
hari sudah malam,kaki nya sudah pegal karna mengikuti Nona nona ini berbelanja.
dari siang hingga hampir pukul 9 malam.
entah sudah berapa banyak uang yang nona nya keluarkan hari ini pasti lebih dari gaji nya satu tahun.
saking asik nya mereka berbelanja,
sampai lupa makan siang.
tapi sepertinya sampai sekarang nona nona itu tak merasa lelah sedikit pun.
mereka seolah mendapat pasokan energi saat kantung belanjaan berhasil mereka bayar.
terasa ponsel nya bergetar,untuk ke sekian kali.ia tak bisa mengangkat ponselnya karna tangan nya penuh dengan kantung belanjaan.
"Gover sebaik nya kita pulang,
kita sudah tak bisa memilih lagi lihat lah tangan ku sudah penuh,dan aku juga mulai lapar."
terang Leah sambil melihatkan tangan nya.
" ach iya kau benar,tapi apa smua adik adik mu sudah mendapatkannya Lee.aku tak ingin satu pun tidak kebagian."
" kau akan mengkargo kan nya kalau kurang ok,lihatlah pengawal tampan mu itu sudah terlihat sangat lelah mengikuti kita."
sambil menunjuk ke arah Egy menggunakan sudut mata nya.
" baiklah kita pulang sekarang."
memutar balik ke arah parkiran.
alhamdulilah akhirnyaaaaaaaa,sebut Egy lega.
"kau terlihat senang sekali ka apa kau merindukan kekasih mu?"
tanya Gly tajam.
" tidak nona,
tuan besar sudah menelvon saya dari tadi meminta anda segera pulang."
"ach ya kau benar,aku menonaktifkan ponsel ku dari pagi,
ujar Gly langsung mencari ponselnya.
"kita makan di rumah aja ya lee
pasti banyak makanan di sana."
"mmmmh kaki ku mulai terasa pegal Gover,"
gumam Leah lirih.
sekarang dia merasakan betis nya berkedut nyeri.
" saat kita berjalan kesana kemari kita merasa biasa biasa saja tapi kenapa sekarang sakit sekali."
" aaaaah aku tak yakin apa besok aku bisa bediri"
,rengek Leah sok imut.
" salah sendiri memakai sepatu terkutuk begitu,kenapa kau senang menyiksa kaki mu itu.ingat kau besok memakai sepatu kets."
ledek gly sambil tertawa terbahak.
membayangkan penampilan Leah besok
dengan gaun ala princess dan sepatu kets.
" berhenti tertawa lihat lah badai di depan mu."
ucap Leah dengan nada sok serius.
" apa an si....." jawab Gly meremehkan.
sementara Leah keluar dengan expresi meledek sambil menaik turun kan alisnya cepat.
aaaaaaaah Rey,
sejak kapan dia datang.
awawawawaw
tatapannya menusuk nusuk aku akan minta ka egy meniru gaya nya.
itu sangat keren.
" hai Rey kapan kau datang?"
sementara Leah memilih masuk sambil membawa belanjaan nya.di ikuti egy di belakang.
" aku marah!"
triak Rey sebagai jawaban.
Gly tertawa kecil,
dari muka nya saja smua tau dia sedang kesal nada nya juga jelassss sekali dia marah
kenapa dia harus bilang begitu,itu membuat penampilannya yang tadi keren jadi terlihat konyol.
Rey memicingkan mata terlihat berfikir,
melihat Gly tertawa membuat marah nya menguap tak bersisa,
Gly menggeleng gelengkan kepala pelan
lalu memasuki rumah ,
Rey bingung melihat Gly yang tak berkata apa pun dan mengacuh kan nya.
dia berjalan mengekor di belakang Gly menuntut penjelasan.
" kenapa kau tertawa ?!"
tanya Rey kesal skaligus heran.
" kau ingin aku bagaimana ?"
__ADS_1
tanya Gly sambil menengok ke arah Rey sekilas.
" kau harus nya minta maaf,kan aku bilang aku marah."
jelas Rey semakin kesal.
" memang aku salah apa ?"
sambil berjalan menaiki tangga.
Rey seketika menghentikan langkah nya.
" kau tak tau?!"
triak Rey ,
Gly menghentikan langkah nya lalu menengok ke belakang
lalu mengangkat bahu,
" tidak ",jawab Gly asal ,memang aku salah apa huhhh.
lalu melanjutkan langkah nya kembali.
" kau bilang sore kita akan bertemu,
kau lihat sekarang jam berapa?!
kau bahkan tidak mengaktifkan ponsel mu!
aku menggila karna menghawatirkan mu Gly
aku mencari mu kemana mana bahkan ke makam mama mu!
triak Rey frustasi
sontak langkah Gly terhenti,
sebegitu khawatirkah dia?
atau bodoh?
gly berjalan menuruni tangga lagi,
demi tuhan betis ku sakit sekali saat berjalan
gumam Gly dalam hati.
begitu sampai di depan Rey berdiri,
gly merengkuh wajah lelah Rey dengan ke dua tangan kecil nya.
" maaf aku tidak memikirkan perasaan mu,
ucap Gly lembut.
Rey menyentuh jari jari gly yang ada di pipinya.lalu menggeleng pelan.
" aku yang bodoh kenapa tidak menelvon Leah,"sambil menempelkan kening nya di kening gly.
ke dua nya tertawa kecil.
tanya gly sambil ingin melepaskan tangan nya,namun Rey menahannya.
