
Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit akhirnya Bunga bisa kembali pulang. Dengan bahagia
dengan rasa senang. Tapi pada waktu itu ada yang berbeda temannya juga ikut menjemput yang bernama Le.
“Apa kamu sudah mau pulang Bunga,”kata Le.
“Iya aku boleh pulang sekarang. Karena kondisi tubuhku sudha stabil,”kata Bunga.
“Apa aku boleh ikut ke rumah kamu,”ucap Le.
“Dengan senang hati,”kata Bunga.
Barang yang dibawa juga sudah dibereskan dan tidak lupa ia membawa bunga mawar yang membuat hatinya tenang. Hatiku tenang saat aku melihat bunga mawar ini. Aku berharap aku bisa bertemu engan dia, kapan itu akan tiba.
Perjalan ke rumah aku selalu melihat dan mencium bunga mawar yang aku pegang. Hingga kakakku bertanya,”Apa kamu begitu suka dengan bunga mawarnya.”
Bunga hanya tersenyum tanpa mengatakan apa-apa yang mengartikan kalau Bunga menyukainya.
“Tunggu nanti kakak akan belikan bunga mawar jika bunga mawar itu layu,”ucap john.
“Iya kak. Tapi paling kakak gaj jadi belinya,”ucap Bunga.
“Iyalah,”kata John.
Sampai di rumah ia sudah disambut oleh kak ilham dan ibu yang sudah ada didepan rumah. Ibunya menghampirinya dan memeluknya,”Bagaimana apa ada yang sakit.”
“Tidak ada ibu, inikan berkat doa ibu dan ayah dan kedua kakakku yang tercinta. Aku bisa menjalani kemoterapi dengan baik,”kata Bunga.
“Syukurlah, jika kamu bisa menjalani dengan baik. Ibu sudah siapkan makan untuk kamu, kamu makan dulu sana. Ajak teman kamu juga,”kata Ibunya.
“Iya bu,”ucap Bunga.
“Le ayo makan dulu,”kata Bunga.
Mereka sekeluarga makan bersama dengan Le. Di keluarga yang hangat dan nyaman. Aku merasakan ketenangan yang tidak bisa aku bayangan, hingga ada kabar kalau aku menang lomba artikrl internasional.
Ponsel Bunga berbunyi, aku membuka email masuknya dan membacanya. Di dalam pesan masuk itu tertulis selamat anda mendapatkan liburan ke luar negeri untuk 4 orang. Karena anda juara 2 dari lomba menulis artikel
Hidup lindungi.
“Ibu ayah, kak aku menang lomba artikel juara 2,”kata Bunga yang bahagia.
“Lomba apa, kakak lihat,”kata Ilham yang tidak percaya.
Bunga memberikan ponselnya untuk diperiksa keasliannya. Setelah membaca isi emailnya itu benar asli dengan bukti dari perusahaannya.
“Bagaimana kak aslikan,”kata Bunga.
“Iya asli. Jadi siapa ini yang ikut,”kata John.
“Itu untuk berapa orang kak,”kata John kepada kak Ilham.
“Empat orang,”kata Ilham.
“Yang muda saja yang pergi. Ayah dan ibu di rumah,”ucap ayah.
“Jika begitu saya, Bunga john aja yang pergi. Bagaimana,”kata Ilham.
__ADS_1
“Kak aku boleh ikut gak ya,”ucap Le yang malu.
“Gimana Bunga boleh tidak,”kata John.
“Kalau aku sih setuju aja. Tapi orang tua Le mengijinkan tidak,”kata Bunga.
“Nanti aku minta ijin,jika dibolehkan,”kata Le.
“Jika Bunga membolehkan kami setuju aja. Tpi kamu harus minta ijin dulu kepada orang tua kamu untuk pergi,”kata Ilham.
“Baik kak, nanti aku kabari. Tapi itu kapan?,”kata Le.
Seteleh selesai pembicaraannya dan selesai makan bersama. Mereka berbincang satu demi satu, hingga ponsel kak ilham berbunyi. Ilham melihat ke layar ponsel dan ternyata Petra meneleponnya dia mengakat teleponnya
dan berjalan keluar rumah.
“Ada apa Petra,”kata Ilham.
“Bagaimana Bunga,”kata Petra.
“Baik saja. Kebetulan kamu menelepon aku ingin bertanya,”kata Ilham.
“Apa yang ingin kamu tanyakan,”kata Petra.
“Rumah sakit bima aksa teman Bunga,”kata singkat dari Ilham.
“Itu benar. Ada masalah,”ucap Petra.
“Tidak, ternyata itu orang kamu dari balik temanku ya,”kata Ilham.
“Aku kakak Bunga, bukan orang lain,”ucap Ilham.
“Kakak Bunga yang memiliki kedudukan dalam satu organisasi mafia,”ucap Petra.
