
pukul 10:15 22 des,sat
salju mulai turun dengan deras,
smoga tidak terjadi badai mengingat langit begitu gelap..
"sepertinya segelas kopi pilihan yang bagus".
kepala ku terasa nyeri
aku tidak bisa tidur semalam.
jam tidur ku benar benar kacau.
hari ini aku tidak boleh tidur siang
agar aku bisa terlelap saat malam.
Hari ini akan di adakan makam malam bersama satu tim ku dan beberapa teman dekat.aku harap Leah bisa datang,
aah dimana dia sekarang
aku bahkan tak bisa menghubungi nya.
yah tentu saja telvon ku akan sangat mengganggu ritual mereka.
dasar
Gly mengecek ponselnya
ada banyak panggilan tak terjawab dari dua nomor yang berbeda.
ada 3 panggilan dari no telpon setempat dan sisa nya dari Rey.
"siapa yah??
aaah paling Leah yang menghubungi nya dengan no Adrian .
dasar tukang pamer!."
Gly mengecek pesan yang masuk
entah mengapa pesan dari Rey seperti sebuah hiburan untuk nya.
Gly melotot melihat fto yang Rey kirimkan pada nya.
dia tengah selfi di luar
Bandara Heathrow (LHR)
pria gila !!
jadi dia benar benar kesini???
oh god
aku harus apa sekarang.
tiba tiba ponsel nya bergetar,sebuah panggilan dari no tidak di kenal masuk
dengan cepat aku mengangkat panggilan yang masuk,mengingat no ini sudah menghubungi nya slama 3 kali tanpa jawaban
Hallo ini siapa?
maaf nona menganggu sebentar,
kami petugas keamanan bandara Heathrow
disini ada seorang pria kewarganegaraan indonesia yang di temukan tak sadarkan diri
atas nama Reynaldi Atmaja
saat kami mengecek ponselnya no anda lah yang paling banyak di hubungi.
bisakah anda kemari untuk memastikannya?
"baik,saya akan segera kesana ,trimaksih."
ya tuhan Rey apa yang terjadi pada mu?
kau membuat ku takut.
Jarak dari bandara ke tempat tinggal ku untung lah tidak terlalu jauh kurang lebih 25km.
dan cuaca cukup dingin,mengingat salju mulai turun dengan deras,karna ini awal musim kemungkinan orang orang belum terbiasa dengan perubahan suhu yang terjadi.sehingga memilih untuk berdiam diri di rumah yang hangat.
membuat jalanan nampak lenggang.
Gly langsung berlari ke klinik bandara dengan tergesa gesa,Rasa bersalah khawatir bercampur jadi satu.
Rey terbaring dengan infus dan selang oksigen yang terpasang
terlihat pucat
ya tuhannn aku benar benar merasa bersalah sekarang.
"Anda mengenalnya nona?"
Gly hanya mengangguk lemah tanpa melepas pandangan nya pada Rey
pelan namun pasti gly berjalan mendekat.
"dia mengalami Hipotermia terlalu lelah dan kurang nutrisi.
pasien perlu di rujuk ke Rumah sakit
Gly tercekat mendengar keterangan dokter barusan.
*ya tuhan,.....gumam Gly lirih.
di genggam nya langan Rey yang terasa dingin di tatap nya Pria usil yang slalu mengganggu nya beberapa hari.
"p*asien perlu penyedotan dan penghangatan darah, untuk kemudian dialirkan kembali ke dalam tubuh. Proses ini menggunakan mesin cuci darah."
Pemberian cairan steril yang telah dihangatkan. pun di perlukan.
Cairan steril ini dimasukkan ke dalam rongga perut menggunakan selang khusus.
"Sebaiknya anda segera membawa nya nona."
Gly membuang nafas berat,
apa disini ada ambulance?
aman kah aku membawa nya pergi sekarang?
"Ada nona,silahkan urus administrasi nya kami akan menyiapkan smua nya."
Baik jawab gly datar,
smoga kau baik baik saja Rey,
aku minta maaf sudah mengabaikanmu.
ternyata kau benar benar tidak sabaran ya
dasar menyebalkan!
