Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 101


__ADS_3

setelah menghilang draka pun muncul disebuah kamar dengan nuansa warna ungu muda yang sangat mendominasi dari ruangan tersebut.


setelah muncul disana ia pun membawa pergi rembulan dan menghilang kembali serta muncul pada kamar yang memiliki nuansa hitam bercampur dengan warna yang sangat mencolok.


rembulan yang mengetahui hal itu pun menjadi bingung sebab kenapa dirinya malah dibawa kekamar yang berbeda dari yang tadi.


"suamiku kenapa kita kesini bukankah kamar yang pertama tadi adalah kamar untuk kita".ucap rembulan dengan raut wajah bingung


"kalau kamu mau suamimu ini bisa saja meminta kamar tersebut akan tetapi apakah kamu dan kakakmu masih bisa bernafas setelah tertidur dikamar tersebut".ucap draka


"tunggu dulu suami kalau begitu kenapa ibu ditempatkan dikamar tersebut padahal berbahaya kata dirimu".ucap Rembulan


"begini malaikatku Rembulan ibumu itu dulunya saat masih berada dalam kelompok ia sangat ditakuti oleh musuh karena bisa dan mampu bertahan dalam meracik sebuah racun sekaligus penawarnya".ucap draka


Rembulan yang mendengar hal itu pun lantas terkejut karena ia tidak mengetahui bahwa ibunya yang terlihat ramah memiliki kemampuan yang mengerikan akan tetapi ia juga bingung kenapa ibunya tersebut tidak pernah melawan disaat ayah nya memukul tubuh ibunya.


"tapi sayang kalau memang hal itu benar kenapa disaat ayah memukul dirinya ibu malah diam saja tanpa ada niatan melawan".ucap rembulan


"begini malaikatku ibu mertua itu memiliki kemampuan yang mengerikan sekaligus juga memiliki titik lemahnya yaitu dirinya tidak bakalan bisa mengendalikan emosinya disaat ia sudah marah besar akan tetapi hanya satu orang yang harus terus bersamanya kalau ia disaat jauh dari kami berlima".ucap draka


"jadi begitu tetapi siapa siapa saja yang bisa membantu menenangkan ibu kalau sudah lepas kendali".ucap rembulan dengan wajah penasaran


"yang bisa membantu menstabilkan atau pun membuat tenang ibu mertua hanya suamimu ini , sikembar serta si veldora dan red sekaligus ada satu orang lagi yang selalu bersama ibu mertua kalau ia sedang menjalankan misi".ucap draka

__ADS_1


"siapa orang itu yang selalu bersama ibu".ucap rembulan


"sudah lah kamu pasti bakalan bertemu dengan nya sebab ia juga bakal hadir disini dan sekarang malaikatku ini lebih baik mandi saja dulu sana ".ucap draka sambil mendorong pelan tubuh istrinya yang sudah mulai berdiri


Rembulan pun terdiam sebentar sambil berjalan menuju kamar mandi dengan pikiran linglung hingga akhirnya ia membuang pemikiran tersebut.


setelah masuknya rembulan draka pun kembali menghilang dan muncul disebuah kamar yang terlihat didalamnya terdapat dua orang wanita yang berlainan tempat.


satu wanita sedang tertidur dikasur dengan wajah penuh air mata dan wanita satunya lagi tak berbeda jauh ia menangis terduduk dan membenamkan wajahnya pada kasur disamping wanita satunya.


tangisan wanita itu terus terdengar pada telinga draka yang menatap keduanya dengan wajah terharu sekaligus datar secara bersamaan.


ditangan wanita tersebut terdapat foto dirinya waktu remaja yang sudah mulai berjalan dalam kegelapan hingga berakhir dengan memasuki tahta kekuasaan yang sangat ditakuti oleh seluruh orang didunia yang memiliki tingkat kekuatan kelompok terkuat kedua dari organisasi internasional.


draka pun secara perlahan mendekat serta dengan iseng ia menggoyang tubuh wanita yang terduduk tersebut secara perlahan hingga sang wanita mulai terganggu dan mencari sesuatu yang sudah mengganggunya secara langsung dengan niat membunuh yang begitu terlihat.


draka bisa merasakan aura berbahaya yang dipancarkan oleh pedang tersebut dan ia yakin kalau waktu dulu sebelum dirinya mendapatkan kekuatan sekarang draka bakal sangat terancam walaupun dengan menggunakan kekuatan penuhnya tempo dulu.


tapi sekarang ia sudah tak merasakan lagi aura berbahaya seperti harimau tetapi yang dirinya rasakan waktu ini adalah hanya seperti berhadapan sama seekor kucing yang sedang marah.


draka pun secara perlahan muncul dihadapan wanita tersebut sambil mengangkat kedua tangannya keatas layaknya sedang menyerah.


wanita itu pun terkejut dan langsung berlari memeluk draka saat melihat siapa yang sudah menganggu dirinya.

__ADS_1


"hei ibu mertua jangan menangis lagi yah nanti istri manisku terbangun loh".bisik draka


"iya iya tapi kenapa kamu kemari apakah dirimu ingin menjauhkan diriku dengan anakku lagi".ucap wanita tersebut


"hei ayo lah diriku kemari ingin mengundang ibu mertua untuk ikut berpesta pada markas besar dan juga sahabat karib ibu mertua sudah ada disana loh".bisik draka


"hahaha tentu saja ikut biar suamiku itu bingung mencari keberadaan istri dan anaknya dan tunggu sebentar aku bersiap dulu".ucap ibu Ulfah yang langsung berlari menuju kamarnya


setelah beberapa waktu ibu Ulfah pun datang dengan membawa tas kecil dan satu buah koper yang entah berisi apa.


akhirnya disaat draka melihat ibu mertuanya sudah siap ia pun secara perlahan menggendong istrinya dengan lembut dan ibu ulfah pun memegang sebelah tangannya dan ketiganya pun mehilang tanpa ada yang mengetahuinya.


......................


disebuah tempat jauh yang sering disebut sebagai lokasi suci karena terdapat tujuh sosok pelindung dunia.


ditempat tersebut terlihat tujuh orang yang terlihat muda sedang duduk bersandar dimasing masing kursi.


"sepertinya kita sudah tak bisa lagi melindungi aturan dunia ".ucap orang 1


"benar mungkin sekarang hanya tergantung oleh pemilik kekuataan kita ini apakah bakal digunakan secara benar atau tidak".ucap orang 2


"akan tetapi sepertinya waktu seluruh sosok kuat bakal tunduk pada satu orang yang entah belum tahu siapa yang sudah mendapatkan kekuataan kita dengan paksa".ucap orang 7

__ADS_1


"sudahlah lebih baik kita perhatikan diri kita masing masing karena tanpa disadari nyawa kita bertujuh sudah diujung tanduk sekarang".ucap orang 6


ketujuh orang itu pun menatap keatas dan secara perlahan tubuh para sosok itu pun menua hingga hancur menjadi deburan abu tulang.


__ADS_2