
Rey memeluk pinggang Gly lalu mengecup pipi nya pelan,dia berjalan menuruni beberapa anak tangga lalu mengulurkan tangan nya.
Gly menerima uluran tangan Rey lalu berjalan menuruni tangga.
Rey terus menatap Gly sambil terus menuruni tangga,
sementara Gly menatap lurus ke depan di mana ibu Rey berada.
Rey sampai di anak tangga terakhir,memandang ibu nya sekilas
lalu menoleh ke arah Gly yang sekaramg berdiri di samping nya
gly memakai gaun malam warna hitam yang memperlihatkan lekuk tubuh nya,
sekarang Rey menyesal membelikan gaun itu untuk Gly.
" slamat malam nyonya "
,sapa Gly sopan,dengan suara yang selembut dracon sambil menganggukan kepala.
sementara yang di sapa menatapnya dengan angkuh.
" sayang ke mobil lah dulu,bersama Hary aku akan menyusul." tersenyum
sambil menyentuh ujung rambut Gly sebentar.
Gly mengangguk,paham.
" permisi nyonya,"
ucap Gly sambil berlalu,
Hary langsung mengikuti di belakang sementara Leah mengeryit bingung di sofa ruang tamu sambil memegang ponsel.
Gly memberi kode agar Leah segera mengikuti nya keluar dari apartment Rey.
*****
" aku akan pergi sebaiknya ibu cepat bicara."
ucap Rey begitu pintu tertutup sempurna.
" ibu akan pulang ke surabaya besok,ibu minta kau membantu Neina ini mempromosikan usha baru nya Rey "
sambil menyentuh pundak neina lembut.
" yaaah aku akan merekomendasikan diri mu untuk mempromosikan Resort Gly yang baru,walau aku tak yakin dia akan mau,"
ucap Rey sambil berjalan ke arah pintu.
" kau bahkan bersikap tidak sopan ke pada ibu mu karna wanita itu?!"
triak ibu Widia marah.
tak menyangka Rey akan sekasar itu meninggalkannya
" dan ibu bahkan menghancurkan ku 2 tahun yang lalu,"
lakukan apa yang ingin ibu lakukan
aku pun akan melakukan hal yang sama.
sambil membuka pintu.
diam sejenak ,lalu menoleh ke arah ibu nya yang menatap nya dengan raut wajah kesal.
sesaat,lalu kembali menatap jauh ke depan
" apa sekarang orang orang ibu tidak bisa menemukan identitas Gadis ku,
status ekonomi nya terlihat jelasss lebih tinggi dari kita,kenapa ibu tak membiarkan ku bersama nya,bukankah ibu sangat menggilai status dan kekuasaan?"
ibu Rey tertegun,mendengar perkataan Rey barusan,jauh di lubuk hati nya dia merasa sakit.
" aku sudah terlambat,slamat malam"
ucap Rey sambil lalu tanpa menoleh lagi ke belakang.
__ADS_1
ibu hanya ingin yang terbaik untuk mu Rey,
tidak ada ibu di dunia ini yang berniat menyakiti anak nya sendiri.
" Apa tante akan menyerah karna govergly lebih kaya dari ku?"
celetuk Neina membuat pikiran ibu widia tambah pusing.
" tante ingat kan apa yang sudah keluarga saya berikan,
tante bisa menghirup udara bebas karna ayah ku melindungi tante."
jadi tante harus menjadikan Rey suami ku sebagai wujud trimakasih."
ucap Neina ketus.
ya tuhan kenapa aku terjebak dengan keluarga rubah yang licik,
******
" maaf membuat mu menunggu sweet heart,"
ucap Rey sambil berniat mengecup pipi Gly.tapi Gly menahan wajah Rey yang sudah condong ke depan dan membalikan arah.
" kau bisa membuat leher ku patah nyonya,"
rengek Rey seperti bocah.
