
hening,tak ada obrolan apa pun,
sebenarnya Rey ingin bertanya tapi dia takut salah bicara.
begitu mobil terparkir sempurna Gly memasuki rumah dengan pintu yang di dorong nya dengan keras yaaa dia memang tak mengunci nya memang nya apa yang mau maling ambil di sini
mungkin sang maling bakal priatin melihat isi rumah ini yang ga ada isi nya.
Gly berjalan ke arah dapur untuk minum
setelah haus nya menghilang di tatap nya Pria yang masih terlihat bingung.
" Brani nya kau membiarkan mereka merendahkanmu!"
terkesan dingin dan penuh penekanan di stiap kata
membuat Egy merinding.
" kau ingat kau siapa!"
kau kaka ku
kau pelindung ku
kau orang kepercayaan ku
bisa bisa nya mereka menghina mu dan kau hanya diam saja!
menyedihkan
ucap Gly tajam
"tatap orang yang kau ajak bicara!
jangan menunduk !
bila mereka meremehkanmu
bunuh dia dengan tatapanmu .
kalau kau lembek begitu bagaimana bisa kau melindungi ku hah!
"apa yang kan kau lakukan saat orang orang merendahkan ku meminta ku bersabar begitu?
tidak ka!
sebelum aku membereskan nya kau yang harus menyelesaikannya untuk ku!
"bagaimana bisa itu terbalik sekarang !"
oh tuhan.......
melindungi diri mu saja kau tak bisa
bagaimana kau akan melindungi ku
kau pikir hanya kekerasan fisik saja yang akan kau hadapi hah !
" aku mempertaruhkan hidup ku !
akan ada yang menyerang ku secara sembunyi sembunyi mau pun terbuka.
memprovokasi mengadu domba memfitnah atau mungkin merendahkan ku !
dan kau hanya bisa berkelahi. ?!
triak Gly frustasi.
kaka nya ini sangat lugu
dengan kasar Gly mengusap wajah nya.
lalu kembali menatap kaka nya yang diam berdiri mematung.
karna selama ia bicara dia terus berjalan bolak balik.
oh sialannnnnn
" kenapa hanya diam!
apa kau paham! "
tanya Gly sedikit melunak.
Egy mengangguk pelan
" Apa !"
tanya Gly menuntut.
" saya akan hidup dengan menjunjung harga diri saya nona,saya tidak akan membiarkan orang merendahkan siapa pun yang berharga dalam hidup saya.
maaf sudah mengecewakan nona."
jawab Egy dengan membungkuk kan badan.
" Bagus,
karna kalau kau sampai mengulangi nya kau akan mati di tangan ku!"
terdengar suara mobil berhenti disusul mobil yang lain
dengan beberapa pria dewasa.
Gly tersenyum senang enak juga ya pake nama papa
bisa polah se enak nya.
__ADS_1
Gly membuka pintu
lalu orang orang itu mulai membongkar muatan yang mereka bawa
Egy terbengong bengong melihat 3 mobil bak terbuka terparkir di depan rumah nya
pertama satu set sofa mulai mengisi ruang tamu Egy
disusul kursi meja makan dengan 4 kursi
lalu lemari pakaian yang sangat besar sampai sampai memenuhi dinding kamar dan kasur nya berganti posisi
tivi layar datar dengan super lebar Berdiri cantik di meja tifi minimalis yang menempel cantik di dinding
kulkas dua pintu mulai mengisi disudut dapur
lemari piring pun mulai menghuni kolong meja beton di dapur Rey tak lupa mesin cuci berdiri cantik di samping pintu kamar mandi.
.Egy terbengong bengong melihat orang keluar masuk rumahnya mengisi perabot.
dia ingin Protes tapi nona nya memilih masuk ke kamar mandi.
hanya mengucapkan trimakasih orang orang pun langsung pergi.
Gly keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kaos Rey yang kebesaran.
langsung menuju meja makan menyantap sate yang tadi sore Egy beli.
" Nona.....
"diamlah aku lapar."
jangan membuat ku kesal !
egy sontak mengurungkan niat nya
baru 2 hari bekerja hutang ku sudah puluhan jutaaaa tidaaaaaaaaK
jerit hati nya lesu.
lalu memilih mengikuti Gly makan.
dia lapar
"nasi nona?
karna dia hanya melihat Gly memakan sate dengan lahap tanpa nasi
sementara tadi dia membeli 2 porsi.
