Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 57


__ADS_3

saat draka dekat dengan ruang makan ia pun menurunkan Ulfah dengan pelan karena merasa ada hawa dingin yang membuat dirinya merinding.


akhirnya ia membalikkan tubuhnya terlihat Rembulan yang sedang tersenyum kearah nya dengan penuh arti.


"suamiku apa nyenyak tidurnya".ucap rembulan masih dengan senyum diwajahnya


"emm ito nyenyak kok akan tetapi sepi karena tidak ada kehadiran istri istriku yang cantik".ucap Draka


"apa benar terus kenapa lama sampai kemari yang lain sudah menunggu loh dari tadi".ucap Rembulan dengan wajah sedikit merona


"sudahlah dek yah kan nanti juga kamu bisa minta lebih mungkin".ucap Ulfah dengan senyum misterius


"oke kakak cantik".ucap rembulan kembali ceria seperti biasa


setelah perbincangan singkat tersebut ketiganya pun langsung masuk keruang makan dan duduk bersama.


semua orang yang ada diruang makan tersebut pun makan dengan lahap tanpa ada obrolan hingga selesai semua nya pun langsung pergi keruang keluarga untuk bersantai.


"rapael apakah kau juga sudah mencari dan mendapatkan bahan untuk meningkatkan kekuatan kalian seperti veldora sama red".ucap draka


"sudah kak hanya saja memang ada bahan milik rapaela yang belum dapat ".ucap rapael


"memang apa bahan yang belum ada itu langka atau bagaimana".ucap draka


"tidak kak hanya saja belum ada yang berhasil menemukan bahan tersebut entah karena apa".Ucap rapael


"baiklah kalau begitu akan tetapi kalau butuh bantuan kau bisa bilang pada ku".ucap draka


"iya kak ini juga masih dalam pencarian".ucap rapael mendapatkan anggukan dari draka


"emm apa kau sudah berkenalan sama bibi".ucap draka


"sudah hanya saja perkenalan sebentar mungkin tidak beda jauh sama bunda sifat bibi menurutku".ucap rapel


"betul memang gak salah sih tapi sekarang ada yang harus dipikirkan adalah keberadaan kedua istri milik paman tua itu".ucap draka


"emang siapa paman tua yang kakak maksud".ucap rapaela


"hei nak gak baik loh nyebut paman mu seperti itu".ucap bunda


"emang paman yang mana dimaksud oleh anakmu mbak".ucap bibi anggun


"Rama tempest anak kesatu dari ayah mertua".ucap bunda


"apa maksud mbak anak kesatu bukan kah almarhum dari suami mbak adalah anak tertua dikeluarga tempest".ucap bibi anggun


"udah kamu dengarkan saja cerita dari anakku saja biar jelas mungkin ia lebih tahu karena mbak pun hanya sedikit mengetahui tentang keluarga tempest".ucap bunda

__ADS_1


"baiklah mbak kalau begitu".ucap bibi anggun


"sebenarnya situa sialan itu memiliki 5 istri dari kelima istri tersebut menghasilkan 11 anak serta nanti biar lebih jelas draka bakal buatkan silsilahnya dikertas".ucap draka


"baiklah ditunggu nanti silsilah tersebut tapi bukan kah pamanmu itu sudah meninggal serta anggun bagaimana keadaan istrinya".ucap bunda merasa cemas


"untuk terakhir kali bertemu denganku masih aman mbak keadaannya dikeluarga hanya saja semenjak kak rama tiada ia diperlukan selayak pelayan mungkin lebih rendah".ucap bibi anggun


"syukurlah kalau ia baik baik saja untuk sekarang".ucap bunda


"maaf bi apakah bisa bibi jelaskan saat selesai berkunjung ketempat tinggal ku bibi bertemu sama siapa saja serta apakah ada kontak fisik".ucap draka


"emm mungkin ada tapi itu hanya sama istri kak rama serta bibi kesayanganmu juga bi Laila itu pun tanpa sengaja".ucap bibi anggun


"baik kalau seperti itu serta kalian pasti bingung apa hubungan nya sama perbuatan dari paman rama bukan".ucap Draka


"memang apa yang paman lakukan sampai membuat suamiku ini bisa kesal".ucap Ulfah


"biasanya juga jarang sekali saat situasi apa pun suamiku ini belum pernah terlihat kesal tuh".ucap rembulan


"paman Rama meninggalkan istrinya tanpa ada perlindungan serta mungkin dalam waktu satu minggu ini bakal terjadi pergerakan dari keluarga itu".ucap draka


