
Gly terbangun pukul 3 waktu setempat.
karna terganggu oleh alrm sahabat nya Leah,
"ah mungkin dia punya jadwal pemotretan sore ini.".
"Leah,
ucap Gly sambil menggoncangkan bahu sahabat nya yang tertidur di samoing nya.
"mmmh..." . jawab Lee singkat tanpa membuka mata.
"Ada pria tampan yang mencari mu" ucap Gly sambil berbisik di telinga leah.
" kau bohong,aku tau."
masih dengan mata terpejam.
"Baiklah kalau kau tak ingin menemuinya"
aku akan bicara pada nya,
Ucap Gly sambil bangun dari tempat tidur berniat memeriksa ponselnya.
Dia belum menghubungi papa nya begitu tiba di apartemen pasti papa sangat khawatir.
"ah lowbatt,"
sambil mengisi daya gly mencoba menghidupkannya.
Belum sempat Gly meletakan ponselnya
terdengar suara pesan masuk.
Gly melihat notifikasi dari Rey dan memikih mengabaikannya.
aku akan mandi selama battre itu terisi,baru menelvon papa.
aaaaah badanku lengket sekali.
****"*
Leah mengumpat kesal
ponsel Gly terus saja berbunyi sepanjang waktu sementara dia sedang asik dengan ritual mandinya.
dengan kesal Leah menolak pangilan itu tapi tak berapa lama terdengar nada dering berikutnya
diliriknya siapa pemanggil yang mengganggu tidur nya
tapi bukannnya nama yang di lihat,tapi mata nya justru fokus pada jam digital yang menunjukan angka yang tertera.
"oh my god!
aku ada pekerjaan!".
Leah langsung berlari ke dalam kamar mandi.
Reflek Gly melempari nya dengan botol sampo yang dia pegang karna terkejut.
Aku ada pemotretan Gly,
aku bisa kehilangan pekerjaan ku bila melewatkan kesempatan ini.
kenapa kau tak membangunkan ku hah???
salah mu sendiri,
aku bahkan sudah bilang ada yang mencari mu tadi,tapi kau tak percaya.
,Gly menyeringai jail.
"benarkah?"
" Oh my apa tadi Adrian datang menjemput ku?"
aku harus cepat sekarang,
kau pun juga
kau harus mengantar ku sementara aku berhias.
menyebalkan,kau harus mentraktir ku Lee.
terpaksa Gly mengakhiri ritual berendamnya dengan cepat.
"Padahal berendam air hangat bisa membuat tubuh ku rilex."
"tenang besok aku akan mentraktir mu ke spa ok"
"setuju".
lalu mereka pun pergi ketempat pemotretan Leah bersama.
Dan Gly melupakan ponselnya.
karna terlalu terburu buru.
******
pesan ku telah terkirim,tapi tidak ada satu pun yang di baca,Rey memutuskan menelvon Gly
tapi tak diangkat.
entah panggilan ke berapa panggilan nya pun di tolak.
Rey tak menyerah
Rey terus mencoba menelvon lagi dan lagi
akhir nya di angkat
Rey tersenyum senang.
tapi yang di dengarnya
suara orang asing,
tunggu apa dia laki laki?
suara nya terdengar berat.
lalu hening
hening cukup lama,
Rey menatap ponselnya bingung,apa ponsel ku rusak?
atau sinyal nya ga bagus?
durasi masih berjalan namun Rey tak mendengar apa pun
Rey mengakhiri panggilan,
lalu mencoba mendial no Hary.
Hary mengangkat hp yang bergetar di saku jas nya tanpa melihat nama si pemanggil.
tiba tiba suara yang sangat di kenal nya pun terdengar
"Hary katakan sesuatu"
Hary menatap tajam bos nya yang golar goler ga jelas di tempat tidur nya di kamar yang terletak di ruang ceo kantor pusat atmaja group.
dengan penuh penekanan Hary berkata
"Kau gila!".
tanpa melepas pandangan nya Rey menutup panggilannya sepihak.
"Ga rusak,mungkin di sana sinyal nya jelek."
gumam Rey tak peduli dengan ekspresi kesal Hary.
Hary hanya bisa meremas rambutnya frustasi
menghadapi ke anehan bos nya itu.