Gly melirik tajam,sampai sampai Rey terlihat salah tingkah.
tak ada obrolan yang tercipta,
Leah sibuk dengan ponselnya
sementara Hary menyetir dengan pandangan lurus ke depan.
sementara Rey,duduk dengan gelisah di samping Gly seperti punya bisul di pantat nya.
sedangkan Gly bersikap tak peduli.
pikirannya kalut memikirkan sang papa,
pesta terlihat sangat meriah,
ada ratusan orang atau mungkin ribuan,
mengingat papa punya banyak teman dan relasi.
malam ini adalah pesta resepsi pernikahan papa,sementara pesta vio sendiri kata nyaa
akan di langsung kan di bali,
" huh persetan dengan orang itu."
yang terpenting sekarang adalah bagaimana ia menghadapi papa dan mami baru nya.
" nona ......" tegur Egy begitu pandangannya menemukan atasannya tersebut bersama teman teman nya.
gly tersenyum,
"Leah memang punya selera yang bagus,aku akan buat dia mengurus gaya mu agar terlihat keren begitu."
Rey langsung mengeratkan pelukan di pinggang Gly untuk semakin merapat pada tubuh nya.
pernyataan Gly barusan membuat nya kesal.
tidak lebih tepat nya sangat kesal.
sementara
Egy tersenyum tipis lalu mengangkuk kecil.
" mari nona,tuan - tuan ,tuan besar sudah menunggu untuk jamuan makan malam bersama."
Gly memilih mengikuti Egy dan lagi lagi mengabaikan tingkah Rey yang mulai menggila
belum apa apa dia sudah over begini bagaimana nanti???
__ADS_1
" aku menyesal membelikanmu gaun ini,ucap Rey sambil berbisik.lihat lah para pria tua hamil itu,mereka menatap mu dengan mata yang nyaris keluar."
kan,dia mulai lagi,........
" Hary......sambil menoleh ke belakang
bisa kau belikan gaun yang lebih tertutup untuk ratu ku?"
aku bisa hilang kendali dan mencungkil mata mereka satu persatu ungkap Rey kesal,sementara Gly menarik nafas jengah.
dan memilih melepaskan diri dari Rey.
Gly duduk dengan kikuk di sisi sang papa,
pa Hendra tersenyum,tapi raut wajah nya sangat sulit di artikan,
bahkan Maminya Viona pun menampilkan wajah yang sama.
aku harus bagaimana.....
aku benar benar merasa bersalah kepada mereka berdua,
" makanlah Gly,tamu akan semakin ramai,"
ucap pa Hendra lembut sambil menyentuh lengan nya.
tanpa sadar Gly meneteskan air mata,
bahkan papa tidak membahas masalah tadi siang.....
Gly makan dengan tak berselera,bahkan tingkah Rey yang seperti cacing kena garam tak mampu membuat nya bicara,
Gly asik dengan pikirannya sendiri yang berkelana kemana mana.
" Gly........
govergly..... ucap Pa hendra sambil menggoncangkan bahu Gly aga keras karna Gly tak mendengar panggilannya setelah beberapa kali.
gly terkejut,
karna terlalu jauh menerawang .
pa Hendra menatap nya dengan wajah cemas,
"sayang.....?panggil pa Hendra pelan
apa yang kau fikirkan?"
oh tuhan mendengar papa bicara seperti itu membuat ku semakin sesak saja.
" maaf.......gumam Gly lirih.
" maaf sudah membuat papa malu,maaf sudah menyakiti papa, Gly menyesal gly.....
" sayang sudah,ucap pa Hendra menyela.
jangan menangis,kau slalu jadi putri papa yang membanggakan.sudah lah sebaik nya kita sudahi dulu hari ini,tenangkan diri mu,
kita akan bicara saat smua sudah tenang ok?"
Gly mengangguk pelan,
*****
Gly ingin sendiri,
tapi dia tidak enak dengan leah apa lagi besok dia akan kembali ke london.
Gly memutuskan kembali ke rumah dengan Egy dan juga Leah,
setelah perdebatan yang tak berarti akhirnya
Rey kembali ke kediaman nya bersama Hary.
tak ada pembicaraan apa pun
masing masing sibuk dengan pikirannya sendiri sendiri.
__ADS_1
dan juga terlalu lelah dengan rangkaian acara yang membuatnya terus menerus berdiri sepanjang waktu.