"maaf nak emang apa yang menjadikan keluarga tempest bergerak".ucap bunda


"mereka bakal mencari keberadaan keluarga paman rama untuk dijadikan pelayan dan budak agar tidak menjadi ancaman bagi mereka".ucap draka


"tidak kak maksud dari suami kita mungkin adalah keberadaan yang lain serta bisa saja selama ini ia yang melindungi hal itu dari jarak jauh".ucap Rembulan dengan wajah serius


"jadi maksudmu selama ini suami kita telah menutupi keberadaan seseorang dan sekarang ia bakal membuka hal tersebut dan mungkin menurutku itu bakal jadi umpan untuk keluarga itu".ucap Ulfah yang juga berubah menjadi serius


"hehehe memang pantas kalian menjadi istri dari Abang bisa menganalisis situasi dari sudut pandang kerja sama".ucap Rapael


"bingo kalian memang tepat sekarang kalau paman masih hidup ia sudah memiliki 3 orang anak ".ucap draka


"apa maksud mu nak kalau pamanmu itu memiliki 3 orang anak bukan kah menurut kabar dari keluarga dulu bahwa ia mandul".ucap bunda


"benar bukan kah kak rama tak memiliki anak".ucap bibi anggun


"sebenarnya ia memiliki 3 orang istri serta saat sebelum ia meninggal entah firasat atau apa ia sudah mengirim anak yang ia miliki kesuatu tempat dan akhirnya istri paman ditemukan ".ucap draka


"jadi pamanmu memiliki 3 istri akan tetapi dimana sekarang anak tersebut serta jangan bilang kamu bakal menjadikan keluarga kecil paman mu yang tersisa jadi umpan".ucap bunda


draka yang ditanya hal itu hanya diam tak menjawab hingga ia merasakan sesuatu dan mendapat telepati dari bawahan gelapnya.


"sikembar kalian juga merasakan auranya bukan".ucap Draka tanpa mempedulikan omelan bundanya


"ah benar aku juga merasakannya kak memang sesuai apa yang diprediksimu".ucap rapel

__ADS_1


"benar kak memang mungkin bakal sesuai alur dan rencana kita semua".ucap rapaela


"benar karena ini permainan antara diriku sama sisi bayangan silicik itu".ucap draka


"hei suami apa yang kalian bicarakan".ucap ulfah


"Bidadariku bisakah kau buatkan makanan untuk tamu takutnya ia belum makan".ucap draka


"oh tentu suami kalau memang ada tamu memang siapa".ucap ulfah


"sudah nanti kalian semua bakal tahu siapa orang tersebut".ucap draka


"baiklah suami kalau seperti itu Rembulan Aulia sayang mari bantu mbak buat makanan sekalian cemilan untuk yang lain mungkin kue juga bisa".ucap ulfah


"oke mbak".ucap keduanya sambil berlalu pergi mengikuti ulfah


"bunda bisa minta tolong untuk pinjam kan pakaian bunda untuk seseorang nanti besok berangkat sekalian sama yang lain untuk membeli keperluan lain".ucap draka


"tentu kalau itu untuk kebaikan bunda dengan senang hati".ucap bunda sambil berlalu pergi kekamar miliknya


"Rafaela tolong bersihkan sedikit kamar dekat bunda dan bibi boleh".ucap draka


"baik kak segera rapaela kerjakan".ucap rapaela berlalu pergi


"rapael kamu siapkan obat obatan untunya nanti".ucap draka


"siap bang biar rapael urus sekaligus melanjutkan rencana".ucap rapael juga pergi


"draka bibi bisa bantu apa nih".ucap bibi anggun dengan bingung dengan kepergian yang lain


"tidak sekarang nanti juga bibi otomatis melakukannya sendiri".ucap draka


tak selang lama saat selesai draka berucap bunda pun kembali dan duduk bersama draka sama bibi anggun.


tak menunggu lama baru sama sang ibunda duduk muncul asap hitam didepan mereka yang akhirnya memunculkan 2 sosok wanita satu dengan pakaian lengkap sedangkan yang satu telanjang bulat.


akhirnya wanita yang berpakaian lengkap tersebut mendekat kearah draka dan langsung berlutut satu kaki .


"tuan tugas kedua dari anda selesai Tio izin pamit".ucap tio


"silahkan dan kalau ada apa apa disana beritahu denganku karena untuk sekarang aku masih belum bisa kesana".ucap draka


"siap tuan".ucap tio langsung hilang tanpa jejak


sedangkan setelah menghilangnya Tio terlihatlah wanita yang dikenal sama ketiganya dengan keadaan kesakitan.


" selenaaaa".ucap bibi dan bunda secara bersamaan

__ADS_1


__ADS_2