
Ini benar benar rumah baru,
belum di tembok keliling,apa lagi di beri pagar,
halaman nya pun masih tampak berantakan.
begitu pintu terbuka yang kau lihat hanya pinty dan jendela,
benar benar kosong
Gly berjalan memasuki rumah Egy,
baru beberapa langkah,pintu kamar mandi sudah terlihat di pojok belakang rumah.
dengan tempat pencuci piring dan meja kompor yang menempel di dinding.
benar benar bujang sejati,
hanya ada dispenser berikut galon,
kompor satu tungku,satu wajan dan panci
serta ada rak susun plastik dengan sendok piring dan gelas yang di total smua nya ga ada lebih dari 10 buah.
di tempat nya berdiri ada pintu yang gly yakini sebagai kamar,
di buka nya tanpa meminta izin sang pemilik.
ada sebuah kasur singgle dengan seprai doraemon, berikut bantal kepala dan guling.
disebelah nya ada lemari yang tak terlalu besar.
sudah hanya ituu
" pergilah kemana pun kau mau,malam ini kamar ini milik ku."
ucap Gly datar.
tanpa menunggu jawaban sang tuan rumah,gly memilih masuk lalu menutup nya.
huhhh......
sekarang bahkan bersembunyi....
sambil memegang dada nya yang berdenyut nyeri,tanpa aba aba air mata nya mengalir tanpa di minta.
Gly duduk berlutut di balik pintu,meratapi takdir hidup yang tengah di jalani.
*bodoh nya aku,.......
aku masih saja sakit,sementara mereka sibuk merangkai mimpi?
aku bahkan tersiksa walau dalam mimpi,....
bisa kau bayangkan betapa hancur ny aku saat aku tersadar!
aku kalah dengan sadis,
aku menyerah tanpa perlawanan
dan sekarang aku bersembunyi disini meratapi nasip
aku ingin marah,
perasaan ku terluka dan harga diri ku hancur tak bersisa.
aku di curangi sahabat ku sendiri. bertahaun tahun kita berteman dan aku tak menemukan racun dalam persahabatan kita
apa aku sebodoh itu!
ku agung kan cinta mu,
ku yakinkan hati ku pada perasaan mu
tak peduli seberapa cantik dan molek mereka
di luar sana
aku yakin dan percaya kau kan setia
setia.......pada ku
setia menunggu ku*.
gly menggelengkan kepala nya pelan,
smua terasa menyesakan.
*aku pikir setelah hari itu aku takan lagi menangis untuk mu sialan
aku pikir air mata ku tlah habis untuk menangisi kalian berdua
kenapa walau tlah berhari hari rasa nya masih sama
bahkan lebih sakit*,
dugh....dugh....dugh....
" Nona.....nona.....
triak Egy sambil menggedor pintu
aaaaah dia mengusik waktu ku
sialan.
Buru buru Gly mengusap wajah nya ,
melihat penampilannya pada layar kamera ponsel nya,
Buruk......
tapi akan lebih buruk lagi kalau dia mengabaikan sang pengganggu,
maksud nya tuan pemilik rumah.
huft......
" apa " ucap Gly sedatar mungkin sambil membuka pintu.
"Maaf nona,saya mau ambil baju."
sambil begidik kedinginan
rambut nya terlihat basah,
dan dia bertelanjang dada dengan handuk melilit di pinggang nya.
doble shit....
umpat gly kesal lalu menggeser tubuh nya sedikit dan menatap ke arah lain.
Egy buru buru masuk mengambil kaos putih dan clana panjang bahan kaos.
lalu berlari keluar ke arah kamar mandi.
Huh.....
dia benar benar mengacau kan waktu melow ku.
__ADS_1
ah tidakkk justru aku yang mengganggu waktu istirahat nya
aaaah bodo amat
gly masuk lagi ke kamar dan menutup pintu nya.di baringkannya tubuh nya di atas kasur
bau Egy masih tercium dengan samar di seprai doraemon ini
ke kanakan sekali.
Gly melihat ponselnya.
baru pukul 6 lewat
sharus nya toko perabotan belum tutup.
akan ku buat kau sibuk agar tak bisa menganggu ku
"belikan isi an rumah lengkap,
kirim sekarang juga.
aku akan mengirimkan titik lokasi nya."
ingat aku menunggu
dan aku tak suka itu.
terkirim
dilihat nya pesan dari Leah,
Gly merasa menyesal meninggalkan sahabatnya seharian ini.
tapi aku tak ingin terlihat lemah di depan siapa pun.
maafkan aku lee
" aku lembur sayanggggg ingat aku pekerja baru,😜 aku akan membawa mu ke victorya besok.love yo
terkirim
"menggelikan,tapi aku menunggu janji mu perawan suci😘
"ahahaha aku hanya akan membawa mu kau bayar sendiri belanjaan mu baby
"sialan.......
kau pikir aku tak punya uang hah
yaaaaah walau aku kecewa kau tak membelanjakan ku.
🙈.
"hahaha kudanil gila!
"love you too perawan suci ku"
Gly membuka pesan Rey,
ada beberapa tapi hanya satu yang menarik perhatian nya
"kita video call pukul 8 malam ok,"
dengan cepat Gly mengetikan balasan nya
"Aku sibuk"
Gly mematikan layar ponsel nya.
tubuh nya lengket karna di sini ga ada ac
ahh aku perlu mandi
"kak...! "
triak gly di depan pintu
"iya nona,apa anda ingin makan sekarang?"
tanya egy sopan.
