Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 44


__ADS_3

tak selang lama para perias itu pun kembali menemui draka untuk melaporkan pererjaannya yang sudah selesai.


"maaf tuan kami ingin melaporkan bahwa tugas kami sudah selesai dilakukan".ucap Perias 1


"baiklah sekarang kalian siap siap dan temani dia menuju ketempat pesta pernikahan berlangsung".ucap draka


"maaf tuan tapi kami hanya diperintahkan untuk merias saja oleh tuan narazu pada atasan kami ".ucap Perias 2


"tidak papa kalian temani saja biar urusan atasan kalian saya yang memberitahukannya nanti".ucap Draka


"baik tuan kalau begitu kami bakal bersiap sekarang serta mohon pamit".ucap perias 1


"silahkan....".ucap draka setelah kedua perias itu menundukkan kepalanya sebentar tanda menghormati dirinya sebelum pergi


setelah kepergian keduanya draka pun juga bersiap untuk pergi keacara sesuai rencana yang sudah ditentukan. saat draka mau menuju kepintu keluar kedua perias beserta Ulfah pun juga mau keluar dari sana.


"baiklah sekarang kita berangkat bersama kepesta pernikahanku itu sekarang".ucap Draka


"baik tuan".ucap kedua perias tersebut


mereka pun bersama menuju kepesta pernikahan dan tak lupa pula draka menggunakan hitam hang sudah disiapkan dirinya tersebut.


sesampai disana para tamu serta keluarga sudah berada disana dan juga tak lupa pula pengasuh kedua calon istrinya tersebut pun dihadirkan oleh draka akan tetapi Ulfah yang sedang sedih tidak menyadari keberadaan orang tersebut.


setelah menunggu acara pun dimulai dengan hikmat dan tenang tanpa ada keributan sampai selesai akan tetapi hanya draka beserta sikembar dan red dan veldora saja yang menyadari adanya bahaya yang sedang mengincar dirinya.


setelah selesai draka pun membawa keduanya menuju mobil untuk pergi mengamankan keduanya dari bahaya yang sedang mengincar. di tengah jalan draka pun berhenti dan menukarkan kedua wanitanya untuk diantar kerumah yang sudah dibelinya sedangkan draka menuju tempat tinggal sesuai rencana berjalan.


"kalian bersiaplah mungkin kurang dari 1 jam mereka bakal menyerang kemari".ucap draka


"siap tuan dan apakah hanya kami yang bakal menghadapi mereka".ucap wanita 1


"benar bukan kah jumlah mereka ini lumayan banyak".ucap wanita 2


"udah tidak papa anggap ini latihan kalian karena aku juga bakal memperkuat basis kekuatan di divisi perang milik kita itu ".ucap draka


"maaf tuan tapi tetap berbahaya menghadapi mereke kalau hanya kami berdua".ucap wanita 1

__ADS_1


"tidak papa saya yang bakal melindungi kalian kalau memang sudah tidak mampu menghadapi mereka semua nanti".ucap Draka


mendengar hal itu keduanya pun percaya serta berhenti cemas terhadap bahaya kalau memang ada nantinya. saat keduanya sedang berpikir draka malah sudah merasakan pemimpin kelompok tersebut mendekat kearah dirinya berada.


"kalian berdua siaga karena pimpinan mereka sudah bergerak".ucap draka


"siap tuan".ucap keduanya sambil memasang kuda kuda untuk menyerang mau pun bertahan


..prok prok prok prok prok... bunyi tepuk tangan pun terdengar


"wah wah ternyata dirimu yang dalam bahaya masih bisa bersikap seperti itu tuan muda".ucap orang tersebut


"ooo. ternyata pelayan setia dari orang yang mengaku setia pada pamanku di keluarga tempest yang datang".ucap draka


"sepertinya diriku masih dikenali oleh tuan muda ternyata tapi maaf tuan sekarang diriku yang lebih berkuasa di keluarga pamanmu tersebut".ucap orang tersebut


