Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 116


__ADS_3

Seluruh orang yang berada diruang keluarga pun menegang saat menatap kearah anak yang sudah mereka buang malah dengan keganasan yang mengerikan dan hari bahagia mereka belum genap sebulan sudah mau berakhir.


Draka yang melihat situasi itu pun merasa bosan sebab sudah sering merasakan hawa suasana menegangkan maupun bahaya yang seolah sudah seperti biasa saja tanpa ada rasa terancam.


"Red segala urusan selanjutnya kami serahkan padamu untuk membuat keputusan nasib mereka semua".ucap draka sambil menunjuk kearah keluarga ibu tiri red


"terima kasih kak telah membantu".ucap red sambil menatap kearah draka dan sikembar


"tak perlu sungkan kan sekarang kau juga keluarga kami ".ucap rapaela


setelah meninggalkan keputusan pada red Draka pun pergi kearah dapur yang diikuti oleh sikembar yang sesampai disana mereka mengobrak abrik seisi dapur mencari makanan yang bisa mereka makan atau pun bahan masakan yang belum dimasak.


didapur yang bersuasana menyenangkan berbeda lagi sama diruang keluarga yang penuh dengan suara raungan kesakitan dan tangis air mata.


Teriakkan kesakitan dan penyesalan pun terus terdengar sangat memilukan akan tetapi kegiatan penyiksaan pun tetap terus terjadi tanpa henti hingga seluruh anggota keluarga ibu tiri Red mati secara mengenaskan.


Perusahaan milik keluarga ibu tiri red pun tergulingkan oleh keluarga besar dikota tersebut.


Di hari itu juga berita besar pun tersebar secara luas baik dari kalangan masyarakat biasa hingga pemerintah dan keluarga bangsawan pun mendapatkan informasi tersebut tanpa perlu menyelidikinya.


Setelah berhasil melampiaskan kemarahan dan dendamnya Red pun pergi kedapur berniat ikut makan akan saat mau duduk ia sudah ditendang oleh rapael kearah kamar mandi.


Rapaela dan draka hanya tertawa saat melihat hal itu karena awalnya mereka juga ingin menyuruh Red untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum ikut makan tetapi sudah didahului oleh Rapael yang langsung menendang tanpa kata kata.


Red yang mendapat tendangan pun merasa kesal dan berniat menyerang balik akan tetapi saat melihat tatapan sikembar serta Draka yang tetap menatap kearah kamar mandi ia pun paham bahwa walaupun dirinya kembali mau duduk kakak yang lain juga bakal melempar dia untuk membersihkan diri.


Ia hanya bisa menghela nafas dan pergi mengambil handuk dan pakaian ganti kesembrang kamar yang memang letaknya sudah dia tahu.

__ADS_1


setelah mengambil baju ganti Red langsung bergegas membersihkan diri secara cepat sebab takut tidak mendapat jatah makanan yang dimasak oleh sang kakak yang ia rasakan enak dan nikmat yang berbeda dari makanan lain yang pernah dirinya makan.


Dan benar saja setelah selesai membersihkan tubuh dan berganti pakaian , di meja makan sudah terdapat pertempuran perebutan makanan yang awalnya memenuhi meja makan sekarang sudah mulai sedikit berkurang.


Red pun juga langsung melempar sembarang handuk dan langsung duduk untuk makan akan tetapi belum sempat makanan masuk mulut ia kembali ditegur dan kali ini ia ditepis oleh rapaela yang menyuruh dirinya untuk meletakkan handuk ketempatnya atau pun tinggal kan saja dikamar mandi.


Sebab perut yang sudah lapar Red pun langsung berlari menuju kekamar mandi dan menggantung ketempat yang ada.


Red pun langsung bergegas tanpa mempedulikan apa pun lagi dan acara makan bersama pun terus berlanjut hingga makanan yang diatas meja sudah habis tak tersisa.


Setelah perut kenyang mereka berempat pun pergi keseluuh penjuru rumah untuk mengambil semua benda yang masih bisa digunakan mulai dari pakaian hingga perabotan rumah mereka keluarkan.


Akhirnya rumah tersebut sudah seperti rumah kosong tanpa isi dan didalamnya hanya terdapat mayat yang menumpuk.


setelah merasa beres keempatnya pun membakar rumah besar tersebut untuk bisa membangun kediaman yang baru untuk keluarga yang tersisa serta bakal tinggal bersama Red tentunya.


beberapa waktu kemudian api pun padam dan keempatnya langsung pergi dari sana sambil membawa barang yang bisa dibawa serta memanggil seseorang untuk menjaga barang yang lain.


Seluruh pakaian bekas milik keluarga tiri red pun mereka berikan pada orang yang lebih membutuhkan dan barang yang menurut mereka bakal untung pun disimpan.


Selama dua hari mereka berempat pun terus berbagi sambil mengurus pembangunan ulang kediaman keluarga Red.


Jalur perekonomian perusahaan pun kembali normal walau pun masih terdapat masalah yang belum selesai.


Akan tetapi ada beberapa pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari peristiwa tersebut baik dari keluarga kelas atas maupun menengah.


sama halnya seekor yang diinjak ekornya Red yang mengetahui hal itu pun langsung turun tangan dan memberi contoh dan peringatan keras terhadap mereka.

__ADS_1


Red membuat rekaman dirinya yang sedang menyiksa seseorang yang telah mengusik dirinya dan langsung ia sebar pada keluarga besar yang ada.


Beberapa hari pun tak terasa terlewati begitu saja dan sekarang mereka berempat sedang berkumpul disebuah restoran terkenal dan tepat diruang pribadi.


"sekarang keadaan kota sudah mulai stabil jadi sudah saatnya diriku dan sikembar melanjutkan perjalanan".ucap draka


"tapi kak aku masih belum siap untuk menjadi penguasa besar dan dikenal oleh publik".ucap Red


Draka yang mendengar hal itu pun langsung memukul kepala red dengan pelan dan diikuti oleh Rapael yang juga kesal sebab adiknya yang baru ini masih belum bisa menggunakan otaknya.


"hei bocah yang menyuruhmu untuk menjadi penguasa yang dikenal publik siapa".ucap Rapael


"hal begini saja kamu masih belum terpikirkan serta dirimu itu masih kurang pengalaman malah sudah mau jadi seorang penguasa".ucap Draka


"yang dimaksud kakakmu itu adalah kamu cari orang yang bisa dipercaya untuk masuk menjadi bidak publik yang menggantikan penguasa terdahulu sedangkan kamu hanya mengawasi pergerakan dan kejadian yang ada dikota".ucap rapaela


"jadi begitu maksudnya adalah aku harus mencari orang untuk dijadikan boneka gerak begitu "ucap red


"Rapael apa perlu kita lempar masalah dia ini ke veldora sebab dirinya masih belum bisa menyambut makna tersirat pada ucapan seseorang".ucap Draka


"kayaknya gak bisa deh sebab yang ada malah ini anak bakal dijadikan samsak tinju oleh veldora yah walaupun mungkin paling tidak imbang untuk sekarang".ucap Rapael menganalisis


"betul juga baiklah kami pamit dulu dan lakukan seperti apa yang kami ucapkan dan kalau ingin bertanya hubungi kami atau pun kakak mu yang lain veldora dikota wolfcity".ucap draka


Setelah berpamitan ketiganya pun terus melanjutkan perjalanan mereka menuju tempat terlarang atau pun angker lainnya.


" flashback Red selesai "

__ADS_1


__ADS_2