
setelah berdiskusi ia pun berdiri dan memberi perintah.
"seluruhnya siapkan pasukan perang kita dan segera bergerak ke medan pertempuran setelah selesai persiapan". ucap Draka dengan lantang
tak berapa lama mereka pun langsung menuju serta menyiapkan pasukan mereka sedangkan untuk divisi perang hanka bakal ia sampingkan terlebih dahulu dan juga para ketua yang lain pun sudah berada dikendali miliknya.
akhirnya dilapangan yang luas ia pun mulai melihat banyak pasukan yang berbaris serta siap untuk berperang.
"semua sebelum kita berperang nanti serta ini juga sudah bertepatan dengan waktu ibadah jadi bagi yang muslim kita bakal beribadah bersama dan sedangkan yang lain silakah salah satu dari kalian maju dan memimpin do'a memohon untuk dilancarkan serta dilindungi nantinya dimedan perang disana". ucap Draka
mereka semua pun melakukan ibadah dan berdo'a setelah selesai draka pun memeriksa persiapan setiap pasukan yang dipimpin saudaranya dan akhirnya mereka pun pergi secara terpisah akan tetapi Draka sebelum pergi berperang ia pun kembali kerumahnya untuk mengambil perlengkapan perang dirinya.
sesampai ditempat tersebut Draka pun mengambil Tiga buah pedang yang memiliki kepala naga,singa dan harimau disetiap kepala pedang tersebut. draka juga tak melupakan senjata jarak jauhnya setelah selesai ia pun langsung pergi naik helikopter yang sudah siap berangkat itu.
dilain tempat Para saudaranya sudah mulai menyusun strategi mereka serta mencari cara agar mereka bisa menahan energi yang dikeluarkan tak terbuang sia sia.setelah selesai mereka pun langsung memberi perintah sesuai rencana yang mereka tetapkan.
dilain tempat Draka sudah mulai bergerak kemedan perang sesampai disana draka pun hanya menunggu dengan diam karena menurut prediksi serta sesuai informasi pasukan musuh bakal sampai ditempat tersebut cepat atau lambat jadi saat Draka mulai bosan musuh pun datang dengan bingung karena menurut informasi yang mereka dapat bahwa musuh yang mereka hadapi itu hanya memiliki sedikit kekuatan saja jadi saat mereka melihat bahwa yang datang hanya satu orang saja mereka pun langsung tertawa.
"hahaha.lihat musuh kita ternyata hanya tersisa pemimpinnya saja yang lainnya kabur kucar kacir. hehehe". ucap pimpinan 4 musuh
"hahahah.benar apa yang kau sebutkan sepertinya divisi perang hanka sudah sangat lemah jadi sampai hanya satu orang saja". ucap peimpinan 2 musuh
"baiklah karena musuh sudah datang sendiri jadi dari kalian siapa yang bakal menghadapi dirinya". ucap pimpinan 1 musuh
"biar saja saja pimpinan pertama karena kalau kita maju itu hanya buang buang anggota ". ucap Pimpinan 4
__ADS_1
"pimpinan pertama sebaiknya kita mundur sekarang sebelum terlambat entah mengapa sepertinya perang ini lebih berbahaya dari pada perang yang pernah diriku lalui selama ini". ucap pimpinan 3 musuh yang selalu menatap tajam draka serta dengan rasa cemas
"alah kau itu hanya takut kau tak kebagian keuntungan kan nantinya karena kau was was kalau begitu kita bertiga bakal menyerang dirinya agar kau bisa membuka mata lebarmu bahwa musuh yang didepan kita ini hanyalah sampah yang pengin cepat mati". ucap pimpinan 1 dengab kedua pimpinan lain yang mengangguk
Draka yang mendengar hal itu ia hanya tersenyum iblis sampai akhirnya ia berucap
"kalian semua pilih mundur , takluk atau mati kalian bisa memilih pilihan tersebut sekarang". ucap Draka
musuh yang mendengar hal itu tambah tertawa dengan keras sampai akhirnya para pimpinan musuh langsung melompat serta berlari menuju draka akan tetapi Disekitar tubuh draka sudah ada semacam dindung karet yang bisa memantulkan setiap orang yang mendekat tanpa izinnya para pimpinan pun terlempar jauh walaupun mereka masih tidak terluka parah.
