Govergly

Govergly
lima puluh empat


__ADS_3

Rey meminta Hary menghubungi dokter keluarga Gly.


Gly mengalami hal yang sama seperti beberapa bulan yang lalu.


dari dokter pribadi nya Rey tau Gly pernah mengalami ini jauh sebelum dia mengenal nya.


tepatnya setelah ibu nya meninggal.


Gly akan mengalami mimisan saat ia merasa tegang,dan terlalu banyak pikiran.


Rey mulai berkelana dalam lamunan nya


menerka nerka apa yang begitu menekan psikis pujaan hati nya.


" apa ada yang melecehkannya di jalan?"


atau dia bertengkar dengan papa nya sebelun kesini?"


tapi pa hendra terlihat sangat menyayangi Gly


bahkan ibu tiri nya pun terlihat alami memperlakukan Gly dengan baik.


di tuntunnya jemari yang sedari tadi ia genggam ke bibir nya.


memgecup,pungung tangan nya memainkan jemari lentik itu di bibir nya satu persatu


dengan sorot mata yang menerawang.


Rey memilih berbaring di sisi gadis nya.


hari ini dia merasa lelah,


padahal tidak melakukan apa pun.


" aku ingin bertanya , tapi aku takut kau balik bertanya aku siapa?".


di kecup nya kening gly pelan,


panas.....


itu lah yang Rey rasakan.


wajah nya begitu pucat.dengan selang infus menempel di tangan kiri nya yang kurus.


sudah masuk jam makan siang,


kau belum juga bangun,


apa kau tak lapar?


aku akan mencari sate yang lebih enak dari sate yang Egy bawa.


"apa kau merasa kesepian?"


aku akan menemanimu 24 jam slama 7 hari terus menerus.


kau slalu memendam smua nya sendiri apa aku begitu jauh dari mu.


apa aku belum bisa menyentuh hati mu


katakan agar aku bisa mendekati hatimu,


beritahu aku cara mengenal perasaan mu,


aku ingin kau merasa memiliki ku


aku ingin kau menganggap ku milik mu


aku sakit melihat mu seperti ini


aku tak mau lagi melihat kau begini


selain kesedihan mu


hal yang paling ku benci adalah melihat kau sakit.


"bangun Gly,


aku merindukan mu,


aku merindukan omelan mu dan cubitan mu di pinggang ku,


aku merindukanmu sayang,bangunlah....


*****


Rey terbangun hampir pukul 3 sore,


aku ketiduran


di lihat nya gadis yang terbaring di samping nya.masih saja terlelap dengan begitu damai


apa mimpi mu sangat indah sampai tak ingin bangun?


Rey memilih berjalan ke kamar mandi sekedar menghilangkan muka tidur nya .


lapar....


tapi ia sangat tak berselera.


aku butuh kopi....


dengan malas Rey keluar dari kamar nya hanya menggunakan kaos putih sebagai dalaman kemeja kerja nya.


belum sempat menutup pintu dengan semputna Hary datang.


" bos ada asisten nona Gly ingin bertemu."


ujap Hary terdengar ragu.


dia tau bos nya benar benar tidak waras bila menyangkut nona Gly.

__ADS_1


" suruh masuk "


ucap Rey datar tanpa expresi


,"dan bawakan aku kopi."


ga salah tuh....


tak ingin membuat bos nya marah Hary memutuskan mempersilahkan masuk dan langsung membuat kopi pesanan bos nya tersebut.


" slamat siang tuan," sapa egy sambil membungkuk.


sementara Rey hanya mengedipkan ke dua mata nya pelan dengan tampang datar.


' saya ingin bertemu nona tuan "


yang langsung di tolak mentah mentah oleh Rey.


" tidak"


jawab nya cepat padat jelasssssss


" apa nona baik baik saja?"


tanya Egy terdengar hati hati dalam bicara.


tapi Rey yang b*doh dalam menghadapi apa pun yang menyangkut pujaan hati nya itu merasa Egy sedang menyatakan perang dengan nya.


" untuk apa kau menanyakan kekasih ku!"


kan......dia mulai lagi.


tolong hamba mu ini ya tuhannnnn


" smua menghawatirkan nona tuan,


tuan besar pun ingin tau kabar nona dan ingin bertemu dengan nya."


" lalu apa urusanmu!"


triak Rey ketus.


laaaaaa c bos kaga mudeng,


aku musti gimana ngomong nya ini.....


" saya asisten nona sekaligus pengawal pribadi nya tuan.sudah menjadi kewajiban saya untuk tau dimana nona dan apa yang nona lakukan.keselamatan nona juga menjadi tanggung jawab saya."


sabar.....smoga dia paham.


" kamu di pecat,sekarang asisten Gly aku,


pengawal Gly aku,sopir gly aku,kekasih Gly aku.jadi sebaiknya kau pulang.


karna kekasih ku tidak membutuhkan pria mana pun."


aaaaaah kenapa semakin runyam......


yolong lah saya lepaskan saya dari kekasih nona yang posesif ini.


