
pencet like dulu sebagai dukungan dan menghargai jempol put yang udah nulis
baru gulir ke bawah ok.....
ga ada yang tau ko kalo kalian nge like tulisan akohhhh rahasia terjamin
hehehe slamat baca
*****
" sayang....."
sapa Rey lembut sambil menautkan jari jari nya dengan jari lentik gly.
sementara tangan satu nya memegang kemudi.
" ko melamun....
ngobrol dong,ga penting juga ga papa
yang penting crita aja,aku pingin denger."
" emang kita dari tadi ga ngobrol ya?"
" engga lah kamu kan cuekin aku sama para pengurus panti tadi kamu juga asik main sendiri sama anak anak disana."
" apa an si apa sekarang kamu juga cemburu sama anak kecil?"
tanya Gly sambil menahan tawa.
" bisa saja kan?"
kalian terpaut 10 tahun dalam 10 tahun ke depan kau pasti akan semakin mempesona."
" mempesona mempesona yang ada aku tambah tua !
Gly mencubit pinggang Rey kencang
"awww geli sayang ,aku lagi nyetir lo ini...."
nanti yaa di kamar aja main nya."
sambil mengerling jahil.
" ich apa an si ga jelas "
" nanti aku langsung praktek biar kamu cepet paham."
kekeh Rey semakin usil.
" au ah,
oh ya Rey apa kamu ga papa ga jadi meeting hari ini?"
tanya Gly mencoba mengalih kan topik.
" Hary yang urus bentar lagi pula elena udah balik."
" elena siapa? "
" sekertaris aku sayang......"
gly mengeryit bingung.
" bukannya nama nya Cindy?"
" dia sekertaris Hary,
sebenarnya smua sekertaris hary si karna kamu tau sendiri kan apa apa aku di bantu dia .
aku juga kan lebih sering ngerjain di rumah."
" jangan cemburu gitu donggg."
sambil mengusap rambut Gly gemas.
" dich ge er"
" ga papa aku suka"
itu artinya kamu sayang sama aku.
" ich siapa yang cemburu......"
" owh berarti ga sayang neeee....."
" apa an si....
udah de nyetir aja."
ungkap Gly kesal lalu mengerucutkan bibir.
" jangan gitu ntar aku ga kuat nahan buat cium bibir kamu."
" Rey.......!
" iya sayang.....iya ...iya....
kita pulang kemana ke apartment apa ke rumah kamu?"
" anter aku ke rumah aja."
" ko anter si...."
" kamu ga mau tinggal sama aku lagi ?
" biar kamu kangen."
Rey tersenyum kecil,
" baiklah,kalo kangen bilang yaa nanti aku jemput."
tumben ne orang kaga mikir yang aneh aneh
****
gly sampai menjelang magrib.
Rey maksa pingin mampir dan akan pulang setelah Gly minum obat .
__ADS_1
Gly baru saja selesai membersihkan tubuh.
terdengar suara pintu di ketuk.
gly menoleh kearah pintu.
" masuk"
ucap Gly aga berteriak.
" oh ka Egy krain ibu."
ada apa?"
" berkas yang harus anda tanda tangani nona."
owh ok,taro dulu di meja."
gly mulai menyalakan Hairdryer
mulai mengeringkan rambut.
" oh ya ka besok tolong bikin pintu terusan sama kamar sebelah.
aku pengen pake buat ruang kerja aku,
sama tunggu aku di meja makan kita makan sama sama."
" baik nona"
lalu berjalan meninggalkan kamar.
"apa an say ?"
" ya tuhan Rey rambut mu masih penuh sampo gimana si......"
triak Gly kesal karna terkejut.
" aku denger kamu ngomong maka nya aku buru buru kluar."
" ich siapa yang ngomong sama kamu orang aku ngomong sama ka Egy."
" dia disini?"
" iyaaa cepet bersihin aku laper "
Rey buru buru masuk ke kamar mandi meneruskan mandi nya
dia harus selesai cepat.
ngapain Egy ksini malam malam
menyebalkan.
Rey datang ke ruang makan dengan rambut masih basah.
Gly menghela napas
sensi banget sama Ka Egy .....
rambut ampe masih ngucur.
" iya neng."
jawab mba siti sambil datang mendekat.
