
Rey kesal kehilangan jejak Gly.
tapi bukan Reynaldi nama nya kalau tidak mendapatkan apa yang ia mau.
Dengan kesal Rey menjalankan mobilnya ke kantor.
"Hary harus mencari nya untuk ku !"
Rey memarkirkan mobilnya di parkiran khusus
Dengan lift khusus pula Rey langsung menuju ke ruangan nya di lantai 15,
lantai paling atas.
Begitu keluar dari lift Rey disambut oleh Sekertarisnya dengan berdiri menunduk.
"slamat siang tuan."
sapa Elena ramah,dengan wajah terkejut
"panggilkan Hary."
ucap Rey tak acuh,
dengan terus melangkah menuju ke ruangan nya.
" Baik tuan."
Elena langsung menjalankan apa yang di printahkan oleh bos nya.
Menghubungi Hary lewat telfon.
tak butuh waktu lama Hary datang
"Apa tuan muda di dalam?"
tanya Hary to the poin
" ya...."
jawab Elena singkat,
Harry.langsung berjalan ke ruangan Rey.
huft....menghela nafas panjang
Hary masuk tanpa mengetuk pintu
"Aku datang sebagai teman,karna aku tau kau datang kemari bukan untuk bekerja,
tapi untuk menggangguku !"
ucap Harry ketus
saat Hary masuk Rey sedang mondar mandir tak jelas.
tidak mungkin bocah tengil itu memikirkan pekerjaan
bahkan slama 1 tahun ini yang dia kerja kan hanya tanda tangan dan setor badan saat ada rapat atau pun pertemuan.
Rey menengok kearah Hary dengan wajah kusut.
" ya ya ya aku akan bekerja,
tapi kau harus membantu ku dulu."
"Aku tidak akan merepotkanmu lagi aku berjanji."
✌️sambil tersenyum ke arah Harry
Asisten sekaligus sahabat terbaiknya.
" Omong kosong !"
"kau sudah membual hal itu ribuan kali !
Ucap Hary tajam
Rey memasang tampang so sedih terbaiknya
" cihhh....." menggelikan
" Baiklah ini terakhir,apa mau mu !"
sungut Hary kesal.
hehehehee Rey 😁nyengir kuda
"carikan aku gadis yang bernama Gly"
" Apa pesona mu tlah hilang bos?"
lucu skali kau meminta ku mencari seorang wanita.tutur hary menambahkan.
mengingal slama ini Rey lah yang di cari cari para kaum hawa sgala usiaa
sedangkan Rey sendiri asik menguntit mantan kekasih yang menghianati nya.
Rey,melirik tajam
"jadi......
,siapa dia?"
tanya Hary mengacuh kan tatapan Rey.
" Calon nyonya mu !"
sudah cepat cari triak Rey tak sabar
Kau bercanda!
aku masih ingat kau mengacaukan apartemen mu kemarin lusa!
triak Hary tak percaya.
" Jangan banyak bicara , lakukan saja tugasmu!
sungut Rey marah
huh menyusahka umpat hary dalam hati.
"Berikan foto nya "
jawab Hary kesal
"Tak ada,kau bisa melihat gadis itu melalui cctv apartemen ku."
" Apa kau punya no telvonnya?"
tanya Hary lagi
"aku punya,"
Nih.....sambil menyerahkan hp nya ke Hary
Hary menerima tanpa banyak bicara,
setelah mengecek ke kontak mau pun panggilan terakhir Hary tidak menemukan no yang di cari
" Tidak ada yang bernama Gly disini !"
ucap Hary datar
" Ahhh kau bodoh sekali,"
umpat Rey kesal
sambil merebut ponselnya di tangan Hary
Tak butuh waktu lama Rey memberikan ponselnya kembali
Hary menatap tampilan di layar ponsel bos nya.
srigala cantikku,
seketika Hery menggeleng kepala frustasi !!
