Govergly

Govergly
Dua puluh dua


__ADS_3

Ya tuhann aku benar benar bisa membunuh nya.


sesaat setelah tim medis memeriksa kondisi Rey.


tubuh nya sama sekali tak bisa beradaptasi di cuaca seperti ini.


di tambah kondisi nya kemarin yang belum pulih,dia memaksa pulang dan begadang semalaman.


Aku harus pulang secepat nya


sebelum kondisi Rey semakin buruk.


dengan cepat Gly menyewa jet pribadi


dengan uang yang slama ini ayah nya kirimkan tiap bulan.


smoga cukup.


skali pun kurang akan segera di lunasi begitu sampai di jakarta.


tanpa berpikir panjang Gly menyiapkan smua nya.


slama Rey tetap hangat dia akan baik baik saja.


dokter akan memberi nya obat tidur agar dia beristirahat.


yang ada di pikirannya hanya pulang ke indonesia,


Ah God seharusnya Leah menemani Rey slama aku pergi.


tunggu tunggu Lee


oh my....... aku meninggalkan nya.


buru buru aku mencari benda pipih ajaib ku,


terlihat tiga puluh panggilan tak terjawab


dari Leah.


Aku terlalu panik sampai melupakannya.


aku langsung melakukan panggilan.


pada dering pertama Leah langsung mengangkatnya,


entah apa yang dia kata kan aku rasa itu tidak terlalu bagus untuk di dengar,


dengan pelan ku jelas kan kondisi Rey sekarang.


akhirnya Leah mengerti dan akan langsung datang ke mari,


well aku benar benar ceroboh,


bagaimana aku bisa memimpin perusahaan papa?


oh tidak bukan itu yang penting skarang,aku harus segera mendapat kan jet.


******


tepat pukul 03:00,


pesawatnya akan berangkat.


setelah perdebatan penuh drama yang membuat pusing kepala ku bertambah. akhirnya Leah menerima tawaran ku untuk


ikut.


yach itu cukup membuatnya sedikit berhenti bicara.


tapi itu tak berlangsung lama,


karna ocehan selanjutnya dia begitu antusias membahas rencana liburannya ke bali yang menurut nya hanya selangkah dari rumah ku.


huhh dia benar benar melupakan masalah ku saat ku ajak ke indonesia.


menyebalkan.


Rey masih tertidur karna pengaruh obat.


Dokter bilang dia terlalu lelah dan pola makan nya ga teratur hingga terkena typus,


kondisi nya di perburuk dengan Hipotermia.


selang infus masih menempel di tangan kiri nya yang mulai membengkak.


kami bahkan membawa 1 labu lagi sementara yang terpasang masih tersisa separuh.


di genggam nya tangan Rey lembut sambil mengusap punggung tangan nya pelan dengan ibu jari nya.


berharap bengkak nya akan menghilang.


Kenapa pengangguran seperti sampai tak sempat makan?


kalau alasannya tidak punya uang tidak mungkin kan dia menyusul ku ke London?


ahhh memikirkannya membuat ku semakin sakit kepala.sbaiknya aku tidur,hari ini benar benar melelahkan.


****


Gly terbangun karna merasakan ada yang bergerak didalam genggaman tangan nya


ternya Gly tidur dengan masih menggenggam tangan Rey.


Ditatap nya pria yang terbaring di depanny


"kau sudah bangun?"


tanpa sadar aku tersenyum.memandang mata tajam nya yang sayu.


"ha.....us",ucap Rey lemah namun cukup membuat Gly mengerti.


Diambil nya botol air mineral yang sudah di siapkan.lalu menempelkan ujung sedotan ke arah bibir Rey,


"pelan - pelan."


ucap ku khawatir.


Rey meneliti sekeliling dengan pandangannya.

__ADS_1


"kita akan pulang,cuaca di sana tidak baik untuk kesehatanmu."


Rey hanya mengedipkan mata merespon pernyataanku.


"kau harus minum obat


kau harus sembuh karna ,kau harus menemani ku di pernikahan papa sebagai bayaran ku merawat mu.


kau harus di sisi ku agar aku tak terlihat mengenaskan besok."


aku menunduk,


nafas ku terasa sesak beli mengingat itu.


"aku bercanda Rey,


kau hanya harus cepat sembuh."


Rey mengeratkan genggaman nya di tangan ku.sepertinya dia tau apa yang ku pikirkan.


"Maaf Gly,aku membuat mu pulang lebih cepat"ucap Rey lirih


aku menggeleng cepat.


"tidak,justru karna kau datang aku mengundur ke pulangan ku 2 hari hanya untuk menjadi perawat mu,dasar menyebalkan!"


Rey tertawa pelan


"aku akan membayarnya dengan menjadi kekasihmu seumur hudup,tenanglah bukankah aku cukup tampan untuk menjadi pendampingmu?"


"kau harus tidur dulu sebelum bermimpi Rey!"


jawab ku sarkas.


"apa kau ingin menyentuh ku lagi?"


"apa maksudmu"jawab gly bingung.


" Hahh payah sekali,untuk menyentuh ku tak harus menunggu ku tidur.


kau bisa mengusap rambut ku kapan pun kau mau atau memeluk ku atau....


"berhenti bicara omong kosong atau ku lepar kau ke luar."


dasar menyebalkan.


"Gly !"


kapan kita sampai?


tanya Leah tiba tiba


Gly melihat jam tangan yang melingkar manis di tangan kecil nya,


"mungkin 10 jam lagi Lee,kenapa apa kau lapar?"


"tidak,


aku hanya bosan melihat drama percintaan kalian yang menggelikan."


aku tak tau apa yang kalian bicarakan tapi aku mengerti perasaan kalian yang begitu dekat.


