
Setelah malam itu Bunga tidak lagi menghubungi atau membicarakan Petra. Yang ia pikirkan saat itu adalah untuk bertemu dengan keluarganya karena sudah merindukan mereka. “Apa kamu sudah siap untuk kembeli,”ucap Ilham.
Bunga hanya tersenyum dan membereskan beberapa barang yang akan dibawa. “Ohh ya dek. Sebentar lagi ulta kamu ya,”kata John.
“Iya, kenapa kak,”ucap Bunga. “Apa kakak mau kasih sesuatu untuk adik,”kata Bunga sambil mengulurkan tangannya.
John memalingkan wajahnya,”Siapa juga yang mau kasih kamu hadiah.”Bunga hanya tersenyum melihat wajah kakaknya yang memalingkan wajahnya.
Disela mereka mengobrol Mita datang bersana Tero. Bunga yang melihat,”Ada apa?.”
“Mereka sudah datang,”ucap Tero. Bunga terdiam seperti membeku mendengar kalau mereka sudah datang. “Ada apa dik,”ucap Ilham yang khawatir.
“Tidak ada,”dengan senyum palsunya dia menjawab. “Jika tidak apa-apa kenapa kamu terdiam. Seperti akan terjadi peristiwa besar yang akan terjadi,”kata Ilham.
“Apa perluh aku menyuruh mereka datang,”kata Tero. “Cari tahu dulu kenapa mereka datang. Jangan cari masalah dulu,”kata Bunga.
“Baik,”ucap Tero yang meninggalkan mereka yang ada dalam ruangan. Hati Bunga yang gelisa akan kedatangan orang itu tidak sepert biasa. Yang membuat dia harus mencari tahu kenapa dia datang ke wilayah ini. John yang
melihat adiknya yang gelisa merasa khawatir dan membuka leptopnya untuk mencari tahu apa yang terjadi. Butuh beberapa jam dia mencari tahu sampai dia mendapatkan info organisasi tersembunyi datang ke negara I. “KaK organisasi tersembunyi datang ke negara I,”ucap John sambil berbisik. Ilham yang mendengarnya terkejut dan membuat tubuhnya melemas jatuh ke lantai. John dan Bunga yang ada disamping terkejut melihat kak Ilham jatuh ke lantai. “Kak kamu tidak apa-apa,”ucap Bunga yang datang menolong dan memapahnya.
Ilham yang melihat adik mereka dengan wajah khawatir bangun dari lantai dibantu oleh Bunga dan John. “Kenapa kak jatuh ke lantai. Apa kakak sakit,”ucap Bunga. Bunga tiba-tiba menatap Kak John. “Kak, apa yang tadi kakak
bisikan sampai kak Ilham jatuh ke lantai,”kata Bunga dengan tajam kepada Kak John. “Kenapa aku,”ucap John.
“Aku hanya memberitahukan kalau ada tamu dari organisasi tersembunyi datang ke negara I, itu saja tidak mengatakan yang lain,”kata John menjelaskan.
Bunga menghela nafas,”Jadi kakak khawatir kunjungan organisasi itu?.”
Ilham mencoba membohongi adiknya agar tidak khawatir, tapi adiknya tidak bisa dibohongi karena dia sudah tahu kedatangan orang itu datang ke negera I. “Kak cukup diam saja, jangan membuat mereka curika,”ucap Bunga.
__ADS_1
“Apa maksud kamu dik,”kata Ilham yang tidak tahu pikiran adiknya.
“Karena adik kamu sedang mencari tahu kenapa mereka muncul,”ucap Mita yang masih ditempat.
“Apa lagi ini,”kata John. “Dik, apa kamu tahu organisasi tersembunyi,”ucap John lagi.
Bunga hanya menganggukan kepalanya dan melanjutkan membereskan barang bawaannya. “Jadi begitu, alasan kamu terdiam karena kedatangannya organisasi tersmbunyi in kamu terdiam tadi,”ucap Ilham.
“Tidak, bukan soal organisasi tersembunyi tapi pimpinan mereka yang menyebalkan,”kata Bunga.
“Pimpinan mereka,”ucap John. “Apa yang terjadi dengan orang itu,”kata Ilham.
“Nanti saja kalau sudah sampai rumah ya kak,”ucap Bunga sambil melihat ke arah mereka berdua. Mereka berdua menghela nafas dan melanjutkan mempersiapkan barang bawaanya. Selesai menyiapkan barang bawaan Bunga mendapatkan pesan dari Petra untuk bertemu tapi Bunga menolak ajakan Petra karena dia masih kesal dengannya. “Kenapa lagi kamu,”ucap Ilham.
“Tidak hanya kesal saja dengan laki-laki itu,”ucao Bunga.
