Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 32


__ADS_3

dalam kepanikan tersebut pun datang lah sikembar dan melihat sang kakak terkapar dan setelah dicek mereka pun hanya bernapas lega karena yang dipikirkan serta dibayangkan mereka bukanlah yang terjadi.


"bagaimana Nak keadaan kakak besarmu".ucap Ibu syifa


"Bagaimana rapael dan rapaela keadaan Mas draka sekarang ini".ucap Ulfah dengan cemas


"iya kak bagaimana keadaan kakak draka".ucap Aulia


"ayo katakan keadaan Draka sekarang".ucap Rembulan khawatir


"bagaimana keadaannya tuan".ucap Andini yang memang belum kenal pada sikembar


"kalian tenang saja dia hanya sedang pergi melayang".ucap Rafael


"betul.karena kakak hanya sedang pergi


dari sini".ucap Rafaela


"baiklah kalau mas draka baik baik saja akan tetapi apakah bisa dia kembali sekarang".ucap Ulfah yaang masih cemas


"ada caranya akan tetapi mungkin kalian tidak bakalan mau melakukannya juga".ucap rafael


"emang ada cara el agar abang bisa kembali kesini ".ucap Rafaela penasaran


"kalau begitu bilangin dong kan kami cemas jadinya karena aku dan kak Ulfah juga yang membuatnya jadi seperti ini ".ucap Rembulan


"tunggu dulu kok aku masih tidak percaya kalau ada caranya el padamu".ucap rafaela


"kalau tidak percaya coba sini agar aku bisa membisikkan caranya padamu".ucap Rafael sambil tersenyum

__ADS_1


"gini la abang sekarang bisa dibilang sedang pura pura tidur dan kalau kulihat sih ia masih belum nyenyak jadi kita kerjain aja sekalian siapa tau nanti kita diberi tambahan ilmu yang dimiliki abang".bisik Rafael setelah sang adik mendekat


Rafaela yang mendengar hal itu hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda bahwa ia setuju tentang rencana sang kakak.


"ooo.begitu caranya benar apa yang diucapkan oleh kakak bahwa kalau ini diberitahukan juga tidak ada gunanya sekarang karena kalian pasti menolak cara apa yang kami sebutkan".ucap Rafaela


"emang caranya bagaimana nak sampai kalian tidak memberi tahu kami semua".ucap Ibu syifa


"apakah berbahaya jadi kami bakal menolak cara dari kalian itu ".ucap Rembulan


"yah kalau bilang berbahaya ada sih dan kalau biasa saja ada juga bisa dibilang setengah setengah lah ".ucap Rafael


"baiklah kami setuju melakukannya jadi sekarang ayo cepat kasih tahu kami caranya".ucap Ulfah


"benar kalian yakin kalau gagal bisa sedikit fatal loh".ucap Rafaela


"gak papa walau pun nyawa diantara kami taruhannya karena ia juga sudah banyak membantu kami yang mau menolong kami tanpa memikirkan nyawanya sendiri".ucap Rembulan


"hahhhh.".ucap mereka serempak


"apa maksud kalian mencium mas draka agar bisa bangun kembali".ucap Rembulan yang merasa curiga


"yah kan kalian tidak setuju sekarang dengan caranya".ucap Rafaela


"bukan begitu hanya saja kenapa harus kami yang menciumnya dan kenapa caranya seperti itu apa ini hanya rencana kalian saja sama mas Draka nih".ucap Ulfah yang ikut curiga


"ya kalau tak percaya ya sudah dan juga bagaimana kami merencanakannya kan kejadiannya cepat sekali serta kalau sudah direncanakan kapan kami tahu kalian bakal menyuruh kakak untuk melakukan push pup sebanyak itu".ucap Rafael


"yah baiklah kalau hanya bisa caranya seperti itu sekarang bilang kami harus mencium apa yang ada pada mas draka".ucap Ulfah yang sudah pasrah

__ADS_1


"yah simple kalian hanya perlu mencium kening nya dan kalau masih tidak bangun mau tak mau kalian harus sampai bibir abang dan itu cara terakhir yang bisa dilakukan sekarang dan kalau yang tidak itu terlalu berbahaya sekali".ucap Rafael


"benar ini cara yang aman juga untuk kalian berdua ".ucap Rafaela sambil tersenyum nakal yang hampir terlihat senyum mesum khas seorang pria yang berhasil ia tirukan


Mereka berdua pun sadar cara apa yang sebutkan oleh sikembar berbahaya bagi mereka tersebut.keduanya pun melakukan apa yang dibilang sikembar dengan malu malu karena dilihat oleh banyak orang.


"cup cup cup". yang karena mereka mengecup tiga kali dibagian kening akan tetapi tak terlihat sedikit pun tanda bahwa Draka bakal bangun


"cup cup cup".mereka pun kembali mengecup Tiga kali akan tetapi sekarang dibagian pipi secara bersamaan dan hasilnya pun sama tak ada perubahan


akhirnya walau pun ragu mereka pun sepakat bergantian mencium bibir draka.


"cuppp".ciuman Rembulan dengan lembut terhadap draka dan hal itu pun terlihat sedikit ada perubahan karena jari jemari draka sudah mulai bergerak dan tiba lah saat Ulfah yang menciumnya draka pun membalas ciuman tersebut dan berhasil mendapat pukulan kecil dikepalanya dan yang memukul itu pun langsung memeluk draka setelah ia bangun.


"kalian awas saja yah coba coba minta sesuatu pada diriku yang walau pun tadi terasa manis dan karena hal itu tidak lama dan kalian mengerjai serta mengganggu tidurku kalian gak bakal ku kasih tambahan ilmu".ucap Draka sambil kembali memegang bibirnya


"jadi kamu tertidur saja tadi dan bukan karena hukuman tadi".ucap ulfah


"betul manisku tadi saat selesai melakukannya ada yang mengusikku dan diriku pun pergi membereskannya dan juga itu pun baru selesai saat sikembar naru datang kesini".ucap Draka


"baikalah kalau anak ibu tidak papa sekarang sebaiknya kita kembali kerumah dan untuk Andini menginap saja yah disini nanti".ucap ibu syifa


"makasih bi atas tawarannya akan tetapi saya mau pulang saja bi nanti diantar Narazu".ucap Andini


"tidak kalian malam ini tidur disini dan Juga kau bisa Tanda tanganni sekarang dokumen ini".ucap Draka sambil menyodurkan sebuah dokumen pada Andini


"baiklah sesuai janji ku juga aku bakal mentanda tangani surat tersebut".ucap Andini sambil mentanda tangani surat tersebut yang disusul oleh Narazu juga tanpa curiga


"baiklah sekarang kau Narazu bisa menjalankan serta mengembangkan bisnis milik orang tua Andini yang ditinggalkan itu sekarang".ucap Draka

__ADS_1


"hah".ucap kedua nya serempak


__ADS_2