"omong kosong ! dasar Mrs sok tau.


jawab Gly jutek.


"kau harus memaklumi nya Leah,


teman mu ini memang suka sekali mengelak,


ungkap Rey santai


Sesaat Gly melirik Rey tajam,


lalu memutuskan untuk tidur memunggungi Rey.


Rey dan Leah hanya tertawa melihat klakuan Gly.


"kau benar Rey,


perawan suci ku itu memang pengelak yang ulung lihat lah dia pura pura tidur sekarang."


Gly yang kesal mendengar ocehan Leah terbangun hanya untuk melempar nya dengan sepatu yang ia kenakan.


"Oh my god !"


begitu sepatu Gly mendarat sempur na di pundak nya.


"Apa kau masih tertarik dengan prawan bar bar itu Rey?".


Cletuk Leah jenaka.


"tentu saja Lee,aku sudah jatuh terlalu dalam dengan pesona perawan sucimu itu,


tapi benarkah dia masih perawan?"


dengan nada yang sedikit di pelankan


tapi cukup di dengar oleh gly.


Gly memutar bola mata nya malas.


*****


Pukul 8:00 malam WIB


Gly sampai di bandara,


pa sam sudah menunggu nya dan mengurus smua nya,


sementara Rey sudah di siapkan ambulan untuk mengantar nya Ke rumah sakit.


pa sam membawa smua barang ke rumah sementara Gly dan Leah memilih ikut naik ambulan untuk mengantar Rey.


Baik Gly mau pun Leah sepakat Rey harus di bawa ke rumah sakit.


tak memperdulikan rengekan Rey yang terus terngiang dari tadi.


"Gly ,apa kau sudah menghubungi keluarga Rey ?"

__ADS_1


"tidak,maksud ku belum,ponsel Rey terkunci dan aku terlalu panik sampai lupa."


"Sebaiknya kau cepat hubungi keluarga nya agar kita bisa beristirahat di kasur,badan ku pegal semua Gly."


"ah ya kau benar,aku akan memanggil terapis ke rumah besok pagi untuk kita."


tapi sekarang kita harus mengantar Rey dulu ke rumah sakit dan menunggu keluarga nya untuk datang aku tak bisa meninggalkannya.


Rey langsung merengek minta di antar ke apartemen nya begitu Gly mendekat.tapi tak Gly hiraukan.


"mana no telfon keluargamu yang bisa di hubungi.


jawab Gly acuh.


"kau antarkan aku ke apartemen gly aku tidak suka rumah sakit."


"dan aku tak suka kau merepotkan ku!"


Rey manyun,


mana ponsel ku,kesal karna permintaan nya tak di hiraukan.


Gly mencari ponsel Rey yang ia simpan di tas nya.


lalu menyerahkannya kepada Rey


Rey mencari nama Hary di kontak nya.


dan berniat menelvon sendiri,


tapi keburu sampai di rumah sakit


masuklah,aku akan menelvon keluarga mu .


Rey hanya diam


dan memilih membiarkan tim medis memeriksa kondisi nya.


sementara Gly menghubungi Hary,


karna no Hary lah yang Rey berikan pada nya.


Gly memilih melakukan panggilan menggunakan ponsel Rey langsung.


pada nada sambung pertama panggilannya langsung terhubung.


"Rey,bagaimana kabarmu kenapa kau tak menghubungi ku selama beberapa hari,


apa yang kau lakukan di London?"


"maaf,


saya Govergly ,pemilik ponsel ini sedang di rawat di rumah sakit Mitra Sehat,bisakah tuan kemari secepat mungkin?"


"Rey sakit?


Dia kenapa apa terjadi sesuatu?"


ungkap Hary panik,


" sebaiknya anda segera kemari,


kami akan mengirimkan titik lokasi nya kepada anda,slamat malam."


Gly memutuskan panggilan sepihak karna tidak ingin mendengar pertanyaan yang lebih banyak lagi,yang penting keluarga atau kerabat nya sudah tau.


tak berapa lama seorang suster menghampiri Gly dan Leah


"Dengan keluarga pasien?"


"bukan,kami hanya berteman mungkin keluarga nya akan sampai sebentar lagi."


"kalau begitu kaka ikut kami ke ruangan Dokter untuk membahas pasien


karna anda yang menjadi penanggung jawabnya di sini."


"baiklah,


tunggu sebentar,


Gly menoleh ke arah Leah


"sebaiknya kau tetap disini aku akan segera kembali,dokter ingin kenemui ku sebentar."


ok jawab Leah singkat


*****


"dengan keluarga pasien Reynaldi atmaja?"


keluarganya sedang dalam perjalanan kemari dok,


Baiklah,


saya sudah membaca medrec pa Reynaldi,


untuk hipotermia nya sendiri sepertinya sudah tidak lagi setelah saya memeriksanya barusan,hanya saja untuk typoid ny sendiri sepertiny masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.


" Baiklah dokter,saya akan memesan kamar rawat inap nya sekarang,"


tok...tok ...tok


terdengar suara pintu di ketuk disusul bunyi engsel yang terbuka,


maaf Dokter pasien atas nama Reynaldi mengalami sesak nafas


"apa?"


ucap Gly panik.


"tenang nona kami akan memeriksanya kembali."


Dokter langsung berlari ke ruang ugd dimana Rey berada dan memeriksa ulang.sementara Gly sudah berfikir kemana mana


apa dokter jaga itu bodoh!


sialan aku menyesal membawa Rey kemari


apa yang harus aku kata kan kepada keluarga nya nanti.

__ADS_1


__ADS_2