
sebelum baca like dulu yaaaaaa
please
*******
tuan besar ?
nona meminta saya menyelidiki tentang tuan besar?
untuk apa?
untuk apa nona menyelidiki masa lalu tuan besar?
bukan kah beliau anak nya?
di baca nya email yang masuk berulang ulang
hasil nya sama
dia tak mungkin salah baca.
akhirnya Egy mulai menyelidiki masa lalu tuan besar nya tersebut.
diambilnya ponsel yang tergeletak di depan nya.
mendial sebuah nomor
" paman......"
******
Rey terus saja menempel seperti lintah,
sedangkan Gly terus saja diam termenung.
meski beberapa kali Rey menegur nya dan mengajak nya bicara
Gly akan memperhatikan sebentar lalu larut lagi dalam lamunan nya.
" sayang.....
panggil Rey lembut,
entah untuk kesekian kali Gly mengabaikan ia biacara.
bila posisi nya terbalik.
gadis itu pasti menenggelamkannya hidup hidup dalam botol.
karna gemas dan kesal karna terus di abaikan
Rey mengecup bibir Gly pelan,
sontak Gly menatap ke dalam manik mata nya
kalau tau gitu aku ga sah triak triak panggil kamu,
Gly hanya diam,
tapi tatapannya menatap lensa mata Rey yang hitam pekat.
" apa aku harus mencium mu stiap aku panggil."
ucap Rey dengan nada menggoda.
tatapan Gly yang sayu dan terlihat lemah karna sakit membuat Rey berfikir kearah yang lain.
Rey mengecup Bibir Gly singkat.
tak ada dorongan di bahu nya
tifak ada cubitan di pinggang nya.
gadis nya tetap diam tak bereaksi.
Namun masih tetap menatap Rey lekat.
Rey menghela nafas frustasi.
dialihkannya pandangan nya ke segala arah.
lalu kembali menatap gadis nya
kini wajah nya menunduk.
dengan pelan Rey mengangkat dagu gly pelan agar ia bisa melihat wajah pujaan hati nya dengan sempurna.
mata nya yang sayu,bibir nya yang tipis namun penuh terlihat pucat.
Rey kembali mengecup Bibir Gly pelan.
lalu mulai ******* dengan lembut.
tangan nya kini memegang tengkuk nya agar ia bisa mencumbu lebih dalam
tidak ada perlawanan namun tidak juga ada balasan.
Rey menghentikan ciuman nya sejenak.
Gly masih tak bergeming.
masih seperti mayat hidup.
apa hanya orang itu yang mampu membuat mu bicara!
dengan emosi Rey kembali ******* bibir Gly
__ADS_1
di gigit nya pelan agar bibir Gly terbuka.
kali ini kecupannya berbeda.
kekecewaan,kesal dan keputus asaan bercampur jadi satu.
menjelma jadi ciuman panas
tangan nya mulai menelusup kepunggung Gly yang terasa sangat halus.
lalu berjalan ke depan.
di genggam nya ke dua gundukan daging dengan ke dua tangan nya.
memainkan nya sesuka hati.
memutar mer3mas,dan menyapit ujung nya pelan.
ciuman Rey berpindah ke leher Jenjang Gly yang indah,
mengecup pelan dan mengigit kecil kecil dengan gemas,
Rey ingin membuat tanda,
black traffle nya dibawah sana menuntut ingin pelepasan.
bi sibakannya baju Gly ke atas,
di emutnya ujung yang tadi dia mainkan dengan rakus sementara tangan nya bermain di belahan yang lain dan satu nya merangkak ke bawah.
" kau sudah basah sayang....."
Rey bangkit berniat membuka baju
terlihat Gadis nya. m enangis dalam diam sambil menatap ke samping.
Rey tertegun,langsung beranjak dengan cepat .
memilih duduk di samping Gly dan membawa nya kepelukannya.
" maaf......
ucap Rey lirih,aku menyesal,maaf.....
aku mohon maafkan aku....
maaf.
tolong maafkan aku.
jangan abaikan aku....
ku mohon...
pukul aku gly aku salah
maki aku .....
jangan diamkan aku sperti ini aku tidak bisa.