“Ternyata kamu mancari tahu identitasku ya,”kata Ilham.
“Tentu saja. karena nanti kita akan menjadi satu keluarga jika aku melamar Bunga,”kata Petra.
“Kapan kamu akan datang keluarga kami selalu menyambut kamu.
Jika butuh bantuan hubungi saja aku. Aku akan bantu kamu,”kata Ilham.
“Tentu saja,”ucap Petra.
Kedua kakak Bunga yang memiliki banyak rahasia satu persatu terbongkar oleh Petra yang merupakan Direktur. Ilham yang merupakan ketua dari Organisaasi mafia yang baru saja terbentuk dengan renting keberhasilan 80 %
semua anggotanya orang terpilih. Tidak hanya hidup masyarakat organisasi yang di pimpin oleh ilham ini tidak berlaku pada hal yang negatif melainkan positif seprti mencari dan menjual informasi kepada pemerintah, sejarah dunia kuno, pemburu harta yang tersembunyi.
Sedangkan John yang merupakan ahli sejarah kuno yang selalu menjelajah dunia peradaban dunia yang telah hilang bersama dengan rekan seperjuangan. Mereka berdua koloborasi saudara kakak dan adik yang menjelajah
dunia luar tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.
Jalan mereka berdua dimulai saat menemukan satu buku kuno yang semua orang tidak bisa mengartikannya. Karena John penasaran dengan buku itu, ia mencari dan mempelajari buku tersebut hingga keseluk beluknya tanpa
tersisa. Pada akhirnya ia menemukan kata tersembunyi yang membuat ia pergi ke tempat yang dituju oleh buku kuo yang ia baca bersama kakaknya Ilham.
Itulah awal mula perjalan organisai mafia dan penjelajah dunia buku tanpa orang sadari. Seperti lumbur yang keruh jika tidak dijelajah dengan baik maka tidak akan menemukan sesuatu yang berharga.
__ADS_1
“Siapa yang menelepon,”kata John dari belakang.
“Si Bunga,”ucap Ilham.
“Kenapa dia menelepon,”kata John.
“Menayakan Bunga dan dia tahu identitas rahasia kita,”kata Ilham.
“Sudah aku duga, orang itu memang penguasa dunia,”ucap John yang tidak terkejut.
“Apa yang dilakukan Bunga dan Le di dalam,”kata Ilham.
“Mengerjakan tugas kuliah,”kata John.
“Bukannya Bunga tinggal skripsi saja kan,”ucap Ilham.
“Kayanya iya,”kata John yang juga tidak tahu.
Mereka berdua masuk kedalam. “Apa yang kalian lakukan,”kata John.
“Kita lagi bahas judul kak, untuk skripsi. Sebentarlagikan aku mau skripsi tapi aku menemukan judul yang tepat,”kata Bunga.
“Apa kamu juga,”kata ilham.
“Iya kak aku sudah mengajukan judul, tinggal proses saja,”kata Le.
“Kakak bantu bagaimana,”kata John.
“Boleh kak, tapi kak...,”kata Bunga yang terputus.
“Kakak lagi tidak sibuk. Kamu ingin buat judul yang bagaimana, coba kamu jelaskan dulu seperti apa keinginan kamu agar kakak bisa bantu,”kata John.
“Aku inginya sejarah, dengan studi kepustakaan atau analisis buku kak,”kata Bunga.
“Sejearah yang kamu inginkan, seperti apa,”kata John.
“Aku ingin yang sejarah dunia kak, tapikan banyak kalau sejar dunia,”kata Bunga.
“Sejarah dunia, bagaimana jika sejarah dunia yang berkaitan dengan prasejarah,”kata John.
“Tidak,”kata Bunga sambil menggelengkan kepala.
“Jika tidak mau. Bagaimana dengan sejarah islam,”kata John.
“sejarah islam, boleh kak. Tapi tentang siapa,”kata Bunga.
“Apa tentang perdaganagn islam oleh khadijah dan Abdurrahman bin Auf,”ucap Bunga.
“Itu juga boleh,”kata John.
“Aku sudah dapata ide untuk judulku, tapi harusada jadangannya jika judulmini tidak diterima,iya kan kak,”kata Bunga.
“Iya, maua dibantu lagi tidak,”kata John.
“Tidak kak, aku sudah dapat ide untuk kedua judulku. Makasi ya kak,”kata Bunga.
Malam berganti hari demi hari berlalu hari yang ditunggu telah tiba dimana Bunga, Le dan kedua kakaknya akan studi tour ke 3 negara yaitu korea, jepang dan Cina. Apa yang akan terjadi peristiwa dan kejadian apa yang akan dialami oleh Bunga dan ketiga orang yang akan menemeninya.
__ADS_1