"belikan aku baju santai,dan juga baju tidur .
aku ingin mandi ."
apa nona benar benar akan menginap?
huuuuuh bodoh nya aku membawa nya kemari,
"baik nona"
hanya bisa mengeluh di dalam hati,
lalu melangkah pergi
Egy masuk ke salah satu pusat perbelanjaan yang tak jauh dari rumah nya.
aku beli di toko yang paling besar kali ya,
nona tidak mungkin pake baju murahan kan?
apa yang harus ku beli?
mbak mbak panggil Egy ramah ke salah satu pegawai toko.
saya mencari baju santai dan baju tidur untuk wanita bisakah anda membantu saya?
sang pelayan toko mengamatinya dari atas ke bawah,
kaos oblong dengan clana trening?
ini orang salah masuk toko.
maaf mas,
mungkin anda bisa cari di depan
sambil menunjuk toko pakaian yang biasa kalangan egy beli.
kami akan tutup terang nya.
"tapi di luar tulisannya tutup jam 22:00"
protes Meigy cepat.
"maaf mas saya permisi,"
"hey tunggu tolonglah saya sebentar lagi pula masih ada yang berbelanja."
" ada apa ini "
terlihat dari pakaian nya mungkin dia manager di toko atau apa lah yang derajatnya lebih tinggi dari seorang pramuniaga.
"saya ingin baju santai dan baju tidur wanita,tapi mba nya bilang mau tutup sementara di luar tertulis jelas buka pukul 9:00 - 22:00
ucap Egy mengadu.
Orang itu pun menatap egy dengan tampang menilai.
__ADS_1
lalu berkata
kami memang akan tutup tuan.
sebaiknya anda mencari di tempat lain.
Dengan kesal Rey pergi meninggalkan toko.
tiba tiba ponsel nya berdering
"iya nona?"
"kenapa kau lama sekali!"
triak gly kesal.
dia sudah menunggu hampir satu jam dan Egy tak kunjung juga mengabari nya
entah itu mengirim foto untuk nya memilih atau apa pun.
"toko nya mau tutup nona."
tutup?belum juga jam 8
triak gly kesal.
kemudian ingat kostum yang egy pakai
huft......
kau dimana
dengan nada yang sedikit melunak aku akan menyusul mu tunggu di situ.
Gly terpaksa memakai baju nya lagi
butuh waktu 20 menit untuk Gly sampai ketempat Egy berada.
gly menjentikan jari nya sebagai tanda agar Egy berjalan mendekat
padahal ga di kode in juga bakal ngedeket sendiri.
Gly langsung mengeluarkan kartu sakti nya yang berlapis emas dan terdapat berlian di kartu nya.
apa lagi kalau bukan kartu kredit tanpa batas yang di keluarkan oleh Bank Dubai First.
hanya segelintir orang di dunia yang memiliki kartu tersebut.
sang pegawai langsung mempersilahkan Gly duduk,
dan cepat cepat berlari ke atasan nya.
setelah sebelum nya membalikan plang buka menjadi tutup.
Egy bingung kenapa nona nya palah duduk manis bukannya langsung memilih baju yang di mau.namun memilih diam karna nona nya terlihat sedikit berbeda malam ini.
"ada yang bisa saya bantu nona ."
ucap perempuan yang tadi meminta Egy pergi.dwngan beberapa orang di belakang nya.
"ka.....kau mau beli apa?"
sambil menoleh ke arah egy.
Dengan ragu Egy menyebutkan apa yang Gly pesan.
"kalian sudah mendengarnya?"
sebaiknya cepat aku tak ingin menunggu."
ucap Gly dingin dengan pandangan menusuk.
lalu para karyawan pun mulai mencari gaun santai dan gaun tidur terbaru dengan kualitas terbaik di toko tempat mereka bekerja.
sementara sang manager pergi mengambilkan sebotol minuman dingin untuk Gly.
gly menikmati pelayanan yang di berikan sambil memainkan ponsel nya.
"aku ingin toko xxxx jadi milik ku ayah"
lalu pesan pun terkirim ke no pribadi pa samsul sang tangan kanan ayah nya.
sementara egy tambah bingung.
tak lama para pegawai toko berlari dengan beberapa gaun di tangan nya.
gly bangkit dan menyentuh satu persatu gaun yang di pegang oleh orang di depan nya,
ini jelek,
ini sudah ketinggalan jaman
apa apa an ini
model apa c ini
apa tidak ada yang lain!
Gly berpindah ke pegawai yang lain
"ini gaun tidur atau pakaian j*lang!
apa ini!
keterlaluan!
kalian benar benar membuang waktu ku!
triak Gly kesal sambil membuang baju yang terakhir ia pegang ke lantai dengan keras.
"maaf nona kami akan mencari kannya lagi,"
ucap sang Manager,
sementara 4 orang bawahannya mengangguk dengan cepat dengan tubuh berkeringat.
"tidak perlu!
kembalikan kartu ku!
bukankah kalian mau tutup saat kaka ku kemari?!
triak Gly berapi api.
mereka semua tertegun saling tatap satu sama lain lalu menoleh ke arah Egy
serentak
"apa kalian tuli !"
triak Gly lebih lanjut
"maaf nona ",buru buru sang manager menyerahkan kartu Gly kembali.
"bersiaplah mencari pekerjaan baru !"
ucap Gly sambil lalu.
Meigy yang melihat sisi lain bos nya itu pun tertegun tanpa mampu berkata apa pun dan memilih berlari menyusul Gly keluar.
__ADS_1