Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 48


__ADS_3

saat draka tertidur datanglah Narazu yang kebetulan berbarengan sama kedua istrinya. Akhirnya ia pun dicoba dibangunkan oleh Ulfah sampai akhirnya langsung terbangun karena pipi draka dikecup sama Ulfah.


"siap bos menerima perintah ada apa".ucap draka setelah bangun dengan semangat


"..... hei sudah bangun sekarang ayo kita makan sama yang lain serta apakah Narazu kamu yang panggil".ucap Ulfah setelah menahan tawa


"gak mau makan kalau tidak disuapin kamu atau rembulan".ucap draka


"gak boleh gitu kan disini bukan dirumah malu nanti dilihat anak anak".ucap Ulfah


"gak mau pokoknya suapin".ucap Draka dengan manja seperti anak kecil


"iya mau tapi bukan disini nanti saja yah jawab juga pertanyaanku dulu yah".ucap ulfah sambil mencolek hidung draka


"ehm. boleh gak yah, boleh deh dan benar sinarazu aku yang panggil ulfahku".ucap draka


"ooo.yuk makan".ucap ulfah kembali sambil menarik tangan draka


keduanya pun langsung menuju tempat dimana yang lain sedang menunggu dirinya. disana ternyata hanya tersisa draka yang belum draka dan terlihatlah 16 anak dan hanya Andi yang sudah hampir dewasa dan yang dipilih saja yang sudah remaja sisanya masih anak anak yang berumur 5-11 tahun.


"maaf semuanya terlambat tadi ketiduran".ucap draka


"iya gak papa nak draka ayo mari makan bersama".ucap bu biah


dan akhirnya saat draka dan Narazu pengin menyuap makanan keduanya malah merasa malu karena ternyata Andi diperintahkan oleh bu biah untuk membaca doa. serta akhirnya semua pun makan dengan lahap sampai tak tersisa.


"baiklah Narazu kamu latih Andi dalam ilmu bisnis serta biarkan jack melatih bela diri miliknya".ucap draka setelah makan


"baiklah drak tapi apakah ia harus menginap atau biarkan berada disini saja tempat tinggalnya".ucap Narazu


"Diwilayah kita penguasa kota sudah membangun fasilitas panti asuhan dengan uang dari keluaga bellzuabab kan".ucap draka


"betul drak memang ada tapi untuk apa".ucap Narazu


" sekarang kamu urus pembangunan renovasi panti ini dan sementara anak anak dan ibu biah bakal dipindahkan disana ".ucap draka


"baiklah tuan segera saya laksanakan".ucap Narazu


"serta kamu urus sekolah mereka akan tetapi kalau tiap pelajaran ia sudah selesai langsung suruh guru disana untuk melakukan ujian sekaligus kenaikan kelas langsung tanpa menunda waktu dan sisanya kita bahas dirumahku nanti".ucap draka


"baik kalau memang penilaian mu sudah tepat setelah dari sini segera bakal kulakukan".ucap Narazu

__ADS_1


"maaf tuan apa yang anda maksud dengan langsung naik kelas untuk adik adik saya".ucap Andi dengan bingung


"kamu bakal tau setelah mereka sedikit dilatih sebentar dan kembali kesekolah bakal terlihat apa yang kumaksud".ucap draka


"Kalau begitu baik tuan saya paham".ucap Andi


"Drak aku pamit dulu yah nemenin Andini sambil kerja dirumahnya".ucap Narazu


"boleh tapi jangan terlalu sering berduaan atau apa perlu kukirim bodyguard untuk Andini agar kamu tak berduaan mulu sama dia".ucap draka


"janganlah drak masa gitu sih aku bilangin bibi nih kalau kamu melarang aku dekat sama Andini".ucap Narazu


"terserah kamu saja silahkan kalau mau kasih tau bunda aku tak takut tuh".ucap Draka


"bawel aku pamit dulu semua".ucap Narazu sambil berjalan pergi


...sudah saatnya juga aku pergi balik kerumah... gumam Draka


"semuanya aku pamit juga dulu yah untuk mengurus sesuatu".ucap draka


"iya silahkan tuan mari saya antar kedepan".ucap Andi diikuti oleh remaja lain


Draka pun berjalan jalan sambil melihat pemandangan yang ada disana dan akhirnya kembali mendekati kedua wanitanya yang sedang ngobrol sekaligus bermain sama anak anak.


