Govergly

Govergly
Enam


__ADS_3

Rey kesal kehilangan jejak Gly.


tapi bukan Reynaldi nama nya kalau tidak mendapatkan apa yang ia mau.


Dengan kesal Rey menjalankan mobilnya ke kantor.


"Hary harus mencari nya untuk ku !"


Rey memarkirkan mobilnya di parkiran khusus


Dengan lift khusus pula Rey langsung menuju ke ruangan nya di lantai 15,


lantai paling atas.


Begitu keluar dari lift Rey disambut oleh Sekertarisnya dengan berdiri menunduk.


"slamat siang tuan."


sapa Elena ramah,dengan wajah terkejut


"panggilkan Hary."


ucap Rey tak acuh,


dengan terus melangkah menuju ke ruangan nya.


" Baik tuan."


Elena langsung menjalankan apa yang di printahkan oleh bos nya.


Menghubungi Hary lewat telfon.


tak butuh waktu lama Hary datang


"Apa tuan muda di dalam?"


tanya Hary to the poin


" ya...."


jawab Elena singkat,


Harry.langsung berjalan ke ruangan Rey.


huft....menghela nafas panjang


Hary masuk tanpa mengetuk pintu


"Aku datang sebagai teman,karna aku tau kau datang kemari bukan untuk bekerja,


tapi untuk menggangguku !"


ucap Harry ketus


saat Hary masuk Rey sedang mondar mandir tak jelas.


tidak mungkin bocah tengil itu memikirkan pekerjaan


bahkan slama 1 tahun ini yang dia kerja kan hanya tanda tangan dan setor badan saat ada rapat atau pun pertemuan.


Rey menengok kearah Hary dengan wajah kusut.


" ya ya ya aku akan bekerja,


tapi kau harus membantu ku dulu."


"Aku tidak akan merepotkanmu lagi aku berjanji."


✌️sambil tersenyum ke arah Harry


Asisten sekaligus sahabat terbaiknya.


" Omong kosong !"


"kau sudah membual hal itu ribuan kali !


Ucap Hary tajam


Rey memasang tampang so sedih terbaiknya


" cihhh....." menggelikan


" Baiklah ini terakhir,apa mau mu !"


sungut Hary kesal.


hehehehee Rey 😁nyengir kuda


"carikan aku gadis yang bernama Gly"


" Apa pesona mu tlah hilang bos?"


lucu skali kau meminta ku mencari seorang wanita.tutur hary menambahkan.


mengingal slama ini Rey lah yang di cari cari para kaum hawa sgala usiaa


sedangkan Rey sendiri asik menguntit mantan kekasih yang menghianati nya.


Rey,melirik tajam


"jadi......


,siapa dia?"


tanya Hary mengacuh kan tatapan Rey.


" Calon nyonya mu !"


sudah cepat cari triak Rey tak sabar


Kau bercanda!


aku masih ingat kau mengacaukan apartemen mu kemarin lusa!


triak Hary tak percaya.


" Jangan banyak bicara , lakukan saja tugasmu!


sungut Rey marah


huh menyusahka umpat hary dalam hati.


"Berikan foto nya "


jawab Hary kesal


"Tak ada,kau bisa melihat gadis itu melalui cctv apartemen ku."


" Apa kau punya no telvonnya?"


tanya Hary lagi


"aku punya,"


Nih.....sambil menyerahkan hp nya ke Hary


Hary menerima tanpa banyak bicara,


setelah mengecek ke kontak mau pun panggilan terakhir Hary tidak menemukan no yang di cari


" Tidak ada yang bernama Gly disini !"


ucap Hary datar


" Ahhh kau bodoh sekali,"


umpat Rey kesal


sambil merebut ponselnya di tangan Hary


Tak butuh waktu lama Rey memberikan ponselnya kembali


Hary menatap tampilan di layar ponsel bos nya.


srigala cantikku,


seketika Hery menggeleng kepala frustasi !!


