
Gly terbangun tanpa ada Rey di sisi nya.
" huh.....dia pasti pulang saat aku tidur untuk menemui bocah abg."
gly memilih mendapat pesan dari no yang tidak di kenal
namun orang itu menyebutkan kalau dia adam dan ingin sekali bertemu.
gly memutuskan untuk menemui Adam saat ini juga karna siang nanti dia sudah ada janji dengan Rey untuk makan siang bersama.
dilihat nya sudah lebih dari oukul 8 pagi.
egy pasti sudah ada di kantor sekarang.
gly memilih mengirim pesan ke no Egy. memberi nya kabar kalau hari ini dia tidak akan ke kantor.
kenapa adam ingin bertemu dengan ku tanpa egy ya ?
sebenarnya ada apa?
dengan tak sabar Gly segera menyelesaikan ritual mandi nya agar dia bisa secepatnya bertemu dengan adam.
gly memilih bertemu dengan adam di salah satu kafe dekat dengan kantor Rey
mengingat dia akan makan siang bersama dengan pria menyebalkan itu.
terlebih dia tak sempat sarapan di rumah.
dengan segelas capocino dan potongan wafle,gly menunggu kefatangan Adam.
setelah wafle nya tinggal separuh,
adam pun datang menghampiri nya.
" saya turut berduka ....
belum sempat adam menyelesaikan kalimat nya Gly sudah mengangkat tangannya memberi kode berhenti.
lalu gly melanjutkan makan nya dengan tenang .
sementara Adam langsung menyesap capocino yang gly pesan untuk nya.
karna cukup paham dengan kondisi keluarga gly sekarang.
dengan tenang Adam mendorong amplop coklat di atas meja.
lalu memakan wafle nya.
yah....gly memang memesankan menu yang sama untuk adam.
setelah kunyahan pertama adam membuka suara.
" lihatlah hasil oenyelidikan ku tanpa di ketahui oleh asisten anda nona,
anda akan tau alasan saya setelah melihatnya."
gly mengangguk,
lalu mengeluarkan amplop coklat kecil sebagai bonus untuk hasil kerja nya.
" aku sudah membayar makanan mu,"
mengusap mulut nya dengan tisu lalu bangkit berdiri.
" aku harus memeriksa hasil kerja mu sekarang juga."
trimakasih adam,akan ku kirim kan bayaran mu bila aku merasa sudah cukup."
lalu gly memutuskan untuk pergi meninggalkan adam.
gly berkendara dengan pikiran yang kalut,
kenapa adam bicara sperti itu?
memang apa yang kaka lakukan di belakang ku?
gly menepikan mobil nya sekilas,
aku terlalu penasaran untuk tidak membuka ini,....
mwnghembuskan nafas.......
menyobek ujung amplop dengan tergesa,
kesabarannya untuk membuka tali kunci pada belakang amplop coklat itu benar benar tidak ada,menguap oleh rasa penasaran yang menggebu.
dengan cepat gly mengeluarkan isi nya,
ah tidak.......
aku harus sampai dulu di suatu tempat.
dengan kasar Gly memasukan lembaran kertas itu dan melemparnya ke bangku di samping kemudi.
suasana hati ku benar benar buruk.
gly memutuskan melanjutkan perjalanan nya yang sempat tertunda.
lebih dari pukul 11 siang,
ponsel ny sudah berdering dari tadi menampilkan nama " my my"
dengan ikon love kecil berwarna merah.
itu pasti Rey,
aku tidak ingat mengganti nama nya dengan ke kanakan begitu.
kita lihat apa kau akan terkejut melihat kedatangan ku di kantor mu?
gly menepikan mobil nya.
di depan lobby.
__ADS_1
jujur saja gly pengendara yang buruk yang tak bisa memarkirkan kendaraan nya dengan sempurna di tempat yang sudah di tentukan.
aku akan minta Hary mengurus nya nanti.
gly mengamati sekeliling.
cukup ramai,
mmmh apa Rey juga sangat sibuk hari ini?
semoga telvonnya tadi bukan untuk mengabari ku kalau dia sangat sibuk dan kita batal bertemu.
ahh.... aku merindukannya.
eh .....tidak.
hanya ingin bertemu sekalian makan bersama,lagi pula dia sudah berjanji.
aku hanya menagih janji nya.
aku memasuki Lift dengan beberapa karyawan yang lain.
kenapa semua pegawai di sini sexi sexi
apa itu peraturan perusahaan.
dich menyebalkan.
gly keluar dari kotak besi dengan semua orang yang ada di dalam nya.
apa smua nya ingin menemui Rey?
kenapa ga nitip saja
benar benar membuang waktu dan tenaga.
diliatnya Elena langsung bangkit begitu melihatnya.
"nona....."
sapa Elena dengan cindy yang berdiri di sebelah nya karna mereka sedang mengobrol saat Gly datang.
" Rey ada ? "
tanya ku tanpa basa basi.
" pa Rey ada di dalam nona..."
jawab Cindy sambil menunduk
sepertinya dia masih mengingat kemarahanku tempo hari.
tanpa berniat menjawab Gly langsung memasuki ruangan Rey.
Rey terlihat fokus membaca dokumen yang di pegang nya.
entah mengapa itu terlihat " keren "
gly berjalan mendekat,
memeluk Rey dari belakang,yang membuat Rey terkejut dan menengok siapa yang brani memeluknya
bahkan tangan nya secara Reflek berusaha melepaskan dari lingkaran tangan yang memeluk bahu nya.
gly menatap Rey dengan tajam
sambil melepaskan lingkaran lengannya di bahu Rey.
sementara Raut wajah Rey yang tadi menatapnya kesal langsung tersenyum lebar
dan merasa bersalah.
