Govergly

Govergly
tiga puluh tiga


__ADS_3

Gly langsung berjalan ke arah sofa panjang begitu pintu terbuka.


Leah meletakan papper bag yang ia bawa di atas meja lalu mengikuti Meigy yang berjalan


ke arah dapur,


"biar aku yang membereskan nya,ucap Leeah sambil mencuci tangan nya.


sementara Meigy memilih menghampiri nona baru nya.


Gly berbaring dengan kepala menyender di lengan sofa dengan tangan yang menutupi dahi nya.


Meigy langsung mengambil bantal sofa dan meletakannya di bawah leher Gly dengan hati hati setelah sebelumnya menepuknya.


"trimakasih,". ucap Gly lembut tanpa membuka mata nya.


"nona lengan anda memar......ucap meigy panik saat melihat lengan kiri Gly terlihat membiru keunguan.


Sontak Gly tersenyum tipis,


"hati ku bahkan hancur dan berdarah darah ka,...." ucap Gly parau dengan mata yang masih terpejam.


Meigy tertegun mendengar jawaban Gly yang tak pernah ia sangka sebelum nya,sekaligus panggilan yang bos baru nya berikan.


"Aku menganggap mu kaka,agar kau menyayangi ku seperti aku adalah adik mu.


menjaga ku karna kau peduli bukan karna gaji yang ku beri,setia di samping ku,mendukung satu sama lain dan mengingatkan ku kalau aku salah."


karna sejak kau memutuskan bekerja dengan ku maka kau tlah siap untuk masuk menjadi anggota keluarga kami dan buktikan kalau kalian layak."


ucap Gly tegas.


"Saya berjanji nona,akan berusaha menjadi kaka yang baik untuk anda,melindungi menjaga dan slalu setia kepada anda,trimakasih atas kesempatan yang anda berikan."ucap Meigy sambil menunduk.


sepertinya pa sam tau benar seleraku


aku tak boleh menyinggung nya karna sepertinya ka Egy sangat sensitif dengan fakta bahwa ia adalah keponakan nya.


"aku terlalu banyak bicara,


tolong ambilkan air, kaki ku sakit seharian keliling gedung dengan spatu sialan."


Meigy bangkit ke arah dapur ,di lihat nya Leah sedang asik menyantap fu yong hai sendiri dengan duduk di atas meja,


tanpa bicara apa pun Meigy berjalan kembali dengan gelas di tangan nya.


belum selesai Gly menghabiskan minum nya terdengar suara pintu terbuka


Rey masuk di susul oleh Hary di belakang.


"Sayang......begitu pandangannya menangkap gadis nya yang terlihat lelah.


Rey meletakan betis Gly di paha nya dengan hati hati sambil terus tersenyum ceria.


namun se persekian detik menoleh ke arah pria asing dengan wajah babak belur menarik perhatiannya.


"siapa dia .....sambil menunjuk ke arah Meigy sementara mata nya menatap Gly lekat.


"Ka Egy,dia kaka ku.jawab Gly datar


Rey mengangguk pelan


Oh.....


Halo kaka ipar,


sambil melambaikan tangan ke arah Meigy.


"bicara apa kau !" sambil mendorong paha Rey dengan kaki nya .


"percaya diri sekali " sanggah Gly ketus


" hahahaha baiklah,masih dalam proses kaka ipar ,kau tau kan susah sekali menjinakan srigala ini."


sambil mengacak rambut Gly gemas.


" singkir kan tangan mu !" sambil menepis tangan Rey.


" Kaka kenapa kau diam saja ? "


sudah sudah apa kalian tidak lapar


ayo kita makan.


ucap Leah tiba tiba dari arah dapur.

__ADS_1


' memang nya kau tak di beri makan oleh Hary, tanya Rey dengan nada jenaka


Rey tau Leah tak mudah kenyang.


" memang nya Rey tidak memberi mu uang ry tanya Gly jail."


"sayang kau yakin Leah kelaparan?


demi seluruh cinta ku pada mu dia itu kuda nil betina yang rakus,benar kan Hary?


menoleh ke arah Hary meminta dukungan.


" Rey sialan !"


seharian aku kelaparan karna menjaga image ku di depannya bodoh !"


Aku makan sangat sedikit tadi,


kemudian menutup mulut nya menyadari apa yang ia katakan.


" oh shit....." we umpat nya sambil menggelengkan kepala pelan.


smua hanya tertawa.