"iih mas kan rembulan masih ingin disini".ucap Rembulan


" iya mas sebentar Ulfah pamit dulu sama bu biah sebentar".ucap Ulfah


"iya sayang sayangku aku tunggu dimobil yah".ucap draka berlalu pergi


"bu kami pamit balik dulu yah nanti kapan kapan ada waktu kesini lagi".ucap Ulfah


"iiih ka Ulfah jahat kan Rembulan masih ingin disini".ucap Rembulan seperti anak kecil


"iya nak nanti kalau mau kesini kabari yah".ucap bu biah


"Rembulan ayo pergi kemobil kita pulang".ucap Ulfah


"gak mau aku mau disini".ucap Rembulan


akhirnya Ulfah pun menjewer telinga Rembulan sambil menarik pergi hal itu pun jadi tontonan anak anak disana sekaligus membuat bu biah tercengang karena menurut bu biah Ulfah adalah wanita yang lemah lembut , sopan akan tetapi setelah melihat Rembulan dijewer langsung membuat dirinya menelan ludah.

__ADS_1


sesampai dimobil pun Bu biah sama Andi mengantar mereka hingga berlalu pergi keduanya pun baru masuk kedalam kembali.


Di dalam mobil draka melihat Rembulan yang cemberut dan Ulfah yang tersenyum.


"ada apa dengan kalian berdua".tanya Draka


"gak ada apa apa".ucap Rembulan


"bener gak ada apa apa" ucap Draka


"benar mas gak ada apa apa".ucap Ulfah


"hemm. seperti aku udah lama tak menghukum orang yang berbohong apa lagi berkhianat dariku sepertinya".ucap draka sambil tersenyum


"maaf mas emang apa yang mas lakukan pada bawahan mas yang berbohong apa lagi berkhianat".ucap Ulfah dengan gugup


"yah dulu kalau tak salah ingat hanya dipotong jari satu persatu dan lidahnya yang dibikin putus itu saja sih kalau yang berbohong tapi kalau berkhianat aku lupa apa yang pernah dilakukan".ucap Draka


akhirnya Ulfah pun menyerah dan mengakui apa yang membuat Rembulan Cemberut dari tadi.


"kamu berani berbohong dari ku ".ucap draka dengan nada tinggi


Draka pun menepikan mobilnya dipinggir jalan untuk membahas masalah Ulfah yang berbohong.


"apa kamu sudah siap kena hukuman".ucap draka


"siap".ucap ulfah terbata bata


"Rembulan sekarang kamu tutup mata tidak boleh kalau melanggar juga bakal ikut kena hukum".ucap draka


Setelah berucap seperti itu Rembulan langsung menutup mata dan Ulfah yang ketakutan pun juga menutup matanya. draka mendekati ulfah dan langsung mengecup dan menghisap bibir Ulfah dengan penuh nikmat. Ulfah yang mengetahui itu pun tanpa sadar membalas ciuman tersebut hingga akhirnya draka puas dan terdengar ketukan dalam mobil kaca dan ternyata pak polisi yang kebetulan lewat berpatroli dijalan tersebut.


"maaf pak bisa dijalankan mobilnya serta bapak sedang apa yah dengan dua wanita didalam mobil".ucap pak polisi tersebut setelah draka membuka kaca mobil


"iya pak maaf saya segera memajukan mobil saya".ucap draka


"tapi pak apakah bapak sedang melakukan sesuatu didalam mobil sampai hampir tak mendengar ketukan dari saya tadi".ucap pak polisi


"maaf pak apakah urusan ini dibereskan secara baik atau buruk karena saya lagi buru buru nih".ucap draka karena ternyata joniurnya sedang berdiri dibawah


"gak bisa begitu pak karena ini jalanan umum karena bisa mengganggu ketertiban kalau memang melakukan hal itu".ucap pak polisi

__ADS_1


Draka yang sedang kesal akhirnya menghubungi orangnya yang sudah ada dibidang kepolisian untuk mengurusnya.


"maaf pak nanti ada orang datang kemari dan bapak bisa menyelesaikan masalah dengan dia serta jangan ikuti mobilnya ".ucap draka langsung tancap gas kembali menuju kerumah


__ADS_2