Hatimu Dan Hatiku

Hatimu Dan Hatiku
Jiwaku


__ADS_3

Apa itu jiwa?


Jiwa yang selalu ada untuk kamu menghirup nafas kamu. Kamu


hanya bisa mengharapkan jiwa dan raga yang tidak akan bisa kamu pulihkan.


Karena jika jiwa sudah merasakan sakit itu akan sulit untuk pulihnya. Janganlah


kamu menyakiti hati yang sedang terluka karena kamu akan menyesal diakhir.


Seperti rasa sakit yang terlihat sama halnya sakit dalam jiwa


yang kamu tidak bisa lihat. Kamu tidak tahu kalau bunga itu sedang sakit karena


terjatuh tapi kamu tidak tahu kalau hatinya juga terluka karena perkataan


yang membuat hatinya menderita. Kamu tidak akan bisa mengertikan dirinya yang


selalu memandang dirinya dari jauh. Dia yang selalu mendengar kata yang menusuk


dan tatapan yang penuh perhatian tapi perhatian itu memiliki arti yang berbeda


dari apa yang dibayangkan oleh bunga itu. Dia yang selalu memendam rasa


untuknya tapi dia mencari mata yang lain dan berkata kepada orang itu kalau dia


menyukai gadis itu didepan bunga yang menyukainya. Kejadian itu sama halnya


saat dia di sekolah menengah keatas ada yang dia sukai tapi diambil oleh orang


lain. Rasa sakit pasti ada tapi mau bagaimana kalau tidak berjodoh. Benar


tidak?


Biarkan air itu mengalir dengan indah, pada saatnya nanti air


itu akan berhenti pada ujung dunia yang tidak bisa ditemukan oleh orang lain.


Cinta yang indah sama halnya cinta yang tidak bisa kamu utarakan karena kamu


tidak akan bisa mengartikan cinta itu dengan benar. Karena langit tahu mana


yang terbaik untuk kamu, jadi menuggulah sampai waktu itu tiba. Bersama dengan


angin,bunga, matahari, air, dan waktu yang berjalan. Menanti dalam kerinduan


yang sunyi dalam rintihan rasa sakit yang tidak bisa dibendung oleh dirimu yang


sudah terluka untuk beberapa kali. Hati sakit tersayat angin kencang berhembus


dan marah kepada kamu yang sudah menyakiti hati yang indah bagaikan air yang


jernih.


Jiwa yang menjerit, apa kamu mendengarnya?


Kamu yang tidak mengenalnya bagaimana bisa tahu kalau hatiku


ini menjerit karena kesakitan. Kamu yang tidak paham akan dirinya hanya bisa


membuat hatinya sakit karena ucapan yang tidak terbalas. Aku yang selalu

__ADS_1


memperhatikan kamu dari senyuman yang indah dan perilaku dirimu mengharapkan


dirimu. Tapi apa kamu tahu kalau aku menantikan dirimu dari jauh. Kamu tidak


tahu?


Kamu hanya tahu orang lain dengan berani kamu mengatakan


menyukainya tapi dia tidak menyukainya, tapi dibalik kata itu tersembunyi rasa


cinta yang tidak bisa ia utarakan karena rasa malu akan banyak orang di sana. Ia


takut kalau dia permainkan oleh teman yang lain. Sedangkan kamu hanya ikut


tersenyum menyembunyikan rasa sakit itu, dan diam-diam dari jauh menangis


karena kamu yang sudah menetapkan hatinya kepada orang lain. Semoga harimu


bahagia dengan pilihan yang sudah kamu tetepkan, aku hanya terdiam dalam rasa


sakit ini mencari hati yang memang menyukaiku dengan tulus, tapi siapa. Aku


tidak tahu harus mencari siapa lagi? Kemana aku harus mencari mulai dari


sekarang apa aku harus menuggu ditempat. Aku tidak tahu kemana lagi. Cerita itu


akan panjang seiring waktu yang berjalan..


