
Sekumpulan orang menghadang Bunga dan satu preman yang menjaganya. Tidak tahu siapa mereka,”Siapa kalian, apa mau kalian?.”
Tapi mereka tidak menjawab dari belakang ada yang berteriak,”Tangkap gadis itu, bunuh orang yang disebelahnya.”
“Siap bos,”uccap anak bawahnya.
“Nona saya akan membuka jalan, anda harus kabur dari sini. Apa anda mengerti,”kara preman teman ilham.
“Tapi bagaimana dengan kamu,”ucap Bunga.
“Saya akan....,”kata preman yang terputus karena mendapatkan pukulan telak di wajah.
Bunga yang melihat terkejut dari belakang ada seorang yang sudah siap menangkap Bunga, tapi bisa dihetikan oleh preman Bunga. Ia membukakan jalan untuk Bunga agar bisa kabur. Bunga lari dari kepungan tapi ia
dikejar oleh orang berjas hitam. Tidak tahu ternyata di depan Bunga sudah ada orang berjas yang menangkap Bunga. Bunga tidak bisa lari, ia terkepung oleh orang yang tidak dikenal ini. “Siapa kalian apa mau kalian?,”kata Bunga yang sudah ditarik ke dalam mobil.
Saat ditangkap bunga tidak melawan melainkan mengikuti orang berjas. Di dalam mobil ia duduk bersama orang asing yang ia tidak kenal. Bunga pun berpikir,”Mungkin saja itu pemimpinnya yang berteriak tadi.”
Bunga yang mengalihkan pandangan melihat kelur jendela mobil.”Ponselku dimana ya,”kata Bunga yang mencari.
“Apa kamu mencari ini,”kata laki-laki itu.
“Iya. Tolong kembalikan,”ucap Bunga.
“Aku akan kembalikan jika sudah selesai urusannya,”kata laki-laki itu.
“Kita mau kemana,”kata Bunga yang kemudian melihat keluar jendela mobil.
“Kamu tidak takut jika aku membunuhmu, karena kamu kelihat tenang,”kata laki-laki.
“Silakan saja, malah bagus. Mungkin aku akan berterima kasih jika kamu membunuhku,”ucap Bunga yang melihat kearahnya.
“Tuan kita sudah sampai,”ucap bawahannya.
Laki-laki tadi turun dan membukakan pintu untuk Bunga. Melihat sekitar dengan seksama bukan tempat yang bagus untuk kunjungan. “Kamu ikut aku, jangan berharap bisa kabur,”kata laki bayaran.
Bunga mengikutinya dari belakang dengan tangan terikat denagn dijaga dua orang berbaju hitam. Bunga melihat dan memikirkan strategi untuk kabur. Sampai didalam bangunan sudah nampak beberapa orang dan salah
__ADS_1
satunya wanita. Bunga melihat kearah wanita tersebut dengan seksama, ternayata dia Jesi tunangan putra grup ML.
“Saya sudah membawa orangnya, sekarang berikan uangnya,”kata laki bayaran.
“Bagus. Berikan uangnya,”kata Jesi yang menghampiri Bunga.
“Jadi kamu Bunga. Yang membuat Petra membatalkan pertunangannya,”kata Jesi.
Bunga hanya terdiam dan berpikir,”Petra membatalkan pertunangan karena aku. Aku saja tidak mengenal dia.” Bunga tambah binggung dengan semua yang ada.
“Jika sudah tidak ada lagi. Kami akan pergi,”kata laki bayaran.
“Kata siapa kalian boleh pergi. Kalian harus membunuh gadis ini sekarang. Aku ingin melihat mayatnya di depanku,”kata Jesi.
“Kenapa kamu tidak bertanya dulu sebelum kamu menangkap,”ucap Bunga yang sudah melepaskan ikat tangannya.
“Aku saja tidak mengenal anda dan tunangan anda. Tapi kamu menangkapku apa tidak salah orang. Nama Bunga itu tidak satu tapi ribuan,”uacap Bunga yang berjalan ke arah Jesi.
“Bagaimana kamu bisa melepaskan diri,”kata laki bayaran.
Bunga berhenti berjalan dan menoleh ke arah laki bayaran,”Maksud kamu ini.”
“Tangkap gadis itu,”ucap Jesi kepada anak buahnya.
“Tidak usah repot-repot. Aku tidak pergi kemana-mana, kok,”kata Bunga yang berjalan mendekat ke arah Jesi.