" biasanya laki laki makan nasi nya banyak.itu untuk mu."
sebagai ganti nya 30 tusuk sate ini milik ku.
egy terkikik
" itu terlihat jelas di kening mu ka"
celetuk Gly tertawa.
syukurlahh nona nya sudah dalam mode manis,saat dia marah sangat menyeramkan
pantas saja Rey bertekuk lutut pada anda nona.
anda sangat bisa menempatkan diri.
" kau tidur di sofa,
aku meminjam kamar mu malam ini."
ucap Gly sambil bangkit.
"nona anda bahkan hanya memakan beberapa tusuk bisa basi kalau tidak di habiskan."
"aku kenyang ,
berikan saja pada siapa pun terserah setelah kau makan.
aku ingin tidur.sambil menguap.
aaaah kurang meja cermin ,rey punya cermin yang bagus di rumah nya.
besok aku akan minta dia membelikannnya.
dan baju
huhhh Besok aku harus mencari untuk isi lemari ini bersama Leah.
dia ahli dalam urusan beginian.
kau tak boleh terlihat jelek saat bekerja dengan ku.
kau wajib keren pada saat bekerja
terserah kau akan sebuluk apa saat di rumah atau saat kau libur.
di depan ku kau harus sempurna.
ponsel nya berdering
papa
Gly mengangkat telvon nya
iya pa?
aku bersama Ka Egy
__ADS_1
ya aku ingin toko itu,
aku ingat paa
aku akan pulang besok sore
leah akan menyusul besok pagi.
kami akan berbelanja.
love you too
huftttt......
slamat datang mimpi indah
*******
gly terbangun tepat pukul 5 pagi karna bantuan alarm yang di setel nya.
dia ingin bertemu mama nya pagi ini,
" mungkin dengan mengunjungi mama aku akan merasa lebih baik."
Gly keluar dari kamar nya ralat,kamar Egy yang ia sabotase,
tak terlihat Egy dimana pun.
kemana dia?
apa dia tidur di rumah temannya?
aaah dia kan baru pindah ksini.
Gly memutuskan untuk langsung mandi.
ah aku lupa tidak ada baju ganti di sini.
Egy harus cepat ke rumah menjemput Leah dan mengambil baju ku.
Gly menelvon bu Rini untuk menyiapkan baju nya serta membangunkan Leah.
Egy akan segera menjemput nya .
tak berapa lama terdengar suara langkah kaki mendekat
Egy masuk dengan sarung menyelampir di lehernya
"kau lari pagi bawa sarung?"
tanya Gly heran dengan alis berkerut.
sementara Egy tersenyum tipis
"abiz sholat nona,lanjut lari pagi sebentar.karna jarak dari sini ke masjid cukup jauh.ungkap egy menerangkan.
"kenapa ga bawa mobil kalau jauh?"
dalam hati ia mengeluh,kapan ya terakhir dia sholat?
Egy hanya menggeleng,kan sekalian olah raga nona,
apa anda ingin sarapan,saya membeli nasi bakar,smoga anda suka.
sambil meletakan kantung plastik yang dari tadi di pegang ke atas meja.
"datang lah ke rumah ku jemput Leah dan ambil baju ku yang sudah ibu siapkan
aku akan memakannya nanti setelah mandi."
lalu berjalan ke arah sofa sambil menonton televisi tapi pikirannya berlari kemana mana.
dulu mama slalu bangunin pagi pagi untuk sholat subuh bersama.
begitu pun dengan magrib dan isa
mama akan mengumpulkan smua orang untuk berjamaah bersama dengan papa sebagai imam.
dan itu udah jarang di lakukan sejak mama meninggal,
papa jadi sering pulang larut,
aku bahkan jarang bertemu papa meski kita tinggal di rumah yang sama.
lalu Gly teringat pesan terakhir mama nya,
yaitu
" sholat lima waktu "
huft.......
" maaf ma,aku belum jadi anak solehah seperti yang mama minta."
"Nona.....
saya akan menjemput nona Leah sekarang."
Ucap Egy tiba tiba
memutus lamunan Gly.
" ya ...." jawab Gly singkat.lalu berjalan ke kamar mandi.
aku harus sholat,
Mama akan sedih di sana bila melihat aku tak taat.
__ADS_1