" sudah sudah ayo kita makan,


sela Hary menengahi.


bos kau harus meminum obatmu.


Rey mengangguk pelan.


lalu menoleh menatap mata Gly lekat. " aku merindukan mu,


maaf tidak mengangkat telvon dan membuat mu menunggu.sambil tersenyum sangat manis.


" Ayo kita makan," membalas senyum Rey


lalu menoleh ke arah Egy yang masih diam di tempat nya.


" ayo ka kita bergabung "


" ka bukankah aku memesan fo yong hai? "


tanya Gly begitu pandangannya mengitari meja makan dan tak menemukan salah satu menu.


menunjuk Leah.


Leah yang mendengar kata Fo yong hai di sebut pura pura tak mengerti.dan asik melanjutkan makan nya menyantap ayam bakar.


" lee....... triak Gly sambil memicingkan mata.


Apa balas Leah seolah tak berdosa.


" sayanggg sepertinya dia benar benar kelaparan tadi kalau kau mau aku akan memesankan nya di kantin bawah rasa nya enak ,bukan begitu Hary ?"


sambil membelai rambut Gly dengan lembut.


" apa ka egy mau menunggu?"


sambil menoleh kearah meigy,Rey mengeryit bingung lalu mengikuti pandanga yang Gly tuju.


Egy merasa kikuk karna semua orang melihat ke arah nya.


" itu makanan kesukaan mu kan?


maaf kudanil betina itu menghabiskannya


apa kau mau Rey membelikannya?"


Egy semakin salah tingkah mendengar perkataan bos baru nya itu,


nona nya slalu membuat hal hal yang tak pernah di pikir kan sebelum nya.


" tidak nona terima kasih."


Rey semakin bingung memahami situasi di depannya,namun memilih diam karna takut merusak suasana.


"kau sudah meminum obat yang sebelum makan ?" tanya Gly menghancurkan lamunannya.


"sudah tadi saat mau pulang,"


lalu mulai menyendok nasi lembek yang Gly pesan khusus untuk nya.


" Egy,.... kau kenapa ?" tanya Hary mencoba mengusir rasa canggung yang tercipta karna keheningan.

__ADS_1


sementara Egy hanya mengerutkan sebelah alisnya


" kenapa kau babak belur begitu ?"


"Paling habis nari sama Gover iya kan? "


sambil menabrakan bahu nya ke bahu Egy.


Rey menatap Leah lekat,sementara Leah hanya menunjuk lengan Gly yang memar.


Rey menoleh ke sambing mengikuti arah yang di tunjuk oleh Leah barusan


Dilihatnya lengan nya memar cukup lebar ,terlihat sangat kontras dengan kulit langsat nya yang bersih.


" Apa yang terjadi Gly ,"


tanya Rey menuntut penjelasan.


"kita hanya bermain,aku sudah lama tidak berlatih."


jawab Gly datar sambil terus mengunyah makanan yang ada di piring nya.


" Gly.....,ucap Rey lirih.


"ayo lah Rey, memang nya apa yang kau fikirkan kami hanya bersenang senang ya kan ka?"


" Baiklah, sambil membuang napas


jaga diri mu,


saat kau memutuskan terjun secara langsung ke dunia bisnis maka semakin banyak yang akan menyerang mu."


"aku mengerti trimakasih sudah menghawatirkan ku."


"aku mengantuk sekali dan hari ini cukup melelahkan." sambil menguap


"kau tak ingin menginap?"


tanya Rey lembut.


Gly menggeleng.


Ayo leah lanjutkan makan mu di rumah ku,


aku sudah sangat mengantuk.


Leah hanya cemberut,tapi dia menyadari Gly memang terlihat sangat lelah.


" baiklah hati hati,


aku akan merindukanmu."


gly mengangguk pelan. " jangan lupa minum obat.sabtu sore datang lah ke rumah."


lalu bangkit berdiri,


Rey mengusap hidung Gly sekilas.


lalu menatap Egy


" hati hati kaka ipar. "


dengan ekspresi yang sulit di artikan.


Meigy hanya mengangguk lalu berjalan mengikuti kedua gadis yang saling bersahabat.


******


" Hary........


siapa pria itu?"


"Kau tak dengar apa yang Gly katakan.?


" cari tau saja,"


jawab Rey ketus


" kau cemburu ?"


berteriak seolah tak percaya


" bukan urusanmu!"


lakukan saja !

__ADS_1


triak Rey kesal


__ADS_2