Bunga masih berjalan dan dihadapang anak buah Jesi. Tapi sangat disayangkan Bunga bisa menghindar dari tangkapan dan membuat anak buahnya pinsan tidak bisa bergerak di tanah. Jesi yang melihat merasakan
dirinya terancam dan menyuruh laki bayaran untuk menangkap Bunga. Tapi hasilnya laki bayaran juga mendapat serangan yang tidak tahu dari mana membuat ia tidak bisa bergerak.
“Akukan sudah bilang jangan repot-repot menangkap aku. Aku tidak akan kabur,”kata Bunga yang membuat ekspreri senyum iblis.
Sampai dihadapan Jesi yang sudah tidak ada penjagaan, Bunga menepuk pundak Jesi,”Kak, lainkali jangan salah tangkap ya.”
Sementara ditempat lain kak ilham, kak John dan Le mendapatkan kabar kalau Bunga diculik. Preman yang menemaninya datang melapor dengan penuh luka memar dan tusukan.
“Tuan mudah, nona Bunga diculik,”kata preman yang menemaninya.
__ADS_1
Semua orang terkejut dan mengatakan yang sama,”Apa.”
“Cari Bunga sekarang dimanapun dia berada, dan bunuh orang yang telah menangkap adikku. Apa kalian mengerti,”kata kat ilham dengan tatapan yang tajam seperti pembunuh yang haus akan darah yang melihatnya.
“Tenang dulu kak,”kata Le.
“Mungkin saja yang menculik bunga orang yang sama yang datang tempo hari,”kata Le yang memecahkan suasan.
John yang sudah menecari keberadaan adiknya dengan melacak lokasi ponselnya. Tidak menuggu berapa lama ia mendapatkan lokasi terakhir adiknya dan menyuruh preman yang berjaga untuk mencari keberadaan adiknya.
“Sebaiknya kamu rawat dulu kamu dulu,”kata kak Ilham kepada preman yang menjaga adiknya hingga terluka.
“Tapi tuan karena saya adik anda diculik,”ucapnya dengan penuh penyesalan.
John menepuk bahu preman tersebut,”Itu bukan salah kamu.”
Semua preman digerakkan untuk mencari adik Bunga. Kaknya yang ingin mencari dan hendak ingin keluar ruangan di tampakan wajah adik tercintanya yang berada di depan pintu.
“BUNGA,”kata kak Ilham.
Semua yang melihat di ruangan terkejut dengan Bunga yang ada di hadapannya. Kak Ilham menatap Bunga,’Kamu tidak apa-apa.”
“Aku tidak apa-apa hanya saja ponselku hilang dan aku lelah,”kata Bunga yang lesu dan ingin berbaring.
Setelah melihat kondisi Bunga yang baik dengan pemeriksaan dokter jika adiknya tidak mendapatkan luka luar dan kondisi penyakitnya juga dalam keadaan stabil. Kak John mengabari preman tadi untuk kembali karena adinya sudah kembali dengan selamat. Tpi Kak John mendapatkan kabar kalau lokasi yang dia berikan ada beberapa orang yang sudah pinsan termasuk orang yang membawa bunga.
John yang mendapatkan kabar itu memberika tahu kak Ilham dengan jelas, mereka pun menatap Bunga.” Cari tahu disetiap sudut apa yang terjadi dengan tentara bayaran tersebut,”kata kak Ilham dengan suara pelan.
John mencari tahu di setaipa kamer yang ada radius penangkapan adiknya dan tidak menemukan apa-pa. Sampai john mencari di satelit pengintai milik negara tersebtu dengan hati-hati, tapi ia juga tidak menemukan hasil.
Dari semua yang terjadi, Bunga sudah menghapus semua bukti kalau dia yang bertindak dengan wajah iblisnya. Semua yang telah membuat ia terluka tewas dengan orgram dalam rusak vatal tapi bagaian luar masih utuh
dengan sebuah jarum beracun yang selalu ia bawa untuk berjaga diri.
Bunga yang masih dalam kondisi tertidur, tidak bisa membangunkannya karena ia tahu mungkin hari ini membuat adiknya sangat menderita. Karena kejadian hari ini tidak terulang lagi kedua kakaknya mencari orang untuk menghancurkan dalang di balik semua kejadian itu dan memberi tahu petra kalau adiknya baru saja mengami musibah.
Petra yang mendapatkan kabar itu mulai bergerak untuk menghancurkan perusahahn yang di pimpin oleh Jesi. Karena telah mengabaikan peringatannya tempo hari dipertemuan keluarga. Petra yang marah menghanguskan
__ADS_1
semua aset dan menghancurkan latar belang keluarga Jesi.