Hatimu Dan Hatiku

Hatimu Dan Hatiku
Sebelum Rencana


__ADS_3

 Sebelum penyerangan Bunga dan Petra sudah menjalin kerja sama setelah rahasia yang dimiliki Bunga diketahui oleh Petra. Waktu itu setelah kejadian di toko buku Petra mencari tahu apa yang disembunyikan oleh Bunga.


Petra yang mencari tahu akan identitas Bunga menemukan hasil yang tidak disangka yang membuat dia terkejut dengan apa yang dia temukan. “Aku tidak menyangka kalau identitas wanita yang aku miliki sangat spesia?,”ucap


Petra sambil tersenyum.


Bunga yang tahu kalau cepat atau lambat identitasnya akan ketahuan. Tapi tidak disangka kalau identitasnya akan ketahuan secepat ini, tapi hanya sebagian saja yang dia ketahui hanya sebagai bos dari organisasi peneliti. Hati Bunga yang sudah siap dengan apa yang dia dapatkan merasa kalau semua tidak ada artinya karena sudah lama dia tidak datang dalam pertemuan penelitian sejak waktu itu.


“Ini sudah cukup,”kata Bunga. Sedangkan kakaknya Ilham dan John hanya terdiam saat Petra mengetahu kalau identitas adiknya terbongkar.


“Apa kamu tidak apa-apa?,”kata Ilham. Bunga hanya tersenyum mendengar kakaknya tanpa berkata apa-apa. “Aku rasa dia tidak apa-apa kak,”kata John.


“Aku juga begitu. Apa persiapan kamu untuk pergi sudah beres,”kata Ilham kepada John.


“Untuk sekarang sudah setelah dibuatkan rute perjalan oleh adik,”kata John. “Tapi kak sebelum aku pergi apa perluh menyelesaikan urusanku disini dulu,”ucap John.


“Urusan apa yang belum selesai,”kata Ilham yang tidak paham. “Apa kak sudah tahu pergerakan Mawar,”ucap Bunga.


Ilham hanya terdiam dan memikirkan untuk sejenak. “Sebelum ini dia mencari identitas kamu tapi tidak menemukan hasil. Hingga akhirnya dia bertemu dengan bos organisasi tersembunyi,”kata Ilham.


“Kalau yang itu aku sudah tahu. Orang itu sudah dilumbuhkan dan organisasi tersebut sudah dibinasakan. Tinggal menuggu kelanjutannya,”kata Bunga.


“Apa maksud kamu sudah dibinasakan,”kata Ilham.


“Kakak tidak tahu, sebagian rekanku yang ada dipulau selalu mengawasi orang terdekatku tidak hanya itu saja jika mereka mencari identitasku dengan niatan buruk mereka akan binasa. Itu sudah terjadi saat aku dalam organisasian karena aku memberi peringatan kepada anak buahku atau rekanku untuk menyembunyikan identitas asliku, jika tidak mereka akan mendapatkan dampak yang diterima,”kata Bunga menjelaskan.


“Jadi ada peraturan seperti itu di organisasian,”kata John. Bunga menganggukan kepalanya dan melanjutkan membaca buku.

__ADS_1


Sementara ditempat lain Petra yang sudah tahu identitas Bunga bergegas mengunjungi rumah orang tua Bunga untuk bertemu dengan Bunga. “Apa kamu sudah siap untuk menjelaskan pada Petra soal identitas kamu,”kata


John. “Jangan sampai kejadian di toko terulang lagi karena kamu belum siap menjelaskannya, ya,”kata Ilham.


“Tenang saja aku sudah siap menjelaskan kepada Petra. Kebetulan yang diketahu Petra hanya sebagian saja yaitu organisasi peneliti belum sampai dipulau,”kata Bunga.


“Itu benar juga,”ucap Ilham. Saat mereka mengobrol dari luar terdengar suara mobil berhenti yang membuat pandangan Bunga teralihkan melihat ke arah jendela kamar. “Pasti itu Petra,”kata Ilham yang berdiri untuk menyambut tamu.


Sebelum Ilham menyambut ternyata ibunya sudah menyambutnya. “Nak Petra, ayo masuk,”kata Ibu Bunga. “Terima kasih tante,”kata Petra dengan sopan.


“Kamu datang mau menemui Bunga ya,”ucap Ilham sambil berjalan. Petra mengalihkan pandangannya dan melihat kearah Ilham. “Iya apa dia ada dirumah,”kata Petra. “Ada, aku panggilkan dia,”ucap Ibunya.


“Ilham kamu disini menemani Petra ya,”ucap Ibunya lagi. “Baik bu,”kata Ilham.


“Kamu kesini pasti ada maksud tertentu,”kata Ilham yang memulai pembicaraan di ruang tamu. “Dari perkataan kamu pasti kamu tahu kalau aku akan datang kesini, ya,”ucap Petra dengan santai menanggapinya.


