Govergly

Govergly
tujuh puluh lima


__ADS_3

Rey memasuki kamar gly,


sayup sayup terdengar suara air mengalir


sepertinya gly masih mandi.


Rey berjalan ke arah jendela yang masih terbuka lebar.berniat menutupnya.


lalu duduk di sisi tempat tidur.


rey mengamati sekeliling kamar gly


yang menurut nya terasa berbeda.


yang tadi nya terkesan girly dengan banyak ornamen atau pernak pernik lucu kini berganti gaya minimalis.


tanpa banyak barang.


kemudian pandangannya menangkap pada sebuah pintu di ujung ruangan yang menarik perhatian Rey karna dia baru melihatnya.


Rey menekan hendel pintu nya perlahan,


ternyata tak di kunci.


gumam Rey pelan.di buka nya aga lebar agar dia bisa melihat sekeliling,


ternyata ruang kerja gly.


Rey menutup pintu nya kembali,


memilih duduk di sisi ranjang berniat memainkan ponsel nya.


namun belum sempat Rey membuka layar kunci terdengar pintu kamar mandi terbuka.


gly keluar dengan pakaian lengkap dengan rambut yang melilit rambut nya.


tersenyum tipis sepersekian detik.


melihat Rey tengah duduk menantinya.


gly sudah yakin Rey akan mengejarnya


tapi entah mengapa melihat Rey benar benar menemui nya membuat gly senang.


tapi gly memilih mengabaikannya dan berjalan ke meja rias


gly memakai krim malam nya tipis tipis.


belum sempat gly mengaplikasikannya di wajah nya,Rey sudah berdiri di belakangnya.


" masih marah?"


namun gly memilih tak menjawab dan meneruskan perawatan wajah nya.


Rey menghela nafas,


lalu melepas lilitan handuk yang ada di kepala gly.mengeringkan rambut gly pelan pelan


sambil sesekali menangkap pantulan gadisnya yang tengah merajuk.


aku pikir kau sedang bermain drama merajuk karna ada dev,


ternyata kau merajuk beneran heh......


😁


" ngapain senyum senyum"


ucap gly dengan alis yang terlihat naik.sontak


tanya gly menepis senyum Rey dengan cepat.


" Ahhhh kau semakin menggoda saat galak begitu."


ucap Rey santai.


" kenapa belum pulang?


bukannya tadi kau bilang mau pulang!"


sambil meletakan botol krim malam nya dengan keras.


" aku mana tenang meninggalkan ratu ku dalam keadaan merajuk begini.


membungkuk lalu mencium pipi gly singkat.


" mana hairdryer nya ?"


tanya Rey kemudian,


karna merasa rambut Gly sudah aga kering.


Rey sudah mulai terbiasa mengeringkan rambut Gly,


karna selama Gly sakit dan tinggal di apartmentnya apa yang bisa Rey lakukan akan Rey lakukan sendiri.


selebihnya suster lah yang akan mengurus nya.


setelah Rambut gly kering sempurna Rey memeluk tubuh gly erat,


membuat Gly berputar agar bisa menghadapnya.


gly membalas pelukan Rey,dengan melingkarkan ke dua tangannya di pinggang Rey.


Rey mengusap lembut rambut gadis nya yang wajah nya tengah menempel di perut nya.


" kenapa kau menghindari ku Rey ?"


tanya gly lirih,


Rey tertegun dengan pertanyaan gadis nya hingga membuat dia memghentikan belAiyannya di rambut panjsng gly yang berombak.


kau kehilangan ku rupa nya.....


ahiy.....😁


" mana mungkin sayang....."


ucap Rey kemudian.


" kamu lagi ngedeketin cewe mana lagi?"

__ADS_1


tanya gly sambil mendongak menatap wajah Rey yang menunduk di atas nya


kening Rey berkerut.


" 'ga ada ah,ngaco...."


cuma kamu gadis yang aku deketin.selain kamu,....


yang ngedeketin aku aja aku hempas.


mana mungkin aku ngejar gadis lain sayang....."


lalu mengecup kening gly singkat.


" sungguh ?"


tanya gly kemudian.


Rey tersenyum lebar,


" apa kau sudah jatuh cinta pada ku hem...?"


sambil mengerling nakal.


" dich.....


percaya diri sekali. lalu melepas pelukannya dan memilih berjalan ke tempat tidur.


dasar.........


tanpa melepas senyumannya Rey berjalan mendekat.ke arah gadis nya.


memposisikan diri nya agar gly bisa bersandar di dada nya sambil berbaring.


Rey mencium puncak kepala gly dalam dalam.


" lain kali jangan keramas malam malam Sayang.....aku tak ingin kau sakit."


ucap Rey lembut.


" kata nya ada meeting pagi."


" kau tak marah kalau aku pergi ?"


" bilang aja mau ngapelin cewe lain.!"


ucap gly ketus.


