drt.....drt....


sebentar Lee papa nelvon.


tanpa menunggu persetujuan Leah Gly mengangkat panggilan dari sang papa.


"iya pa?"


iya aku akan pulang begitu keluarga Rey datang,


tidak,aku akan naik taksi bersama Leah.


Gover!


panggil Gly,sambil menunjuk Hary.


Gly mengikuti arah jari Leah,


pa nanti Gly telvon lagi ya keluarga Hary sudah datang.


"anda tuan Hary?"


"benar nona Gly,


apa tuan saya di dalam?"


iya, dia sedang tidur.


Dimana Ruangan Dokter yang memeriksa tuan?


ada di ujung lorong itu,dia seorang dokter jaga.anda bisa menemuinya disana


Hary mengangguk


"kalau begitu saya permisi pulang tuan.


gly berpamitan,


"mari nona supir saya sudah menunggu anda di bawah."


mohon nona tidak menolak,saya akan mengantar anda sampai lobi."


"ah tidak usah kami bisa pesan taxi.


"Tuan Rey akan memarahi saya nona."


Jadi tolong biarkan supir kami mengantar anda.


ungkap hari sambil membungkuk.


apa apa an ini kenapa dia aneh sekali


aura nya sangat dinginnnnnn dan menywramkan.


karna tak ingin berdebat dan sudah terlalu lelah Gly memutuskan menerima tawaran Hary yang menurutnya penuh intimidasi itu.


sementara Leah palah kasmaran ga jelas kaya gadis belia baru kenal cowo


kalo Gly merasa takut dengan aura Hary,


Leah justru merasa Hary sangat keren


yaaa dia memang gila.


****


Hary memutuskan untuk merawat Rey di apartemen nya,sesaat setelah mengantar Gly.


Rey sangat tidak suka dengan rumah sakit,


makanya dia memutuskan memindahkan perawatan Rey ke apartemen nya sebelum dia mulai menggila.


ahhh apa dia masih merasa takut dengan rumah sakit setelah belasan tahun?.

__ADS_1


Dia akan mengobrol dengan Dokter dulu sebelum mempersiapkan semua nya.


tentu dengan 2 orang suster yang menjaga bergantian selama 24 jam.


dan dokter yang akan memeriksa Rey stiap pagi dan sore.


pagi harinya....


.


Rey terbangun,


diamatinya ruangan yang ia tinggali sekarang,


kamar apartemen nya.


"Syukurlah,kalau aku terbangun di rumah sakit Hary benar benar aku pecat!."


dilihat nya jam yang menempel di dinding depan nya pukul 7:20


selang masih menempel di tangan kanan nya,


sementara tangan kiri nya terlihat bengkak.


Rey berusaha duduk,karna dia merasa sangat haus sekarang.


Rey menyandarkan tubuh nya di sandaran tempat tidur,


belum sempat dia mengambil minum muncullah Hary dengan seorang dokter .


"Slamat pagi tuan",


Hary buru buru berjalan cepat mengambil air minum untuk di serahkan kepada Rey.


Rey meneguknya sampai habis dan memberikan gelas kosong itu kepada Hary.


"Dokter akan memeriksa anda tuan."


Rey hanya mengedipkan mata sebagai persetujuan.


Hary pun memalingkan wajah nya ke dokter yang merawat Rey lalu mengangguk.


sang dokter yang paham dengan maksud Hary pun berjalan mendekat.


Nama nya dokter Harun,dia yang di pilih nona Govergly untuk merawat anda."


"Maaf saya kurang memperhatikan kesehatan anda tuan."


Rey tersenyum dengar mata berbinar


" Benarkah?"


Dr Harun menatap Hary bingung,


"anda pasti sedang besar kepala tuan!"


gumam Hary dalam hati.


Dokter harun langsung memeriksa kondisi Rey .


" Apa ada keluhan tuan,"


Rey menggeleng pelan.


"tekanan darah anda masih rendah anda harus tetap badrest dulu sementara waktu dan meminum obat yang saya resepkan.


saya akan ke mari stiap pagi sampai anda benar benar pulih."


apa ada pertanyaan?


"Makanan apa yang di anjurkan Dokter,agar tuan saya cepat pulih?"


