
sebelum menuju keruang keluarga draka pun pergi terlebih dahulu kedalam ruang kerja miliknya saat disana.setelah sampai disana tak berselang lama muncul lah sesosok yang berdiri dibelakang draka.
"apa ada perintah raja untuk diriku".ucap sosok tersebut
"lama tak bertemu cindaku apakah dideminsi mu tinggal disana ".ucap Draka
"lapor raja saya disana sudah lumayan betah untuk tinggal disana ".ucap Cindaku
"baguslah kau bisa menetap disana karena didimensi itu adalah tempat kelahiranumu".ucap Draka
"siap raja dan terima kasih atas pertolonganmu waktu itu".ucap cindaku
"ehm.sekarang aku menyuruh kesini karena kau pasti sudah merasakan maupun menyadari apa yang ada sekarang".ucap Draka
"betul raja sepertinya saya merasakan hawa aura yang tak asing apakah itu benar".ucap Cindaku memastikan
"benar dan aku memanggilmu kesini karena pengin kau membawa pulang harimau yang berada dibawah gumara karena lepas kontrol dan sekarang auranya adalah hawa negatif".ucap Draka
"siap beri perintah baginda raja padaku".ucap Cindaku
"bawa pulang harimau yang ada dibawah gumara".ucap draka
"siap".ucap cindaku sambil menghilang
setelah bertemu cindaku draka pun langsung pergi menuju pergi menuju ruang keluarga.
"Apakah kau sudah siap untuk melepas makhluk tersebut Andini".ucap Draka sesampai disana
"aku sudah siap Kak draka dan tolong lepaskan makhluk tersebut".ucap Andini
"baiklah sekarang kita mulai".ucap Draka
__ADS_1
Draka pun melakukan ritual pelepasan total tersebut hingga terlihatlah sesosok harimau yang berwarna hitam dengan mata merah yang sedang marah menatap draka.
"Rafael tekan sekarang juga".ucap Draka
"baik kak".ucap Rafael dan ia pun segera menutup matanya dan membuka kembali terlihatlah sosok yang membawa senjata berbentuk seperti celurit berdiri dibelakang Rafael
dan hal itu juga berhasil membuat sang harimau ketakutan sampai akhirnya telentang disana.
"rafael cukup bawa kembali dan simpan".ucap Draka
"baik kak aku simpan".ucap Rafael sambil menyimpan aura sekaligus makhluk pendamping miliknya
"Narazu sekarang dia sudah tidak papa.Andini hanya perlu istirahat selama 1 hari full bakal membuat ia pulih total jadi besok kau urus bibinya sekaligus pembunuh orang tuanya".ucap draka yang mendapat anggukan dari Narazu
"Rafaela sekarang kamu angkat andini menuju kamar dan untuk harimau ini biar aku sendiri yang mengurusnya ".ucap Draka sambil mengangkat dan membawa harimau tersebut menjauh dari ruang tersebut
"naga kau hisap aura negarif yang berada pada harimau ini sekarang".ucap draka
"baik raja segera saya laksanakan".ucap sosok tersebut sambil membuka penutup kepalanya dan terlihatlah seekor naga yang memiliki tubuh manusia seperti cindaku
"lapor raja perintah anda sudah selesai hamba laksanakan".ucap Naga
"baiklah sekarang kamu bisa kembali kalau memang ada urusan lain"ucap draka
"mohon izin pamit raja".ucap Naga dengan hormat dan mendapat anggukan dari draka
"cindaku kau bawa dia kembali dan bilang sama gumara untuk lebih tegas dalam menjaga orangnya".ucap draka
"baiklah saja mohon. pamit raja".ucap cindaku sambil membawa sesosok harimau yang sudah berubah normal menjadi seperti semula
__ADS_1
setelah selesai draka pun menuju kamar dan terlihatlah bahwa kedua calon istrinya sedang tertidur pulas dengan berpelukan karena merasa tak tega membangunkan keduanya mau pun mengganggu ia pun rebahan dan tertidur disofa kamar tersebut.
tak terasa pagi pun tiba draka pun terbangun karena kedua wanitanya membangunkan dirinya dengan lemah lembut.
"pagi mas draka cepat bangun dan mandi sana dulu agar lebih segar".ucap Ulfah
"pagi.apakah kalian juga sudah mandi tadi".ucap draka
"sudah mas tapi tuh rembulan masih nakal gak mau mandi katanya ".ucap ulfah
"apakah betul yang dikatakan ulfahku tadi Rembulan kau katanya nakal gak.mau mandi".ucap Draka
"gak itu bohong aku gak ada bilang tadi bahwa tidak mau mandi tapi hanya bilang bahwa sebentar lagi".ucap rembulan
"mas udah dulunya kutitip Rembulan yah untuk ia mandi dan aku pamit bantu masak dibawah yah. dah".ucap ulfah sambil tersenyum
"Rembulan mandi dulu sana yah baru kebawah dan makan bersama".ucap Draka
"gak mau malas dingin udara dan airnya".ucap Rembulan
"baiklah kalau gak mau mandi".ucap Draka sambil tersenyum licik dan berjalan mendekati Rembulan
"Iya iya aku mandi nih udah sana tunggu saja".ucap Rembulan sambil berlari kekamar mandi
"yakin gau dengan ku nih".ucap draka
"gak dan berhenti menggodaku dong kalau tidak kuberitahu bundan dan kak ulfah nih".ucap Rembulan
"yah gak mau baiklah kalau kamu gak mu mandi bareng tapi kamu harus selesai sebelum aku masuk kekamar ini lagi yah".ucap draka
"beres boss".ucap Rembulan
__ADS_1
Draka pun turun menuju kamar mandi tamu dan mandi disana.