" mana ada sayang......"


aku tu cuma milik kamu....."


sambil membawa jemari gly ke mulut nya


untuk ia kecup.


" mana ngaku......"


sendiri nya yang ga pernah ngaku....


palah nuduh,haduh......


apa sekarang dia sedang cemburu ga jelas?


" itu si emang mau nya kamu !"


laaah kudu jawab apa coba ?


Rey mengusap wajahnya frustasi.


sabar.........


masih sayang sama nyawa kan......


" kamu dapet ilham dari mana si......


ampe curiga banget sama aku?"


akhirnya Rey memilih bertanya karna otak nya sudah tak bisa lagi di gunakan untuk berfikir.


" itu rambut kamu ?,


ngapain kamu model kaya bocah gitu kalau kamu ga lagi ngedeketin bocah skolahan?!"


Rey melongo....


tapi sepersekian detik kemudian mulai tertawa kecil


" kau tak suka dengan gaya rambut baru ku?"


gly menggelang,


"mmmmh baiklah..... besok sore temani aku ke barbershop bagaimana?


tanya Rey sambil menghujani kepala gly dengan banyak ciuman.


"aku pikir kau akan menyukai nya karna aku bertanya pada Leah sebelum nya."


jadi Rey mengubah gaya rambut nya karna aku?"


iyaaaaaaaaa........malu nya aku......


" hentikan.....nanti rambut ku bau iler kamu !"


ucap Gly ketus untuk menyembunyikan wajah malu nya.


"mmmmmh kau semakin menggemaskan kalau lagi cemburu."


" aku ga cemburu !"


triak Gly kesal karna Rey mulai menggoda nya


apa tadi aku sangat terlihat cemburu ?!"


" iya aku percaya....."


dengan tawa mengejek.


" ke pedean banget si.....!"


triak Gly jengkel.

__ADS_1


sangkal aja terusssss........


tapi Rey hanya tersenyum hingga badannya bergetar.


dengan kesal gly beranjak dari rengkuhan Rey dan memilih untuk berbaring di kasur sambil memunggungi nya.


Rey semakin gemas melihat polah gadis nya yang cemburu hanya karna gaya rambut.


sambil menompang kepala nya dengan sebelah tangan nya Rey memeluk nya dari belakang.


" aku pergi ya....."


ucap Rey sambil berbisik.


Rey belum puas menggoda gadis nya yang menuritnya semakin menggemaskan saat cemburu.


" sana pergi......


pergi cari uang buat nikahin aku !"


triak Gly jengkel katna Rey tak berhenti membuat nya kesal.


" kau sudah ingin ku nikahi rupanya......."


" aku ga bilang gitu!"


" tapi itu arti nya begitu sayang....."


" kepedean !"


😎 emang artinya apa coba?


" tidurlah sayang....."


ucap Rey mencoba mengganti topik.


dia masih ingin menggoda gadis nya tapi ia takut bila gadis nya akan mengamuk dan mengeluarkan pedang nya.


aku masih ingin hidup


karna Gly tak lagi bersuara Rey mencoba membalikan tubuh Gly agar dia biasa melihat wajah nya.


dengan cepat Gly memeluk pinggang Rey erat.


sepertinya aku harus menginap malam ini


" tidurlah.....


aku disini....."


ucap Rey lembut sambil membelai lunggung gly pelan.


setelah di rasa Gly tertidur pulas.


Rey memutuskan mengirim pesan kepada hary dan mengecek emailnya.


tiba tiba terdengar pintu kamar gly di ketuk.


"masuk....!"


kata Rey aga keras.


pintu terbuka,nampak Egy datang membawa nampang berisi segelas air putih dan juga segelas susu


" nona belum meminum obat tuan."


ucap Egy menerangkan.


egy tau Rey tak suka dia datang.


sementara Rey tau Egy datang untuk mengawasi nya agar tidak berbuat macam macam.


huh..... yang benar saja....


Rey hanya menampilkan wajah datar


gly baru tidur beberapa menit yang lalu,


tidak mungkin Rey membangunkannya.


tanpa banyak bicara Rey meminum susu nya hingga habiss


" kau telat.....ratu ku sudah tidur,


dasar payah."


" maafkan saya tuan."


ucap Egy sambil menunduk.


" apa dev menginap di sini?"


tanya Rey kemudian.


" tidak ."


jawab Egy singkat padat jelas.


"kalau begitu keluar ....!,


aku juga mau pulang."


ucap Rey sambil beranjak bangkit dari tempat tidur.


" kita pulang bersama aku akan mengantar mu."


ucap Rey kemudian


"maaf tuan,sekarang saya tinggal di rumah belakang."


" APA.....!


SEJAK KAPAN KAU TINGGAL DI SINI !"


.


.


.


.

__ADS_1


.


minta like nya dong


__ADS_2