
Setelah sang pemuda memeluk Ulfah dan Rembulan , keduanya pun mencoba memberontak akan tetapi mereka takut saat pemuda tersebut mengancam untuk melakukan hubungan suami istri pada mereka.
"diam atau kalian ingin merasakan yang namanya diperkosa hah".ucap pemuda dengan nada dibuat marah
keduanya pun hanya bisa terdiam dan mengeluarkan air mata kesedihan tanpa bisa melawan.
"apakah kalian merasakan lapar".ucap pemuda tersebut
mereka pun ingin berbohong bahwa belum lapar akan tetapi perut keduanya menghianati dengan berbunyi tepat saat baru saja berbohong.
"baiklah mari kita menuju ruang makan".ucap pemuda sambil turun dari atas kasur
Kedua wanita itu tetap tak bergerak hingga pemuda itu pergi sendiri dan kembali lagi kekamar setelah dari dapur untuk menyuruh seorang bawahan yang biasa menyiapkan makanan.
Tak lupa juga dia memesan makanan yang baik untuk ibu hamil serta setelah kedatangan kedua wanita tersebut.
Kamar itu pun sedikit direnovasi olehnya dengan menambahkan beberapa fitur modern yang ia ketahui.
Istana miliknya itu pun juga memiliki konsep modern yang hanya diketahui oleh para tingkat atas penghuni istana.
Sekembalinya kekamar dua wanita yang diminta sang pemuda tidak terlihat diatas kasur sedang berkeliling kamar mencoba mencari cara untuk kabur darinya.
Pemuda itu pun tersenyum tipis akibat kelakuan keduanya yang menurutnya lucu dan imut saat melihat eksperisi wajah mereka yang kebingungan.
"sudahlah kalian tidak bakal bisa kabur dari sini walaupun yah berhasil gak bakal mampu untuk menembus dimensi yang ada".ucap pemuda tersebut
Kedua wanita itu pun sontak tertegun saat mendengar penjelasan dari pemuda yang dari tadi bersama mereka.
"apa maksudmu kami tidak bisa menembus dimensi".ucap Ulfah
"yah seperti apa yang kusebut tadi sekarang kalian berada didunia gaib yang sering kalian sebut sebagai dunia yang ada tapi tak terlihat oleh kasat mata".ucap pemuda tersebut
__ADS_1
"jadi kami sekarang berada didunia gaib".ucap rembulan dengan raut wajah pucat
kedua wanita itu pun seketika saja terduduk lemas dengan wajah memucat serta tatapan kosong.
"sudah tenang saja kalian masih bisa kembali asal mempunyai alasan yang bagus agar diriku mau mengantarkan kalian serta apa yang bakal diriku dapat ".ucap pemuda tersebut
kedua wanita itu pun kembali menunjukkan tanda kehidupan dimatanya dan tak berapa lama pintu kamar pun diketuk oleh pelayan.
Pemuda itu pun membuka pintu dan pelayan langsung saja menyajikan makanan yang telah dimasak kearah meja makan yang ada dikamar tersebut.
Tepat sedikit jauh dengan kasur dan kamar pakaian milik pemuda itu serta dia langsung saja menyeret lembut kedua wanita tersebut kemeja makan.
Ketiganya pun duduk dengan sang pemuda yang berada diseberang kedua wanita tersebut yang terlihat kikuk dan canggung.
Kedua wanita itu pun secara perlahan mencoba menerima bahwa mereka telah terjebak dan diculik serta dibawa kedunia gaib.
tak terasa setelah selesai mengisi perut pemuda itu pun mengjak berkeliling istana miliknya sambil menjelaskan apa saja tempat yang ada.
Akhirnya beberapa waktu pun berlalu dan ketiganya pun malah semakin dekat sebab Ulfah dan Rembulan merasa mereka bukan perta kali bertemu sama sang pemuda seperti pernah kenal atau pun melihat sekilas.
setelah berkeliling istana mereka pun berkumpul diruang hiburan istana yang memang khusus dibangun oleh pemuda tersebut.
Disana kedua wanita itu bermain apa pun yang menurut mereka seru hingga hampir lupa bahwa sedang berada didunia gaib dan diculik.
Setelah puas bermain ketiganya pun kembali kekamar dan pemuda itu pun menyuruh mandi dan berganti pakaian.
Hal itu pun juga hampir membuat pemuda tersebut diusir dari kamar miliknya sendiri akan tetapi dengan akal bulus seorang yang licik dia tetap bisa berdiam diri dalam kamar.
setelah selesai mandi keduanya pun bersiap berganti pakaian akan terkejutnya mereka saat melihat pakaian yang berada didalam lemari karena semua pakaian yang tersedia sesuai dengan gaya berpakaian mereka.
Keduanya pun seketika saja saling bertatapan dan mengerahkan pandangan mata ke arah pemuda yang sedang guling guling dikasur tanpa menghiraukan tatapan mata yang mengarah pada dirinya.
__ADS_1
Setelah agak lama berdiam dan berguling dikasur pemuda itu pun langsung pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri.
selesai dirinya mandi kedua wanita itu pun juga telah beres dari berpakaian dan sebagainya dalam merias diri.
Kedua wanita itu pun tak habis fikir bagaimana caranya benda dari dunianya malah ada didunia gaib ini.
Tak menghiraukan kehadiran kedua wanita pemuda itu pun langsung berpakain santai dengan warna hitam.
Akhirnya ketiganya pun keluar dari kamar dan menuju meja makan untuk makan malam bersama karena kebetulan beberapa bawahan pemuda tersebut ikut hadir diistana.
Setelah selesai makan malam pemuda itu pun berbincang mengenai istana dan berbagai topik lain serta kedua wanita itu pun hanya bisa menunggu karena kalau pergi kekamar lebih dahulu.
Tak terasa kedua wanita itu pun tertidur diatas paha sang pemuda sedari tadi membelai kepala mereka sambil berbicara sama para bawahan yang sedang laporan kepadanya.
Tak terasa laporan para bawahan pun selesai dan Pemuda itu menggunakan kekuatannya untuk membawa kedua wanita hamil tersebut kekamar untuk tidur.
......................
Ditempat sikembar sudah dua minggu berlalu setelah kepergian sang kakak dan diculiknya sang kakak ipar.
selama waktu itu juga kepemimpinan pasukan berada langsung dibawah kendali mereka serta para saudara yang belum bisa mengontrol diri akibat kesedihan berlarut terlalu dalam.
Hampir seluruh musuh lama dan baru pun bergerak untuk menggulingkan kekuatan dan kekuasaan milik keluarga strom miliknya.
Akan tetapi berkat kemampuan sikembar tidak ada satu langkah pun berhasil diinjak oleh para musuh sebab disaat musuh maju keduanya langsung memanfaatkan emosi tak stabil dari para saudaranya.
Sedangkan keduanya hanya bakal memantau pergerakan yang tak terduga walau pun dihati mereka merasa sedih atas kehilangan seorang kakak dan panutan dijiwa mereka.
orang yang sangat peduli sama mereka telah pergi dan belum tahu apakah bakal bisa kembali kesisi mereka.
Sekarang pun kedua sedang memantau pertarungan pertarungan antara shizu dan Zaifa yang menghadapi musuh yang memiliki kekuatan dan skill diatas mereka.
__ADS_1
Kedua wanita tersebut saling melempar serangan dengan musuh yang memiliki jumlah 100 kali lipat dari mereka.
Mungkin kalau tempo normal keduanya gak bakal sanggup saat menghadapi situasi tersebut .