“Tidak juga hanya menebak saja,”ucap Ilham. “Pasti kamu sudah tahu tentang adik kamu,”ucap Petra. “Adikku kenapa?,”kata Ilham. “Kamu tidak usah berpura-pura lagi aku tahu semuanya,”kata Petra.


“Ada apa dengan kamu,”ucap Bunga yang tidak mengetahu maksud tersembunyi Petra.


“Kenapa kamu berkata seperti itu, kamukan sekarang adalah kekasiku. Apa tidak boleh kalau aku seperti ini?,”ucap Petra dengan manja.


Bunga tidak bisa berkata apa-apa dengan ekpresi Petra hari itu. Hingga mereka berdua duduk disofa barulah Petra berkata kepada Bunga. “Apa kamu tidak ingin menjelaskan apa-apa kepadaku,”ucap Petra.


“Bukannya kamu sudah tahu,”kata Bunga dengan santai. “Aku tidak perluh menjelaskan apa-apa kepada kamu. Karena kamu sudah mencari tahu terlebih dahulu bukan,”ucap Bunga.


Petra hanya tersenyum,”Jadi itu benar?.” Bunga hanya menganggukan kepalanya.

__ADS_1


“Tidak aku sangaka kalau kamu memiliki rahasia yang begitu luar biasa. Tapi aku akan menerima kamu apa adanya karena kamu adalah wanita milikku untuk selamanya,”ucap Petra.


“Aku tahu kalau kamu akan berkata seperti itu. Jika kamu sudah berkata seperti itu apa kamu mau berkerja sama denganku untuk menghancurkan Mawar,”kata Bunga tanpa basa-basi.


“Apa maksud kamu,”ucap Petra yang masih berpura-pura. Hingga John datang dan melihatkan layar leptopnya kepada Petra. “Ini semua. Apa benar?,”kata Petra setelah melihat layar leptop.


“Seperti yang kamu lihat. Bagaimana Petra?,”kata Bunga dengan tatapan tersipu.


“Kamu tidak harus bertanya aku akan membantu kamu karena kamu adalah wanitaku,”ucap Petra.


“Jadi apa yang perluh aku lakukan dibagian ini,”kata Petra lagi. Bunga melihat kearah kak Ilham dan kak John.


“Yang kamu lakukan adalah mengambil saham milik Mawar untuk sebagiannya adalah urusan kami. Apa kamu sanggup, untuk data dan dukumen yang diperluhkan akan dikirim oleh John,”kata Ilham menjelaskan.


“Dengan senang hati. Asalkan kalian merestui hubunganku dengan adik kalian. Bagaimana,”kata Petra yang ingin mendapatkan restu kedua kakak Bunga.


“Itu bisa dipikirkan dibelakang. Bagaimana,”ucap Ilham. “Ok. Aku setuju bagiku itu udah untuk mengambil saham Mawar,”ucap Petra.


“Tapi apa yang ingin kalian lakukan dengan Mawar setelah saham diambil,”kata Petra. “Jika kamu sudah mengambil saham Mawar setelah itu kamu hanya mengikuti arus saja sampai wanita itu menyerang dan memiliki niat buruk kepadaku,”kata Bunga.


“Aku tidak menyangka kalau kamu memiliki sisi seperti ini dek,”kata Petra. “Apa kamu tidak suka dengan sisi yang aku miliki,”ucap Bunga yang cemberut. “Tidak. Aku menyukainya,”ucap Petra.


Setelah semua persiapan rencana untuk menggagalkan Mawar dimulai dari Keluarga sahabat dan suruhan mereka dengan diam-diam. Bunga yang merencanakan dengan rekannya untuk menekan keluarga dan sahabatnya sementara untuk perusahaan adalah urusan Petra dan kedua kakaknya yang siap untuk menyerbu dan membinasakan apa yang sudah terjadi.


“Apa kamu yakin dengan semua yang kamu rencanakan,”kata Ilham. “Tentu saja jika tidak dilakukan wanita itu akan berbuat sesuatu yang tidak disangka. Untuk penjegahan saja apa kakak tidak bisa melakukaknnya. Jika tidak bisa aku akan menyuruh rekanku untuk melakukannya,”ucap Bunga.


“Kata siapa aku tidak sanggup bukannya kamu yang tidak berani melakukanya kepada keluarga dan sahabat wanita itu,”ucap Ilham. “Kakak tidak tahu ya rekanku sudah melakukan sebelum aku perintahkan. Jadi aku tinggal

__ADS_1


menuggu hasil saja,”kata Bunga dengan santai.


“Jelas saja kamu tinggal menuggu karena ada peraturan organisasi yang mengatakan siapa saja yang memberitahukan kepada orang lain tentang identitas kamu mereka semua harus binasa,”kata John menjelaskan. Bunga hanya tersenyum,”Itu adalah ketegasan yang harus ada dalam organisasian untuk menancam pihak lawan kak.”


__ADS_2