Hasrat Tuan Muda Kaya

Hasrat Tuan Muda Kaya
12.


__ADS_3

Di tempat lain.


Gita merangsek paksa masuk ke dalam club' tempat maminya biasa berada.


Yaitu di bawah naungan seorang Reynand.


Gita datang dengan penampilan nya yg kusut , bola mata yg membengkak , dan hanya mengenakan pakaian tidur bercorak hello Kitty.


Dengan amarah yg melingkupi seluruh isi kepalanya , dan juga banyak nya pertanyaan yg akan ia ajukan pada Michiko.


"mi ! ucap Gita lirih saat melihat kelakuan sang mami yg kian membuatnya bertambah jijik.


"hmm ! gumam Michiko yg masih melumat bibir seorang pria di sampingnya.


Gita meremat erat tangan nya sendiri.


Ia merasa kalau maminya ini begitu hina dan tak pantas menyandang status sebagai seorang ibu.


" MAMI INDAH !! ucap Gita lantang.


Ia tak lagi bisa mengendalikan emosinya yg kian membuncah saat kehadiran nya di sini tak di anggap oleh michiko.


Michiko tertegun , dan menatap lamat pada manik sang putri yg terlihat memerah.


"kita ke kamar mami , jangan di sini kalau mau omong kosong ! ucap Michiko berjalan mendahului Gita.


"apa maksud mami ? ucap Gita pelan


"mami nggak tau kamu ngomong apa !


"mami bener bener ya , tega banget mami sama aku !! teriak Gita histeris


"mami bilang , ayah udah meninggal .


mami bilang nama Rahady itu pemberian dari mendiang ayah !


"liat mi , liat !! ucap Gita melempar berkas putih itu tepat di wajah sang mami.


Michiko tampak senyap , dia tak bergeming atau sekedar bergerak untuk mengambil sesuatu yg di lempar oleh putri nya.


ia malah tersenyum miring ,melihat kekacauan yg terjadi pada Gita.


"terus kenapa ? mami nggak butuh sampah ini. ucapnya menginjak injak serakan kertas di lantai.


Gita mengetatkan rahangnya.


ia meremat ujung bajunya menahan sakit yg teramat menyayat hatinya.


"kenapa sih mi ? kenapa , kenapa mami tega ngejual aku mi ! apa selama ini aku selalu nyusahin mami .


Sampe mami rela ngejual aku demi segelintir uang yg nggak bakal mami bawa mati ? ucap Gita bergetar , tangisnya kembali pecah saat ia di hadapkan dengan sosok wanita yg melahirkannya.


"cih , nggak usah nangis ! sarkas Michiko menampar pelan pipi Gita.


"mami ngejual kamu sama orang kaya , muda , orang mapan. Harusnya kamu bersyukur bisa jadi simpanan bos besar , jadi nggak harus tinggal di sini , susah payah kerja. ucap Michiko tersenyum miring.


"cuihh ! apa mami pikir dengan begitu aku seneng ?

__ADS_1


"ya jelas dong sayang !! kamu harus seneng .


ucap Michiko membelai lembut wajah putrinya.


"plak ! Gita menampik kasar jemari maminya.


ia menatap tajam pada perempuan yg masih terlihat segar dan begitu sehat yg ada di hadapannya ini.


"katakan mi , dimana keberadaan ayah ku ? ucap Gita lirih


"mana mami tau . jawab Michiko acuh ,


sembari menyulut sebatang rokok


"sinting ! maki Gita bertambah kesal


Michiko menatap tajam pada putrinya yg sudah bertambah dewasa itu.


bukan nya bertambah pintar , tapi kian menjadi bodoh dan mulai berani memakinya.


"apa kamu bilang ? hmmm ! ucap Michiko menarik paksa rambut Gita yg tergelung asal


"akkhh , mi, sakit , , , rintih Gita memegangi rambutnya.


"kamu bilang mami sinting , Ha ?? ucap Michiko membabi buta.


Ia terus menarik rambut Gita , tanpa belas kasihan


"akkh, ampun mi , , ampun !! teriak Gita kesakitan.


mami mau , kamu peres itu laki laki yg beli kamu kemarin , hasilin uang yg banyak buat mami. ucap Michiko sembari meniupkan asap rokok dari mulutnya pada wajah Gita.


ia terbatuk batuk ,


"nggak mi, Gita nggak mau ! ucap Gita penuh penolakan


"anak sialan !! sia sia mami besarin kamu selama ini.


"Gita lebih baik mati , daripada punya mami kejam dan hina kayak mami. ucap Gita dengan derai air mata


"anak brengsek! berani kamu nglawan mami ha!!


"denger , denger mami ngomong.


Buka telinga kamu lebar lebar, biar kamu sadar.


kamu itu lahir dari rahim mami , nggak usah berlagak suci di depan mami.


Karna apa ? karna kamu itu juga terlahir dari hubungan nggak jelas ! bapak kamu banyak dimana mana !


Dan lagi , uang yg kamu makan dari kecil sampe sekarang , itu uang dari mami.


Hasil keringat mami , mami yg kamu bilang hina ini. ucap Michiko kesal menunjuk dirinya sendiri


Gita meraung keras, ia begitu hancur saat mengetahui kebenarannya dari mulut sang mami.


"nggak ada gunanya nangis.

__ADS_1


turutin kemauan mami, anggap sebagai balas budi kamu ke mami.


Gita menggeleng pelan ,


"dia , anaknya Rizal Rahady. ucapnya lirih


"a, apa kamu bilang ? Rizal Rahady ? tanya Michiko yg kini membulat kan matanya


Gita mengagguk pelan.


dan dia pikir , maminya akan menyerah setelah mengetahui kebenarannya.


Tapi , justru gelak tawa yg mengerikan dari sang mami , membuat ia bergidik ngeri.


"bagus , kita dapat tangkapan besar.


kamu harus bisa ikat dia di pernikahan.


pastikan dia jadi suamimu. ucapnya penuh obsesi


"Tap , tapi mi !


"shhhhttt ! dengerin mami , denger ya sayang !!


kalau kamu berhasil jadi istri nya dia, kamu bisa kuasai seluruh harta yg ia miliki.


dan kita , kita bisa kaya raya.


kamu mau kan , ,


Gita terdiam , ia hanya tertunduk tanpa jawaban.


sedangkan Michiko , ia tersenyum lebar dengan segala angan yg ada di kepalanya.


•••••


Seperti biasa , Zayn selalu mampir sebentar ke tempat Reynand.


suasana riuh , seakan menutupi adanya perselisihan yg baru saja terjadi antara ibu dan anak.


Zayn menghampiri reynand yg tengah duduk di samping bartender .


reynand terlihat menyesap sebuah minuman yg barusaja di racik untuknya.


"Rey ? ucap Zayn menepuk pundak sang adik


"hmmm ! gumamnya tanpa melihat Zayn


"Lo mabuk ? tanya Zayn lagi


"nggak si bang, rada pusing gue ! ucapnya lagi


"kenapa ? Lo cerita sama abang. , Abang pasti bantu.


reynand menggeleng pelan ,


"bukan gue yg butuh bantuan , tapi elu bang ! batin reynand

__ADS_1


__ADS_2