
Rey mengomores kening Gly dengan telaten,
ngantukkk tapi rasa khawatir membuang kantuk nya jauh jauh,
" kenapa kau tak berlari pada ku ?
kenapa kau malah kemari ?
apa aku tidak membuat mu nyaman ? "
huft......
apa kau begitu tertekan dengan semua ini ?
aaaah tentu saja kenapa aku sangat bodoh.
aku ingin kau bersandar pada ku Gly,
aku akan berusaha menjadi pendengar yang baik,
aku akan mencoba membuat mu senyaman mungkin di sisi ku,
tolong beri ku kesempatan,
aku bisa gila bila kau terus saja menghilang.
aku slalu ingin di dekat mu,
tak masalah kalau kau tak ingin menjadi milik ku,aku takan memaksa,
tapi izinkan aku di sisi mu Gly,......
*****
sementara Egy bercerita kepada Lela siapa tamu nya tersebut
lalu memilih tidur,
lela tidur di sofa depan tv sementara Egytidur di sofa ruang tamu.
terdengar alarm berkumandang dari ponsel Egy,tanda nya sebentar lagi adzan subuh.
sebagai orang yang taat dia langsung bangun walau baru tidur 2 jam.
egy berjalan ke kamar mandi untuk mengambil air wudlu lalu ke kamar nya untuk mengambil perlengkapan sholat.
dilihat nya Rey yang tertidur di lantai samping kasur sambil memeluk perut Gly.
semoga saja tuan Rey mampu mengobati luka mu nona,
Egy memilih sholat di rumah aja,
karna ingin langsung tidur lagi,sebelum berangkat ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan nya.
yach selain pengawal pribadi nona Gly dia juga merangkap asistennya.
Leah terbangun begitu Egy selesai sholat.
dia langsung mandi dan bergerak cepat di dapur memulai aktifitas,
karna sedang dalam periode bulanan
Egy yang ingin kembali tidur, merasa kesulitan untuk kembali terpejam,
masak mana ada yang ga bersuara,belum aroma yang di keluarkan.
Lela nge kos tak jauh dari rumah Egy,dia seorang mahasiswa asal bandung,
mereka bertemu di bus pertama kali saat Egy memutuskan merantau ke jakarta.
Egy akhir nya nge kos di kosan sebelah Lela,sebelum paman nya meminta nya pindah ke perumahan yang harus ia cicil 10 tahun dengan gaji nya karna dia berhasil terpilih jadi asisten Gly.
ironis sekali,aku ingin lepas dari bayang bayang paman palah menjadi ekor nya sekalian,
huft.......
semoga saja aku tidak membuat paman malu.
Bekerja bersama paman seperti ada beban tambahan,terlebih paman orang kepercayaan tuan besar dari bujang sampe setua ini sekarang dia bahkan menikah dengan pengasuh nona karna saking tak pernah punya waktu untuk memikirkan diri sendiri dan slelu ada di lingkungan tuan besar.
" aaaah apa aku akan menikah dengan salah satu pekerja yang lain ?"
bicara apa kau hutang mu bahkan sangat banyak.......
lihat lah perabotan yang ada di sini
smua nona yqng membeli nya
pasti butuh bertahun tahun juga untuk mencicil.
karna tak bisa tidur lagi Egy memilih untuk mandi saja agar tubuh nya merasa segar,
dan memutuskan berangkat ke kantor lebih awal setelah sebelum nya mengantar Lela ke kampus.
__ADS_1
******
gly terbangun,karna merasa lapar entah pukul berapa sekarang kamar nya masih gelap karna korden yang belum terbuka.
Sesuatu menempel di kening nya
aaaah sepertinya Egy mengopresnya semalam,
tunggu tunggu
ada tangan di perut nya ,
" Rey " ucap Gly pelan sambil berusaha membalikan tubuh nya ,tapi tak bisa
Gly merasa sangat lemas,dan pusing.
Rey yang merasa Gly bergerak pun perlahan membuka mata,
" sayang kau sudah bangun ?"
Gly mengangguk lemah,
Rey meletakan bantal di bawah punggung gly dengan pelan agar Gly bisa minum,
" mau ke dokter?"
sambil meraba kening Gly masih panas,walau tak sepanas semalam.
di meja ada obat penurun panas
mungkin Egy yang menyiapkannya.
" lapar....."