Rey melirik tajam,


sementara Hary mengangkat bahu dengan senyum menyeringai


Hary tau Rey benci bubur,


membuat Rey kesal itu hal yang paling menyenangkan


" sementara anda harus memakan yang lembek lembek dulu tuan.hindari makan pedas dan asam


selebih nya anda bebas memilih menu."


"kau dengar tuan,


anda harus memakan yang lembek lembek,"


tanpa berusaha menahan tawa.


sementara Rey hanya cemberut.


"Baiklah saya permisi."


ucap Dr Harun ramah,


"Saya antar sampai depan dokter,


bermaksud menghindari omelan Rey yang sebentar lagi akan keluar.


Rey langsung mencari ponsel nya untuk menghubungi Gly,

__ADS_1


mendengar dokter yang merawat nya merupakan pilihan dari nya membuat dia senang.bahkan memenangkan tender tidak pernah sesenang ini.


seperti biasa panggilannya tak pernah di angkat meski berungkali dia berusaha menghubungi nya.


huhh menyebalkan.


Dengan kesal Rey melempar hp nya.


Tok ....tokk....tok...


"masuk!"


jawab Rey kesal


"Siapa kau!"


sesaat setelah orang yang di persilahkannya membuka pintu.


tapi orang itu palah berbalik bukannya masuk ke dalam.


tak berapa lama perempuan itu datang lagi sambil membawa nampan


"cihhh,musang liar itu benar benar ingin di hajar rupa nya brani nya dia memasukan orang asing ke mari."


umpat Rey dalam hati.


"Saya Mia suster yang akan merawat anda tuan."


sambil menunduk,begitu meletakan makanan yang ia bawa di meja samping tempat tidur.


"temui Hary dan minta bayaran mu lalu pulang,aku tak ingin melihat mu di sini."


jawab Rey dingin dengan tatapan yang sangat tajam.


"Dia yang akan membuatkan makanan untuk mu bos,kau pikir aku bisa memasak tapi bila kau suka bubur instan untuk bayi yang di jual di pasaran baiklahh aku akan menyuruh nya pulang."


terang Hary secara tiba tiba.


Rey mendengus kesal,


"Apa kau sudah bosan bekerja dengan ku hah!


kenapa kau sangat bodoh.


kau bisa membeli makanan untuk ku!".


"baiklahh aku akan bilang kepada nona Gly kalau anda tidak butuh perawat."


maaf nona aku mencatutkan nama mu untuk menjinakan tuan egois di depan ku


"Kenapa kau tak bilang kalau Gly yang menyiapkan nya untuk ku,!"


suruh dokter tadi menengok ku stiap pagi dan sore dan siapkan kamar untuk suster ini,


aku tidak mau Gly kecewa."


masih dengan nada tinggi.


dich kau benar benar mudah di jinakan kalau itu menyangkut nona Gly.


*****


"Leah setelah sarapan ayo kita ke ruang spa,


badan ku sakit smua,terapis juga sudah siap."


"kau benar Gover,aku butuh perawatan untuk menemui pria tampan ku semalam."


aaaaah mengingat nya membuat ku meleleh."


"menjijikan,akan ku adukan kau pada adrian"


"Aaah kau ini,selama dia belum melamar ku aku ini masih bebas sayang."


benar begitu papa?"


papa Gly yang menyimak obrolan para gadis di depannya hanya tersenyum simpul.


"nikmatilah waktu yang kalian miliki sebaik mungkin.karna itu tak bisa kita ulang."


jangan lupa datang ke butik pesankan juga untuk Lee .


besok papa akan mengenalkan mu ke jajaran direksi dan para pemegang saham.


agar kau bisa mulai bekerja menggantikan papa sementara slama papa cuty,


selanjutnya kau akan menjadi Asisten papa.


kau siap?


"tentu,apa papa sudah mendapatkan asisten yang ku minta?"


"pa sam sudah menyisakan beberapa,kau bisa memilihnya secara langsung besok."


"Baiklah aku akan bicara dengan pa Sam nanti."


"kau tak ingin aku menjadi asistenmu gover?"


dengan nada manja yang di buat buat.


"ayolah bila kau menjadi asistenku kau akan sibuk berburu pria tampan tanpa mengerjakan pekerjaan mu."

__ADS_1


Leah terkikik sementara Pa Hendra geleng geleng kepala menyaksikan tingkah ke dua nya.


.


__ADS_2