"Dasar tuan muda menyebalkan !"
sungut Hary kesal
hehheehehe tersenyum tak berdosa
"kau cepatlah cari,aku merindukannya."
Aku khawatir dia akan bunuh diri
dia baru saja putus.
"menggelikan!
Apa kau yakin sudah berdamai dengan masa lalu mu?"
__ADS_1
jangan jadikan wanita lain sebagai pelarian mu!
Rey tertegun,mencoba berfikir
Hary memutar bola mata malas,melihat Rey yang nampak ragu dengan perasaan nya
"Ya ya ya kau benar."
ungkap Rey mengalah,
tapi Entahlahh,"
aku memang masih sakit hati dengan Stella
sampai saat ini
Tapi sejak aku bertemu dengan gly kemarin pagi,
aku terus teringat wajah nya
aku bahkan bisa menahan black traffle ku berperang,hanya karna terbayang wajahnya."
jawab Rey
" Apa! ,kemarin pagi ?!"
" apa kau gila!"
" jadi kau jatuh cinta pada pandangan pertama huhhhhh....."
Ejek Hary
"Aku belum brani menyimpulkan,
aku hanya senang bersamanya."
Ayo lah Hary
ku mohon,
aku bisa gila karna penasaran.
rengek Rey seperti orang bodoh.
Hary berkutat di laptopnya
setelah beberapa saat
" aku mendapat kannya! "
ucap harry sambil menjentikan jari
" Benarkah?! "
tanya Rey semangat.
" Kau memang yang terbaik."
ucap Rey senang
cepat kau kirimkan ke emailku
ucap Rey tak sabar
Enak saja,
"Kau harus menyelesaikan kewajibanmu!!
temuilah tuan Smith setelah makan siang
baru aku berikan apa yang kau inginkan!"
jawab Hary datar.
kapan lagi bisa memerintah nya
hahahaha
" aku tidak mauuuu !"
aku ingin langsung menemui gadis ku.
sungut Rey berapi api
kau sudah berjanji,ingat???
seorang pria tidak akan mengingkari janji nya
ucap Hary datar
***********
.
waktu menunjukan pukul 5 sore
Rey melanjukan mobil nya ke alamat yang Hary berikan.
Pikirwnnya melayang kemana mana
aku harus bilang apa ya????
krnapa aku gugup begini.
hello girl kau merindukanku???
"ah itu tidak keren."
hallo sweety
sejenak tertegun,mengeryit bingung
ahhhh ,bagaimana kalau orang tua nya lebih garang dari Gly???
Anak nya saja sangat garang begitu.
aaaaah kemana pergi nya kata kata manis ku
kenapa aku gugup begini!
bahkan sebelum bertemu
tenang Reyy
slama kau bersikap sopan smuaa aman
ya.....
smua akan baik baik saja.
Rey sejenak ragu,untuk memasuki rumah megah di depannya
masuk engga masuk engga masuk engga
sambil memainkan jari di roda kemudi.
aku sudah sampai sini,
sebaiknya aku masuk.
tapi bagai mana kalau gly tidak di rumah??
aaaaaa knpa aku terus bicara sendiri
tok tok tok
terdengar suara kaca mobil di ketuk
sontak Rey terkejut
dia terlalu asik berkelana dalam pikirannya sampai tak menyadari kehadiran seseorang.
hufttt......
rRey membuka kaca mobil nya sedikit,
"ada anda baik baik saja tuan?"
sapa seorang pria tua yang Rey yakini seorang supir
apa mobil anda mogok??
saya sudah membunyikan klakson berkali kali
terang pria itu panjang lebar.
Reflek Rey langsung meminta maaf,karna tak mendengar klakson tersebut.
melihat ke belakang sekilas
lalu,
" benarkah ini alamat rumah ini? "
__ADS_1
ucap Rey ramah.
Betul tuan,
kebetulan saya bekerja di rumah ini.
apa anda ingin bertemu tuan besar???
maksud saya pa Hendrayan
tanya pria tua itu ramah.
ah benarkah???
tapi saya mencari Gly apa dia di rumah?
tanya Rey lebih lanjut.
