
London,
Pukul 03:18,
Aku terjaga karna serangkaian mimpi yang sangat indah,
sangat indah.....
dimana aku berada di sebuah pesta pernikahan yang paling megah yang pernah ku lihat.
aku tersenyum melihat wanita di atas altar sana,Dengan gaun yang begitu indah dan menempel sempurna di tubuhnya.
sangat serasi dengan seorang pria yang berdiri di sisi nya
terlihat sangat gagah.
Namun senyum ku sekejap sirna,
begitu pasangan itu membalikan badannya ke arah ku.
menatap semua tamu undangan dengan senyum lebar sehangat mentari
tapi menusuk ku begitu dalam.
bahkan sedang tidur pun aku masih saja merasa terluka.
Aku benci kesunyian ini,
tanpa ku minta kenangan itu datang menyayat hati.
ya tuhan,
aku memang bukan orang yang baik.
aku tak pandai meng Esa kan nama mu
aku kerap lalay dengan semua kewajiban ku sebagai hamba mu,
tapi aku butuh kasih mu,
aku ingin kau mengasihi ku,
huftt.....
menangislah sepuas mu disini,saat kau kembali jangan lah meneteskan satu tetes pun.
yah aku benar benar bodoh.
Gly memilih membuka laptop nya.
sbaiknya aku mulai belajar tentang perusahaan.
papa bilang pa Sam mengirim smua data yang perlu aku pelajari melalui email.
baiklahh ,
kita mulai sekarang.
hanya dengan membacanya membuat ku pusing.
aku lebih senang mendengarkan.
huftt.....
Gly meraih ponsel nya
seingat nya dia tidur dengan panggilan dari Rey yang masih berlangsung.
"hehehehe dia pasti sangat kesal".
Gly menggulirkan layar nya ke atas,
sekarang mencapai 326pesan
dasar gila,sebaik nya aku mengganti nama nya sekarang
Pria gila
ach itu lebih cocok dari pada pria tampan
tapi dia memang cukup tampan ,
haiss apa yang ku fikirkan.
"Gly aku sudah mengantar papa mertua dengan selamat,
kau harus memberi ku hadiah saat kembali."
"Gly apa kau tidur?".
"yach tentu saja kau kan koala yang slalu tidur."
Aku tak bisa tidur,
Gly
Gly
"Gly aku merindukanmu,
"kenapa kau tak memeluku sbagai ucapan slamat tinggal"
aku ingin tidur agar bisa bertemu dengan mu
tapi aku malah tidak bisa tidur karna memikirkan mu😚
Hubungi aku saat sudah sampai.
"Dasar bodoh!"
Gly masih penasaran dengan pesan pesan yang Rey kirim kan,
smakin bergulir ke bawah kebodohan Rey makin tampak nyata
dia benar benar pengangguran rupa nya
bagaima bisa kerjaan nya hanya mengirim pesan pada ku.
Gly kau sudah sampai?
kenapa tak menghubungi ku
aku menghawatirkan mu gly
pesan ku talah terkirim semua tapi kau mengabaikannya
Hahaha dia benar benar mengecek ponsel nya sepanjang waktu.ungkap Gly geli.
lalu muncul beberapa panggilan tak terjawab
ahh mungkin orang ini yang menghabis kan daya ponsel ku kemarin.
kenapa no mu kembali tidak aktif!
jangan diam Gly kata kan sesuatu
kau membuat ku panik.
aku akan menyusul mu kalau kau hanya diam
Aaaaah aku lupa kau me matikan ponsel mu
baiklah hubungi aku saat no mu kembali aktif
ingat.
HUBUNGI AKU SEGERA SAAT NO MU KEMBALI AKTIF
"hahaha dia sangat bossy,
Bodoh sekaly
hahahaha.Gly tertawa lepas.
