Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 33


__ADS_3

"ehm.draka mohon jangan bercanda dong kan kau serta Narazu tau juga bahwa diriku saja tinggal serta bekerja sendiri dengan susah payah dan yah memang setau ku orang tua ku pernah bilang bahwa mereka punya usaha dan juga sekarang pun usaha tersebut sudah ditutup dan diriku pun harus membayar hutang pada bibiku sekarang ini"ucap Andini bingung


"benar drak kau pasti sudah mencari tau serta kan aku juga sudah memberi data Andini tadi sebelum kita kesini".ucap Narazu


"hei siapa bilang aku bercanda sekarang dan juga kalau pun aku cerita kenapa bisa tau bahwa orang tua andini itu memiliki perusahaan juga pasti kalian sudah tau bagaimana jaringan koneksiku. dan kalian juga tak usah khawatir bahwa apa yang kuucapkan ini memang faktanya".ucap Draka serius


"mas emang kalau diceritakan apa yang bakal terjadi dan juga bagaimana kau bisa langsung mengambil alih perusahan tersebut ".ucap Rembulan


"mas apakah kau tidak ingin menceritakannya karena hal itu bakal membuat Andini tertekan mau pun sedih menangis jadi kamu tidak mau menceritakannya disini".ucap Ulfah yang meraasa kasian pada Andini saat memikirkan tebakannya itu


"benar apa kata kalian hal ini bakal membuat Andini menjadi sedih dan juga kan Narazu bakal menjadi suaminya jadi sebenarnya ada sesuatu pada Diri Andini yang tidak diketahui oleh orang lain serta kalau sampai mereka menikah dan hal itu belum dihilangkan bakal menjadi masalah serta bisa jadi juga menjadi bahaya keduanya".ucap Draka sambil menatap serius kebelakang Andini


"emang ada apa pada diriku dan kenapa kau menatap terus pada belakang ku apakah ada sesuatu dan kalau kau bisa menghilangkannya tolong bantu aku melakukannya serta saya mohon juga beritahu juga apa yang kau tau tentang keluarga ku aku mohon please".ucap Andini memohon sambil menahan air mata yang ingin jatuh pada matanya

__ADS_1


"baiklah aku bakal menceritakannya serta kalau untuk menghilangkannya aku juga bisa membantu hanya saja hal itu tidak bisa dilakukan sekarang dan harus dilakukan saat malam hari nanti dan juga aku ada syarat untukmu kalau pengin meminta bantuanku".ucap Draka


"Drak pelit amat sih kau pakai syarat segala untuk melakukan hal itu. biar kupatahkan hidungmu dulu baru kita bicara syaratnya".ucap Narazu sambil melayangkan pukulan keras pada wajah draka


"berhenti atau mati kau ".ucap sikembar secara bersamaan yang sedang menangkap pukulan Narazu sekaligus mengancam nyawanya


"sikembar mundur aku tidak ingin adik ipar sepupu kita jadi janda sebelum menikah karena ditinggal suaminya".ucap Draka santai


"kau ini ya masih saja bercanda saat sepupumu itu sedang dalam bahaya itu".ucap Rembulan yang sudah menjewer telinga draka serta melihat sikembar yang sudah melepaskan Narazu dari cengkeraman adik iparnya itu


"betul itu kalian berdua memang calon istriku yang terbaik sudah bisa menebak apa yang ada dipikiranku. baiklah syaratnya hanyalah kau harus memanggilku kakak karena diriku kalau pada urutan pada keluarga ini adalah kakak tertua yah walau pun usia kami tak beda jauh jauh banget".ucap Draka


"baiklah kau begitu syaratnya aku setuju dan cepatlah kak draka ceritakan tentang keluargaku itu".ucap Andini menyetujui syarat dari draka

__ADS_1


"sebelum itu apakah kau sudah siap untuk menghadapi hal ini karena yang bakal kuceritakan itu cerita sedih loh".ucap Draka sambil memberi isyarat pada kedua calon istrinya dengan jari jari miliknya untuk mendekat pada Andini


"jadi begini sebenarnya kematian kedua orang tuamu itu sudah direncanakan serta sudah disabotase. orang tua kalian waktu itu sedang berkendara dijalan dan kebetulan kejadian itu tepat pada persimpangan masuk menuju kesini dan saat itu keduanya tidak ada yang merasakan bahaya hingga terjadilah tembakan yang tepat mengenai jatung keduanya akan tetapi entah firasat atau apa sebelum mereka terkena tembak mereka berhenti dan saat itu juga keduanya tertembat saat berada didalam mobil yang sedang berhenti".ucap Draka


"ta.pi kata yang menemukan orang tuaku mengatakan bahwa keduanya kecelakaan karena rem blong sekaligus jalur tangki bahan bakar yang meledak yang menyebabkan hal itu terjadi".ucap Andini yang sudah menangis dipelukan kedua calon istri draka


"memang benar hal itu akan tetapi hal itu memang dilakukan sipembunuh dengan cara memutuskan rem dan menyambungkan suatu kabel agar mobil orang tua kalian tertabrak sebuah pohon dan saat itu lah mereka memotong jalur bahan bakar serta menggunakan sebuah alat pemantik api khusus yang tidak meninggalkan jejak sama sekali setelah selesai dan api sudah membara mereka membayar warga yang tinggal didekat sana untuk menolong orang tua kalian agar mengelabui orang orang serta agar mengira bahwa itu murni kecelakan yang diakibatkan oleh tangki bahan bakar sekaligus rem yang blong".ucap Draka


"jadi orang tua itu meninggal karena dibunuh bukan karena kecelakaan dan siapa pelakunya serta kenapa dia melakukannya".ucap Andini yang masih menangis walau pun sudah lancar berbicaranya


"kalau siapa orangnya itu biarkan Narazu yang mengurus mereka dan sedang kenapa alasan mereka yang melakukan itu karena mereka menginkan harta milik keluarga mu itu dan juga hal yang pasti kau sama sekali tidak memiliki hutang pada bibimu dan sebaliknya bibimu itu lah yang memiliki hutang padamu serta yang kulakukan ini juga hanya bisa menyelamatkan perusahaan saja dan tidak bisa mengamankan rumah yang pernah kau tinggali itu karena sudah dijual serta kau tenang saja barang barang yang bisa kau jadikan kenangan pada keduanya masih utuh tidak ada yang rusak".ucap Draka sambil tersenyum


"baiklah aku pengin kekamar dulu dan nanti setelah makan malam kita bakal menghilangkan apa yang ada ditubuhmu itu".ucap Draka sambil berjalan pergi karena sudah mendapat anggukan pada Andini

__ADS_1


mereka semua pun juga pergi mengurus urusan mereka masing masing dan Andini pun akhirnya beristirahat bersama ibu syifa ibunda draka.


__ADS_2