Govergly

Govergly
dua puluh satu


__ADS_3

Teman temannya telah pulang smua.


Leah mau pun Rey sudah tidur di sofa sofa panjang yang ada di ruang tamu.


Rey terlihat lelah,meski wajah nya tak lagi nampak pucat.


" pria gila !,"


memangnya apa yang kau pikirkan dasar bdoh!"


tersenyum kecil sambil menggelengkan kepala.


sambil memberikan slimut ke pada ke dua nya.


"aaah Lee,aku harap Adrian memang mencintai mu,bukan hanya ingin tubuh mu.


aku benar benar menghawatirkan mu.


seandainya kau mau ikut dengan ku,aku pasti sangat senang.tapi aku tau modeling adalah dunia mu.aku takan memaksa tapi aku akan slalu menerima kehadiranmu Lee."


hufttt aku harus tidur sekarang,besok pasti akan sangat melelahkan.


Pria gila itu pasti akan merengek minta di ajak jalan jalan.


*******


tepat pukul 7 pagi


sepasang manusia rese membangunkan nya dengen sedemikian rupa.


ach menyebalkan.


aku baru tidur 4 jam dan mereka sudah merengek seperti bayi yang meminta susu.


benar benar merepotkan.


"Ayolah Gover,kita bersenang senang dulu sebelum kau pulang.


aku ingin mengajak mu ke suatu tempat.


kau pasti suka."


"iya benar,aku tidak mau hanya diam saja disini!"


ucap Rey menambahkan


sementara Gly mendesah pelan.


"Ayolah beri aku 2 jam lagii aku mengantukkkkkk......."


"Kau bisa tidur di mobil.


lagi pula sebentar lagi Adrian menjemput


jadi sebaiknya kau bersia.....


Siapa Adrian ! triak Rey memotong ucapan Leah.


Leah yang merasa ada ke naikan dalam nada suara Rey pun tersenyum penuh arti.


"dia orang yang tergila gila pada Gover tentu saja kau pikir siapa?"


sambil mengerling jail.


Rey yang mendengar bualan Leah langsung diam dengan expresi yang sulit di artikan.


Sementara Gly memutuskan untuk langsung mandi saja dari pada menyaksikan perang argumen mereka yang ga jelas pangkal ujung nya.


tak lama setelah Gly selesai bersiap,


Adrian datang,Leah memutuskan untuk langsung berangkat saja dari pada Gly kembali tidur.


sementara Rey masih betah manyun ga jelas


~Rey ~


jadi ini yang nama nya Adrian,?,


sialan dia tampan juga,bagaimana kalau Gly menyukai nya


tubuh nya juga bagus,aaaah aku harus kembali ke gym dan berhenti minum untuk membentuk otot ku.


Dengan malas aku berjalan di belakang mengikuti mereka.


uh.....doble shi...t


mobil sport nya edisi limitid dan keluaran terbaru,


saingan ku berat juga.

__ADS_1


dengan lesu aku duduk di bangku belakang bersama Gly,


aaaaah tunggu,Gly duduk di belakang bersama ku.


ahhh senang nyaaaaa


dia masih aja asik dengan ponsel nya sejak keluar dari apartemen tadi.


jawaban untuk smua pertanyaan pada nya pun hanya di jawab hmmm yaaa ok terserah kalian saja.


huh..... dia mengabaikanku.


bukankah aku tamu disini!


karna kesal dan Leah asik mengobrol dengan pria di depan ku,aku memilih menatap keluar jendela.


heyyyy aku sudah beberapa kali ya kesini cuma saat ksini pasti stiap musim gugur atau semi,karna aku tidak kuat dingin.


pokoknya aku ga mau ngomong klo gly tanya titik


30 menit berlalu,sepertinya tujuan kami masih jauh.dan Gly sama sekali tidak bertanya apa pun pada ku ! ralat dia tak bicara pada siapapun.


lama lama


aku kesiksa sendiri nungguin Gly nyapa.


Huft......


menyebalkan😣


" Gly?"


ucap ku menyerah,yang di panggil cuma bilang


"hmmmm"


oh god !


kenapa kau tak mengajak ku bicara memangnya kau tak ingin bertanya apa pun pada ku? tanya ku absurt


Gly menaikan sebelah alisnya menanggapi pertanyaan bodoh ku.


yaaa aku bahkan mengakui aq bicara aneh.


Huftttt


Gly membuang napas berat.


semwntara aku merasa jantung ku bertalu talu dengan cepat menunggu dia bicara.