__ADS_1
terpampang puluhan panggilan tak terjawab
Gly Apa yang kau lakukan siapa dia!
kau tidak sedang bersama pria kan?
hahaha orang bodoh itu mengira Leah pria
pasti suara sangat berat karna baru bangun
Gly tak berniat membaca nya lagi satu persatu secara beruurutan.
memilih langsung ke yang paling baru,
Aku akan menjemput mu!
kau membuat ku gila dengan terus mengabaikan ku!
tunggulah nona,
aku akan segera tiba!!!
Hahaha kau pikir london itu di belakang rumah mu!
******
Jakarta,
Braninya dia menyiksa ku begini
aku sampai tidak bisa tidur dengan benar.
sebaiknya aku menyusul nya.
itu ide bagus,
slain untuk menghindari ibu aku jadi bisa bertemu Gly,
ahh benar sbaiknya aku langsung mencari tiket sekarang.
di lirik nya Hary yang masih terlelap.
kau urus pekerjaan ku ok,
slama ini kau kan tidak bekerja sama sekali selain mengekor pada ku.
sekarang saat nya kau bekerja
hikhikhik.
tapi aku menyusul nya kemana ya??
Aku belum pernah kesana,
🤔 kalau aku meminta Hary mencari tau dia takan mengizinkan ku pergi.
aaaaah menyebalkan.
Rey!
teriak ibu widia,mencari keberadaan putra nya.
belum sempat Rey beranjak ibu nya sudah membuka pintu kamarnya.
huhh...
Rey membuang nafas berat.
sepertinya tidak akan mudah.
"Kenapa kau tak pulang?!,
ibu menunggu mu,kita perlu bicara Rey."
Rey melirik ibu nya malas,
"kau sudah dewasa,ibu sudah tua na,
ibu ingin melihat kau menikah dengan wanita baik baik,berpendidikan yang pasti nya layak untuk mendampingi mu.berhentilah bermain main dan mempermalukan diri mu.itu sama sekali tidak lucu."
Rey sudah punya kekasih,
Rey akan mengenalkan pada ibu suatu hari nanti."ucap Rey datar,tanpa menatap wajah sang ibu.
Kau bersama lagi dengan Stella?tanya sang ibu penuh selidik.
sekilas bu widia mengingat kejadian kemarin.
"Tidak! jawab Rey tegas.
aku tidak pernah berhubungan lagi dengan nya sesuai keinginan ibu."
"kekasih ku sedang berada di london saat ini
dan aku berniat menyusul nya,
sbaik nya ibu pergi.
sebentar lagi saat nya aku bekerja."
ucap Rey sambil berlalu ke kamar mandi.
Bu Widia hanya mengangguk pasrah,
kesalahan nya tiga tahun lalu tlah mengubah putra nya dengan drastis.
tak ada lagi peluk hangat dari sang putra stiap kali bertemu,
tidak ada komunikasi apa pun walau tinggal di rumah yang sama.
tapi itu lebih baik,
sekarang bahkan Rey memilih tinggal di jakarta selama satu tahun ini.
tanpa meminta izin atau pun pamit pada nya.
bu Widia melangkah dengan lesu keluar dari ruangan putra nya.
Sementara Rey duduk termenung di atas closet yang tertutup.
mengingat apa yang sudah di kata kannya pada sang ibu.
"apa aku keterlaluan?,
aku masih mengingat kesalahan ibu yang menyuruh stella pergi dengan segelintir uang.
Stella,
kau bahkan bisa mendapatkan lebih banyak dari ku?
kenapa kau menuruti permintaan ibu?
kau bodoh
dan aku juga bodoh karna terus mengharap kau kembali.
aku harus menemui mu secepatnya.
setelah Rey selesai dengan urusan mandi nya
di lihat nya Hary yang tengah asik menikmati kopi.
"Jorok sekali,umpat Rey sambil melempar handuk basah ke arah Hary.
Hary mendengus,memilih langsung masuk ke kamar mandi sementara Rey memakai baju.
Setelah rapi dengan setelan formal nya Rey memesan tiket ke london
mmmh jam nya sama kaya Gly kemarin.
baiklah aku punya waktu untuk menemui Stella dulu hari ini.
