
sepeninggal bibinya draka pun kembali termenung sampai kedua istrinya datang menghampirinya dan bertanya tentang siapa yang datang tadi.
"masku siapa tadi dan kenapa mereka kemari".ucap Ulfah dengan lembut
"dan juga mas kok orang tua tadi seperti bermusuhan sama masku ini".ucap Rembulan
"gini mereka adalah paman ketiga dari keluarga tempest yang bernama bagas tempest dan sedangkan yang wanita adalah bibi keduaku yang bernama Anggun tempest . dikeluarga itu ayahku hanya dianggap seperti anak angkat saja hingga seperti yang terlihat sekarang semua keluarga inti disana membenci keluargaku kecuali saudari sudari ayah".ucap draka
"jadi begitu mas ceritanya sebaiknya kirim saja anak buah mas kesana untuk melindungi bibi bibi mas itu untuk pencegahan kalau terjadinya sesuatu pada mereka".ucap Ulfah
"betul mas kan punya anak buah yang bisa diandalkan serta rahasia tersembunyi milik mas".ucap Rembulan
"itu sudah mas lakukan saat bicara sama bibi tadi tapi memang apa rahasia mas yang kau maksud".ucap draka
"halah vampire saja bisa mas jadi kan bawahan masa untuk melindungi secara sembunyi sembunyi tak mungkin tak ada kan".ucap Rembulan
"ehm ada gak ya lupa deh nanti saja cerita tentang para bawahan mas deh lain waktu aja".ucap draka sambil menyentuh kedua pipi milik ulfah dan rembulan
"mas kok nama Akhir Andi seperti pernah ku dengar yah mas".ucap Ulfah
"betul juga mas bukan kah itu nama perusahaan milik mas".ucap Rembulan sambil mengingat
"tepat sekali dan sebenarnya nama storm itu adalah nama yang kami sepakati sebagai sebutan kelaurga bagian dari kelompok yang sudah terbangun sekarang".ucap draka
"tapi mas kok tetap saja kenapa nama Andi menggunakan nama tersebut ".ucap Ulfah dengan bingung
"Andi dulunya anak yatim piatu yang selamat dari medan perang dan saat itu namanya pun diubah karena dirinya yang mau sekaligus nama bagi anak anak yang kami tolong dan tidak memiliki nama belakang ia bakal menggunakan nama tersebut. paham adik manis".ucap draka sambil mencubit pipi Ulfah dengan lembut
"iiih masa kak ulfah aja sih yang kena cubit".ucap rembulan dengan seulah ulah cemburu
__ADS_1
"beeeee. kan ulfah yang paling imut disini".ucap ulfah sambil menjulurkan lidahnya mengejek rembulan
"sudah sudah kalian ini sekarang kalian mau tambahan pelayan untuk melayani kalian apa tidak nih".ucap draka
"emang perlu yah mas sebuah pelayan untuk kami".ucap Ulfah
"kakak ini masa gak sih apa mau bersihin ini rumah hanya berdua saja".ucap Rembulan sambil mecubit pipi sebelahnya
"hei masa ulfah yang dicubit sakit tau nanti".ucap ulfah dengan kesal
"udah sekarang mas mau nanya nanti makanan siapa yang mau masak mengurus makanan kita nanti".ucap draka
"kami dong masa perempuan lain sih".ucap rembulan
"iya lah masa yang lain".ucap ulfah
"kalau begitu kapan mas makannya nih toh kalian liat hari sudah mulai sore cocok untuk siap siap makan malam".ucap draka
sepeninggal kedua istrinya draka pun menghubungi veldora dan red sekaligus yang mengurus kelompok pertahanan dan keamanan keluarga besar barunya.
"vel bagaimana keadaan divisi perang sekarang".ucap draka
"untuk sekarang masih baik sih lord keadaannya belum ada masalah besar yang datang".ucap veldora
"red bagaimana juga keadaan para kaisar bawah tanah terutama yang dibawah silicik itu apakah ada pergerakan".ucap draka
"untuk sekarang mereka masih netral lord tak ada pergerakan yang terlihat.ucap Red
"baiklah nanti kita kumpul sama seluruh bagian inti kelompok untuk membahas para pasukan kita semua dan tentukan tempat yang cocok ".ucap draka
__ADS_1
"siap dan izin pamit lord".ucap keduanya secara bersamaan
..ehm...ucap draka sambil menganggukkan kepalanya
"baiklah sepertinya aku harus bertemu sama sikembar kembali untuk menjenguk ibunda disana nanti".gumam draka
draka akhirnya memikirkan cara cara untuk meningkatkan kekuatan pasukannya sekaligus pemimpin dan ketua mereka dan saat mendapatkan caranya ia pun menghubungi Narazu untuk mencari bahan bahan obat yang sesuai kebutuhan pasukannya.
setelah menghubungi Narazu Draka yang bosan akhirnya bermain game karena file file perusahan yang dikirim Narazu sudah selesai ia kerjakan dan juga tidak ada dokumen yang perlu ia tanda tangani.
agak lama draka datang lah Rembulan yang seperti anak kecil menghampirinya untuk mengajak makan dan mereka pun makan bersama dengan lahap dengan sekali kali ada obrolan ringan hingga selesai.
draka yang melihat kedua istri yang saling membantu dalam mencuci piring pun tersenyum sendiri tanda ia sadari. setelah puas melihat keduanya ia pun keruang kerja sebentar dan menghubungi bawahannya untuk mencarikan pelayan wanita untuk membantu istrinya dalam mengurus rumah.
"hai mas habis menghubungi siapa ".ucap Ulfah yang datang setelah draka mengakhiri panggilannya
"nelpon anak buah sayang untuk mencarikan pelayan untuk membantu kalian".ucap draka
"begitu sekarang apa yang kerjakan nih ulfah jadi bosan nonton televisi mulu dari tadi".ucap ulfah
"bagaimana kita lakukan senam malam saja ".bisik draka disamping telinga ulfah
Ulfah yang bingung dan tak tau makna kata draka pun hanya diam karena tak mengerti hingga pintu terbuka masuk lah rembulan yang langsung duduk disamping ulfah.
"dek apa kamu tau arti dari senam malam". bisik ulfah kerembulan
"apa kakak tidak paham atau hanya pura pura saja".bisik rembulan balik sambil menahan malu
"iya kakak memang tak tau artinya".bisik ulfah
__ADS_1
Rembulan yang mendengar itu pun ternganga karena ulah sang kakak hingga ia pun menjelaskan makna tersembunyi dari kata draka tersebut dan suntak hal itu berhasil membuat wajah Ulfah memerah menahan malu.