
setelah bercanda dan ngobrol serius tersisa lah para kapten diruangan tersebut.
"memang pantas dan tepat kita mengikuti pemimpin sekarang dari pada dibawah komandan dulu".ucap kapten 1
"benar seluruh prajurit saja sudah dilevel ksatria tapi itu tidak membuat puas pemimpin dan mungkin benar musuh yang bakal dihadapi memiliki kekuatan yang amat menakutkan sepertinya". ucap kapten 2
"betul pasukan yang memiliki level ksatria saja sudah menggemparkan dunia apalagi nanti sudah menjadi prajurit level kaisar entah apa reaksi dunia nantinya".ucap kapten 3
"sudah tak perlu dibahas hal itu. apa kalian tak sadar bahwa semenjak berada dalam pasukan ini kita semua berubah menjadi teman saling akrab beda seperti dulu yang saling serang dan kerja sama untuk menentukan siapa yang kuat".ucap kapten 4
"benar juga dulu kita semua selalu saling serang tapi sekarang malah sudah layaknya saudara walau tanpa ikatan darah".ucap kapten 5 sambil mengenang masa lalunya
"betul sekarang kita semua tak pernah lagi saling serang untuk membunuh tapi malah seperti anak kecil yang sedang berantem tanpa sebab".ucap kapten 6
"baiklah semua hari sudah sampai disini saja tapi sebelum itu mari kita bersulang untuk kelompok atau keluarga storm ini". ucap kapten 9
tingggg .bunyi cangkir bertabrakan dengan pelan
"Demi keluarga dan kelompok storm jaya selalu semuanya ".ucap ke18 kapten tersebut
setelah bersulang mereka semua pun langsung menuju tempat yang ingin dituju masing masing.
......................
ditempat draka
sepulang dari markas draka pun langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya tanpa diketahui kedua istri yang menonton televisi sebentar karena keduanya bakal bersiap menuju dapur untuk memasak.
setelah selesai membersihkan diri draka pun langsung saja menuju ruang keluarga untuk melihat kedua istrinya akan tetapi ternyata keduanya sudah tidak ada disana.
draka pun langsung menuju dapur menuruti instingnya dan ternyata benar keduanya sedang menyiapkan makan malam bersama.
"ada yang perlu dibantu oleh suamimu yang tampan ini".ucap draka
"hah. kapan suamiku ini datang kok gak terdengar suara mobilnya".ucap Ulfah setelah terkejut
"aduh suamiku ini bikin kaget saja hampir aja rembulan celaka tau".ucap Rembulan
__ADS_1
"hehehe. baru saja selesai mandi tadi dan ganti pakaian serta apa Bidadariku lupa bahwa mobil itu sudah dimodifikasi agar mudah saat suasana genting atau pun menjalankan misi".ucap draka menjelaskan
"heem. benar juga apa kata suami Ulfah lupa tentang point itu tapi kok tumben gak langsung menghampiri kami seperti biasa".ucap Ulfah
"yah gak papa sekali kali untuk kalian berdua tadi sedang asik nonton televisi jadi yah langsung saja aku nya masuk kamar dan celaka karena malaikatku".ucap draka
" ooo.tadi saat suami bikin kaget hampir saja jari rembulan terpotong".ucap rembulan
"ya udah sekarang kalian mau masak apa buat makan malam".ucap draka
"mungkin udang balado serta nasi kuning rempah tadi sempat nyiapkan bahannya".ucap ulfah
"pasti enak tuh baiklah apa ada yang bisa kubantu agar lebih cepat makan malam bersamanya".ucap draka
"suami bantu ambil ambil bahannya aja biar Rembulan yang bertugas memotong bahan yang perlu dipotong sedangkan ulfah yang memasaknya".ucap Ulfah
"oke" . ucap kedua suami istri tersebut
mereka bertiga pun akhirnya memasak makan dengan senang gembira hingga selesai dan makan bersama dengan tenang dan senyuman dari ketiganya.
setelah makan malam keduanya pun mengajak menonton draka didalam rumah tersebut yang baru selesai dibangun.
ditengah malam draka tersenyum tanpa ada yang mengetahuinya.
