
Rey memakan makanan nya dalam diam sementara
Hary sedang menatap laptop nya serius.
sesekali dia melihat dokumen yang ada di sebelah nya.
Hary! ucap Rey datar
yang merasa di panggil pun tak menoleh
Apa,
hanya itu jawab hary datar.
" menurutmu , ibu kemari tidak untuk memaksa ku menikah kan?
kalau dia kemari dengan seorang gadis sebaiknya kau antar kan langsung ke surabaya."
ungkap Rey tenang.
" Dasar anak durhaka,
apa kau tak merindukan ibu mu!"
jawab Hary kesal.
"Aku hanya tak ingin bertengkar dengan ibu."
Aku masih ingat ibu memberi Stella uang untuk meninggalkanku.
timpal Rey dingin.
" itu si salah Mantanmu.salah kau juga yang jatuh cinta pada perempuan macam ular.
Rey menggentikan bahu lalu memilih berangkat ke kantor.
****
"Apa Vio ada di atas?
aku tidak bisa menghubungi ponselnya sejak pagi."
tanya Vio begitu di persilahkan masuk oleh salah satu asisten di rumah Gly.
Nona Gly kembali ke london Nona,
Nona berangkat tadi malam.
benarkah?
kalau begitu aku pergi.
Vio memilih untuk ke rumah mami
kepergian Gly tentu saja merupakan kabar baik.
Slama ini Gly tidak berminat masuk ke perusahaan
kalau mami nya jadi menikah,dengan pa Hendra papa nya Gly pasti dia akan dengan mudah mengambil alih bukan.
uhhh akhirnya,
slamat datang kebahagia an
slamat tinggal ke susahan.
huhh aku muak sekali melihat betapa sempurna nya hidup Gly.
dia memiliki sgalanya.
meski dia seorang teman yang baik
itu belum cukup.
apa yang Gly berikan tidak ada apa apa nya dengan yang dia punya.
tapi ya sebentar lagi aku pun resmi menyandang nama kusuma.
papa gly orang yang baik.
slama ini dia slalu memberikan barang yang sama persis dengan yang gly miliki.
aku yakin saat aku resmi menjadi putri nya
lambat laun aku akan mendapat kan separuh dari harta nya.
aku harus berterima kasih atas kerja keras mami.
Vio melihat sang mami yang tengah asik merawat bunga bunga nya
mami tidak berangkat bekerja?ucap vio begitu memasuki halaman rumah.
mami akan mengajukan surat pengunduran diri siang nanti.
jawab bu Sonia lembut.
"mami senang kau pulang,
kau jarang sekali mengunjungi mami setelah bekerja".
yah mami Vio memutuskan untuk berhenti bekerja di salah satu bank swasta karna akan menikah dengan pa hendra yang akan berlangsung kurang lebih 2 minggu lagi
karna akan di langsungkan bersamaan dengan pernikahan Vio dan Dev.
"Ahhh aku fikir cinta Vio bertepuk sebelah tangan.aku merasa Dev Punya hibungan dengan Gly,
meski Gly berulang kali slalu bilang hanya teman".pikir bu sonia
mami kan tau jarak dari sini ke tempat ku bekerja cukup jauh
itu lah mengapa aku menyewa apartemen deket kantor.
tapi tenang saja mi,sebentar lagi kita akan tinggal bersama
ucap Vio dengan manja.
"Oh y kita harus ke butik untuk mengukur."
Dev akan langsung kesana.
apa papa Gly juga akan ikut mi?
tanya Vio panjang lebar.
"Pa Hendra sedang sibuk,tapi dia sudah memberikan setelan lengkap untuk contoh"
ucap Bu Sonia lembut.
" Ichh apa mami masih menyebut calon suami sendiri dengan sebutan nama???"
Entahlah Vio,
mami bahkan merasa ini semua mimpi.
terlebih dengan sikap Gly waktu itu.
mami jadi ragu.
mami siap mundur tapi baik Gly mau pun pa Hendra bersikeras melanjutkan.
mami merasa ada yang mereka sembunyikan .
berhentilah berfikir yang tidak tidak
mungkin Gly hanya teringat almarhum ibu nya.dan mungkin ini terlalu mendadak tapi percaya lah bu,Gly sangat baik,dia pasti akan meng iya kan apa yang akan membuat papa nya bahagia.
ayo sebaiknya mami bersiap.
