Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 14


__ADS_3

setelah mendengar hal itu Draka pun langsung memikirkan solusi apa yang tepat untuk masalah yang dihadapi para karyawannya tersebut.


"baiklah Narazu begini saja untuk para karyawan yang sudah menikah dan memiliki keluarga sendiri biarkan mereka menetap dikantor wilayah kota ini sedangkan kalau para karyawan yang belum menikah bisa memilih untuk menetap disini atau pindah tugas kekantor pusat sana jadi ini hanyalah masalah tempat kerja saja". ucap Draka


"ehmm.betul juga tuan baiklah untuk itu segera dilaksanakan. tuan untuk pelelangan amal nanti seperti apa nantinya karena persiapan sudah hampir selesai jadi hanya mengunggu perintah tuan saja". ucap Narazu


"kalau untuk itu sepertinya aku tidak bisa berhadir nantinya karena diriku bakal pergi mengambil sesuatu dalam seminggu ini nanti". ucap Draka


"terus tuan apakah acara ini kita tunda atau dibatalkan saja acara amal ini tuan". ucap Narazu kebingungan karena ia menyiapkan semua acara tersebut dengan meriah untuk menyambut tuannya itu


"begini saja untuk acaranya tetap kalian laksanakan hanya saja aku mungkin bakal bikin suatu rekaman agar kalian tampilkan untuk perwakilan diriku serta umumkan pada para anggota kita untuk nama hotel yang bakal dibangun untuk diberi nama dengan sunny gorden dan untuk perusahaan yang bakal dikelola oleh indah bakal diberinama dengan perusahaan langit hitam." ucap Draka


"baik.tuan segera beres". jawab Narazu


setelah melakukan telpon terhadap Narazu ia pun kembali menelpon Red untuk menanyakan perkembangan mereka juga.


"lapor lord untuk perkembangan disana sudah 100% berada ditangan kita jadi hanya menunggu peritah lord untuk memberi arahan kapan bakal dilakukan." ucap Red


"kalau begitu kau bisa pergi kesana sekarang dan bangun markas sekaligus berbaur dengan kehidupan disana serta menyembunyikan kedua identitas penting kita itu". ucap Draka

__ADS_1


"ehmm.oyah Red sepertinya kita bakal tidak jadi menggabungkan seluruh pasukan kita nanti". ucap draka


"kenapa lord apa ada masalah jadi kita tidak menggabungkan pasukan kita." ucap Red crimson


"gini Red setiap pasukan bakal kita bagi menjadi 2 bagian karena kita tahu bahwa pasukan yang kita miliki memiliki ketua jadi setiap pasukan itu memiliki 2 pemimpin karena itu lah untuk setiap dari 2 pemimpin bakal ada yang masuk ketim dan kelompok masing masing hal itu juga bisa menjadi penambah kekuatan sekaligus bisa menjadi berbagai macam serangan yang bisa dimenyerang karena itu.ini bisa jadi solusi untuk mengurangi korban yang berjatuhan. itu untuk alasan yang pertama dan yang kedua adalah lokasi kota yang kita pilih secara sekilas kita lihat setiap letak yang kota kita pilih memiliki lokasi yang hampir berdekatan , sedikit jauh karena itu jadi kalau para anggota kelompok membangun markas baru dikota lain jadi bakal bisa mengurung kalau musuh karena tempat tersebut sudah terkunci dari 3 sisi dari depan dan samping " ucap draka


"sepertinya itu memang ide yang bagus juga lord karena kalau menurut dari lord tuturkan pasukan kita semua bakal menjadi seperti piramida karena itu lah hal itu mungkin harus kita bicarakan untuk setiap ketua lord agar lebih mudah kalau kalo ada yang tidak setuju atau pun memiliki pendapat lain." ucap Red crimson


"untuk sepertinya hampir tidak bisa kita bertemu semuanya karena ditim memiliki seorang penghianat jadinya kalau kita mengadakan rapat untuk semua para ketua itu bakal membuat dia curiga karena dirinya saja yang tidak diundang dirapat tersebut atau pun kalau kita bilang bahwa kalian ingin bertemu seseorang itu bakal menambah curiga karena dianggota tim hanya dirinya yang belum mengetahui keberadaanku ". ucap draka


"hmmm.baiklah kalau begitu begini saja lord kita bakal hanya berkomunikasi melalui perantara contohnya seperti ini lord menghubungi veldora maupun diriku untuk lebih mudah dan ketahuan jadi setiap perintah lord nanti seperti kami yang memberi perintah kepada pasukan karena menurut sesuai aturan pasukan kita bahwa pada saat lord tidak ada , kami berdua yang bakal bisa mengambil keputusan tanpa seizin lord." ucap Red


"lord kenapa kita kita hanya bakal menyerang diam diam bukan menyerang secara terang terangan seperti cara kita yang dulu". ucap Red


"begini Kalau kita menyerang terang terangan itu bakal membuat bencana bagi warga warga sekitar sana dan juga nantinya kita bakal membuat dua kejadian sekaligus pertama nantinya saat kalian menyerang dan menaklukan para pemimpin aku bakal menunjukkan kembalinya diriku kepada pada petinggi serta musuh yang sudah diriku ini ". ucap draka


"baiklah lord kalau begitu aku bakal segera melaksanakannya" ucap Red crimson


setelah melakukan menghubungi para saudaranya itu ia pun langsung pergi membeli makanan serta bahan obat untuk ibunya nanti yang bakal dicampurkan bahan yang bakal ia cari dan ambil.

__ADS_1


setelah membeli apa yang diperlukan ia pun langsung menceritakan apa yang bakal ia lakukan pada Rembulan karena ia tidak ingin mengambil resiko karena saat identitasnya ia diketahui oleh musuh yang pertama meraka lakukan pasti menyerang kelemahaku seperti sekarang mereka sudah menyerang keluargaku sampai hampir tak tersisa seperti ini karena itu lah aku tidak ingin kehilangan mereka semua nantinya.


setelah mendengar hal itu rembulan pun ingin mencoba menolak akan tetapi saat ia mengingat apa yang diucapkan oleh Draka ia pun langsung mengangguk tanda setuju untuk rencana draka tersebut.



"kapan kamu bakal melakukan hal itu karena mungkin aku sudah tidak sabar untuk melihat calon adik ipar kandungku itu kan aku sudah bertemu para saudara saudarimu yang ada pada pasukan karena itu lah aku jadi penasaran saat kau menyebut kau masih memiliki seorang ibu serta saudari yang masih hidup." ucap Rembulan yang tadinya dengan wajah masam sekarang berubah dengan wajah yang bebinar serta penasaran.


"okelah mungkin secepatnya karena untuk sekarang ini aku masih mencoba mencari tahu dimana letak dari bahan yang kubutuhkan tersebut." ucap draka


"baiklah setelah kamu mendapatkan info kamu harus memberi tahuku tentang itu." ucap Rembulan



setelah melakukan hal itu mereka pun hampir lupa kalau mereka harus memberi makan sang ibunda yang berada dikamar.


mereka pun akhirnya sadar dan langsung saja menuju kamar serta masuk kedalam kamar tersebut. sang Rembulan pun langsung saja menyuapi ibu dari calon suaminya itu dengan lembut sedangkan draka nya sendri sedang melihat hal itu ia hampir saja mengeluarkan air mata harunya dari adegan tersebut.


setelah melakukan berbagai aktivitas hari pun kembali menuju malam dan akhirnya mereka pun kembali tertidur seperti bayi manis yang tanpa ada hal yang mereka pikirkan.

__ADS_1


......................


__ADS_2