" maaf Rey,
maaf....
ucap Gly lirih.sebelum kehilangan kesadaran
Rey semakin panik mengetahui Gly pingsan.
" hary......
triak Rey sambil berlari ke arah pintu.
hary yang tengah mengerjakan pekerjaan nya di ruangan Rey langsung menoleh.
" siapkan mobil cepat,
antar aku ke rumah sakit."
triak Rey sambil lalu langsung menggendong Gly.
Hary yang melihat keseriusan Rey pun langsung membuka pintu lebar lebar.
lalu mulai mencari kunci mobil dan dompet nya.
tak lupa ponselnya ia bawa.
*****
" sepertinya nona membutuhkan psikiater
tuan,"
saya akan merekomendasikan dokter yang terbaik di jakarta,tapi sebaiknya anda vmenghubungi keluarga nya.
rey tertegun mendebgar penjelasan dokter.
kejiwaan Gly terganggu karna aku?
gumam Rey lirih sambil meremas rambut nya keras keras.
" tenang Rey,"
gly datang sudah menunjukan tanda tanda depresi bukankah kau mendengar penjelasan dokter tadi siang?"
tutur Hary berusaha menenangkan.
" aku ......
__ADS_1
aku memaksa nya melakukan itu
aku melecehkannya karna dia mengacuh kan aku.
aku brengsek , aku bodoh.
aku cemburu karna dia bicara dengan Egy sementara dwngan ku ia hanya berdiam diri
seharus nya aku sabar menghadapi nya
seharus nya aku bisa menahan diri
aku brengsek Ry.....
ucap Rey pilu,menyesali perbuatannya.
" yahhh kau memang brengsek.lalu apa yang akans kau lakukan sekarang?"
Rey menggeleng lemah.
pikurannya sangat kalut.
kejadian beberapa menit yang lalu berputar kembali di kepala nya.
bagaimNa gly diam tanpa menolak atau merespon sentuhannya.
bagaimana wajah Gly yang menangis dengan wajah datar namun terlihat menyedihkan.
aaaah kau bodoh Rey......
Hary berinisiatif menghubungi Egy.
persetan dengan kecemburuan Rey yang akan menggila.
hanya Egy yang bisa di mintai bantuan.
****
egy datang pagi pagi sekali.
sambil membawa sebuah nama.
yach tentu saja
kondisi gly harus di rahasiakan.
terlebih Egy mendapat tugas untuk menyelidiki masa lalu dan asal usul tuan besar.
membuat Egy menarik kesimpulan bahwa ayah nona nya itu pun tidak perlu tau tentang kondisi putri nya sekarang.
yah aku akan melaporkan keadaan nona baik baik saja.
semoga saja banyak yang meng amin kan agar nona cepat pulih.
" apa kau yakin dokter itu bisa di percaya?"
" saya sudah memastikan tuan,jawab Egy terdenhar penuh keyakinan.
saya sudah mempraktekan apa yang nona ajarkan.
smoga hasil nya sesuai dengan harapan.
gly di bawa ke apartment Rey.
Rey memilih dokter nya yang berkunjung dari pada Gly yang harus menginap.
dokter memberikan obat anti depresi
dan menyarankan gly tidak di tinggal sendiri.
dia tidak boleh merasa kesepian.
dan slalu di ajak berbicara walau gly hanya diam.
itu akan membuat Gly sedikit sedikit melupakan kesedihannya.
Rey terus mengajak Gly bercerita di waktu waktu senggang nya.
bergantian dengan Hary dan juga Egy.
tidak ada yang tau kecuali mereka bertiga dan seorang suster yang membantu merawat kebersihan Gly.
tak terasa pencarian sudah berjalan di hari ke 5.
sudah 5 hari juga Gly hanya diam tak bicara.
walau Rey mengajak nya bermain,
Gly melakukan permainan dalam diam
itu oun tak lama.
*****
" nona saya sudah menyelesaikan tugas saya,"
tapi saya takut anda akan lebih buruk lagi dari ini.....
" maaf nona, laporannya saya tunda,..."
egy bicara dengan Gly yang tertidur membelakangi nya.
nona nya tertidur setelah makan dan meminum obat nya.
tapi tanpa Egy ketahui
mata Gly kembali terbuka
__ADS_1
dan mendengar pengakuannya