Hatiku menjerit dan ingin menangis tapi kamu tambah lagi rasa


sakitnya dengan rasa tidak sopan. Gimana menurut kamu? Apa yang harus aku


lakukan, saat itu menuggu dalam ketidakpastian. Apa harus menyerah dan


rasa penyesalanku yang tidak berujung reda. Karena aku tidak paham kehidupan


ini, sudah sampai ujung jalan aku berhenti menuggu karena kamu memilih dia.


Aku ingin tahu kamu memperhatikan diriku tidak sebenarnya


bukan orang yang harus kamu hormati tapi sebagai wanita. Itu yang ingin aku


ketahui, tapi dari kata yang kamu ucapkan kurasa bukan sebagai wanita melainkan


orang yang kamu hormati itulah dirimu. Aku hanya tersenyum dalam rasa yang


tidak aku harapkan dari jawaban yang tidak aku inginkan. Dan melupakan semua


yang aku cintakan dari dirimu.


Langit hari itu mendung sama dengan hatiku yang juga mendung


yang tertusuk jiwa yang tidak mengerti akan bunga. Langit yang mendung sama


halnya langit yang bersedih akan dirimu. Dimana kamu akan bersandar jika dia


tidak mengharapkan dirimu? Aku hanya bersandar pada diriku sendiri, karena


tidak ada kamu disini. Hati ini akan terus sakit jika kamu terus berkata dengan


mulutmu dihadapan bunga itu kepada gadis yang kamu pandang dan kamu utarakan

__ADS_1


perasaannya. Aku tahu kamu selalu berkata dibalik layar tanpa diketahui bunga


itu. Tapi kamu juga tahu jika kamu akan menyesal diujung jalan yang kamu pilih.


Aku ingin menangis karena dirimu? Aku tahu jika aku tidak pantas untuknya


karena egoku sendiri.


Egoku yang tidak bisa melihat jika kau menyukai orang lain.


Egoku dan sikapku yang tidak bisa membuka hati ini karena orang lain. Egoku


yang tidak ingin campur disetiap kegiatan, dengan acuh tak acuh. Setiap aku


berpikir kalau kamu melihatku dan menyukaiku tapi kenyataannya kamu tidak


menyukaiku.


Karena sifatku yang tidak bisa aku ubah, karena kita melihat


ke arah yang berbeda. Maaf jika aku salah mengartikan kata baik yang ada dalam


dirimu. Kamu baik karena kamu menghormatiku bukan kata baik karena kamu suka


dengan ku. Mungkin ini adalah pilihan yang harus aku lewati, karena setiap


langkah yang kita lewati akan berbeda pada waktunya.


Semakin jauh apa dia semakin merindukanku atau tidak?


Kita tidak tahu adanya yang merindukan ada juga yang tidak


merindukan. Kalian pilih yang mana? Merindukan apa tidak. Mungkin kalian


merindukan dengan cara yang berbeda, jika aku ingin melupakannya karena dia


bahagia dengan orang lain di sana. Jika aku mengharapkan rindunya yang tidak


pasti, bukannya aku yang akan sakit hati juga. Lepaskan atau pertahankan?


Aku memilih takdir yang menyatukan, karena takdir dan jodoh


Allah tidak akan berbohong kepadaku. Aku akan menuggu diujung tepi pantai yang


dingin menantikan kehadiran dirimu. Yang ada dibelahan dunia yang lain, aku


setia menantikan kehadiran cintamu yang indah datang menjemputku.


Jika kamu sudah siap datang? Maka aku akan datang dengan


senyuman bisa melihat dirimu ada dihadapanku. Seperti mimpi yang datang karena


aku ingin menginginkannya. Saat dikenyataan aku ingin menyentuh kamu dan


memelukmu tidak bisa menjadi nyata. Di dalam mimpi yang semu kamu datang disana


kamu sedih dan aku menyentuh wajahmu dan menengkan dirimu yang dalam kesedihan


dan hatiku tenang karena aku bisa menyentuhmu untuk pertama kali. Walaupun itu


hanyalah dalam mimpi saja, bagiku itu bisa membuat hatiku tenang, dengan

__ADS_1


perasaan masih menjauh agar aku tidak terluka lagi.


__ADS_2