"cih apa yang terjadi serta rupanya sampah ini memiliki sedikit kemampuan ". ucap pimpinan 2 sambil meludahkan seteguk darah
"benar kalau dirinya seperti ini pertarungan ini bakal menjadi lebih menyenangkan ". ucap pimpinan 4
"baiklah semuanya kerah seluruh kekuatan kita untuk menghadiahi musuh kita ini karena sudah bisa melukai kita semua". ucap pimpinan 1
Draka pun tertawa dingin dan berucap
para pimpinan yang melihat hal itu langsung tercengang walau pun mereka tak mengetahui apa yang sedang terjadi karena mereka hanya melihat bahwa setengah pasukan yang mereka bawa roboh tanpa ada yang bisa melawan atau pun tak melihat apa yang sedang terjadi.
Draka pun langsung mendekat kepimpinan ketiga yang sudah ketakutan saat melihat hal tersebut. ia pun langsung bertanya pada pimpinan ketiga yang sudah mulai melemah.
"kamu kawan atau lawan".ucap draka dengan dingin serta datar
"alex willer bersedia sumpah setia pada tuan". ucap pimpinan ketiga terswbut sambil berlutut sebelah kaki
setelah melihat pimpinan ketiga menyerah para pasukan yang berada dibelakang itu pun mengikuti serta mereka juga bersumpah setia pada Draka.
Draka yang melihat hal itu hanya tersenyum ia hanya langsung menuju ketempat pimpinan yang lain dan menyerang dengan mudah meremukkan mereka semua.
__ADS_1
setelah selesai pertumpahan darah draka pun menjetikan jadinya dan terlihat seorang pria yang memiliki taring serta bulu dibahunya pria tersebut pun langsung berlutut sebelah kaki dibelakang draka.
"wolf siap menerima perintah tuan". ucap pria tersebut
"wolf kamu serta yang lain sudah sangat lama tak memakan daging sekarang kau bisa membawa mereka yang sudah roboh itu menjadi santapan kalian semua". ucap Draka
"terima kasih untuk makanannya kembali tuan". ucap pria tersebut dengan senyum bahagia
tak berapa lama pria tersebut pun melolong layaknya serigala dan muncul lah kelompok yang hampir memiliki penampilan yang hampir sama
"kalian bawa manusia yang roboh ini kedalam kurungan makanan kita ini pemberian dari tuan Draka". ucap pria yang dipanggil wolf tersebut
kelompok tersebut pun membungkukkan kepalanya sebentar dan langsung menuju orang orang yang rubuh tersebut.
"wolf bagaimana kabar dari ratu rajawali ku disana apakah ia masih saja manja". ucap draka
"tidak tuan si ratu itu hanya bakal manja saat bertemu tuan serta saudara tuan saja serta saat bertemu sesama bawahan tuan". ucap wolf
"baiklah kalau begitu kau bawa mereka yang berlutut itu kehadapan ratu rajawali itu bilang sama dia bahwa mereka bakal menjadi pion dari pasukan divisi perang star milikku". ucap Draka
"siap tuan kami segera berangkat". ucap wolf sambil mendekat kealex beserta pasukannya serta mmeberitahukan apa perintah dari Draka
mereka langsung mengikuti wolf sampai didepan Draka alex pun memberanikan diri untuk bertanya.
"tuan bolehkah saya tahu siapa kah tuan sebenarnya". ucap Alex
"saya orang yang mendapat julukan dengan sebutan Lord god of war serta pemimpinan sekaligus pemilik dari divisi perang star Namaku Draka Tempest". ucqp draka memperkenalkan diri
Alex serta pasukannya hanya meneguk ludahnya saat mengetahui siapa sebenarnya Draka sambil mereka mengikuti wolf.
__ADS_1
medan perang itu pun kosong karena Draka yang terlalu bersemangat.
...----------------...