
" Egy sudah pulang,kenapa kau masih disini?"
tanya Gly sok galak.
" laaaah kan aku abiz makan tunggu turun dulu lach....."
alesan aja,
" sana ach pulang aku ngantuk aku juga udah minum obat,Egy juga udah pulang ngapain kamu disini lama lama."
" aku pengin berduaan sama pacar aku lah..."
gly memainkan bola mata nya.
" dari tadi juga kita sama sama terus.dari kemarin palah.aku bahkan tinggal di apartment kamu slama hampir satu bulan."
" beda lah,kan kita baru kemarin jadian."
aku pengen tau tentang kamu,
masa ulang taun kamu aja aku ga tau."
ucap Rey sarkas.
Gly tersenyum kecut.
" tidak ada hari ulang taun Rey,
yang ada hari kematian mama ku.
aku tidak mungkin berpesta di hari kematian ibu ku kan?''
ucap Gly lirih,dengan nada yang sedikit bergetar.
" maaf....."
hanya itu yang mampu Rey kata kan mendengar penuturan Gly barusan.
" aku pulang ya,hubungi aku kalau udah mulai kangen,aku akan langsung datang ."
sambil mengerling nakal mencoba mencairkan suasana.
" apa an si palingan lu yang kangen ge "
" eeeeh awas ya ntar klo kangen,aku sibuk."
racau Rey sok jual mahal.
" sibuk ngapa lo ,paling sibuk mikirin gue."
sambil menjulurkan lidah.
" ok kamu menang.mengusap hidung gly pelan.
" aku pulang ya,love you my Queen ."
besok kita makan siang bareng yaa."
sambil memeluk Gly erat.
rasanya sangat berat menunggalkan Gly setelah hampir satu bulan tinggal bersama.
tapi yaaaa mungkin gly ingin mulai menata hidup nya.aku tak boleh egois memaksanya untuk tinggal.
" Rey,keburu malam."
ucap Gly setelah skian lama berpelukan.
" swbwntar lagi, ngisi bensin dulu,
kamu kan tau jarak dari sini ke apartment lumayan jauh.aku juga baru bisa ketemu kamu siang,jadi aku harus ngisi energi ku sampai full."
masih enggan melepas pelukan nya.
" aku nginep yaaa" rengek nya kemudian.
" tuh kannnn......"
" aku berat ninggalin kamu,....."
lirih Rey kemudian. " aku udah biasa meluk kamu tiap tidur ."
mengendurkan pelukannya agar bisa melihat wajah pujaan hati.
" kita ke surabaya yu , aku pengen kenalin kamu ke keluarga besar."
" ngapain?"
kening Gly mengeryit bingung.
" kita nikah......aku akan bawa kamu ke keluarga papa."
kembali menekan kepala Gly ke dada nya.
" aku belum Siap Rey,......"
__ADS_1
tutur Gly lirih.
" jujur aku belum yakin dengan perasaan aku ke kamu Rey.
apa kah yang di rasakan nya itu cinta atau sekedar rasa nyaman karna terbiasa.
kamu kan bilang mau nunggu "
" iya aku mengerti....,
terdengar kecewa.
" aku pulang ya, tidurlah."
mengecup kening Gly singkat lalu berjalan ke mobil nya.tanpa menoleh lagi ke arah Gly.
apa dia marah.....?
dia bahkan tidak melakukan dada dada menggelikan seperti sebelum sebelumnya.
menghela napas,
sebaiknya aku tidur agar bisa berangkat ke kantor pagi pagi.
******
Egy tengah asik membaca koran di temani secangkir kopi di teras depan.
" kenapa kau tak masuk ?"
tanya Gly datar.
tanpa menunggu jawaban Gly kembali berucap.
" mulai sekarang dan seterus nya kita akan slalu makan bersama,"
gly memilih duduk di depan samping kemudi.
mulai mengutak atik radio mencari music yang menurut nya enak.
lalu mulai memainkan ponsel untuk mwngecek email yang masuk.
sementara Egy mengemudi dengan tenang dan tanpa bicara sama seperti sebelum sebelumnya.
" apa yang kau berikan ke pengurus panti asuhan?"
tanya Gly memecah keheningan yang sudah setengah per jalan yang tercipta.
