
gly baru saja mengantar Leah ke bandara,
setelah menghabiskan waktu seharian ini hanya di dalam kamar dengan nya.
sementara papa memilih menginap di hotel semalam,
yach.... smoga saja beberapa hari,
hingga aku merasa siap untuk bicara.
Tidak ada gangguan dari Rey seharian ini,
karna ia tidak mengisi daya ponselnya dari kemarin.dia bahkan lupa meletakan di mana.
benar benar melelahkan,
sudah lama aku tak menyetir,karna di london aku lebih suka menaiki bus.
.dilihat jam tangan mewahnya yang melingkar indah,
hampir pukul 12 malam,
yachh karna jam penerbangan Leah memang dini hari.
setelah menangis bombay dengan alay aku bahkan harus menyetir untuk sampai rumah.
sebaiknya aku ke tempat Egy
rumah jauh lebih dekat.
gly langsung memarkirkan mobil nya di halaman rumah egy,
karna blm di pasang gerbang membuat dia langsung saja masuk,
dia membunyikan klakson dua kali,
smoga egy mendengarnya,
bodoh nya aku yang tak membawa ponsel😓
tint ...tint.....
gly menembakan lampu sorot ke arah jendela dibdepan nya.
tak lama terdengar pintu terbuka,
akhirnyaa......
gly memilih keluar dari mobilnya sambil membawa tas jinjing nya,Gly mengeryit bingung kara yang membuka pintu seorang perempuan.
Gly yakin tidak salah rumah.
" slamat malam nona,maaf mengganggu,benarkah ini rumah egy?
tanya Gly sesopan mungkin.
"bukan,sbaiknya anda......jawab gadis itu cepat.
tapi Gly mengenal perabotan yang ada di dalam sana,karna dia yang memilih nya langsung.
" maksud ku Meigy akbar,"
sela Gly tak kalah cepat.
" anda siapa?"
tanya gadis itu bingung,
" aaah sudah la aku mengantuk ngobrol nya besok saja ."
ucap Gly santai lalu memasuki rumah
sementara gadis itu menghalangi langkah nya dengan menarik tangannya menyeret ke luar reflek Gly mendorong pelan
menurut nya c begitu tapi tidak dengan gadis itu yang jatuh membentur pintu
Gly langsung berlari ke arah kamar dan mengunci nya.
ahhh siapa dia?!
sambil memegang lengan nya yang tetasa perih.
duk.....duk....duk....
keluar kau atau ku panggil polisi!
triaknya sambil memukul mukul pintu.
aaaaah brisik sekali.
tanpa menghiraukan triakan di luar Gly memilih tidur.
*******
Rey mondar mandir di apartemen nya dengan gelisah,seharian no Gly tak bisa dia hubungi,
dia sudah datang ke rumah nya dan pekerja di rumah nya bilang Gly mengantar Leah,
Tak ingin terlihat bodoh seperti kemarin,
Rey menghubungi Hary untuk menanyakan Leah,
tapi ternyata ponsel yang ia hubungi berdering sangat nyaring di ruang tamu
sementara Hary pergi mengantar ibu nya sampai surabaya.
Di buka nya ponsel Hary dengan cepat,membuka kotak pesan lalu mencari pesan dari Leah.
tapi pesan yang di terima terakhir kemarin sore,
Rey memanggil no ponsel Leah,
sama tidak aktif juga.
apa mereka sama sama ke london?
__ADS_1
Rey menghubungi kediaman Gly,
meminta Bu Rini untuk mencari paspor Gly,
ternyata ada.
kemana dia......
bahkan Egy pun tak tau dimana Gly berada.
Rey memutuskan menyusul ke bandara,
membuat pengumumam di pusat informasi ,
hasilnya nihil.
bahkan sampai penerbangan terakhir,dia tak melihat Gly mau pun Leah
*dimana kau Gly,
aku menghawatirkanmu
" tuan Rey*,
sapa Egy begitu melihat teman dekat nona nya tersebut,
dia ingin bertanya tapi di lihat dari penampilannya saja sepertinya dia pun belum bertemu nona.
" kau sudah cari kemana pun?"
tanya Rey terdengar lelah.
" kami sudah mengecek ke tempat tempat yang mungkin nona kunjungi.
tapi tidak menemukannya."
"sementara pesawat nona Leah sudah berangkat beberapa menit yang lalu.
mungkin nona kesini tapi tidak mendengar pusat informasi meneriakan nama nya tuan."
tiba tiba ponsel Egy bergetar
mobil mewah....?
apa itu mobil Audi....?
syukurlah......
jaga dia dengan baik,aku akan segera pulang.
" tuan,saya tau dimana nona,mari tuan!"
ungkap Egy girang.
sementara Rey langsung bangkit berdiri dengan penuh antusias
"dimana dia?"