" kenapa diam!


apa kau sedang me maki ku hah !"


triak Rey mengagetkan .


aaaaaaa apa dia dengar......


" tuan,saya akan pergi setelah melihat nona,izinkan saya melihat nona sebentar ."


kalau bukan karna menghawatirkan nona dan juga perintah tuan besar saya malasss bertemu anda tuan....


" Brani nya kau merindukan kekasih ku !"


kau sudah bosan hidup rupa nya !"


sambil berjalan mendekat ke arah Egy yang berdiri dengan gemetar.


Ayo kita bergelut tuannnnn


aku tak tahan dengan argumen anda yang tidak jelas itu.


Hary datang di saat yang tepat


belum sempat Rey mendaratkan tendangan nya Hary terlebih dulu memegang sepatu Rey.


Sontak pandangan Rey beralih menatap tajam tangan yang menghadang tendangan nya.


" jangan bodoh memang apa yang kau pikirkan?!"


dia kemari karna memang sudah menjadi tugas dan kewajibannya untuk slalu di samping Gly.


seperti aku yang selalu mengekor pada mu.


memang kau pikir Egy mau berurusan dengan mu.


yakin lah jauh di dalam lubuk hati nya dia malas sekali melihat mu ."


ucap Hary panjang lebar,


kenapa hary harus ngomong kalimat yang terakhir itu c


aduh.......


" jadi kau membela nya ?!"


kan jadi salah paham lagi


" jadi kau lebih mendukungnya dari pada aku !"


Rey semakin gila karna pikirannya sendiri.

__ADS_1


Gly yang sayup sayup mendengar keributan melalui celah pintu pun berjalan keluar dengan jarum infus yang ia cabut


merepotkan.


Gly melihat ke arah keributan yang mengganggu ketenangan nya.


dalam diam Gly melihat ke gila an Rey dengan argumen argumen nya yang tak kalah gila.


sepertinya dia benar benar tidak waras,


gly merasa lelah untuk berjalan ke arah mereka.


dia juga tak punya tenaga untuk berteriak


kepala nya pusing,


sekarang bahkan dia berdiri dengan tubuh menyender di dinding.


Brugkh.....


sontak ke tiga Pria dewasa yang meributkan entah apa pun menoleh.


" nona.....!"


ucap Egy berbarengan dengan kata sayang yang terucap dari mulut Rey.


syukurlahh season ini berakhir,......


gumam Hary penuh sukur


jujur saja bila bos nya dalam mode cemburu buta alias tidak waras,


membangkitkan kepribadiannya yang lain untuk menenggelamkan nya di galon !


" sayang..."


.panggil Rey lembut sambil menggendong Gly masuk kembali ke kamar nya.


" maaf membuat mu bangun,


Hary memang perlu sekali kali di disiplinkan dia sangat menyebalkan."


apa apa an itu.....


" apa ada yang luka?"


apa kau ingin sesuatu?"


ucap Rey beruntun.


" ada apa ka ?!"


aaaaah kenapa nona palah bicara pada pada asistennya,


Hary


ya tuhannn kenapa nona palah bertanya pada ku,habis sudah......


Egy


sementara Rey mulai memasang wajah menyeramkan lagi.


alisnya bertaut sangat tajam dengan tatapan menusuk menatap Egy lekat.


" ka,aku memberi mu misi khusus,waktu mu seminggu untuk menyelesaikannya."


berusaha sedatar dan setenang mungkin mengabaikan exoresi yang Rey tunjukan.


" lebih cepat lebih baik.aku akan tinggal di sini bersama Rey."


"kau tidak keberatan kan?"


Rey memandang Gly dengan sorot mata berbinar,


benarkah kau akan tinggal bersama ku ?


apa kau ingin menikah dengan ku besok?"


sambil terus tersenyum di sela sela ia berbicara.


" tidak besok,mungkin kapan kapan


apa kau lupa aku mata duitan.


enak saja kau menikahi ku tanpa pesta."


" jadi kau mau?"


tanya Rey dwngan tampang konyol


" apa menurutmu ada yang tahan menghadapi kegila an mu?"


" apa sekarang kita jadian?"


" tidak.....!"


" lalu apa maksud mu?"


" apa kau bodoh sekarang?"


" aku bodoh karna kau tak memberi ku vitamin.harus nya kau memeluk dan mencium ku stiap hari agar aku pintar dan cerdas."


*hary menghela nafas lalu pergi,


sudah terlalu kenyanggg....bisa bisa dia muntah mendengar lebih banyak lagi omongan Rey yang terdengar menggelikan.


sementara Egy Masih berdiri mematung menanti tugas apa yang nona nya berikan*.


" kaka pulang lah aku akan mengirim kan tuigas mu lewat email."


sementara Rey sudah merangkak ke atas kasur entah kapan sambil memeluk Gly erat dan mencium kepala dan pipi gadis nya bergantian berulang ulang.

__ADS_1


__ADS_2