“Tunggu dulu. Dari mana kakak tahu kalau dia mengajak aku ketemuan,”kata Bunga yang terkejut. “Tentu saja tahu. Lihat ini,”kata John sambil melihatkan layar leptop.
“Ini,’kata Bunga yang melihat ke arah kak John. “Kak kamu mengganggu privasiku lagi ya,”ucap Bunga yang marah.
“Tidak sengaja,”ucap John dengan santainya. “Tidak sengaja, kalau itu kamu memang seperti itu dari dulu,”kata Bunga yang kembali duduk.
John merangkul adiknya,”jangan marah. Kakak minta maaf, itu kakak lakukan karena aku khawair.”
Bunga hanya menghela nafas dan mencubit wajah kakaknya,”Jangan pernah kamu mengganggu privasiku lagi. Apa kakak tampanku mengerti.”
John hanya menganggukan kepalanya dan mencoba melepaskan tangan adiknya yang masih mencubit wajahnya. “Dik lepas, sakit ini,”ucap John. Bunga hanya menarik nafas dan mengeluarkannya dan melepaskan cubitannya.
“Sudah waktunya. Ayo berangkat menuju bandara sekarang,”kata Ilham. Mereka bertiga berangkat menuju bandara yang diantar oleh Mita. Sedangkan teman kedua kakaknya tidak ikut karena ada pekerjaan di negara M ini yang tidak bisa ikut dengan mereka bertiga kembali ke negara I.
__ADS_1
Sampai di bandara mereka berpisah dengan Mita di dalam pesawat Bunga mengatkan kepada Kedua kakaknya. “Organisasi Tersmbunyi adalah organisasi yang memiliki kedudukan yang paling tinggi dan ditakuti oleh organisasi hitam karena pertahanannya. Aku mengenal organisasi itu karena memiliki perjanjian tertulis oleh kedua pihak,”kata Bunga. Yang didengar oleh kedua kakak mereka di kanan dan kiri. “Itu sebabnya kamu mengenal organisasi tersembunyi,”ucap Ilham. “Itu benar,”kata Bunga.
“Soal pimpinan mereka yang membuat orang kesal,”kata Bunga.
“Kenapa emangnya,”ucap John. Bunga hanya memberikan selembaran kertas yang diberikan kepada kedua kakaknya agar bisa membca isi kertas. Saat mereka melihat isi kertas mereka terkejut. “Pantas saja kamu kesal,”ucap kedua kakak
mereka.
“Aku rasa kamu akan bertemu lagi dengan Petra,”ucap Ilham. Bunga menoleh karah kakaknya yang menatap ke tempat lain. Karena penasaran dia melihat ke arah yang dituju oleh kakaknya. Bunga terkejut kalau dia satu
pesawat dengan petra tepat duduk di depan samping mereka berada. Petra yang melihat Bunga menghampirinya. “Apa aku boleh duduk disini,”ucap Petra kepada Ilham di sampingnya.
Ilham tidak menghiraukan ucapan Petra dengan maksud tidak boleh duduk didekat adiknya agar tidak ada rumor yang mengganggu adiknya kembali ke negara I. Melihat Ilham tidak bergerak Petra kembali ke tempat duduknya. Hingga pesawat mendarat Petra menghampiri Bunga kembali. “Aku tahu kalau aku salah, tapi tolong dengarkan penjelasanku sebentar saja,”kata Petra,
“Apa yang ingin kamu jelaskan?,”kata Bunga.
“Aku akan menjelaskan semuanya soal pertunanganku dengan Mawar,”kata Petra. “Apa yang ingin kmau jelaskan. Kamu sudah bertunangan dan kamu tidak ingin mengakuinya,”ucap Bunga.
“Aku terpaksa melakukannya,”ucap Petra. Bunga tersenyum dengan licik,”Terpaksa kata kamu. Tapi aku melihat kamu sangat bahagia bisa bertunangan dengan Mawar saat layar menampilkan kamu.”
“Itu semua hanya sandiwara saja, aku melakukanya agar kamu tidak mendapatkan masalah,”kata Petra. “Tidak mendapatkan masalah, kenapa baru sekarang dulu-dulu kamu tidak seperti itu,”ucap Bunga yang kesal dan
meninggalkan Petra.
Tapi Petra tetap mengejar Bunga dan menarik tangannya tapi Bunga bisa melepaskan pegangan Petra dan tetap berjalan meninggalkannya. Tapi Petra tetap mengeja Bunga hingga semua orang yang ada di bandara melihat mereka berdua.
Sampai Petra menghadang Bunga,”Aku tahu kalau aku salah, berikan aku kesempatan satu lagi.”
Bunga hanya terdiam melihat disekitarnya, karena merasa tidak nyaman dengan tatapan orang lan Bunga hanya menganggukan kepalanya dan berlari meninggalkan Petra karena dia merasa ada mata yang mengawasi dia.
__ADS_1