"udah tak perlu basa basi lagi sekarang dirimu bisa menyerang diriku bukan karena ini hanya ada dua pilihan keluarga diriku yang hancur atau keluarga pimpinanmu yang bakal musnah".ucap draka


"baiklah semuanya serang sekarang juga".ucap orang tersebut


...dor dor dor dor dor dor... suara tembakan pun terjadi


"betul sepertinya kita memang akan kalah".ucap wanita 2


"tak perlu kita pikirkan sekarang hanya satu tujuan yaitu menghabisi mereka semua".ucap wanita 1


"siap bertarung sampai akhir".ucap keduanya dengan semangat


tembak tembakan pun kembali terjadi sampai akhirnya menyisakan 10 orang sekaligus pimpinan kelompok tersebut yang masih hidup.


"wah ternyata wanitamu kuat juga tuan muda sampai bisa menghabisi 15 orang yang kubawa kesini".ucap pria tersebut


"tak perlu seperti itu karena keduanya sudah dilatih serta kau mungkin bingung kenapa jadi seperti ini".ucap draka


"hahaha seperti nya aku memang sudah menghadapi lawan yang kuat baiklah lebih baik diriku sendiri yang bakal turun tangan sendiri".ucap pria tersebut


"kalian berdua beristirahatlah sekarang biar sisanya aku yang urus".ucap draka

__ADS_1


"tapi tuan kami masih bisa bertarung".ucap wanita 2


"sudah istirahat saja karena tubuh kalian sudah hampir kelewatan batas wajar jadi segini sudah cukup untuk sekarang".ucap draka


"baik tuan saya bakal membawa dia untuk beristirahat".ucap wanita 1 memotong pembicaraan saat wanita 2 yang masih ingin tetap bertarung


kedua ya pun pergi dan tersisa draka sendiri, pihak musuh pun terlihat senang karena hanya menyisakan draka seorang diri.


saat itu juga draka pun melepaskan sedikit aura miliknya hingga berhasil menumbangkan semuanya dan hanya menyisakan pria yang sudah bicara sama dirinya sejak tadi.


"baiklah sekarang kita akhiri pertarungan ini paman doni yang terhormat".ucap draka


"kau pikir bisa menang haja seorang diri".ucap doni


"yah memang kita hanya sisa berdua disini dan coba kau lihat kebelakang apakah ada bawahanmu yang masih berdiri".ucap draka sambil menyimpan auranya yang membantu musuh untuk terlihat seperti masih berdiri


"tidak.tidak mungkin kenapa jadi seperti ini ".ucap doni


"berdiri sekarang juga doni".ucap draka sambil menggunakan ilmu mistisnya


dan draka pun langsung memukul kepala doni dengan sekuat tenaga dan hal itu berhasil membuat darah keluar sekaligus hanya menyisakan tubuhnya saja.


setelah pertarungan ia pun menghubungi si kembar untuk membersihkan jejaknya sebersih mungkin.


draka pun kembali pulang dengan pakaian baru dan langsung masuk kamar dan terlihatlah hanya ulfah yang masih belum tidur. ia pun langsung memeluknya walau pun ada penolakan.


"ada apa Ulfah apakah kau tidak suka lagi sama diriku".ucap draka yang masih belum sadar ia masih menggunakan topeng


"siapa kamu dan kenapa mas draka sampai tega menjual diriku padamu".ucap ulfah sambil menahan air mata


"udah tidak usah kamu pikirkan sekarang lebih baik tidur dan peluk diriku seperti biasa".ucap draka


Ulfah yang merasa sedikit aneh ia pun membuka topeng draka pakai saat sudah berbaring telentang dan tertidur.


akhirnya ulfah pun tersenyum sekaligus nangis bahagia dan ia pun juga akhirnya ikut masuk kealam mimpi.


......................

__ADS_1


\#selamat sahur dan berpuasa semuanya untuk yang melaksanakannya


__ADS_2