" tolong ambilin anduk kecil ya sama kaos Rey."
" Rey....Rey...Rey....
ke egy aja manggil kaka."
ucap Rey sambil manyunnn.
" ya trus mau nya apa ?"
"apa ke....jangan panggil nama."
drama di mulai, Egy
namun memilih diam sambil memisahkan duri duri ikan.
"monyet mau ?"
" aaaah......"
Rey semakin tampak kesal.
" baiklah baiklah mamas."
ucap Gly selembut mungkin
" ga mau ach."
" trus mau nya apa kan orang jawa begitu manggil nya."
" ya udah laa tapi pake sayang....."
masih dengan nada merengek manja menyebalkan.
" iya iya massay"
ucap Gly mulai kesal.
" apa an massya?"
" massyaallah."
jawab Gly enteng.
Egy tak lagi bisa menahan ketawa nya.
mendengar jawaban Gly.
tapi memang benar kelakuan Rey benar benar massyaallah.
sementara Rey terlihat tambah menggemaskan dengab bibir yang manyun begitu.
mba siti mendekat,
__ADS_1
terpaksa Gly menghentikan ketawa nya.
lalu berjalan mendekat ke arah Rey berdiri di belakang nya.
di usapnya dengan pelan rambut Rey yang basah.sangat basah.
kaya nya ne bocah langsung pake baju tanpa make anduk dulu.
" jangan marah sayang....."
seneng kan aku panggil sayang
Rey mulai nyengirrrr,tapi tetap diam
betapa mujarabnya kata sayang dari mulut nona untuk tuan Rey yang garang itu.Egy
gly yang tak melihat seringaian di bibir Rey pun kembali berucap
" massya tu arti nya Mamas sayang.....kan kamu yang minta tadi...."
ucap Gly selembut mungkin biar Rey tidak bertingkah gila.
duch....pinter banget nona ngeles nya,
apa nona tidak berfikir rayuan maut nya akan membuat tuan Rey menggila. Egy.
" beneran?"
dengan nada ketus tapi bibir senyum senyum.
" iya sayang beneran . coba
pikir sendiri pas kan?"
ya klo ga pas di pas pasin lah yaaaa.
ucap Gly sambil terkikik geli.
Rey lebih mirip bocah 5 tahun sekarang.
" dah kering ,sekarang ganti baju nya.tu.....
punggung kamu basah.nanti masuk angin."
ucap Gly sambil kembali duduk di kursi samping Rey.
Rey bangkit dari kursi,
tanpa ragu langsung membuka kaos nya.
Gly menggelangkan kepala,
pasti ne orang lagi pamer otot ne....
ngebuka kaos aja di lelet leletin.
" sini sayang "
sambil merebut kaos yang Rey pegang.
para pekerja wanita di rumah nya sudah pada nge jerit dalam hati ngliat perut keras dia.
sedangkan yang punya perut kaya nya menikmati banget yaaa di liatin orang orang.
dasar tukang pamer !
umpat Gly kesal.
tuan Rey selalu mempunyai cara untuk mendapat perhatian nona.
dan nona terlalu polos,
gumam Egy dalam hati.
" dah makan keburu malam jangan harap aku ngijinin kamu nginep."
" aku pulang klo Dia juga pulang."
jawab Rey sambil menunjuk Egy dengan dagu .
" iya kalian berdua pulanggg setelah makan."
ucap gly mengakhiri perdebatan.
" aku pulang setelah dia pulangg"
" mau sama apa?"
tanya Gly mengalihkan topik.
"ayam aja,"
Gly lalu meletakan nasi serta potongan paha ayam di piring Rey dia juga menambahkan sayur.
" ga mau sayur,
Rey kembali merengek.
" makan."
jawab Gly tak menerima penolakan.
Egy menggeser piring yang berisi ikan tanpa duri ke hadapan Gly.
dengan santai Gly menambahkan sedikit nasi di piring nya.
Rey tertegun
menatap Egy tajam
kenapa dia meminta gadis ku untuk mengambilkannya makan?
awas kau nanti.
Gly makan dengan tenang ikan yang Egy bersihkan dari duri.
kenapa gly palah memakannya.
dia kan bisa minta tolong pada ku
__ADS_1