" aku kira kau pegawai ku sayang......"
ucap Rey membawa jemari Gly untuk ia genggam dengan tampang memelas,
menyadari ketidaksukaan raut wajah kekasih nya.
****** kau Rey....
kau bahkan belum mencari guru pedang untuk mengajari mu.....
sambil menelan ludah.
Gly ingat empat orang yang satu lift dengan nya.
jadi Rey menunggu mereka?
baiklah....aku ingin bermain main sebentar untuk menghentikan khayalan mereka untuk menarik perhatian Kekasih ku.
apa aku sudah menganggap Rey kekasih?
hah..... yang benar saja
aku hanya tak suka berbagi !
gly memilih duduk di pangkuan Rey,
menyandarkan kepala nya di bahu Rey yang ia rasa ga ada enak enak nya karna badan Rey yang sekeras batu.
tapi yaaaaaah harus di akui dia merasa nyaman saat lengan kokoh itu menenggelamkannya di dada bidangnya.
Rey,tertegun untuk pertama kali nya Gly bermanja dengan nya secara sukarela dan karna inisiatif sendiri.
hal itu menimbulkan senyum kecil di bibir Rey.
dengan lembut Rey membelai rambut Gly yang tergerai.
" aku pikir kau marah karna aku pulang semalam,"
menunduk untuk melihat wajah mungil gadis nya yang tengah asik melukis abstrak di dada bidangnya dengan telunjuk nya yang lentik.
" aku memang sedang marah....
__ADS_1
belum sempat gly meneruskan kalimat nya terdengar pintu di ketuk.
gly mendongak sambil mencebikan bibir.
dengan cepat Rey mengambil kesempatan untuk menempelkan bibir nya sekilas
yang membuat gly melotot.
" masuk....!"
ucap Rey sambil terkekeh.
" menyebalkan " ucap gly kesal sambil mencubit pinggang Rey lalu berusaha berdiri,tapi Rey menahannya.
" maaf pa,ini dokumen yang anda minta."
ucap wanita muda dengan baju yang super duper kekecilan dan sangat sangat sexy
bahkan saat membungkuk pun kedua bukit nya terlihat dengan jelas.
gly menyorot tajam wanita di hadapannya yang jelas jelas menggoda Rey
sementara Rey sendiri tengah asik memainkan rambut gly tanpa menatap karyawannya.
" letakan,lalu kluarlah."
ucap Rey tanpa melepas pandangannya dari Gly yang terlihat sangat kesal.
melihat sorot mata gly yang tengah cemburu itu sangat menyenangkan.
setelah karyawannya keluar Rey tak bisa menahan diri lagi untuk menggoda gadis yang duduk di pangkuannya.
"mata mu sangat indah saat cemburu,aku suka....."
ucap Rey sambjl mengerling jail.
gly menoleh
postur Rey yang tinggi membuat Gly yang bertubuh mungil duduk di pangkuannya membuat posisi wajah nya sejajar.
membuat Rey lagi lagi mencuri ciuman di bibir nya.
entahlah apa itu di sebut ciuman atau bukan yang jelas bibir Rey menempel dengan sempurna di bibir nya secepat kilat.
membuat Gly semakin jengkel.
" kau marah karna cemburu atau karna ciuman nya kurang lama?"
dengan nada yang sangat menggoda dan tatapan mata usil.
dengan keras Gly menginjak kaki Rey kuat kuat.
sedangkan Rey hanya terbahak.melihat gadis nya bertingkah menggemaskan.
susah sekali membuat kau mengaku cemburu,
tapi melalui mata mu,aku tau kau punya rasa untuk ku.
gly memilih meninggalkan Rey dan duduk di sofa untuk menerima tamu.
" kenapa bukan Hary saja yang menyerahkan nya pada mu?"
kan.....dia cemburu,tapi kalau aku tanya dia mana ngaku....
" Hary sedang menghadiri pertemuan yang lain,maka nya aku yang mimpin rapat pagi ini sayang......"
gly memilih tak ingin menjawab dan menslonjorkan kaki nya di sofa sementara tubuh nya menyender di lengan sofa memunggungi Rey.
Rey menghampiri gadis nya,
jongkok di sisi sofa tempat gadis nya duduk.
memegang tangan gly yang di rasa semakin kecil.membawa nya ke bibir untuk ia kecup sekilas.lalu
menangkupnya dengan ke dua tangannya yang besar.
" mau cemilan?"
aku akan meminta cindy membawakannya untuk mu selama aku menyelesaikan pekerjaan sebelum kita makan siang .
"hmmmmm......"
jawab Gly tanpa menoleh
padahal hati nya lagi deg degan ga karuan dengan perlakuan Rey yang manis......
cepet sana ke meja kamu.....
" senyum senyum sendiri.....
liat apa si....."
sambil mengangkat tubuh nya sedikit agar bisa melihat ponsel Gly.
" udah sana kerjain, aku ga suka nunggu."
jawab Gly ketus.
" aku kan cuma pingin liat gadis aku yang tersipu....."
ucap Rey sambil mengecup kening gly singkat.lalu berjalan ke kursi kerja nya
aaaaaaaaaaa....... apa dia tau?!
.
.
.
.
.
__ADS_1