Rey terkekeh ok sayang aku lihat apa Egy menyiapkan makan untuk mu,kalau tidak aku akan memesan tunggu sebentar ok.
gly memberi jawaban melalui kedipan mata nya,
Rey memnutuskan berjalan ke meja makan setelah mencium kening Gly singkat
" morning kiss "
itu obat untuk mu agar cepat sembuh,
sambil tersenyum jail.
di meja makan ada soup,
Rey memutus kan menghangatkan nya sebentar sebelum memberi kannya pada Gly.
" Gly......."
triak Rey pqnik sambil berlari ke kamar.
" sayang,......
ucap Rey sambil merengkuh tubuh Gly ywng jatuh terduduk di lantai.q
" kamar mandi " ucap Gly pelan
Rey langsung menggendong Gly kearwh kamar mandi.
setelah Gly berdiri tegak sambil berpegangan ke tembok Rey meninggalkannya di luar.
untung lah Gly tidak memakai cd
oh my........
aku ga pakai cd mau pun Bra
cuma pake kaos
aaah kaos !!!!!!
siapa yang mengganti baju ku ?!
Rey ?
tidak,dia takan melakukannya bahkan saat aku muntah saat mabuk dia membiarkan ku tidur saja di kasur nya.
ka Egy ?
mana mungkin Rey akan membunuh nya kalau dia menyentuh ku
aaaah pasti wanita yang semalam itu
apa dia baik baik saja?
aku mendorong nya semalam
apa dia pacar kaka
di luar Rey menunggu dengan gelisah,
__ADS_1
sudah lebih dari 5 menit.Gly di dalam
" sayang......"
triak Rey membuyarkan lamunan Gly
" aku masuk yaa...."
Gly buru buru bangkit,otomatis kaos yang sepanjang paha nya menutup sempurna saat dia bangun.sambil pegangan ke ember Gly berusaha berdiri
ga etis banget Rey masuk dia masih jongkok Di atas closet jongkok.
" udah ?
tanya Rey memastikan,Gly mengangguk pelan.
" peluk aku "
ucapRey memerintah,sambil mengangkat tubuh Gly.
di dudukannya Gly ke sofa depan tv lalu beranjak ke dapur mengambil makan.
Gly mencari cari remot,lalu menyalakan tv.
Rey mendekat dengan mangkuk soup ayam di tangan nya.
" makan ya a.....
ucap Rey memerintah.
" kapan kamu masak ?"
tanya Gly bingung namun tetap membuka mulut.
" aku ga bisa masak egi yang menyiapkannya mungkin atau pacarnya yang membuatnya aku ga tau.aku cuma memanaskan nya saja."
Gly mengangguk lalu membuka mulut nya lagi,
Rey dengan telaten menyuapi Gly sampai habis.
" obat nya minun ya,aku mandi sebentar."
ucap Rey sambil menyimpan mangkuk nya di tenpat cuci piring.
Rey berjalan ke luar,mobil nya yang tadi nya terparkir di jalan sekarang ada di halaman di samping mobil Gly,
kemana mereka.....pergi
mmmh entahlah itu bagus aku jadi bisa berduaan dengan Gly.
la
Rey kembali masuk ke dalam setelah mengambil baju ganti nya di mobil,
di lihat nya Gly yang berjalan terhuyung huyung
" sayanggg.... ucap Rey sambil berlari mendekat,
" mau apa?". tanya Rey lembut.
Gly menunjuk tas nya
Rey menuntun Gly untuk duduk,
lalu mengambilkan tas yang Gly maksud
Gly memeriksa tas nya,
di temukannya ponsel nya dalam ke adaan mati habis batrai.
Rey berinisiatif mencas nya.
apa masih pengin sesuatu?
Gly menggeleng.
" ok aku mandi sebentar tunggu yaa,"
sesaat sebelum masuk ke kamar mandi Rey kembali ke kamar di ambi nya bantal lalu di letakan di lengan sofa.
" berbaring saja biar ga pusing"
gly tersenyum kecil, " mqkasih Rey ". ucap Gly lirih.
kepalanya benar benar pusing Gly memutuskan untuk tiduran di sofa sambil menunggu Rey selesai mandi,
tapi palah tertidur.
Rey menatap Gly yang kembali terlelap.
dia memutuskan mengerjakan pekerjaan nya di laptop yang slalu ia bawa.
di karpet yang terhampar depan sofa.
__ADS_1
sambil merebus telur beberapa butir.
Rey habis 3 butir telur sekali makan Rey tidak suka sayur,sepertinya Gly menyukai nya jadi yaaaaa buat Gly saja smua.