Govergly

Govergly
tujuh puluh satu


__ADS_3

pastikan like dulu yaaaaa sebelum baca


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


suasana di pemakamam masih ramai,


banyak di antara mereka menerka nerka apa sebenarnya yang terjadi dalam keluarga baru widjaya.


walau jenazah telah selesai di makamkan.


terlebih dengan adanya beberapa polisi yang turut serta hadir dalam proses pemakaman istri muda presdir serta triakan sang anak tiri yang menuduh anak kandung presdir sendiri


Govergly anjani sebagai penyebab kematian nyonya Sonia yang belum genap 6 bulan menyandang nama widjaya.


" *sepertinya nona muda itu tidak menyukai ibu tiri mau pun sodara tiri nya."


" hey.... apa kau tidak hadir saat pernikahan sang presdir* ?


" *sepertinya tidak,karna dia tak tau drama apa yang di suguhkan oleh pewaris tunggal widjaya itu."


" aaaah tak ku sangka drama nya akan berjalan se extrime ini*."


" memangnya apa yang terjadi?"


" suami anak almarhum itu dulu nya kekasih nona muda."


bisa kau bayangkan bagaimana perasaaannya saat itu?


aku bahkan ikut larut dalam kesedihannya saat dia bernyanyi."


tapi mendengar tuduhan barusan, aku kerasa menyesal pernah bersimpati pada nya."


" iya benar, bagaimana bisa seorang nona terhormat menjadi seorang pembunuh?"


" mengerikan.....


entah kehidupan seperti apa yang di alamai ibu dan anak itu saat menyandang nama widjaya."


Rey yang menfengar kasak kusuk pala pelayat memilih memperhatikan wajah mereka satu persatu untuk di serap dalam memori nya.


sialan akan ku buat kalian menyesal lihat saja .....


akan ku suruh Egy meneyelesaikannya.


yah tentu saja orang orang widjaya yang menyelesaikannya.


karna aku sendiri mana punya kuasa


hehehe


gumam Rey dalam hati.


sementara Gly masih asik memeluk Vio erat.


aku membenci mu,tapi melihat mu seperti ini aku merasa iba pada mu.


tak peduli pertikayan kita sebelum ini,


yang jelas mulai hari ini, aku akan menjadi orang yang slalu ada untuk mu.


lirih Gly dalam hati.


" apa yang harus ku lakukan,


aku kecewa putri mu berencana membunuh anak ku,tapi aku tidak punya cukup kekuatan untuk menjebloskan nya ke penjara karna dia anak mu.terlebih kau sudah menjadi korban salah sasaran oleh putri mu sendiri.


pikir Pa Hendra gusar.


dia ingin anak tiri nya mendekam di penjara,tapi dia juga tak ingin membuat arwah istri nya tidak tenang di alam sana.


sementara polisi sendiri sudah mengumoulkan banyak bukti untuk memberi hukuman pada anak tiri nya tersebut.


akan sulit bagi nya untuk menutup kasus ini.


terlebih kabar ini sudah menyebar luas.


" maaf nona, kami harus membawa sodari Viona untuk kembali."


ucap salah seorang polisi wanita sambil melerai pelukan kedua wanita cantik yang asik dengan tangis nya masing masing.


Gly terperajat


apa polisi tau Vio pelaku nya?


Apa Egy sudah memberikan bukti yang di dapat dari Adam?


" tidak....!"

__ADS_1


triak Gly lantang.


sambil menepis tangan polisi yang mencekal lengan Viona.


sontak perlawanan nya memancing perhatiam sekitar,


mengingat banyak sekali yang masih penasaran akan drama keluarga Widjaya ini.


" nona, maaf anda tidak bisa mencegah kami.


kami punya bukti rekaman cctv di dapur rumah anda,kalau nona Viona lah yang menuang racun."


Gly tidak terkejut Vio melaukannya.


Vio tau betul Gly sangat menyukai sate.


tapi Vio tak tau Gly sudah makan di tempat bersama sang papa.


Gly juga tidak tau kalau di dapur rumah papa nya terdapat cctv.


hingga vio tertangkap dengan mudah.


" Vio.....sebenci itukah diri mu hingga ingin melenyapkanku?"


gly menggeleng keras,


" tidak....!


anda tidak bisa membawa nya,


mami nya baru saja meninggal,bagaimana bisa kau membawa nya?!"


Vio pasti tidak tau apa yang ia tuangkan


tidak mungkin Vio berusaha membunuh ibu nya sendiri!"


triak Gly berapi api.