" kebutuhan pokok dan uang tunai."
kau tidak memakai uang ku untuk memuluskan tujuanmu kan ?"
ucap Gly sambil memicingkan mata.
" aaah nona,tujuan ku kan perintah mu."
ucap Egy gusar.terbayang berapa nominal yang ia keluarkan kepada pengurus panti kemarin.
" bahkan reward mu untuk tugas ini saja tidak sebesar itu."
bahkan hasil penyelidikan mu tidak membuat ku puas."
tutur Gly sarkas.
" kau bahkan mundur dari batas waktu yang ku berikan apa apa an kau ini."
apa aku harus mempekerjakan orang lain lagi ?
lalu apa tugas mu kalau begitu ?"
gly menggelengkan kepala.
" slidiki papa ku se detail mungkin.
slidiki orang orang yang dekat dengan nya termasuk identitas mau pun masa lalu mereka.
apa aku harus menyebutkan secara gamblang kalau kau juga harus menyelidiki istri baru nya?!"
suruh detektif terbaik untuk mencarikannya untuk mu bukan nya mencari sendiri.
kau ingin papa ku tau kau menyelidiki nya !"
triak Gly kesal.
" apa disini kau paham?"
" maksud nona saya boleh menyewa detektif untuk informasi itu dan melaporkannya kepada nona begitu?"
ucap Egy hati hati.
nona nya dalam mood yang buruk pagi ini.
saya jadi lebih senang melihat drama picisan nona dengan tuan Rey dari pada anda marah
yaaa walau memang saya yang salah.
__ADS_1
" aku akan memecat mu kalau kau sampai berbuat B*doh lagi !"
gly menatap Egy tajam seolah ingin mengajak nya piknik ke air terjun dan mendorong nya
" apa maksud nona artinya iya "
gly reflek membulatkan mata nya.
asistennya benar benar polos.
dan membuat nya pusing.
gly memilih membenarkan pisisi duduk nya dan memutuskan untuk memejamkan mata.
*aku harus benar benar mengajari nya dari bawah.
apa paman nya itu tidak memberikannya ilmu asisten pribadi sedikit pun.
gly menghela nafas*,.....
sekarang dia harus mengatur diri nya untuk terlihat tenang anggun dan memukau,
itu yang Leah ajarkan.
hufttt menarik nafas dan menghembuskan nafas pelan pelan.
Gly berjalan dengan anggun ke arah lift.
sial kenapa ada dia juga di antara kerumunan karyawan yang lain.
slamat pagi nona,ucap para karyawan yang sedang berdiri di depan lift.
gly mengangguk singkat sambil tersenyum manis.
" halo sodara tiri,"
Viona menyapa Gly dengan ramah dan senyum terbaik nya.
sementara Gly menatap lawan bicara nya dengan wajah datar.
" ini di kantor sayang, bisakah kau bersikap profesional.saya bahkan tidak pernah menyebut presdirr dengan sebutan papa disini walau dia ayah kandung saya."
ucap Gly tak kalah ramah.
siapa pun yang mendengar pembicaraan itu pun mengerti kalau kedua sodara tiri itu tidak memiliki hubungan yang baik.
walau bahasa nya sangat sopan,namun penuh dengan penekanan di stiap kata.
" saya duluan smuaa, slamat bekerja."
sambil memasuki lift dengan Egy yang
mengekor di belakang nya.
" kau juga harus menyelidiki nya.
lebih tepat nya suruh orang lain untuk mengawasi nya."
"aaaah tidak cari detektif yang bagus .
sebelum makan siang kau harus sudah mendapat kan nya."
akan aku tunjukan bagaimana kau harus bekerja.
menyebalkan sekali."
" maaf nona,saya pikir saya hanya akan menjadi pengawal."
" mulai lagi,
apa otak mu tidak bisa di pakai untuk berfikir?"
" bagaimana kau bisa melindungi ku kalau kau tak tau siapa musuh ku!"
" aaaah kau benar benar payah."
mulai sekarang kau tinggal di rumah ku!"
usahakan smua urusan kantor selesai sebelum pukul 5."
nona benar benar menyeramkannnnnnn
aku menyesal slalu menghindar dari paman.
😵
******
nunggu like nya aga banyakan
yang baca tiap episode lebih dari 300 orang tp yang nge like paling banyak 3 orang
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
sidih aku tuhhhh
__ADS_1