" di rumah saya tuan "
deg....
untuk apa Gly kesana?
apa gly sering ke tempat nya?
apa yang mereka lakukan?
Egy bahkan terlihat sangat Girang mendengar Gly ada di rumah nya.
" Ayo tuan, kita kesana......
dengan menahan amarah Rey memutuskan mengikuti Egy,
yang terpenting sekarang adalah melihatnya baik baik saja.
Rey sampai di rumah egy,
terlihat Mobil Gly terparkir di halaman.
" Nona masih di kamar?"
tanya Egy kepada seorang wanita yang langsung membuka pintu.
Rey yang melihat anggukan itu pun langsung menerobos masuk
cuma ada satu kamar di rumah ini,
pasti gly di dalam.
Rey langsung menekan tuas pintu,tapi tak terbuka,karna terkunci.
" kau punya kunci cadangan? "
tanya Rey entah pada siapa.
" aku menemukan banyak kunci tadi saat membereskan rumah,sebentar ."
ucap Lela sambil berlari
" siapa dia?"
tanya Rey penuh selidik menurut info yang di dapat Egy belum menikah,
dan dia hanya punya adik laki laki yang masih sekolah.
" teman tuan,
degggg,hanya teman?
memang hanya teman tapi kenapa sakit begini........
lirih Lela dalam hati.
dia membantu saya mengurus rumah ini,karna saya jarang pulang dan menginap di rumah belakang Tuan."
__ADS_1
Rey mengeryit bingung,terlihat dari mata nya yang meruncing.
" rumah yang di sediakan khusus untuk para pekerja di rumah nona tuan."
sambil menerima kunci yang lela ulurkan.
Rey hanya mengangguk angguk.
terserah daah yang penting Gly,
" apa Gly sering kemari?"
" dua kali dengan sekarang tuan,"
syukurlah krain sering,......
" Ngapain?"
selidik Rey kemudian.
" kata nona dia ingin tau dimana saya tinggal sudah hanya itu."
kemudian pintu terbuka,
Rey langsung masuk ke dalam,
di lihat nya Gly yang tertidur meringkuk tanpa selimut,
Rey duduk di sebelah Gly
mengusap rambut nya pelan,
lalu mencium kening nya singkat
panas...........
kening Gly sangat panas,
Rey langsung berlari ke luar,
Gly demam,berikan aku air untuk mengkompresnya,
ucap Rey terdengar cemas,
Lela langsung menampung air di baskom kecil dan menyusul Rey ke kamar
tanpa banyak bicara Lela meletakan baskom itu di dekat Rey lalu keluar
Rey membalik kan tubuh Gly agar berbaring.
tubuh nya sangat panas,tapi keluar keringat dingin.Gly masih menggunakan kemeja dan clana Jins,sangat tidak terlihat nyaman untuk tidur.
Rey berlari ke mobil nya ,
seingat nya ada baju ganti di mobil untuk situasi darurat seperti ini.
di temukannya sebuah kaos putih lalu langsung berlari ke dalam,
di kamar dia melihat Egy yang hanya mengenakan anduk berdiri di depan lemari pakaian.
" apa yang kau lakukan sialan!'
dengan nada kesal tapi di ucapkan dengan berbisik.
" maaf tuan saya lupa tidak membawa baju ganti,saya tidak ada maksud apa pun ."
iya juga c dia kan pake kaos sama anduk rambut nya juga basah,dia tau aku disini
mana mungkin dia berani macam macam.
" panggilkan gadis mu ke mari!"
ucap Rey datar,
Egy mengangguk mengerti karna melihat Rey menggoyang goyangkan kaos yang dia pegang.
" lela tolong bantu nona berganti baju,"
ucap Egy sambil berjalan ke kamar mandi.
lela bangkit berdiri,
apa dia bos nya a Egy....?
ngapain ke sini apa orang kaya tidak bisa membayar hotel ?
Rey keluar begitu Lela masuk,
memilih berjalan ke dapur,hausssss tuan rumah nya sangat tidak sopan.
eh aku juga bertamu dini hari begini
tiba tiba Egy keluar dari kamar mandi
" anda mau kopi tuan ?"
seolah tau apa yang Rey keluhkan.
"tidak ,aku ingin tidur, "
dilihatnya jam yang menempel di dinding
hampir pukul 3 pagi.
" kenapa kau membawa itu keluar ?"
sambil menunjuk baskom yang Leah bawa.
" saya akan mengganti nya tuanini sudah saya pakai untuk membasuh tubuh nona"
terang lela menjelaskan.
Rey mengangguk pelan
menunggu Lela menyiapkan air di wadah yang baru. lalu meninggalkan mereka berdua untuk melihat Gly
__ADS_1
******
Bagi like nya dongggggg