__ADS_1
Rey kesal karna panggilannya di abaikan oleh Gly.
apa dia sedang berkencan dengan pria bule di sana?
ah menyebalkan.
siapa yang mengangkat telfon ku tadi
dengan kesal Rey melempar ponselnya ke kasur,
memilih menghidupkan layar besar nya untuk bermain game,
Hary,
temani aku bermain.
aku sangat bosan.
"Aku belum selesai mengerjakan smua ini."
jawab Hary tanpa menoleh.
karna bila ia melihat wajah bos nya itu kekesalannya akan bertambah berkali kali lipat.
kau lupa aku bosnya?
kan mulai lagi,.Hary menarik napas lelah
lalu berjalan menghampiri Rey tanpa banyak bicara.
"pesankan aku makan.kau ingin aku mati ya!
lihat jam berapa sekarang ucap Rey sambil menunjukan jam tangan ke arah Hary yang terlihat pukul 10 malam.
dengan keras Hary menendang kaki Rey
"kau ini benar benar!
aku terlalu fokus bekerja hingga lupa dengan yang nama nya lapar.
kenapa kau yang pengangguran ini minta aku layani.
menyebalkan sekali.
seharusnya kau mentraktir ku
karna seharian ini aku mengerjakan smua tugas mu".
"Hehehehe aku kan sudah bilang kau boleh cuty, ucap Rey melunak.
dia merasa Hary sedang benar benar kesal sekarang.
cih!
Memangnya kapan smua ini selesai,kau bahkan terus memberi ku tugas baru.
ungkap Hary sebal.
tapi tangan nya bergulir di layar ponsel nya memesan berbagai macam menu makanan.
******
Gly benar benar bosan.
selama berjam jam Gly menunggu Leah selesai pemotretan hanya di temani se botol jus dan beberapa potong kue yang ia bawa.serta beberapa majalah terbaru dari berbagai nama.
karna terlalu buru buru Gly lupa tidak membawa ponselnya yang tergeletak di atas meja kecil di sudut kamar.
setelah lama menunggu akhir nya Gly bernafas lega akhirnya Leah datang menghampiri nya.
wajah nya terlihat lelah.
sangat berbeda dengan raut muka nya yang slalu menebar senyum saat di depan kamera.
"Aku lapar gover,
aku ingin skali makan daging,kaki ku seperti mau patah."
Rengek Leah menghampiri Gly.
"Iya dan aku mati bosan.aku bahkan sempat tertidur karna menunggu mu!
menyebalkan sekali.
Hahaha uang mu bahkan lebih banyak dari ku Gover.
mereka terus mengobrol sambil menuju parkiran,
"hola Lee,apa kau lelah?
sapa Adrian ramah.
Dia model pria yang menjadi pasangan Leah malam ini.
Iya,hari yang melelahkan.
tapi aku senang karna menghabiskan nya dengan mu ucap Leah sambil tersenyum menggoda
"dasar b***h"
umpat gly lirih.
Leah hanya melirik nya sekilas,
kenalkan Adrian ini Govergly sahabat ku,
Gover kenalkan ini Adrian
ucap Leah ramah tanpa menghirau kan umpatan Gly.
"senang bertemu dengan mu nona"
apa kalian mau makan malam bersama?
Dengan senang hati
Tidak!
ucap Leah dan Gly bersamaan.
Goverrrr....
Leah memutar bola matanya malas.
Leahhh,aku belum menghubungi keluarga ku,aku takut mereka khawatir .
pergilah kalau kau mau,
aku akan pulang dengan mobil mu,ucap Gly memohon.
"Baiklah Adrian,mungkin lain waktu."
ucap Leah bijak.
Leah memang menantikan momen ini.
tapi dia tak mau egois dengan mengesampingkan perasaan Gly.
"Tentu,ta apa.
sampai jumpa Nona nona"
setelah Adrian berlalu mereka pun memutuskan untuk langsung pulang.
