Govergly

Govergly
sembilan


__ADS_3

Gly tebangun pukul 6.01


karna suara alrm yang mengganggu


"Aaaaah pria bodoh itu benar benar


siapa yang membuat alrm siapa yang bangun


menyebalkan skali."


di lihat nya pria yang tertidur di samping nya


"Ya tuhannnn! enapa dia tidur di sini


menjengkelkan sekali."


uhhh....


berniat mendorong Rey sampai terjatuh namun tak jadi


*aku melepaskan mu


karna aku ingin pulang tuannnnn


lain kali kau akan mendapatkan balasan


karna berani tidur di samping ku


yaaaa ya ya sebaiknya aku cepat pergi sebelum pria menyebalkan itu berulah*.


Gly mandi dengan cepat,


ach kenapa ada sabun beraroma mawar


apa ini


gumam Gly sambil menatap bermacam botol yang ber jejer.


apa pria itu benar benar menguntit ku


aaaah mengerikan


aku harus cepat pergi dari sinii


dia benar benar gila.


setelah selesa iurusan mandi yang asal basah Gly memutuskan untuk pulang.


Rey benar,


aku harus melanjutkan hidup ku


tak perduli sekeras apa aku berjuang untuk hidup.


aku harus bangkit.


Belum sempat Gly membuka pintu,


terdengar suara kunci di buka dari pintu yang hendak Gly tuju


aah pasti gadis simpanan nya dasar sialan!


umpat Gly dalam hati


setelah terbuka semakin lebar


muncullah seorang pria tegap tanpa ekspresi


masuk tanpa menyapa Gly yang jelas jelas berdiri di depannya


hanya melirik sekilas,


menyebalkan.


uh apa peduli ku!


sebaiknya aku segera pergi.ucap Gly sambil lalu


Demi tuhannn jantung ku benar benar lepassssss .gumam Hary


di lirik nya sekilas gadis yang mengejutkannya.


penampilannya biasa terkesan tanpa make up


benar benar jauhhhh berbeda dari wanita yang suka Rey gunakan.


Bruggg!


pintu tertutup dengan keras


eeeeeeh apa dia pergi


ya tuhannn siapa gadis itu berniat mengejar,


namun ingat pagi ini ada pertemuan kerja sama.


ahhhh baiklahh akan ku tanyakan langsung pada Rey


Seperti rumah sendiri Hary langsung berlari ke kamar Rey.


dengan guncangan yang lebih keras dari biasa nya karna terdorong rasa penasaran


Hary berusaha membangunkan Rey yang masih tertidur.


tak bisakah kau pelan sedikit gly,


aku masih mengantuk.....


gumam Rey karna merasakan gempa lokal akibat ulah hary


Dengan kesal hary menyiram muka Rey dengan air minum yang ada di atas nakas


Sial


kau benar benar ingin mengajak ku bercinta rupa nya .


umpat Rey langsung ter duduk


aku tak berselera dengan milik mu


aku masih normal Rey


Reflek Rey menoleh ke sumber suara


"kenapa aku melihat wajah mu sepagi ini


kemana gadisku?"


tanya Rey panik


kalau maksud mu gadis yang berambut panjang bergelombang,dia pergi tepat saat aku masuk kesini.


eeeh siapa diaa?


aku juga mau bermain dengan nya


"Sialan kau har !"

__ADS_1


kesal Rey sambil menendang kaki hary


srigala itu milik ku!


kau pikir apaa!,jeda sejenak


aku tidak akan sudi membawa


j**l*ng ke mari !


enak saja kau bicara !!


brani kau mendekati nya ucapkan slamat tinggal pada aset di tubuh mu kurang ngajar


kesal Rey berapi api


Hary hanya tertawa menghadapi kelakuan bos skaligus sahabat nya.


baiklah baiklahh,sebaiknya kau cepat bersiap


ingatt smua wanita itu senang uangg kalau kau bangkrut,dia takan mau dengan mu


ucap hary sambil menyiapkan baju yang akan Rey pakaai


"cih kau bahkan tak bisa menghitung semua uang ku!"


sulut Rey geram


iya iyaaa terserahh kau ini kenapa marah marah begitu


sebaiknya kau lihat lembaran kertas itu sepertinya itu surat cinta dari srigala mu,


ucap hary sambil menunjuk selembar kertas yang tergeletak di lantai


Trimaksih teman baru,


Rey tersenyum setelah membaca pesan singkat dari gly.


" dih apa istimewa nya????


apa kau mengaku perjaka pada nya?


komen hary bingung


hanya ucapan trimakasih begitu Rey terlihat semakin tak warassss!


"kau kerjakan saja tugas mu aku akan mandi


dan ikut dengan mu"


hehehehe


ucap Rey riang


aaaah benar benar mengerikannnnnn


*******


Gly mengirim pesan kepada ayah nya.


yaaa gly memang harus bicara dengan sang papa.


gly memilih bertemu di kantor,untuk menghindari orang orang yang tak ingin di temui.


Dengan cepat Gly berjalan memasuki ruangan papa nya.


tak butuh waktu lama pa Hendra pun sampai di hadapan putri nya.


