
" papa senang kau sudah mulai bekerja.
apa kau merasa lebih baik sekarang?"
ucap pa Hendra begitu Gly memasuki ruangan.
papa pingin peluk kamu princess
tapi mengingat pertengkaran kita kemarin,.......
huft....menghela nafas
smoga suatu hari nanti kau akan mengerti.
gumsm pa Hendra dalam hati.
" apa presdir sudah selesai bicara ?"
ucap Gly dingin.
pa Hendra hanya terpaku mendengar jawaban putri nya.
apa kau begitu marah pada papa mu ini princess.....
yah papa memang salah.
" kalau tidak ada saya permisi,saya punya banyak sekali pekerjaan yang harus segera saya selesaikan."
membungkuk sebentar lalu berjalan ke luar ruangan tanpa ingin sekalipun menoleh.
papa bahkan tak minta maaf pada ku dan masih membiarkan vio bekerja di sini
apa besok menantu nya pun akan mendapatkan proyek?
ah tidak akan!
aku akan dengan senang hati meminta Rey untuk mengerjakan Resort baru ku.
ah Rey......
sialan kau ......
kenapa kau tak menghubungi ku
apa kau tidak punya pulsa sekarang
kurang ngajar.
brani nya kau mengabaikan ku setelah aku bersedia belajar menerima mu.
ah.......!
lp
*****
" Rey aku dengar calon mertua mu sedang berencana membuat Resort baru di 9oloolklillllllllll
apa kau tak ingin mencoba peruntunganmu?9
" Benarkah?"
memang apa syarat nya ?"
tanya Rey tertarik.
" aku akan mengurus nya.
kau buat saja gambar yang bagus dan seditail mungkin.bila kau berhasil ini akan bagus untuk usaha kita mengingat kita masih baru dan perusahaan papa Gly merupakan no satu di kelas nya."
" baiklah kapan batas waktu yang di tentukan?"
apa ada kriteria khusus?"
" untuk waktu nya kurang lebih 2bulan lagi kalau kriteria khusus sepertinya harus mencerminkan lokasi nya itu sendiri."
atau kau bisa bertanya pada ratu mu itu bukankah dia pewaris tunggal Widjaya Group?"
" enak saja kau meremehkan kemampuan ku?"
" bukan begitu maksud ku kau bertanya tentang selera nya mungkin atau apa pun itu yang membantu mu menemukan inspirasi atau apa lah yang akan membantu mu."
" tidak aku tidak mau,aku takut dia akan langsung me luluskan ku saat tau aku mengikuti proyek ini."
" percaya diri sekali,memangnya dia oeduli pada mu ."
ucap Hary berseloroh.
" kurang ngajar!"
umpat Rey kesal sambil melempar pensil gambar nya.
" di lihat dari expresi mu sekarang sepertinya strategi mu gagal ."
hahahahaha.......Hary tertawa jahat.
" diam kau !
sebaiknya kau cepat mengurus pengajuan kerja sama itu."
dari pada mengganggu ku!"
triak Rey kesal.
" hahahaha baiklah akan ku biarkan kau meratapi nasip mu sekarang ."
sambil terus tertawa lebar meninggalkan Rey yang semakin kesal.
*****
Hary datang ke kantor pusat Widjaya group
apa lagi kalau bukan mengajukan permohonan kerja sama.
tuan Hendrayan terkenal sangat bijak dan senang menggali bakat bakat dari para arsitek muda.
terbukti dengan pembangunan Resort dan hotelnya selama ini di disain oleh pemenang dari para arsitek yang mengikuti kompetisi.
mulai dari perorangan,group atau mungkin sebuah perusahaan besar.
tak heran banyak sekali yang ingin mencoba peruntungan nya di sini.
" Hary apa yang kau lakukan di sini?"
tanya Gly ramah.
gadis di depannya sangat memukau dengan pakaian kerjanya.
dengan pakaian yang slalu tertutup Gly mampu membuat smua orang terpesona.
__ADS_1
apa aku tak salah lihat?
tuan putri di depannya ini memakai sepatu kets?
hary mengerjapkan mata berulang ulang
bukankah para wanita senang memakai sesuatu yang merepotkan?
bulu mata palsu alis yang harus di sulam
make up yang tebal
belum sepatu yang tumit nya menjulang.
" Dimana Rey?"
sambil menggelengkan ke segala arah mencari sosok Rey.
" oh Rey di kantor,saya kemari untuk mengajukan permohonan kerja sama atas nama perusahaan ."
" Rey tak ikut ?"
tanya Gly bingung.
apa Rey sedang bersembunyi di suatu tempat sekarang?
atau Rey benar benar di kantor?
apa pun alasannya ini membuktikan Rey sedang menghindari ku sekarng.
" iya Rey tidak bisa hadir karna sedang mengurus keperluan yang lain."
" oh baiklah,aku ke atas dulu."
ucap gly sambil berjalan ke arah Lift di ikuti oleh Egy tanpa menunggu jawaban Hary.
yaaaa seperti pernyataan Rey
Egy memang slalu mengekor Kemana pun Gly pergi.
kenapa Gly terkesan sangat dingin?
ah sudah lah .....
yang penting urusanku sudah lancar siapa tau Gly akan membantu Rey secara diam diam karna bertemu dengan ku barusan.
hehehehe
*****
apa Rey menginginkan proyek itu?
baiklah kita lihat sejauh mana bakat mu.
apa kau bisa mengalahkan Dev?
aishhhhh.....!
kenapa aku jadi memikirkan orang itu.