"Aku tau kau sudah makan,aku tau kau sudah minum obat,aku tau kau baik baik saja dan aku yakin kamu sehat,kau bahkan bis memindahkan ku ke kasur tadi malam.Aku harus tanya apa?"


" aaaaah kau tau?"


"apa kau akan berfikir aku mengira Leah yang melakukannya."


jawab Gly sarkas.


" aku juga tau kau sangat mencintai ku


lalu apa yang harus ku tanya pada mu."


jawab Gly jengah menggunakan bahasa indonesia agar Lee dan Adrian tidak tahu.


"aaaah apa apa an kau ini kenapa menyebalkan sekali."


"ya ya ya baiklah,aku minta maaf."


kau jangan terlalu cape ya aku g mau kamu sakit."


ucap Gly sekenanya,tapi cukup membuat ku senang.


"Entah apa yang kalian bicarakan,sepertinya aku harus mencari guru untuk mengajari ku bahasa indonesia."


ucap Leah pura pura kesal.


"sebaiknya aku beli beberapa makanan di toko sebrang sana untuk mengikis sedikit kesal ku."


Gly cuma tersenyum tipis,menanggapi Leah.


"Ayo ikut aku Rey,"


biar Leah yang membeli camilan di sebrang sana.


Aku menatap sekeliling dengan bingung


tapi dengan cepat mengikuti Gly.


"kau tak akan membuang ku di sini kan?"

__ADS_1


tanya ku panik.


sambil bolak balik melihat mobil yang terparkir di belakang dan Gly yang tengah berjalan di depan.


Gly memilih masuk kesalah satu toko yang berjejer tanpa memperdulikan ocehan Rey.


Gly langsung menuju deretan mantel pria,


di lihat nya arah pintu Rey tak kunjung masuk juga


"aaah sepertinya dia memang takut di tinggal atau memang bodoh,merepotkan saja."


dengan asal Gly mengambil mantel sekena nya lalu langsung berjalan ke kasir


selama mengantri Rey pun tak kunjung menyusul nya.


"oh my........"


dia benar benar ingin di tinggal rupa nya.


Gly keluar dari toko begitu transaksi nya selesai.di lihat nya Rey yang jongkok di tempat yang tadi.


Gly semakin jengkel


ngapainnnnn kamu diem di situ!


kenapa ga balik ke mobil atau ikut aku masuk si!


Dengan kesal Gly melempar paper bag yang ada di tangan nya.


rey yang memakaitudung jaket hoddie nya hanya diam saja tanpa berniat mengambil mantel yang gly lemparkan.


Gly melewati Rey begitu saja,


kau ingin aku tinggal ya?


cepet masuk!


triak Gly sambil membuka pintu mobil.


Gly menoleh di perhatikannya punggung lelaki yang beberapa hari ini terus menganggunya.


masih saja diam.


huhhhh mulai lagi,dengan malas Gly menghampiri Rey,


"kamu mau terus di situ?


Rey masih diam tak bergerak mau pun bersuara.


dasar bayi besar!


Gly berjongkok di sisi nya.


Gly khawatir skaligus curiga pria ini akan menjaihili nya.


"Rey,ayo ke mobil,di tatap nya wajah yang bersembunyi di bawah tudung jaket nya.


Rey,......


Oh my god


Rey,


kau mendengar ku ucap gly panik di angkat nya wajah Rey yang menunduk dengan kedua tangan kecilnya


Rey nampak pucat dan kesulitan bernafas,


darah pun mengalir dari lubang hidung sebelah kiri nya.


dengan terburu buru Gly memakaikan mantel yang baru di beli nya barusan.


"kita ke mobil nya,kita kerumah sakit


aku akan bantu kamu jalan ok,


ayo bangun Rey.


Rey hanya diam,


salju turun cukup deras membuat suasana menjadi sangat lenggang.tak ada satu pun yang lewat.


Gly memutuskan berlari ke toko yang tadi di masuki nya.


dia ingat ada pegawai pria di dalam sana


Gly harus meminta tolong untuk membawa Rey masuk ke mobil.


untung lah karyawan itu mau membantu tanpa banyak bertanya setelah mendengar penjelasan Gly.

__ADS_1


Gly tambah panik saat melihat Rey tertidur meringkuk.kemungkinan besar Rey pingsan


setelah mengucapkan Trimakasih Gly langsung menuju rumah sakit.


__ADS_2