"Dasar tuan muda menyebalkan !"


sungut Hary kesal


hehheehehe tersenyum tak berdosa


"kau cepatlah cari,aku merindukannya."


Aku khawatir dia akan bunuh diri


dia baru saja putus.


"menggelikan!


Apa kau yakin sudah berdamai dengan masa lalu mu?"

__ADS_1


jangan jadikan wanita lain sebagai pelarian mu!


Rey tertegun,mencoba berfikir


Hary memutar bola mata malas,melihat Rey yang nampak ragu dengan perasaan nya


"Ya ya ya kau benar."


ungkap Rey mengalah,


tapi Entahlahh,"


aku memang masih sakit hati dengan Stella


sampai saat ini


Tapi sejak aku bertemu dengan gly kemarin pagi,


aku terus teringat wajah nya


aku bahkan bisa menahan black traffle ku berperang,hanya karna terbayang wajahnya."


jawab Rey


" Apa! ,kemarin pagi ?!"


" apa kau gila!"


" jadi kau jatuh cinta pada pandangan pertama huhhhhh....."


Ejek Hary


"Aku belum brani menyimpulkan,


aku hanya senang bersamanya."


Ayo lah Hary


ku mohon,


aku bisa gila karna penasaran.


rengek Rey seperti orang bodoh.


Hary berkutat di laptopnya


setelah beberapa saat


" aku mendapat kannya! "


ucap harry sambil menjentikan jari


" Benarkah?! "


tanya Rey semangat.


" Kau memang yang terbaik."


ucap Rey senang


cepat kau kirimkan ke emailku


ucap Rey tak sabar


Enak saja,


"Kau harus menyelesaikan kewajibanmu!!


temuilah tuan Smith setelah makan siang


baru aku berikan apa yang kau inginkan!"


jawab Hary datar.


kapan lagi bisa memerintah nya


hahahaha


" aku tidak mauuuu !"


aku ingin langsung menemui gadis ku.


sungut Rey berapi api


kau sudah berjanji,ingat???


seorang pria tidak akan mengingkari janji nya


ucap Hary datar


***********


.


waktu menunjukan pukul 5 sore


Rey melanjukan mobil nya ke alamat yang Hary berikan.


Pikirwnnya melayang kemana mana


aku harus bilang apa ya????


krnapa aku gugup begini.


hello girl kau merindukanku???


"ah itu tidak keren."


hallo sweety


sejenak tertegun,mengeryit bingung


ahhhh ,bagaimana kalau orang tua nya lebih garang dari Gly???


Anak nya saja sangat garang begitu.


aaaaah kemana pergi nya kata kata manis ku


kenapa aku gugup begini!


bahkan sebelum bertemu


tenang Reyy


slama kau bersikap sopan smuaa aman


ya.....


smua akan baik baik saja.


Rey sejenak ragu,untuk memasuki rumah megah di depannya


masuk engga masuk engga masuk engga


sambil memainkan jari di roda kemudi.


aku sudah sampai sini,


sebaiknya aku masuk.


tapi bagai mana kalau gly tidak di rumah??


aaaaaa knpa aku terus bicara sendiri


tok tok tok


terdengar suara kaca mobil di ketuk


sontak Rey terkejut


dia terlalu asik berkelana dalam pikirannya sampai tak menyadari kehadiran seseorang.


hufttt......


rRey membuka kaca mobil nya sedikit,


"ada anda baik baik saja tuan?"


sapa seorang pria tua yang Rey yakini seorang supir


apa mobil anda mogok??


saya sudah membunyikan klakson berkali kali


terang pria itu panjang lebar.


Reflek Rey langsung meminta maaf,karna tak mendengar klakson tersebut.


melihat ke belakang sekilas


lalu,


" benarkah ini alamat rumah ini? "

__ADS_1


ucap Rey ramah.


Betul tuan,


kebetulan saya bekerja di rumah ini.


apa anda ingin bertemu tuan besar???


maksud saya pa Hendrayan


tanya pria tua itu ramah.


ah benarkah???


tapi saya mencari Gly apa dia di rumah?


tanya Rey lebih lanjut.