"aku baru sadar aku bodoh saat melihat Leah keluar dari mobil.aku bahkan ingin menertawakan diri ku sekarang."
" kau sedang melakukannya Rey,"
ucap Gly mengingatkan.
"aku terlalu panik saat kau mengakhiri panggilan dan no mu langsung mati saat aku mencoba menghubungi mu lagi."
Aku langsung kemari,mencari mu,
tapi papa mu bilang kau tak pulang.aku semakin khawatir.
aku bahkan ke club tempat dimana kita bertemu untuk ke2 kali.
aku menghubungi no pengawal mu tapi dia tidak mengangkat nya.
aku semakin kesal saat hary dan Leah saling berkirim pesan.
aku bahkan menurunkan nya di jalan.
ungkap Rey sambil tertawa menertawakan kebodohannya sendiri.
" jadi apa aku masih salah dalam hal ini ?"
tanya gly sambil terkikik.
" baiklah kau memang tak jadi salah dalam hal ini."
tapi kau tetap bersalah karna membiarkan ku terlalu merindukan mu.
lalu mengecup bibir gly singkat.
gly diam mematung,kini posisi nya terbalik
rey yang sedang membingkai wajah nya dengan tangan nya yang besar,sementara ia mengenggam lengan kekar itu dengan telapak tangan nya yang mungil.
" jangan menghilang dari ku,karna aku bisa mendadak jadi bodoh dan gila.
itu hukuman untuk mu,"
sambil menyentuh bibir gly menggunakan ibu jari nya lain kali aku akan menghukummu lebih,ucap Rey lirih.lalu membawa Gly kedalam pelukannya.
" gendong Rey,kaki ku sakit,celetuk Gly lalu menggigit bibir.
bodohhhhhh kenapa aku ngomong gitu si
achh.......
sementara Rey tertawa langsung menggendong gly seperti menggendong bocah .Gly memeluk leher Rey erat.
Egy dengan cepat langsung membukakan pintu kamar nona nya.dia baru saja selesai memilah milah kantung belanjaan nona yang di belikan untuk nya.
seingat nya dia tak membeli apa pun tapi nona liah bersikeras mengatakan smua itu milik nya.
" nona bisa bicara sebentar?"
__ADS_1
tanya egy datar,
Rey terlihat tidak suka egy menguasai Gly kembali.
Gly langsung melepaskan diri dari gendongan Rey.
" mandi lah di kamar ku, aku akan ke kamar Leah sebentar.dan menyiapkan baju mu ok.
sambil tersenyum semanis mungkin
lalu berjalan ke kamar Leah sementara Egy mengikuti nya di belakang.
leah terlihat mengelompokan barang barang yang di beli nya.
" kau sudah pisahkan milik Ka egy leah?
tanya Gly kemudian.
" itu lah yang ingin saya tanyakan nona."
ungkap Egy menyela.
gly menoleh,
" nona saya.....
" trima dan pakai saja , potong Gly cepat.
bukankah lemari mu kosong?"
lagi pula itu setelan formal,
anggap saja itu sragam dari perusahaan."
sudahlah sebaiknya kau pulang.
jam 7 kau harus sudah ada di sini.
" tuan besar meminta anda datang ke rumah calon .....
" sesuai printahku ka,pulanglah aku tak ingin berdebat.ucap Gly tegas."
" maaf nona,
trimakasih untuk smua ini,saya permisi."
ucap Egy sopan,lalu memilih pergi.
" huhhhh apa apa an menginap disana tidak akan!"
gumam Gly kesal.
" kau kenapa Gover,tanya leah sambil membereskan barang barang yang berserakan."
" apa kau butuh bantuan?
aku bisa meminta bu rini membantu mu lee,
"tidak,kau tau aku tak suka mencari cari,jadi aku lebih suka merapikannya sendiri.
potong Leah cepat.
sebaiknya kau segera mengurus penguntit gila mu itu sebelum dia semakin tidak waras.
apa kau tau Hary ia turunkan di tengah jalan toll ,benar benar gila untung saja ada petugas derek yang menemukannya.
" benarkah? tanya gly tak percaya.
" sudah sana cepat.aku tak mau dia menjebol kamar ku."
tokk....tokk....tokkk
" hufffft apa ku bilang "
sungut Leah pura pura kesal
Gly tertawa lalu berbalik membuka pintu,
begitu pintu terbuka di lihat nya Rey sedang berdiri sambil menyender ke dinding.
gly tersenyum kecil,
kau ingin aku memandikanmu?
Rey langsung tersenyum dengan wajah berbinar.
" dengan air mendidih mau?"
ucap Gly kemudian.
Rey langsung cemberut.
" mandi kau lengket Rey,seharian kau nglayap kemana aja, aku akan siapkan baju dan akan mandi di kamar Leah.kau bawa obat mu kan?
Rey menggeleng,
Gly mendesah singkat.
" aku dah sehat Gly,"
aku udah bisa makan dengan baik.
terang Rey.
" baiklah nanti kita akan makan malam bersama,benar benar makan malam."
sambil melirik ke arah jam dinding
sudah lebih dari pukul 10 malam.
----------
-----------
bagi like dan vote ny ya sebagai bentuk menghargai,
jangan lupa kasi rating bintang 5
salam sayangg
__ADS_1