********
Rey sudah mendapat kan perawatan di rumah sakit,
namun dia belum juga sadar,
pukul 2 siang
huftt....sepertinya aku harus mengundurkan jadwal acara makan makan perpisahan
Gly memposting permohonan maaf di group teman teman kerja nya,
__ADS_1
Gly menjelaskan kalau ada soudara nya yang menjemputnya dan terserang hipotermia kepada teman teman nya
mungkin acara pesta kecil mereka akan di undur beberapa hari ke depan.
Gly menggenggam tangan kiri Rey yang terbaring lemah namun tak sepucat sebelumnya.
tubuh nya pun berangsur angsur menghangat.
Syukurlah kau baik baik saja,
aku bisa gila kalau kondisi mu memburuk.
ucap Gly parau.
kau membuat ku takut dengan selang selang itu Rey,bangunlah.bukankah kau ingin menemuiku.
jangan menghukum ku begini.
ungkap gly sambil menyandarkan kepalanya di ranjang Rey.
hari ini benar benar melelahkan.
dan Gly pun terlelap
*****
Rey tersenyum saat terbangun dengan Gly yang tertidur di kursi di samping ranjangnya.
lebih swnang lagi saat dia menyadari Gly menggenggam tangan nya.
aaaah koala yang manisss
kau pasti sakit tidur begitu.
sambil membelai kepala Gly lembut.
Rey memeriksa sekeliling dengan mata nya
"apa kalau kau yang menemukan ku kita tetap akan berjodoh?"
sekilas di ingat nya pesan yang Gly kirim
satu satu nya pesan yang Gly kirim pada nya.
Rey ingin menghirup wangi rambutnya yang terasa sangat lembut di tangannya,
tapi kondisinya sekarang terlalu lemah untuk itu.
mmmmh benar benar menyiksa....
di pandangnya gadis di depannya yang tiba tiba mengerjapkan mata
"Kau sudah bangun Rey?!
ucap nya panik
apa apa an itu harus nya aku yang bertanya seperti itu.
tapi aku cuma diam melihatnya bersikap absrud begitu.
dia sangat menggemaskan.
buru buru gly bangun
aku yakin punggung nya pasti sakit,tapi dia tetap terlihat lincah berlari keluar,
eeeh tunggu kenapa dia pergi
Gly!
kau mau kemana?
tapi Gly terlalu jauh untuk mendengar dia berteriak.
Tak berapa lama Gly datang dengan seorang dokter dan perawat memasuki ruang rawat Rey.
Dokter memeriksa Rey sebentar lalu menganggukan kepala kepada suster di sebelah nya.
"kondisi anda sudah mulai membaik tuan,
tapi anda harus tetap beristirahat total selama beberapa hari,
apa ada keluhan??
"tidak hanya lemas",ucap Rey lemah.
itu wajar tuan,
tapi bila anda mengikuti saran saya,mungkin besok anda sudah bisa istirahat di rumah.
usahakan anda tetap merasa hangat.
dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang hangat
kalau begitu saya permisi.
"Trimakasih dokter,
Gly lega mendengarvpenjelasan dokter yang merawat Rey,
di tatap nya pria gila yang seharian ini membuat nya khawatir
Rey menatap Gly dengan mata berbinar,
"Hai jodoh ku,"sambil senyum senyum ga jelas.
Gly yang mendapat sapa an bodoh dari Rey mulai mendesah frustasi.
Huhh....
Mulai lagi,tapi aku lebih suka kau menyebalkan dari pada lemah seperti tadi pagi.
Rey hanya tertawa mendengar omelan Gly
apa kau mengkhawatirkan ku?
"cihhh....
percaya diri sekali.
Minumlah dulu,kau terlalu berisik.
ucap Gly sambil menyerahkan coklat hangat.
"kau jahat sekali,aku sakit karna menunggu mu,suapin laaah rengek Rey manja.
memang nya aku menyuruh mu menemuiku!
dasar bodoh.
seharus nya kau memakai mantel tebal!
ucap Gly kesal tapi menuruti permintaan Rey menyuapi coklat panas karna tidak ada sedotan.
Rey hanya tersenyum
tok...tok ....tok...
terdwngar pintu di ketuk dari luar
sebentar ya mungkin itu suster yang membawa kan obat mu,
ucap Gly sambil berjalan ke arah pintu
"Kau harus makan,
kau melewatkan makan siang mu dan mungkin juga sarapan.aku tak suka lama lama disini."
bilang saja kau tak mau aku sakitttt srigala cantik ku.