" sepertinya begitu tuan,
tapi maaf,mobil tuan saya hendak masuk bisakah anda maju sedikit??
saya akan menyampaikan maksud kedatangan tuan."
ucap pria tua sekitar 50th an tersebut
oh ya tentu,maaf
balas Rey cepat.
pa Samsul mengangguk sambil tersenyum lalu berbalik ke mobil tuannya berada
" Ada apa pa Sam? "
tanya pa Hendra saat supir nya kembali dia.
pandangan nya tak lepas dari mobil sport hitam legam di depannya yang hanya maju sedikit melewati gerbang.
" Dia teman nona tuan,sepertinya teman baru karna dia menunjukan alamat rumah ini kepada saya."
terang pa Samsul menjelaskan
" Benarkah ?,
kalau begitu suruh dia masuk.
jawab pa Hendra datar.
*****
Rey menunggu di ruang tamu kediaman Gly di temani secangkir kopi.
menyesapnya sedikit
matanya berkeliaran mengamati ruangan di sekitarnya
terdapat grand piano berwarna hitam di sebarang tempat dia duduk disisi sebuah tangga melengkung yang indah
tak berapa lama Pa Hendra menghampiri Rey masih dengan stelan formalnya,hanya saja jas nya sudah terlepas dari tubuh nya.
lengan kemejanya di tarik sampai siku
memberikan kesan santai.
" Jadi ada perlu apa anak muda?"
tanya Pa hendra langsung ke inti.
karna dia yakin baru melihat pemuda di depannya ini pertama kali.
tidak ada laporan apa pun tentang laki laki ini.
" Saya Reynaldi atmaja tuan,saya ingin bertemu dengan gly."
jawab Rey
" Urusan bisnis??"
ucap Pa Hendrayan cepat.
karna dia melihat pria di depannya menggunakan stelan formal.
Rey mengusap rambut nya sekilas
" hanya pertemuan biasa tuan,
kami berteman."
mmmmh
saya tidak bisa menghubungi ponselnya
jadi saya memutuskan untuk berkunjung kemari sepulang bekerja."
apa Gly di rumah?"
ucap Rey panjang lebar,
Pemuda yang berani,gumam pa Hendra dalam hati.
tersenyum tipis,
" Dia ada di kamarnya ,
sambil menunjuk ke atas.
pintu nya berwarna biru langit,naiklah."
sambil tersenyum penuh arti
Rey melongo
kenapa bukan Gly yang di suruh turun?
aaaaaa Rey tau darimana sifat mudah percaya pada orang asing.
Rey ragu,
air muka pria di depannya sangat sulit di artikan.
Rey takut kalimat itu jebakan.
melihat kebingungan pria di depannya
pa Hendra menambahkan
" Gly sangat susah untuk bangun."
aaaaaaaaaa percuma Rey mengkhawatirkan srigala itu seharian ini
dia bahkan sedang terlelap sekarang🙄
naik ga ya?
Bolehkah?
tanya Rey hati hati.
" tentu saja,saya sangat berterimakasih kalau kau berhasil membuat Gly bangun.
dia bahkan melewatkan makan siang nya.
naiklah ,bukankah kalian berteman??
Rey mengangguk pelan,lalu melangkah menuju ke kamar Gly
Gly !
ucap Rey keras sambil mengetuk pintu
Glyy....
panggil nya lagi
Rey mulai panik.
sudah tak terhitung brapa kali
Rey mengetuk pintu
sampai buku buku jari nya sakit
Rey ingin skali menendang pintu di depan nya
karna khawatir
Gly sama sekali tak bergeming.
sambil mengetuk pintu untuk ke sekian kali Rey tak berhenti untuk terus mendial no ponsel Gly
entah panggilan ke berapa
akhir nya Gly mengangkat ponselnya
__ADS_1
Rey bernafas lega....
akhirnyaa......