"ternyata lebih cepat kau mau ikut keponakanmu bibiku yang manis".gumam draka
......................
ditempat lain di suatu ruangan
"hah. jangan kak jangan Anggun mohon jangan perkosa anggun dan biarkan anggun pergi".ucap Anggun
"berisik asal kau tau aku sudah lama melihatmu dan mengagumi tubuhmu anggun adikku"ucap pria misterius tersebut
"kak ini anggun adikmu aku mohon jangan lakukan itu".ucap anggun dengan menangis karena hanya menyisakan pakaian dalam saja
"hahaha apa kau pikir akau bakal melepaskan mu jangan mimpi sekarang tidak ada yang bisa menolongmu".ucap pria tersebut dengan terus mendekat
__ADS_1
"anggun mohon kak jangan".ucap anggun bertambah takut
"kau seperti keras kepala sekali. pengawal cepat kesini".ucap pria tersebut
dan terlihatlah dua orang pria berbadan besar masuk dan mendekati pria tersebut.
" ada perintah apa tuan untuk kami".ucap pengawal 1
" kalian pegang kedua tangan dan kakinya biarkan aku menikmati tubuhnya dan sisanya bisa kalian nikmati".ucap pria tersebut
"kalian jangan mendekat menjauh lah".ucap anggun sambil mencoba menepis tiap tangan yang ingin menyentuhnya
anggun pun terus terusan menepis dengan tangannya tapi naas karena kedua pengawal tersebut sudah menangkap dirinya yang tetap memberontak.
"hahaha saatnya menikmati tubuhmu adikku Anggun tempest".ucap Pria tersebut
saat pria tersebut sudah dekat dengan dirinya akhirnya muncul diatas sebuah kabut diatas Anggun dan keluarlah sesosok naga yang menatap kearah pria tersebut.
setelah melihat sosok naga pria itu pun langsung ketakutan dan langsung berlari menjauh akan tetapi berbeda sama kedua pengawal yang kebingungan melihat tuannya.
setelah kepergian tuannya akhirnya pengawal tersebut yang sudah bernafsu langsung mendekatkan wajahnya ketubuh Anggun tapi naas saat kedua kepala tersebut sudah dekat dibuah dada milik anggun seketika kepala tersebut terjatuh kelantai.
"aaaaaaaaa. apa yang terjadi dan kenapa kepala keduanya terputus ".ucap anggun dengan wajah penuh ketakutan
dalam ketakutan tersebut munculnya seorang wanita dengan sayap dipunggung nya dan terlihat wanita tersebut langsung berlutut sebelah kaki dihadapan Anggun.
"maaf nyonya ratu karena telah membuat anda takut".ucap wanita tersebut
"mohon maaf kamu siapa dan kenapa bisa datang kemari dan sekaligus berdiri lah".ucap anggun
"baik nyonya. jawab saya bernama Tio yang diperintahkan oleh tuan saya untuk menolong dan membawa nyonya pergi dari sini".ucap Tio
"baiklah kalau begitu tapi bisa kah kau memberi tahu diriku siapa nama tuan kalian".ucap Anggun
"siap boleh nyonya ratu tuan saya bernama Draka tempest".ucap Tio yang langsung menarik anggun memasuki sebuah portal gaib
dalam keterkejutan nya anggun dan tio pun sampai kesebuh kamar yang luas.
__ADS_1
"nyonya saya permisi dan ini kamar nyonya ratu yang sudah disiapkan tuan".ucap tio
setelah berucap seperti itu Tio pun menghilang sedangkan Anggun langsung membersihkan dirinya dan langsung tertidur dengan selimut tebal ditubuhnya.