__ADS_1
******
sementara itu di kantor Rey,
Rey berusaha menyelesaikan tugas nya dengan baik.sebelum bertemu dengan Mr king siang nanti.
ah mengingat nama nya saja sudah membuat penat.
karna stiap kali ingin membahas masalah kerja sama dia tidak pernah mau di wakilkan
padahal dia hanya ada beberapa menit saja bicara habis itu anak nya yang bekerja
cih
menggelikan ,apa dia sedang menawarkan putri nya untuk memuluskan jalan nya
tapi jalan yang mana
aku tidak bisa berfikir.
aku bahkan mencemaskan oleh oleh yang ibu bawa.
tok tok tok
masuk,ucap Rey setenang mungkin namun terkesan dingin.
maaf tuan perwakilan dari KnC
sudah menunggu di ruang rapat.
ucap elena sopan
kau sudah siapkan smua nya ?
kita kesana sekarang.
tanpa menunggu jawaban langsung ngajak pergi aja pa bossssss
untung aku sudah menyiapkannya.
gumam elena dalam hati.
slamat siang tuan atmaja
( harus nya pake bahasa inggris,tapi akoh ga bisa.maklum yaaa hehehee).
ucap perempuan berambut pirang dengan pakaian yang sangat sangat ketat
saking ketat nya buah dada nya seperti akan meloncat keluar
menjijkkan
Rey yakin pertemuannya kali ini hanya akan membuang buang waktu😑 batin Rey
slamat siang nona,silahkan duduk
ucap Rey berusaha bersikap ramah.
ayah ku sedang ada urusan mendesak,jadi beliau meminta ku untuk mewakilkan,kau tak apa kan??
"Tidak papa ms tidak masalah."
jadii.....
apa ms sudah membaca proposal dari perusahaan kami??
tanya Rey ramah
Bagai mana kalau kita lanjutkan pembicaraan ini sambil makan siang?
tuh kannnn mulai lagii.
batin Rey
"maaf nona saya sedang diare jadi tidak bisa jauh jauh dari toilete,
kau tau kan???
maaf aku sudah tidak tahan lagi.
saya berjanji akan segera ke mari.
slamat siang
ucap Rey sambil mengambil langkah seribu",
aaaah bos nya ini memang slalu punya ribuan cara untuk berkelit.
untung lah asistennya punya ribuan cara untuk memperbaiki ke adaan ,
gumam elena dalam hati.
Rey memilih kembali ke ruangan nya dan menyelesaikan pekerjaan.
Hari ini terasa sangat panjang,
dan membosankan.
tak berapa lama setelah Rey duduk terdengar ketukan pintu,
tanpa banyak berfikir Rey memilih mempersilahkan.
"maaf tuan,ini laporan untuk minggu ini."
ucap seorang pria dengan setelan formal dengan membungkuk hormat.
"Aku tidak menginginkan nya lagi,
ucap Rey dingin tanpa menerima uluran berkas yang di berikan.
tugas mu selesai,
"Apa tuan tidak ingin memeriksanya?
Nona stela sekarang ada di jakarta tuan".
Reflek Rey merebut amplop besar yang masih terulur.dengan tak sabar dia segera merobeknya
membaca nya dengan teliti menatap stiap foto foto yang tersusun dengan rapi sesuai tanggal.
kenapa dia kemari?
ah sudah lah dia hanya masa lalu yang tak perlu lagi di ingat.
sudah cukup selama 2 tahun ini dia terus mengawasi sperti orang bodoh.
"Pergilah,akan ku kirimkan bonus untuk mu.
kembali lah ke perusahaan,tak perlu lagi kau mengawasi gadis itu."
ucap Rey datar
"Baik tuan,saya permisi."
Belum sempat pintu menutup sempurna,
Hary masuk dengan ibu nya di belakang mereka pun ada seorang gadis yang Rey yakini adalah mainan baru ibu nya.
sepertinya hari ini akan sangat melelahkan.
"Bagaimana kabar mu Rey,apa smua nya baik baik saja?".sapa ibu Rey lembut
oh ya kenalkan ini Neina,
Neina tersenyum manis sambil mengulurkan tangan ke arah Rey,sementara Rey hanya melirik tanpa mau menerima uluran tangan Neina.
Dihh sombong sekali!
__ADS_1
untung tampan.