" sepertinya begitu tuan,


tapi maaf,mobil tuan saya hendak masuk bisakah anda maju sedikit??


saya akan menyampaikan maksud kedatangan tuan."


ucap pria tua sekitar 50th an tersebut


oh ya tentu,maaf


balas Rey cepat.


pa Samsul mengangguk sambil tersenyum lalu berbalik ke mobil tuannya berada


" Ada apa pa Sam? "


tanya pa Hendra saat supir nya kembali dia.


pandangan nya tak lepas dari mobil sport hitam legam di depannya yang hanya maju sedikit melewati gerbang.


" Dia teman nona tuan,sepertinya teman baru karna dia menunjukan alamat rumah ini kepada saya."


terang pa Samsul menjelaskan


" Benarkah ?,


kalau begitu suruh dia masuk.


jawab pa Hendra datar.


*****


Rey menunggu di ruang tamu kediaman Gly di temani secangkir kopi.


menyesapnya sedikit


matanya berkeliaran mengamati ruangan di sekitarnya


terdapat grand piano berwarna hitam di sebarang tempat dia duduk disisi sebuah tangga melengkung yang indah


tak berapa lama Pa Hendra menghampiri Rey masih dengan stelan formalnya,hanya saja jas nya sudah terlepas dari tubuh nya.


lengan kemejanya di tarik sampai siku


memberikan kesan santai.


" Jadi ada perlu apa anak muda?"


tanya Pa hendra langsung ke inti.


karna dia yakin baru melihat pemuda di depannya ini pertama kali.


tidak ada laporan apa pun tentang laki laki ini.


" Saya Reynaldi atmaja tuan,saya ingin bertemu dengan gly."


jawab Rey


" Urusan bisnis??"


ucap Pa Hendrayan cepat.


karna dia melihat pria di depannya menggunakan stelan formal.


Rey mengusap rambut nya sekilas


" hanya pertemuan biasa tuan,


kami berteman."


mmmmh


saya tidak bisa menghubungi ponselnya


jadi saya memutuskan untuk berkunjung kemari sepulang bekerja."


apa Gly di rumah?"


ucap Rey panjang lebar,


Pemuda yang berani,gumam pa Hendra dalam hati.


tersenyum tipis,


" Dia ada di kamarnya ,


sambil menunjuk ke atas.


pintu nya berwarna biru langit,naiklah."


sambil tersenyum penuh arti


Rey melongo


kenapa bukan Gly yang di suruh turun?


aaaaaa Rey tau darimana sifat mudah percaya pada orang asing.


Rey ragu,


air muka pria di depannya sangat sulit di artikan.


Rey takut kalimat itu jebakan.


melihat kebingungan pria di depannya


pa Hendra menambahkan


" Gly sangat susah untuk bangun."


aaaaaaaaaa percuma Rey mengkhawatirkan srigala itu seharian ini


dia bahkan sedang terlelap sekarang🙄


naik ga ya?


Bolehkah?


tanya Rey hati hati.


" tentu saja,saya sangat berterimakasih kalau kau berhasil membuat Gly bangun.


dia bahkan melewatkan makan siang nya.


naiklah ,bukankah kalian berteman??


Rey mengangguk pelan,lalu melangkah menuju ke kamar Gly


Gly !


ucap Rey keras sambil mengetuk pintu


Glyy....


panggil nya lagi


Rey mulai panik.


sudah tak terhitung brapa kali


Rey mengetuk pintu


sampai buku buku jari nya sakit


Rey ingin skali menendang pintu di depan nya


karna khawatir


Gly sama sekali tak bergeming.


sambil mengetuk pintu untuk ke sekian kali Rey tak berhenti untuk terus mendial no ponsel Gly


entah panggilan ke berapa


akhir nya Gly mengangkat ponselnya

__ADS_1


Rey bernafas lega....


akhirnyaa......


__ADS_2