*baiklah karna dendam pribadi,walau kau kalah dari dev,
aku akan memenangkan mu.
karna aku lebih suka melihat mu dari pada suami sodara tiri ku.
" nona ada yang ingin bertemu, ucap Siska sopan saat dia hendak memasuki ruangannya.
gly mwlirik seseorang yang duduk di sofa ruang tunggu.
Adam......*boleh juga*.
" suruh dia masuk dan buatkan kopi."
lalu melanjutkan langkah nya yang tertunda.
aku sudah pernah menyuruh nya melapor pada Kaka kenapa sekarang dia ada di sini......
" Apa yang membuatmu berani menemui ku ?"
tanya Gly tanpa basa basi.
" tenang lah nona saya membawa berita yang penting hingga saya harus melapor kepada anda secepatnya."
ucap Adam terlihat serius.
" katakan!"
Gly mulai tertarik dengan apa yang akan di laporkan Adam pada nya.
" nona vio membeli racun yang sangat mematikan baru saja.tapi saya tidak tau untuk siapa racun itu, karna saya langsung kemari
tapi orang orang saya tetap mengikuti nona vio sampai saat ini."
lalu mulai menunjukan sebuah video
terlihat Vio bertemu dengan seorang Pria yang memberinya sebuah bingkisan.
"*kau yakin ini barang bagus?"
ucap vio bertanya pada c pengantar barang.
" tentu saja , tunggu sebentar."
lalu pria itu merayu kucing liar dengan tangannya agar mendekat.
dengan cepat pria itu menangkap kucing tersebut.
" lihat lah, "
lalu meneteskan sedikit racun itu kepada mulut si kucing*
tak lama kucing itu pun kejangg kemudian kaku.
kucing itu mati hanya spersekian detik !
vio menatap takjub lalu tertawa.
gly yang menyaksikan video singkat itu pun mulai terkejut.
" apa dia akan membunuh ku ?"
tidak.....
dia bahkan tak bisa mendekati ku.
__ADS_1
" papa?!"
apa itu papa?"
Egy cari papa ku
bawa dia kemari.
lakukan apa pun agar dia kemari sekarang juga!"
triak Gly panik.
" baik nona !"
Egy bergegas menghubungi ponsel sang paman yang tak lain tangan pria yang Gly maksud.
sambil berjalan ke ruangan presdir.
" ini terjadi saat jam makan siang pada hari ini kan?!"
tanya Gly tak bisa menyembunyikan kekawatirannya.
" benar nona,
sebelumnya saya mendapatkan ini beberapa hari ke belakang."
" saya sudah membuat janji dengan tuan Egy sore nanti sesuai printah nona,
tapi saat saya mendapat laporan ini saya
tak bisa menunggu maafkan saya nona."
" tidak kau melakukan hal yang benar,
trimakasih banyak aku akan membaca laporan mu nanti dan sesegera mungkin membayar jasa mu."
" tolong bantu aku sampai akhir, cari bukti bukti yang kuat agar aku bisa membuat mereka membusuk di penjara."
tanpa sadar Gly meruntuhkan benteng pertahannan nya.
tidak ada lagi ke angkuhan,tidak ada lagi raut wajah yang terkesan dingin.
yang terlihat hanya kekhawatiran.
bahkan Adam sampai tertegun nona besar di depannya mengucapkan sebuah permohonan.
" baik nona,saya akan bekerja dengan baik."
trimakasih atas kepercayaan yang anda berikan .saya permisi."
" papa."
gumam Gly lirih.
tiba tiba ponsel nya berdering.
Egy
" dimana papa ku?"
" beliau sedang meninjau hotel di pusat kota sebagai kunjungan rutin nona."
" baiklah..... cepat lah siapkan mobil.
" aku ingin pulang lebih awal hari ini.
kau boleh mengambil waktu libur mu dan pulang ke rumah mu.
aku akan berkunjung ke rumah istri papa ku.
bersenang senanglah."
" nona trimakasih.tapi apa tidak sebaiknya saya terus menemani nona ?
kita tidak tau siapa target nona Vio sebenarnya.
" baiklah kalau itu mau mu aku minta maaf ."
" sudah kewajiban saya nona."
saya sudah di loby."
ok lalu memutuskan sambungan telepon.
di mobil.
" kau yakin papa ku masih di luar?"
" yakin nona saya melakukan Video call dengan pa sam."
" oh begitu, bagus lah."
ucap Gly sambil memasang sabuk pengaman.
" apa tuan besar tidak perlu tau nona?"
" tidak...."
jawab gly cepat.
" papa bisa terkena serangan jantung dan mati dengan cepat tanpa vio membunuh nya."
" itu akan membuat ku susah menjebloskannya kepenjara!".
" tidak aku takan mengambil resiko,
tapi kita perlu bicara dengan ayah Sam.
kita perlu bantuannya untuk menjaga papa."
" baiklah nona.setelah mengantar nona pulang. saya akan langsung menyusul paman
dan membicarakan masalah ini."
" saya akan membawa video yang tuan adam berikan."
" Hey kenapa kau memanggil adam dengan sebutan tuan ?!"
" Dia bukan tuanmu jadi jangan panggil dia tuan apa kau mengerti !"
awawawawaw. mulai lagi.....
.
.
.
.
__ADS_1