Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 114


__ADS_3

Draka remaja dan binatang itu pun secara bersamaan tak sadarkan diri dibawah lubang berbentuk kawah hasil dari perbuatan keduanya.


disaat sikembar ingin mendekat kearah mereka tiba tiba saja tubuh hewan tersebut berubah menjadi butiran cahaya dan langsung memasuki tubuh anak yang baru saja ikut dengan mereka.


sikembar yang melihat hal itu pun langsung mencoba menghentikan laju dari cahaya tersebut akan tetapi Rapaela lebih dahulu melihat kearah sang kakak yang terbaring tak sadarkan diri.


entah bagaimana Draka bisa memberi sebuah isyarat pada Rapaela dan sang adik pun paham apa yang dimaksud serta yang diinginkan oleh sang kakak.


akhirnya cahaya itu pun masuk kedalam tubuh anak yang baru saja ikut dengan mereka serta sikembar pun membopong tubuh sang kakak dan anak tersebut ketempat yang lebih sejuk.


Setelah merasa sudah ditempat teduh Rapael pun pergi untuk berburu sedangkan Rapaela membuat tenda kemah yang mereka bawa.


......................


ditempat lain atau lebih tepatnya pada alam bawah sadar Draka , sebuah tubuh sedang berhadapan sama banyaknya berbagai petir yang mencoba menyambar dirinya.


akan petir tersebut tidak berhasil walaupun berapa kali pun menyambar dan menyerang tubuh tersebut.


apa yang Draka lihat hanya lah sebuah lubang hitam terbentuk diatas kepalanya serta muncul berbagai ilmu yang berkaitan dengan petir dan keberuntungan di otaknya.


Draka remaja itu pun mencoba memahami apa saja yang dia dapatkan dari lubang hitam tersebut sambil membuat kesimpulan tentang kekuatan yang berada dalam dirinya.


setelah dapat memahami apa saja yang ia dapatkan Draka pun kembali tersadar pada dunia nyata serta dirinya langsung duduk dan merenungkan seluruh kejadian yang menimpa keluarganya.


mulai dari terpisah orang tua hingga kepergian sang guru yang sudah mengajarinya berbagai ilmu yang bermanfaat untuk nya.


beberapa waktu saat Draka merenung Rapaela pun datang menghampiri sang kakak dan memeluk Draka dengan erat sambil menangis tersedu-sedu dipunggung kakaknya.

__ADS_1


"kakak jangan pergi hanya kekuatan ,kalau kakak ninggalin kami sekarang sudah tak memiliki siapa pun ,ayah dan ibu kami pun tak mempedulikan kami berdua jadi tolong kak jangan meninggalkan kami berdua hanya kakak sekarang anggota keluarga yang kami miliki ".ucap Rapaela sambil terisak


Draka yang mendengar itu pun kembali tersenyum seolah telah mendapatkan semangat hidup kembali yang memang pada saat merenung dirinya sedang memikirkan seperti apa ia bakal membawa jati dirinya.


apakah ingin menjadi penguasa yang kejam dan angkuh , pembunuh berantai atau menjadi mesin penghancur bagi siapa pun yang mampu membayar dirinya.


setelah mendengar keluh kesah sang adik Draka pun mendapat jawaban pasti tentang jati diri yang ia miliki yaitu menjadi penguasa kegelapan atau pemimpin besar dari balik bayangan.


ia ingin mencegah terjadinya rantai pembunuhan pada keluarganya seperti dulu yang disebabkan oleh anggota keluarga besar miliknya yang kerugiannya malah keluarga ayahnya yang harus menanggung masalah tersebut.


dan keluarganya pun yang menjadi kambing hitam dari kejadian itu serta dibuang dari keluarga besarnya.


"tenang Rapaela dan terima kasih sudah mengingatkan kakakmu ini tentang apa yang harus dituju dan dicapai sekarang".ucap Draka remaja


setelah mendengar jawaban dari sang kakak Rapaela pun akhirnya bisa tenang serta tak berapa lama terdengar ledakan ditempat anak yang baru saja ikut sama mereka.


keduanya pun langsung menatap kearah Sang anak yang sekarang sudah berdiri dan memancarkan aura yang berbeda serta warna rambut yang berubah yang awalnya berwarna hitam sekarang menjadi berwarna merah darah.


anak itu pun menatap kearah Draka yang sedang melihat kearahnya akan tetapi disaat anak itu ingin menyerang Draka dirinya merasakan hawa berbahaya dari belakang tubuhnya.


setelah merasakan hawa berbahaya tersebut tubuh anak itu pun kembali terjatuh dan pulih sepenuhnya serta ternyata tepat yang berada dibelakang anak tersebut adalah Rapael yang baru saja selesai berburu dan mengumpulkan kayu bakar untuk membuat api.


setelah terbangun anak itu pun melihat bahwa ketiga orang yang sudah menolongnya sedang menyantap makanan dengan lahap tanpa mempedulikan apa pun.


tiba tiba saja terdengar bunyi keruncungan dari perut anak tersebut dan ia pun langsung ikut bergabung bersama ketiganya.


tak terasa matahari pun menghilangkan wujudnya pada muka bumi dan bersamaan selesai juga makan bersama keempat orang tersebut.

__ADS_1


setelah makan keempat orang itu pun bersiap untuk membuat api unggun dari bekas api untuk memasak makanan sebelumnya.


akhirnya tak terasa semua orang pun tertidur dengan tenang tanpa ada yang berani menganggu mereka berempat.


sebab walau pun keempatnya sudah menekan aura yang mereka miliki , masih tetap saja ada yang bocor keluar dari tubuhnya.


keesokan paginya keempat orang itu pun kembali memakan daging yang ada serta mie instan yang dibawa oleh sikembar dan Draka sebelum memasuki hutan.


setelah sarapan keempat anak itu pun melanjutkan perjalanan menuju tepat kepusat hutan tanpa ada rasa takut sedikitpun.


sesampai di sana keempatnya sudah disambut oleh terpaan angin kencang yang menggoyangkan dahan dahan pohon besar dan kecil menuju kearah mereka.


keempatnya pun balik balas menyerang dengan rasa semangat yang sangat besar tanpa ada yang bisa menghalangi keempat anak tersebut.


pertarungan pun terus berlanjut dengan berbagai serangan yang dilancarkan oleh hutan tersebut pada mereka berempat.


Draka yang mulai jengkel pun seketika saja membocorkan setengah aura kekuatan yang berada dirinya.


hutan pun bergetar hebat yang disertai dengan petir yang menggelegar menyebabkan seluruh hutan kacau balau tak bisa dibendung.


pohon pohon besar pun dibuat tumbang oleh terpaan angin dari aura milik Draka , seluruh penghuni pun berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri dari bahaya.


masyarakat luar yang melihat fenomena itu pun membuat kesimpulan bahwa peristiwa tersebut dua kali lipat lebih bahaya dan mengerikan dari pada bencana alam.


Draka yang menjadi sumber bencana pun hanya berdiri diam sambil tersenyum memandang kedalam hutan tanpa ada yang tahu apa yang sedang ia lihat.


di pandangan matanya Draka melihat seluruh hutan full tanpa ada yang terhalangi oleh apa pun.

__ADS_1


sekarang Draka pun kehilangan minatnya untuk meneruskan perjalanan memasuki kedalam hutan sebab hal yang besar pada hutan itu sudah keluar yaitu binatang legenda kirin.


__ADS_2