Gly memeluk papa nya,


"maaf semalam Gly tak pulang,"


"mari kita bicara na,"


ucap pa Hendra lembut tanpa melepas peluk nya


gly melonggarkan dekapan pada orang tua yang sangat di idolakan nya.


sejenak Gly ragu,


untuk membicarakan masalah ini


tapi smua takan selesai tanpa ada pembahasan bukan


"Pa, aku ingin mengurus perusahaan.


papa berung kali bilang lelah bukan???


kalau begitu serahkan semua untuk ku


aku yakin papa tau apa yang terjadi diantara kami,


aku tau papa tidak akan membiarkan ku lepas tanpa pengawasan


jadi tidak mungkin papa tidak tau


yaaa walau aku baru menyadari kelakuan papa tadi malam."


ucap gly datar


pa hendra tersenyumm,duduk lah akan papa tunjukan sesuatu


Pa Hendra mengambil map yang ada di laci meja kerja nya


sementara Gly memilih duduk di sofa .


"Itu hanya salinan


yang asli papa simpan di rumah.


dari dulu smua ini milik mu Gly".


papa hanya menjalankannya sampai kau siap


sambil menyerahkan sebuah map yang langsung di trima oleh gly.


"Kalau kau merasa sudah waktu nya kau memimpin papa akan mengumumkan nya secara resmi kapan pun kau mau."


Gly menatap tak percaya menatap lembar demi lwmbar yang ada di tangannya.


"pa,"


ucap gly lirih


" kalau kau tak ingin papa menikahi sonia


papa akan mengabulkannya."


lanjut pa hendra menambah kan.


"tidak pa,!"


sela gly tegas.


"Aku ingin papa tetap menikah.


jangan campurkan masalah pribadi ku dengan kehidupan pribadi papa.

__ADS_1


aku senang papa bisa menikah dengan mami


sungguh


aku tidak punya masalah dengan nya.


lanjutkan pernikahan papa


jangan buat gly merasa bersalah."


" lalu bagaimana dengan mu gly?"


tanya pa Hendra lirih.


"Aku akan menjalankan kewajibanku sebagai penerus di perusahaan kita,


Aku akan mulai setelah papa menikah.


jadi minta pa Sam untuk menyiapkan smua nya."


pa Hendra tersenyum kecil,kau tau banyak rupa nya,baiklah mulai besok kau mulai lah datang ke sini kau harus mempelajari seluk beluk perusahaan kita seblum memulai memimpin.


papa bangga pada mu na,


pulanglah persiapkan diri mu.


Aku harus kembali ke london malam ini,


aku akan menyelesaikan smua urusanku di sana.


aku akan pulang begitu smua selesai.


"baiklah,papa akan siapkan tiket untuk mu."


"Aku pulang pa, aku sayang papa."


sambil memeluk papa nya erat.


"Aaaaa aku hampir saja lupa


carikan aku asisten yang tampan


bertubuh tegap dan tinggi


dia juga harus pandai bela diri


bila papa mendapat kan nya segera hubungi aku,"


" apa kau sedang meminta papa untuk menjadikan Rey suami mu?"


aaah apa yang papa bicarakan,sudahlah aku pergi,love you papa",


mencium pipi papa nya singkat lalu buru buru berlalu sebelum papa nya mulai menggoda nya lagi.


**********


Hary menatap bos skaligus bos nya itu dengan tatapan penuh selidik.


tak biasanya bos nya akan bersikap manis dan banyak bicara.


biasanya Rey hanya akan bicara seperlu nya datar dan tanpa ekspresi.


tapi selama perjalanan dari lobi ke ruangannya dia slalu tersenyum dengan smua staf yg di temui


bahkan mau melambaikan tangan


dan yang paling ajaib Rey membalas ucapan slamat pagi dengan senyum yang terus mengembang.


Dihhh mengerikan sekali.


setelah masuk ruangan dia bahkan langsung memulai memeriksa berkas tanpa banyak memerintah.


Apa yang terjadi?


"Rey!


panggil Hary tak tahan dengan smua sikap Rey pagi ini.


"hmmmmm..."


"Apa kepala mu terbentur sesuatu?


kenapa aneh begini.ungkap hary penasaran.


"Sebaiknya kau kerjakan pekerjaan mu bodoh


apa kau ingin ku pecat?"


Omong kosong kau akan mati cepat kalau memecatku


geram Hary kesal.


"Pergilah kau mengganggu konsentrasi ku


aku ingin menyelesaikan smua ini agar aku bisa cepat cepat berkencan dengan srigala cantik ku."


menatap hary lekat.


Bukankah ini menguntungkanmu,


ketus Rey


" Aaaah ya kau benar,


sebaiknya aku mengambil cuty saat kau rajin begini."


ucap hary tak acuh sambil berjalan ke ruangan nya yang bersebelahan dengan ruangan Rey


Terserah kau saja jawab Rey cuek,


Suasana hati nya sedang bagus


padahal hanya karna ucapan trimakasih dari Gly.


hey itu dari Gly tentu jadi istimewa


aku membelikannya gaun limited dan dia hanya diam saja walau memakainya.


aaah aku tak sabar menunggu pukul 5 sore


dia sangat manisss walau aku tak tahu dia bertrimakasih untuk apa


yang jelas aku senang.


menjelang waktu makan siang Rey memutuskan mengirim pesan pada Gly


( Hallo srigala cantik ku,apa kau sudah makan siang???


ah aku ingin skali makan siang dengan mu tapi aku ada rapat setelah ini.


aku akan menjemputmu pukul 5 sore nanti untuk mengajak mu makan malam jangan lupa merindukanku😉 )


pesan terkirim


menungu


menunggu

__ADS_1


masih menunggu


ah menyebalkan dia pasti sedang tidur.


__ADS_2