Rey memilih mengirim pesan ke no informannya kemarin.
__ADS_1
" Bawa wanita itu kemari,katakan akau ingin bicara."
tanpa menunggu balasan Rey langsung memasukan hp nya ke saku dalam jas nya.
dan memilih keluar kamar.
dilihat nya bungkusan plastik di atas meja kerja nya.
mungkin ibu yang membawa kan nya kemari
Rey menarik napas panjang.
maaf bu,gumam Rey lirih.
Dari aromanya sepertinya nasi goreng.
Rey tersenyum kecil,
Nasi goreng sang ibu adalah makanan favorit nya dari kecil.
Rey makan dalam diam,sambil mengingat masa masa kebersamaan dwngan ibu nya.
kau ingin makan apa Rey?
Sapa Hary begitu kluar kamar.
Rey menatap Hary sekilas.
tanpa bicara Rey menunjukan nasi goreng dalam wadah yang lain
Hary tersenyum.
lalu memilih duduk di hadapan Rey.
apa ibu yang membuatnya?
tanya hary sesaat setelah duduk.
aku rasa iya.
jawab Rey tak acuh.
tanpa melepas pandangan nya dari makanan yang ia makan.
Aku menyuruh seseorang untuk membawa Stella ke mari.
Hary yang mendengar pernyataan bos nya tampak acuh menanggapi.
nasi goreng di depan nya terlalu enak untuk di lewatkan.
kesal Rey menendang kaki Hary yang ada di depan nya.
Apa???
ucap Hary bingung.
dilihat nya wajah bos nya yang sedikit berubah.
apa kau tak tidur semalam?
ucap Hary gusar.
Rey menggeleng pelan aku menunggu Gly menghubungi ku,
banyak yang ku fikirkan aku juga memikirkan stella.
Kau memikirkan gadis itu sampai tak bisa tidur atau memikirkan stella?
jawab Hary bingung.
Aku merindukan Gly.
sementara Stella,
aku hanya penasaran saja.
kau tau aku benci ke tidak tahuan.
aku ingin menemui nya hari ini untuk bertanya langsung pada nya.
kalau dia disini tidak mencari tau tentang ku,
aku pasti takan peduli
Omong kosong!
tidak peduli kau bilang,sergah Hary cepat.
Rey menendang tulang kering Hary lagi karna kesal.
sudah ku bilang aku hanya penasaran.
Ya ya ya Terserah,aku ke ruangan ku.
lama lama dengan mu kaki ku bisa patah.
Rey mendengus mendengar jawaban Hary.
Sepertinya Hary sudah melakukan tindakan cepat terhadap stella.
Dia bahkan tak bicara apa pun.
Drrrrrrt, ......drrrrrt...
ponselnya bergetar di balik saku jas nya
Rey berharap Gly menghubungi nya.
ternyata informannya,
"maaf tuan nona tidak ingin bertemu di kantor,dia meminta bertemu di restoran xx tepat jam makan siang."
Berarti benar,
Hary tidak mungkin tidak tau tentang Stella.
dilihat nya jam tangab yang melingkar di tangan kirinya
Hampir pukul 7
aku merindukan mu Gly
smoiga kau mengangkat telvon ku kali ini.
tak diangkat,
Rey mencoba memanggil kembali,
kali ini pada dering ke dua panggilannya mendapat jawaban.
Rey merasa senang Gly mau mengangkat telvon nya.
yah walau nada bicara nya terdengar acuh tapi Rey lega.
Gly baik baik saja.
Rey berniat menanyakan alamat Gly namun di jawab hanya dengan keheningan.
Rey tersenyum kecil.
mungkin dia lelah mengingat di sana sudah tengah malam.
baiklah,
tunggu aku grils
akan ku buat kau menyesal tlah mengabaikan ku.tersenyum penuh arti dengan panggilan yang masih berlangsung.
ya tuhannn kenapa aku tidak video call saja tadi
benar benar bodoh!
******
__ADS_1
yang udah sampe sini minta jempol nya yaaa 😘