__ADS_1
gumam Rey dalam hati.
"makanlah Rey,agar kau cepat sembuh."
Rey mencoba menelan bubur yang Gly suapkan ke mulut nya,bentuk ny saja sudah tidak membuat seleraaa,tapi karna yang nyuapin sang pujaan hati terpaksa lah mulut nya terbuka,"
"Minum,ucap Rey lemah,
Gly dengan sabar membantu Rey minum kali ini menggunakan sedotan,tapi sesaat Rey menghentikan minumnya tiba tiba Rey muntah.
pandangannya mulai kabur,
mata nya berair,dan jantung nya berdenyut dengan kencang nafas nya tersenggel.
Gly panik melihat kondisi Rey yang tiba tiba memburuk.di tekan nya tombol emergensi beberapa kali.
sambil memeluk Rey cemas
tak berapa lama beberapa dokter masuk memeriksa Rey dan meminta Gly keluar.
Gly menunggu dengan cemas,
bagai mana ini ......
ya tuhann kenapa jadi begini ....
"Dengan keluarga pasien?"
tanya dokter yang tadi memeriksa Rey,
"Bagaimana dokter?"
tanya Gly khawatir
"tenanglah nona pasien tidak papa,
pasien hanya belum bisa menelan."
sekarang pasien tengah tertidur,
jika nanti bangun beri dia minuman yang hangat dan manis.
Gly bernafas lega mendengar penjelasan dokter,jujur dia sangat khawatir.
mungkin Rey tak suka bubur ,tapi memaksakan menelan nya.
aku akan mencari beberapa biskuit
sementara dia tertidur.
Gly kembali dengan cepat karna takut Rey terbangun,
Syukurlah dia masih tidur ucap Gly lega.
Gly,....
lirih,tapi cukup di dengar oleh Gly.
Gly menghampiri Rey
sambil membawa susu hangat
Aku disini,minumlah ucap Gly lembut sambil memasukan sedotan ke bibir Rey.
Rey meminum nya pelan,
sampai tinggal separuh.
Gly tersenyum,
kau mau biskuit?
aku membeli nya tadi .
ada rasa almond, kenari,susu dan juga pisang
hanya itu yang ada di kantin rumah sakit.
ohh jadi itu alasannya saat aku bangun kau tak ada
"tidak."
ucap Rey dengan mata sayu
"kau merasa pusing?"
Rey hanya mengedipkan mata nya sebagai jawaban.
"Kalau begitu habiskan susu mu lalu tidur,
aku akan disini menemani mu.
jangan banyak berfikir,istirahat lah agar kau cepat pulih."
Rey meminum kembali susu hangat yang Gly berikan.
aaaaah aku jadi ingin cepat cepat melamar mu srigala nakal.....
oh ya seharian ini ibu mu menelvon
dan juga Hary
aku tak berani mengangkat nya.
apa kau mau aku mengirim pesan kepada mereka untuk memberitahu kondisi mu?
Rey menggeleng lemah.
"maaf merepotkanmu,"ucap Rey lirih.
"Omong kosong bukankah pekerjaan mu itu memang merepotkan ku"
kau terus saja mengganggu ku dengan pesan pesan bodoh mu ."
ucap Gly sok galak
Rey hanya tersenyum tipis
jadi bagai mana dengan ibu mu tanya Gly kembali.
"Besok aja"
baiklah,sbaik nya kau tidur sekarang.
kau tidak boleh bergerak berlebihan,
itu akan membuat jantung mu berdenyut dengan cepat dan kesulitan bernafas.
ucap gly lembut sambil menutupi tubuh Rey dengan selimut.
cium pipi ku ayo cepattttttt.........
sesaat pandangan mereka bertemu,
Gly begitu miris melihat mata yang slalu mengerling jahil pada nya berubah sayu dan kehilangan cahaya.
Sementara Rey terpaku dengan tatap Gly yang meneduh,
ayo Gly cium akuuuu.......
usap rambut ku juga boleh.
tapi Gly memutuskan berbaring di sofa samping tempat tidur nya
mulai memainkan ponsel
hancur sudah hayalan indah nya malam ini
perempuan itu memang senang sekali mempermainkan emosi ku
__ADS_1
romantis cuma setengah setengah.
huaaaaaaaa