Hary berinisiatif mengambil tangan Rey agar menjabat tangan Neina
Rey hanya mendelik ke arah Hary yang di tanggapi dengan acuh
dia lulusan terbaik lohh di UI.
Dia akan memulai membuka usaha periklanan di jakarta,
jadi kau bantu dia ya dia itu anak tante Dewi teman baik ibu.
"Apa hubungan nya dengan ku bu,
aku mana tau urusan begituan.urusan perusahaan aja aku serahkan ke Hary."
dia pandai sekali membuat orang kesal bukan.gumam Hary sarkas.
"Kenapa ibu tak istirahat saja di apartemen,palah datang kemari?"
Kau ini dasar anak nakal memang nya apa lagi?
tentu saja ibu mu ini merindukan mu Rey,
kau jarang menghubungi ibu,kau juga tak pernah pulang ucap sang ibu sambil mendekat ke arah putra nya
sekilas di lirik nya foto yang berserak di meja
dengan cepat di ambilnya benda yang menarik perhatiannya,
Ya ampun Rey,
kau masih mengikuti gadis itu!
dia sudah meninggalkanmu demi uang yang tak seberapa saat aku mengetes kesetiaan nya dan kau dengan bodoh nya masih menguntit nya selama hampir 2 tahun!
"Sebaiknya kau pergi nona Neina,maaf atas kejadian yang tidak menyenangkan ini.Hary tolong antar dia,"
Tidak!
dia tidak akan kemana mana,
dia akan menjadi menantu ibu jadi dia juga berhak tau apa pun tentang mu
kan.....
huhh berbelit belit,
kenapa Hary membawa mereka kemari
menyebalkan.
lihat saja bulan ini dia takan mendapat gaji.
Rey.
" Apa ibu juga sudah memberi tau nya kalau aku impoten?
ucap Rey sedatar mungkin
Cihhh bocah tengik ini benar benar!
Kita lihat drama keluarga ini akan seperti apa.Hary.
Hentikan kebohongan mu Rey!
ucap ibu widia marah
Neina terkejut skaligus bingung,
dilihat nya wajah tante widia dan Rey bergantian
ekspresi Rey sangat tenang saat mengakui nya sementara tante widia terlihat kesal
apa kah itu fakta atau hanya alasannya saja untuk menolak ku,
aaah bagai mana aku memastikannya
"Neina apa kau ingin membuktikannya?
kau bisa melakukannya sekarang kalau kau ingin tau di sana ada kamar untuk ku beristirahat ."
tunjuk Rey ke sebuah pintu di sudut ruangan.
dasar impoten gila ,ungkap hary dalam hati dengan menahan tawa.
bagaimana bisa dia menawarkan diri dengan vulgar begitu.
kasian sekali kau nona!
Hentikan omong kosong mu Rey!
tidak pantas kau bicara seperti itu kepada seorang gadis!
ucap ibu widia penuh emosi
"Lalu ibu ingin Nona itu memastikan saat kita sudah menikah begitu?
jawab Rey tak acuh.
kau ini benar benar,
ungkap ibu widia geram
tak habis pikir apa yang di pikirkan oleh anak semata wayang nya.
ayo kita pergi Neina.
jangan kau dengarkan omongan
Rey itu dia hanya sedang menghindari keinginan tante untuk menjodohkan kalian.
saya antar nyonya,ucap Hary sambil membungkuk.
tidak usah,
kau urus saja bos mu itu agar tidak bersikap gila.
bocah itu benar benar membuat tensi darah ku naik.
ucap bu widia sambil lalu,
Neina hanya diam membisu dengan perasaan yang ahh entahlah,kejadian beberapa menit barusan benar benar menggoncang kejiwaannya.
tak lama terdengar pintu yang tertutup dengan keras,
Hary langsung tertawa terbahak tanpa berniat menghentikan,bahkan tubuhnya sampai terbungkuk bungkuk
Rey yang melihat sahabat nya itu hanya bersikap acuh.
impoten kau bilang??
aku jadi ingat waktu itu kau bilang gagal bertempur karna teringat nona Gly.
ternyata ini alasan yang sebenarnya?
pantas saja kau sudah tak jajan wanita
hahahaaa
Diam !
kau ini benar benar,tentu saja aku normal sialan.
benarkah?
bagaimana kalau aku mengecekny.
__ADS_1
ucap hary menggoda
apa kau ingin tak mendapat gaji mu sampai tiga bulan ke depan???