" dialah putri ku,dia akan membela siapa pun yang menurutnya berarti di hidup nya."


Pa Hendra.


" ya tuhannnnn apa yang nona pikirkan?"


bukankah perempuan itu berniat membunuh anda dan tuan besar?"


Egy


tapi dia terlihat tulus mengatakannya."


Rey


" nona benar benar jenius,


dia benar benar memanfaatkan situasi untuk membersihkan nama nya atas perlakuannya di pernikahan sodara tiri nya itu."


Hary.


" lepaskan tangan mu sialan!"


ucap Vio kasar sambil melepas tangan gly dari punggung nya.


untuk sesaat Vio merasa nyaman dalam pelukan sahabatnya tersebut.


karna sudah lama dia tak merasakannya.


bahkan suami nya pun tak pernah memeluknya setulus itu.


karna semua perlakuan yang Dev berikan hanya sebatas nafsu semata.


karna seluruh cinta dan hati nya


janya milik Gly seorang.


tak peduli seberapa keras usaha nya.


dia hanya mampu memiliki tubuh dev tanpa tetikat dengan jiwa nya.


" kau....!


triak Vio lagi.


" aku ingin membunuh mu!'


sama seperti kau membunuh hati ku.


kau meracuni kehidupanku Gly!"

__ADS_1


bahkan mami maupun suami ku lebih menyayangi mu dari pada aku?"


triak Vio pilu sambil mengis terisak dengan sangat mnyedihkan.


*tak ada guna nya mengelak,toh bukti sudah jelas kalau aku bbersalah.


gly tertegun untuk sepersekian detik.


lalu kemudian tersadar*


". apa yang kau katakan b*debah sialan !"


gly tak habis pikir apa yang di fikirkan vio sekarang.


" Egy.......!"


triak Gly senyaring mungkin dengan penuh amarah.


" apa kau sudah bosan hidup hingga membiarkan mereka semua masih setia menonton kami !"


dengan mata yang memicing begitu tajam.


sebelum Egy bergerak pun para pelayat langsung membubarkan diri dengan tergesa gesa.


mengingat sepak terjang Gly selama ini yang terkenal dingin dan kejam terhadap orang orang yang mengusik nya.


yah Gly memang sudah terjun secara diam diam untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan lain,mau pun bertemu para rekan rekan bisnis keluarga nya yang berasal dari luar negri sejak usia remaja.


tak jarang masalah masalah besar di dalam mau pun luar perusahaan dia yang menyelesaikannya.


ada desas desus yang mengatakan dia tinggal di luar negri untuk kuliah sekaligus melebarkan sayap bisnis nya.


hal itu di perkuat oleh pernyataan beberapa petinggi perusahaan perusahaan Besar yang secara kebetulan bertatap muka langsung dengan Gly baik untuk kerja sama atau pun untuk merasakan sedikit pelajaran dari nya.


yang berdampak sangat besar.


Rey Hary mau pun Egy yang melihat para pelayat kocar kacir hanya dengan triakan Gly hanya mampu melongo sambil bertukar pandang lalu menggeleng bersamaan.


berbeda dengan para pengawal yang telah lama mengabdi dan paham betul sifat nona cantik nya tersebut.


smua pengawal mau pun orang orang kepercayaan keluarga Gly terlalu fokus memperhatikan keluarga inti tanpa menyadari para pelayat yang belum beranjak pergi.


sebentar lagi kita smua akan merasakan hukuman dari nona,......


gumam mereka semua.


" maaf nona anda tidak bisa melarang kami membawa sodari Viona,anda bisa di kenakan pasal karna mengganggu tugas kami."


ucap polisi itu sambil membawa Vio pergi.


" dev kenapa kau hanya diam saja Bengs*k !"


bawa Viona pada ku !,


triak Gly berapi api sambil berjalan ke arah Dev dan langsung menendang perut nya.


dev yang mendapat serangan dari Gly secara tiba tiba pun jatuh terhuyung sambil memegangi perut nya uang terasa sangat nyeri.


" sayang hentikan,kendalikan diri mu,"


gumam Pa Hendra lirih sambil memeluk Gly dari belakang untuk meredakan sedikit kemarahan putrinya.


" papa,


lakukan sesuatu,


ini pasti salah pa, ini salah."


triak gly dalam isakan tangis nya.


" papa akan mencari pengacara yang bagus,


viona pasti akan secepatnya bebas,tenanglah sayang. kita tidak boleh membuat keributan di sini.sebaiknya kita pergi."


sambil membimbing gly berjalan ke mobil yang terparkir.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


like yaaaaa


__ADS_2