"makanan kita delevery aja.
akan sangat membosankan kalau aku harus menunggu lagi"
ungkap Gly datar
"yayaya kau benar,
maaf kan aku gover sharus nya tadi kau pulang saja lebih dulu.kau pasti sangat lelah.
aaaah apa kau menyesal gagal makan malam dengan pujaan mu itu,
ucap Gly sinis
__ADS_1
Leah tertawa,kau tau saja.
well tapi itu bisa lain waktu.
tapi bersama mu aku tidak tau,
kau akan menetap di tanah air mu
akan sulit bagi kita untuk saling bertemu.
yah,kau benar lLeah,
aku akan sangat merindukanmu.
aaah kau manis sekali.
*****
Gly langsung mengambil ponselnya begitu memasuki apartemen.
ada 113 panggilan tak terjawab dari Rey
baca "pangeran tampan"
aku lupa menggantinya dengan pria gila
sambil tersenyum simpul.
di buka nya kotak pesan 268 pesan masuk dari no yang sama.
menggeleng kepala tak habis pikir.
lalu ada panggilan tak terjawab dari sang papa 2 kali
dan satu buah pesan
tak heran,
Gly yakin disini pun papa punya orang orang yang nengawasi nya.
Gly menghitung selisih waktu
disini pukul 11 malam waktu setempat di jakarta mungkin pukul 6 pagi
Gly langsung melakukan panggilan ke no sang papa
pada dering ke dua Panggilannya pun di angkat.
"Hallo pa,
"papa senang kau menghubungi papa na," jawab sang papa di sebrang.
"maaf pa aku pergi dengan Leah dan aku lupa membawa ponsel karna sedang mingisi daya."
ungkap Gly menyesal.
tak apa istirahat lah,papa juga harus segera bersiap.
"Baiklah pa,love you.jangan lupa jaga kesehatan."
"love you more my princess"
Gly mengakhiri panggilan dengan sang papa .
dia sudah tak sabar ingin melahap makanan yang Leah pesan.
aroma nya sangat menggugah selera.
baru suapan pertama ponsel nya kembali bergetar,
Gly tak berniat mengangkat nya karna dia benar benar lapar sekarang.mengingat beberapa hari dia tak mampu menelan apa pun karna kenyang menangis.
namun akhir nya Gly menyerah,
selain karna mengganggu
Leah pun mulai merasa kesal dengan aktifitas makan nya yang terganggu.
Gly mengangkat telvonnya dengan acuh
Gly!
akhir nya kau mengangkat telvon ku,
aku mengkhawatirkan mu sayang.kau membuat ku gila.ungkap Rey terdengar khawatir namun ada kelegaan di sana sepertinya dia senang aku mengangkat telvon nya.
"aku tidur"
,jawab ku singkat menanggapi smua ocehannya sambil melanjutkan makan.
Ah yaaa kau tidur!
kau tidur dengan siapa Gly?
siapa yang mengangkat telvon ku kemarin malam?
Gly bingung,menatap ke arah Leah
apa tanya leah tak mengerti.
"apa kau mengangkat panggilan di ponsel ku tadi sore?
leah terlihat berpikir,
sepertinya iya saat kau mandi.
tapi aku tidak bicara apa pun karna panik melihat jam yang tertera di ponselmu.
Gly mengangguk mengerti.
gly !
gly!
Gly apa kau ingin aku menjemputmu?
triak Rey tak sabar.
"Diam lah,aku sedang makan,
yang mengangkat telvonmu sahabat ku Leah,
saat kau menelvon aku sedang mandi."
sbaiknya kau bersiap Rey bukankah kau harus bekej?
Aku menginap di kantor karna memikirkan mu!
yang tak kunjung menghubungi ku.
apa teman mu perempuan?
aaah sepertinya orang ini susah untuk di alihkan.
"Aku mengantuk Rey
disini hampir pukul 12 mlm"
kau bilang tak menjawab telvon ku karna kau tidur,kenapa sekarang kau ingin tidur lagi?
aaaaaah memang takan berakhir mudah bila bicara dengan orang ini,apa aku harus melaporkan apa pun pada nya!
memang nya dia siapa.
Gly memutuskan untuk tidur selama panggilan masih berlangsung.
dia sangat lelah dan juga kenyang sekarang.
terserah pria gila itu mau bicara apa
aku hanya ingin tidur....
******
yang dah sampe sini,
like dongg
__ADS_1
komen juga boleh,
ngasi vote apa lagi hehee